Breaking News
Trending Tags

Waspada, Kasus DBD di Kota Sukabumi Kembali Meningkat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Kenaikan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Sukabumi, semakin menunjukan angka yang signifikan. Bagai mana tidak, sepanjang Januari hingga Februari 2024 terdapat sebanyak 151 warga terjangkit penyakit mematikan.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, Drg Wita Darmawanti menjelaskan, dari ratusan kasus DBD yang ada rinciannya yakni, 129 Januari dan 22 Februari.

“Alhamdulillah pada Februari angka kasus DBD mengalami penurunan drastis jika dibanding pada Januari lalu,” ujar Wita kepada Mbinews.id, Rabu (06/02/2024).

Kendati demikian, lanjut Wita, sejauh ini tidak ada laporan meninggal dunia akibat terjangkit DBD. Sebab itu, Dinkes tidak hentinya berupaya mengendalikan kasus DBD dengan mengajak masyarakat peduli terhadap kesehatan lingkungan di sekitar rumah untuk meningkatkan angka bebas jentik nyamuk (ABJ).

“Saat ini warga lebih banyak meminta dilakukan poging. Padahal, poging merupakan upaya terakhir setelah melakukan seperti, 3M yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat semua tempat penampungan air agar nyamuk tidak bisa masuk,” ujarnya.

Tak hanya itu, Dinkes juga mendorong masyarakat agar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan bisa menimbun atau mendaur ulang limbah barang bekas yang sudah tidak terpakai supaya tidak dijadikan tempat berkembangbiak nyamuk.

“Untuk mencegah dari gigitan nyamuk aedes aegypti warga bisa mengoleskan cairan anti nyamuk di beberapa bagian tubuh saat beraktivitas di dalam dan luar rumah maupun hendak tidur. Mulai menanam tanaman pengusir nyamuk dan melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J),” paparnya.

Wita menambahkan, warga perlu mengetahui seseorang yang mengalami gejala umum terserang DBD. Misalnya saja, mengalami sakit kepala, demam, nyeri pada otot, tulang atau sendi serta mual.

Selain itu muntah, sakit di belakang mata, kelenjar bengkak dan ruam serta pada bagian kulit muncul bintik-bintik merah. Jika ada orang atau keluarga yang mengalami gejala tersebut, segera berobat di Puskesmas atau rumah sakit agar bisa segera ditanggulangi.

“Karena terjadinya kematian pada pasien DBD akibat telat mendapatkan pengobatan dari medis,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

Tags
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Kota Sukabumi Raih JDIHN Terbaik

    Pemerintah Kota Sukabumi Raih JDIHN Terbaik

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota Sukabumi kembali menerima penghargaan sebagai Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Terbaik I Tahun 2021 Kategori Kota dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Penghargaan tersebut di berikan dalam acara JDIHN Awards diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan HAM dan diberikan pada pertemuan Nasional Pengelola Jaringan […]

  • SMAN 3 Bandung Gelar Festival Budaya Madjavantri 2024, Berlangsung Meriah dan Semarak

    SMAN 3 Bandung Gelar Festival Budaya Madjavantri 2024, Berlangsung Meriah dan Semarak

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – SMAN 3 Bandung menggelar Festival Budaya (Fesbud) di Lapang Bali, Jalan Bali No 8 Kota Bandung, Sabtu 2 November 2024. Fesbud dengan tema “Madjavantri” ini, menampilkan kolaborasi ekstrakurikuler, video budaya, puncak budaya, tari tradisional, pawai budaya, teater temporal, tari kecak, tari janger, tari bajidor kahot (kolaborasi seni sunda dan Bali), upacara adat. […]

  • Pembelajaran Tatap Muka, Walikota Bandung Akan Pertimbangkan Dengan Hati – Hati

    Pembelajaran Tatap Muka, Walikota Bandung Akan Pertimbangkan Dengan Hati – Hati

    • calendar_month Jumat, 1 Jan 0202
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial kembali menegaskan masih akan mempertimbangkan dengan hati-hati untuk membuka sekolah tatap muka. Ia meminta kajian yang lebih mendalam untuk mendapatkan analisa secara komprehensif. Menurutnya, untuk bisa memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tengah pandemi covid-19 ini harus mempertimbangkan sejumlah aspek. Utamanya, berkaitan dengan kesehatan. Lantaran PTM […]

  • Hotel Salonfora & Longhill Cafe Bandung Tawarkan Paket Promo Menarik

    Hotel Salonfora & Longhill Cafe Bandung Tawarkan Paket Promo Menarik

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketatnya persaingan bisnis di masa adaptasi kebiasaan baru, menjadikan  Hotel Salonfora  ikut meningkatkan layanan MICE (Meeting, Incentives, Conference and Exhibitions)  sehingga semakin innovative dengan mengikuti standard prosedur dari pemerintah. Lili, Director of Sales & Marketing Hotel SalonFora & Longhill Cafe Bandung memaparkan, saat ini dalam mengahadapi adaptasi kebiasaan baru, terus meningkatkan kebersihan, […]

  • DPRD Jabar Apresiasi Produk Inovasi UMKM

    DPRD Jabar Apresiasi Produk Inovasi UMKM

    • calendar_month Senin, 3 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Bandung – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Dr. Hj Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos., MM hadiri acara Ngabuburit di Alun-alun Sumedang, Senin 03 April 2023. Turut hadir mendampingi, Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Roni, bersama-sama membagikan takjil gratis pada para pengunjung. Ineu Purwadewi mengapresiasi acara Ngabuburit di Alun-alun Sumedang yang menyajikan dan menampilkan produk-produk unggulan UMKM […]

  • Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil:  Banyak Salah Paham Soal Sertifikat Tanah Elektronik

    Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil: Banyak Salah Paham Soal Sertifikat Tanah Elektronik

    • calendar_month Jumat, 5 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id –  Terkait kabar Sertifikat tanah masyarakat yang akan ditarik kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan digantikan dengan sertifikat elektronik ramai menjadi perbincangan warganet. Hal itu menyusul terbitnya Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang (Permen ATR) Nomor 1/2021 tentang Sertifikat Elektronik yang akan mulai berlaku pada 2021. Webinar ATR/BPN yang diselenggarakan dalam rangka peringatan […]

expand_less