Breaking News
Trending Tags

Peradaban Logam di Bandung Telah Ada Sejak 300 Tahun Lalu

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Guru Besar Emeritus Geologi Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral ITB, R.P Koesoemadinata mengatakan, artefak yang ditemukan di timur laut Bandung, seperti serpihan batu obsidian, alat batu terpoles, dan tembikar, menunjukkan keberadaan peradaban yang telah ada sejak zaman Neolitikum hingga sekitar 300 tahun yang lalu.

Temuan ini menegaskan bahwa leluhur Ki Sunda telah bekerja dalam industri logam dan perdagangan peralatan batu, Kata R.P Koesoemadinata dalam diskusi Prasejarah Bandung dan Asal Usul Ki Sunda, Rabu, 31 Juli 2024.

Lebih jauh dikatakan , ditemukan artefak prasejarah di sekitar cekungan Bandung, terutama serpihan obsidian yang ditemukan di bukit-bukit dengan ketinggian lebih dari 725 meter di atas permukaan laut.
Temuan ini mengindikasikan adanya danau purba yang dikenal sebagai Danau Bandung, yang juga muncul dalam legenda Sunda “Sasakala Sangkuriang”.

“Menurut penelitian Van Bemmelen (1934), danau purba ini terbentuk akibat pembendungan Sungai Citarum Purba oleh aliran debu vulkanik dari letusan dahsyat Gunung Tangkuban Parahu setelah runtuhnya Gunung Sunda Purba,” jelas Koesoemadinata, Rabu, 31 Juli 2024.

Koesoemadinata menyampaikan, penelitian terbaru menunjukkan endapan danau tertua berusia 125 ribu tahun, dengan erupsi Plinian terjadi sekitar 105 dan 55-50 ribu tahun yang lalu.

Namun, hasil penelitian geologi modern dengan pentarikhan radiometri menunjukkan, kecil kemungkinan pemukim awal menyaksikan pembendungan danau atau lahirnya Gunung Tangkuban Parahu.

“Lebih masuk akal jika mereka menyaksikan letusan Plinian kedua sekitar 55-50 ribu tahun yang lalu,” tambahnya.

Ketua Pusat Digitalisasi dan Pengembangan Budaya Sunda Unpad, Prof. Dr. Ganjar Kurnia menegaskan pentingnya penelitian arkeologi lanjutan dengan pentarikhan radiometri untuk memastikan sejak kapan leluhur Ki Sunda bermukim di sekitar Danau Bandung.

“Banyak situs yang kaya artefak kini berubah menjadi wilayah pemukiman modern, menekankan perlunya dukungan politik kuat untuk melanjutkan penelitian,” ungkap Ganjar Kurnia.

Menurutnya, sejarah Bandung telah dihuni sejak zaman Microlithicum atau Mesolithicum secara terus menerus hingga zaman Hindu.

Situs-situs di utara Bandung, khususnya Dago Pakar, menunjukkan bahwa kebudayaan masa lampau Ki Sunda mencakup industri logam.

Untuk melengkapi sejarah Ki Sunda secara ilmiah, perlu dilakukan penggalian dan pentarikhan radio-isotop pada situs-situs yang sudah ditemukan.

Ganjar menyimpulkan, hasil penelitian geologi dan pentarikhan radio-isotop telah memunculkan berbagai spekulasi tentang asal-usul Gunung Ki Sunda dan Danau Bandung.

“Spekulasi ini dapat dianggap sebagai hipotesis kerja untuk penelitian lebih lanjut, yang diharapkan dapat mengungkap lebih banyak tentang sejarah purba Ki Sunda dan Bandung,” pungkasnya.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PosIND Raih Penghargaan 8 Srikandi Kartini Humas Indonesia

    PosIND Raih Penghargaan 8 Srikandi Kartini Humas Indonesia

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    BANDUNG , Mbinews – Ballroom Mas Suharto Graha Pos Indonesia Bandung tempat dinobatkannya delapan Srikandi PosIND dalam ajang 2nd Kartini Humas Indonesia (KAHI) 2024. Dalam gelaran ini HUMAS INDONESIA yang merupakan bagian dari PR Indonesia Grup berkolaborasi dengan PosIND untuk menyelenggarakan awarding ini.30 Agustus 2024 Membuka Senior Vice President Retail Business PosIND Lily Selanno,membuka pagelaran […]

  • Kasus Baru HIV di Kota Sukabumi Menurun, Kabid P2P Kota Sukabumi: Jauhi Penyakitnya Bukan Penderitanya

    Kasus Baru HIV di Kota Sukabumi Menurun, Kabid P2P Kota Sukabumi: Jauhi Penyakitnya Bukan Penderitanya

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Perkembangan terbaru kasus baru HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) di Kota Sukabumi, sejak bulan Januari 2021 hingga bulan Oktober 2021 mengalami penurunan jika dibandingkan, bulan yang sama pada tahun sebelumnya, Senin (29/11/2021). Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi Lulis Delawati […]

  • Polda Jabar : Akibat Aksi Demo Cianjur, Korban Bertambah Menjadi Empat Orang

    Polda Jabar : Akibat Aksi Demo Cianjur, Korban Bertambah Menjadi Empat Orang

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung  – Aksi  unjuk rasa di cianjur di kantor pemda kabupaten cianjur, yang mengakibatkan  Jumlah anggota Polri yang jadi korban luka bakar bertambah menjadi empat orang. Selain Aiptu Erwin, Bripda Yudi Muslim, dan Bripda FA Simbolon, Polda Jabar memastikan Bripda Anif juga jadi korban luka bakar. Saat kejadian,Jalan Siliwangi, cianjur  pada Kamis 15 Agustus […]

  • Bawaslu Kota Sukabumi: Laporan Dugaan Money Politik dan Kampanye di Luar Jadwal Pilkada Tidak Dilanjutkan, Masih Akan Ditelusuri

    Bawaslu Kota Sukabumi: Laporan Dugaan Money Politik dan Kampanye di Luar Jadwal Pilkada Tidak Dilanjutkan, Masih Akan Ditelusuri

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sukabumi memberikan keterangan resmi terkait laporan dugaan pelanggaran kampanye di luar jadwal dan politik uang yang melibatkan pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Mohamad Muraz-Andri Setiawan Hamami, pada Pilkada Kota Sukabumi. Laporan ini dilayangkan oleh Hendra Bachtiar, tim kuasa hukum paslon nomor urut 1, Achmad Fahmi-Dida Sembada, […]

  • Waspada, Kasus DBD di Kota Sukabumi Kembali Meningkat

    Waspada, Kasus DBD di Kota Sukabumi Kembali Meningkat

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kenaikan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Sukabumi, semakin menunjukan angka yang signifikan. Bagai mana tidak, sepanjang Januari hingga Februari 2024 terdapat sebanyak 151 warga terjangkit penyakit mematikan. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, Drg Wita Darmawanti menjelaskan, dari ratusan kasus DBD yang ada rinciannya yakni, 129 Januari […]

  • Setelah Jalani Isolasi, wakil Walikota Bandung, Yana : Alhamdulilah Akhirnya Dinyatakan Negatif Covid-19

    Setelah Jalani Isolasi, wakil Walikota Bandung, Yana : Alhamdulilah Akhirnya Dinyatakan Negatif Covid-19

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Setelah menjalani isolasi sejak beberapa waktu lalu, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana akhirnya dinyatakan negatif Covid-19. Hal itu terkonfirmasi setelah ia menjalani “swab test” kedua. “Alhamdulillah setelah sekian lama diisolasi corona Covid-19, hasil swab test kedua saya dinyatakan negatif,” ujar Yana, Jumat (27/3/2020). Atas hasil tersebut, Yana mengucapkan terima kasih kepada […]

expand_less