Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Raperda RPPLH Jadi Panduan Pembangunan Kota Bandung Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbibews – Ketua Pansus 7 DPRD Kota Bandung, Yudi Cahyadi, S.P., mengatakan, Forum Group Discussion (FGD) dapat meningkatkan kualitas Raperda Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH). Sehingga DPRD mendapat berbagai masukan dalam penyusunan Raperda terkait lingkungan .

Hal tersebut dikatakan pada acara FGD RPPLH di Hotel De Pavilijoen, Jalan Riau, Kota Bandung, Jumat, 15 Juni 2024.

Dalam aca tersebut, hadir pula Wakil Ketua Pansus 7 Asep Mahyudin, S.Ag., serta Anggota Pansus, Rendiana Awangga, Iwan Hermawan, S.E., Ak., Dang Heri Mukti, H. Andri Rusmana, S.Pd.I., dan H. Riantono, S.T., M.Si.

Diharapkan, FGD mendapat berbagai masukan untuk meningkatkan kualitas Raperda. Karena RPPLH ini punya periodisasi yang cukup panjang, sampai 30 tahun, sehingga harus sangat cermat dalam menyusun raperda ini .

Raperda RPPLH akan mendapat dampak positif bagi lingkungan hidup di Kota Bandung. Terlebih dengan pembangunan yang semakin dinamis, dengan harapan pembangunan yang diusung pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

Pendekatan di setiap Kota, Kabupaten maupun provinsi berbeda-beda, terkait lingkungan hidup. Misalnya Kota Bandung yang merupakan bagian dari provinsi besar yaitu di Jawa Barat.

“Tadi dibahas terkait kepulauan dan Kota Bandung juga tidak memiliki danau. Maka muatan lokalnya, kita berfokus pada kualitas tanah, air, udara, ketersediaan air baku, RTH (Ruang Terbuka Hijau) dan lain sebagainya .

Kota Bandung memiliki tekanan cukup berat terkait permasalahan lingkungan hidup. Terlebih dengan RTH yang baru mencapai 12 persen, serta jumlah penduduk yang semakin bertambah.

Perlu ada formulasi agar ke depan Kota Bandung bisa tetap Layak huni, karena Diprediksi Jumlah penduduk akan mencapai 3-4 juta .
Sehingga ke depan pembangunan di Kota Bandung bisa tetap berkelanjutan. Sehingga ibukota Jawa Barat tersebut, menjadi kota layak huni.

“Terkait RTH, selain kuantitas kita juga menekankan kualitas. Kita menemukan ada beberapa area RTH yang ada pengerasan, secara kualitas itu kurang pas,” katanya.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • bank bjb Dukung Penyelenggaraan Jabar International Marathon 2022

    bank bjb Dukung Penyelenggaraan Jabar International Marathon 2022

    • calendar_month Jumat, 25 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews id – Setelah tertunda selama dua tahun karena pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini kembali mengajak para pelari untuk mengikuti ajang marathon akbar ‘Jabar International Marathon’. Gelaran Jabar International Marathon 2022 yang diselenggarakan di Kabupaten Pangandaran pada Minggu 20 November 2022. bank bjb mendukung sepenuhnya perhelatan Jabar International Marathon 2022 yang dapat […]

  • Aksi Bersih Bersih Masjid Agung Sukabumi, Wali Kota Apresiasi Kawan Lama Group

    Aksi Bersih Bersih Masjid Agung Sukabumi, Wali Kota Apresiasi Kawan Lama Group

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, menyambut baik pelaksanaan kegiatan sosial dari ACE, INFORMA, Chatime, dan Living Plaza untuk Masjid Agung Sukabumi. Aksi sosial bersih-bersih oleh karyawan merek-merek usaha Kawan Lama Group tersebut, juga diikuti dengan penyerahan alat kebersihan untuk kegiatan operasional Masjid Agung. “Saya atas nama Pemkot Sukabumi, dan jajaran pengurus Masjid Agung mengucakan […]

  • Bangkitkan Ekonomi, Pemkot Bandung Upayakan Permudah Akses Keuangan Bagi Warga

    Bangkitkan Ekonomi, Pemkot Bandung Upayakan Permudah Akses Keuangan Bagi Warga

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Untuk mempermudah warga Kota Bandung memperoleh akses keuangan, Pemerintah Kota Bandung melakukan sejumlah langkah terobosan. Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), ada 6 program yang dapat diakses warga. Enam program TPAKD yaitu Simpanan Pelajar, Kredit Usaha Rakyat, Bandung Melawan Rentenir, Program Bank Sampah (Kang Pisman), Buruan Sae dan Salapak Mircoshop. Pelaksana […]

  • Okupansi Turun, Disbudpar Kota Bandung Targetkan Sumbang PAD 33 Persen Di Sektor Hotel

    Okupansi Turun, Disbudpar Kota Bandung Targetkan Sumbang PAD 33 Persen Di Sektor Hotel

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mencatat okupansi hotel sejak diberlakukannya PPKM atau PSBB tahap 1 hingga 2 hanya berkisar 10-20 persen. Kendati demikian, Disparbud Kota Bandung memastikan angka tersebut masih terbilang wajar. Pasalnya, okupansi hotel di akhir tahun 2020 hanya di angka 40 persen. Kepala Disbudpar Kota Bandung, Kenny Dewi […]

  • Diskopdagrin Kota Sukabumi: Harga Bapokting Disejumlah Pasar Terpantau Stabil

    Diskopdagrin Kota Sukabumi: Harga Bapokting Disejumlah Pasar Terpantau Stabil

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.com — Dipenghujung akhir bulan September 2019, Perkembangan harga bahan pokok penting (bapokting) dan barang strategis lainya di sejumlah Pasar yang terdapat di Kota Sukabumi terpantau stabil.  Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindutrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi, tidak ditemukan adanya komoditas yang alami penaikan ataupun penurunan harga. “Hasil monitor […]

  • Pemkot Bandung Masih Akan Kaji Pemberian Relaksasi Kepada Tempat Hiburan

    Pemkot Bandung Masih Akan Kaji Pemberian Relaksasi Kepada Tempat Hiburan

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih akan mengkaji pemberian relaksasi kepada tempat hiburan untuk kembali beroperasi. Pasalnya, hasil peninjauan ke sejumlah tempat hiburan, belum memungkinkan untuk beroperasi kembali. Hal itu diungkapkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung, Eric M. Attauriq saat menerima audiensi dari Perkumpulan Penggiat Pariwisata Bandung (P3B) yang mewadahi para pengusaha […]

expand_less