Breaking News
Trending Tags

Sosialisasi RDTR Untuk Sampai Ke Masyarkat Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung H.Sutaya SH MH menjadi narasumber Sosialisasi Perwal ( Peraturan Walikota ) Bandung 4 Nomor 29 Tahun 2024 tentang Rencana Detail Tata Ruang Kota Bandung 2024-2044, di Auditorium Balai Kota Bandung, Senin, 28 Juli 2025.

Narasumber sosialisasi Perwal ini Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung H. Sutaya, S.H., M.H., dan Rendiana Awangga. Acara dibuka Sekda Kota Bandung Iskandar Zulkarnaen, dan dihadiri Kepala Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Bambang Suhari, serta perwakilan OPD ( Organisasi Perangkat Daerah ) dan Aparatur Kewilayahan.

Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung H. Sutaya SH MH mengatakan, sosialisasi merupakan momentum yang baik setelah Perwal RDTR ini. Penekanan sosialisasi tentang Aparatur yang terbatas untuk menjangkau masyarakat.
Dewan berharap seluruh stakeholder bisa ikut sosialisasi karena tanpa bantuan Lurah dan Camat, sulit untuk menjangkau publik secara luas. Adsnya keluhan dari masyarakat yang tidak memahami peraturan ini. Maka dibutuhkan bantuan sosialisasi secara kolaboratif.

Kota Bandung kota padat penduduk , sehingga permasalahan cukup kompleks, terutama di tengah permukiman.Seperti banjir, melalui Perwal masalah segera terselesaikan. Proses penyusunan RDTR terhubung dengan sistem perizinan terintegrasi secara elektronik (OSS/Online Single Submission).
DPRD Kota Bandung siap untuk membantu dalam fokus anggaran,

Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung Rendiana Awangga menilai Perwal ini sudah menjadi milik warga Kota Bandung. Sehingga keterlibatan seluruh elemen akan semakin melengkapi tegaknya aturan ini di lapangan.
Perwal RDTR selaras dengan Perda Nomor 10 Tahun 2015 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi Kota Bandung Tahun 2015-2035.

Perda terlama yang dibahas. Sampai ada pergantian anggota Pansus. Perda ini tidak bisa dibahas sembarang, tidak bisa dianggap ringan dan mudah. Ketika Perda dan Perwal ini disusun, akan mengikat lintas generasi hingga 2044. Ini menjadi warisan bagi masyarakat Kota Bandung yang akan tinggal dan hidup di masa mendatang.

Yang jadi catatan DPRD Kota Bandung , ysitu pentingya konsistensi Pemkot Bandung beserta OPD terkait dalam menjalankan regulasi ini. Kompleksitas kota dengan penduduk hampir 2.6 juta ini tidak sebanding dengan luas lahan yang tersedia.
Persoalan tata ruang erat dengan penyelesaian masalah macet, banjir, kawasan kumuh . Dengan lahan terbatas akan sedikit sulit untuk Kota Bandung melakukan revitalisasi dan penataan. Maka konsistensi implementasi Perda dan Perwal RDTR akan menjadi semangat untuk membangun kota yang lebih nyaman untuk ditinggali warga

DPRD Kota Bandung mendorong OPD, juga di Satpol PP dan Dicipta Bintar agar pengawasan ini lebih konsisten dan melibatkan lintas sektoral, baik di tingkat kewilayahan dan masyarakat, sehinga pelanggaran bisa diantisipasi dengan melakukan tindakan preventif.

Tim Penyusun RDTR Kota Bandung Tahun 2024-2044 Retno Dwi Surjaningsih mengatakan, keterlibatan DPRD dalam penyusunan Perwal ini bukan hal kecil. Yang pertama, ia berani memastikan bahwa RDTR ini disusun dengan memastikan substansinya selaras dengan Perda Nomor 5 Tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bandung Tahun 2022-2042. Sebab, Perda Nomor 10 Tahun 2015 tentang RDTR Kota Bandung Tahun 2015-2035 ini harus sinkron dengan Perda RTRW Kota Bandung Tahun 2022-2042.

Perda ini hasil kerja sama Pemkot dengan DPRD. Prosesnya juga panjang .
alam rancangannya, RDTR Kota Bandung ini akan mengatur banyak hal, dari mulai merancang zonasi wilayah, jaringan transportasi, jaringan air bersih, jaringan jalan, jaringan sampah, hingga jaringan transportasi.

Sekda Kota Bandung Iskandar Zulkarnaen mengatakan, RDTR ini dibentuk untuk merancang pembangunan Kota Bandung. “Harusnya ini lurah dan camat sangat mengeri rancangan ini, karena RDTR ini adalah induk dari perencanaan di kota ini,” ujarnya. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjualan Bendera Merah Putih Alami Penurunan

    Penjualan Bendera Merah Putih Alami Penurunan

    • calendar_month Selasa, 10 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Menjelang HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 2021 mendatang, pedagang bendera merah putih musiman di sekitar wilayah Kota Sukabumi tergolong masih sepi. Padahal, bulan Agustus ini menjadi berkah bagi para pedagang musiman tersebut. Hal itu dikarenakan imbas dari pandemi Covid-19, dan adanya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat level 4 yang terus dialkukan perpanjangan. “Sepi […]

  • Agus Andi Apresiasi Perjuangan LPM Membangun Kota Bandung di Tingkat Kewilayahan

    Agus Andi Apresiasi Perjuangan LPM Membangun Kota Bandung di Tingkat Kewilayahan

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung H. Agus Andi Setyawan, S.Pd.I., menghadiri acara Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) gelaran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Batununggal, Senin, 22 September 2025. Acara ini dihadiri pula oleh Wakil Wali Kota Bandung H. Erwin. Agus Andi Setyawan mengapresiasi peran […]

  • Mudik Aman Dan Sehat, Dinkes Dan Polrestabes Bandung Sediakan Pos Vaksinasi Di Sejumlah Titik

    Mudik Aman Dan Sehat, Dinkes Dan Polrestabes Bandung Sediakan Pos Vaksinasi Di Sejumlah Titik

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Perkembangan vaksinasi di Kota Bandung semakin meningkat. Data terbaru dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, tercatat vaksin dosis 3 telah menyentuh 27,28 persen dari target 30 persen yang harus dicapai sampai akhir April nanti. “Bahkan, vaksin dosis 1 dan 2 kita telah melampaui target. Vaksin 1 lebih dari 113 persen. Sedangkan vaksin […]

  • Perluas Pemblokiran Jalan Kota Bandung, Ketua Gugus Covid-19 : Pemanasan Sebelum PSBB Diberlakukan

    Perluas Pemblokiran Jalan Kota Bandung, Ketua Gugus Covid-19 : Pemanasan Sebelum PSBB Diberlakukan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan, Kota Bandung sudah selayaknya memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Terutama jika dilihat dari jumlah orang yang terinfeksi virus corona dan penyebarannya. Kendati demikian, ada persyaratan lainnya yang harus terpenuhi agar Kota Bandung memperoleh izin melaksanakan PSBB. Hal itu mengacu pada […]

  • PWI dan IKWI Kota Bandung Bersama SMSI Jabar Bagikan 300 Paker Takjil Gratis ke Pengguna  Jalan

    PWI dan IKWI Kota Bandung Bersama SMSI Jabar Bagikan 300 Paker Takjil Gratis ke Pengguna Jalan

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINEws.id – Ratusan paket makanan siap santap beserta air minum dibagikan secara gratis oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Bandung dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Barat. Pembagian paket menjadi program rutin setiap tahun selama bulan ramadhan. Bahkan tahun ini merupakan tahun kelima dalam melaksanakan bagi-bagi paket […]

  • Februari, Terjadi Delapan Bencana di Kota Sukabumi

    Februari, Terjadi Delapan Bencana di Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Sepanjang bulan Februari 2021, jumlah kejadian bencana di Kota Sukabumi sebanyak delapan bencana. Dari jumlah tersebut, nilai kerugainya mencapai sekitar 192 juta. “Dari delapan kejadian bencana yang menerjang Kota Sukabumi di bulan Februari itu, nilai kerugianya sekitar Rp192 juta,”ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami. Selasa, (2/3/2021). Zulkarnain […]

expand_less