Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Waspada, Kasus DBD di Kota Sukabumi Kembali Meningkat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
  • visibility 109
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Kenaikan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Sukabumi, semakin menunjukan angka yang signifikan. Bagai mana tidak, sepanjang Januari hingga Februari 2024 terdapat sebanyak 151 warga terjangkit penyakit mematikan.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, Drg Wita Darmawanti menjelaskan, dari ratusan kasus DBD yang ada rinciannya yakni, 129 Januari dan 22 Februari.

“Alhamdulillah pada Februari angka kasus DBD mengalami penurunan drastis jika dibanding pada Januari lalu,” ujar Wita kepada Mbinews.id, Rabu (06/02/2024).

Kendati demikian, lanjut Wita, sejauh ini tidak ada laporan meninggal dunia akibat terjangkit DBD. Sebab itu, Dinkes tidak hentinya berupaya mengendalikan kasus DBD dengan mengajak masyarakat peduli terhadap kesehatan lingkungan di sekitar rumah untuk meningkatkan angka bebas jentik nyamuk (ABJ).

“Saat ini warga lebih banyak meminta dilakukan poging. Padahal, poging merupakan upaya terakhir setelah melakukan seperti, 3M yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat semua tempat penampungan air agar nyamuk tidak bisa masuk,” ujarnya.

Tak hanya itu, Dinkes juga mendorong masyarakat agar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan bisa menimbun atau mendaur ulang limbah barang bekas yang sudah tidak terpakai supaya tidak dijadikan tempat berkembangbiak nyamuk.

“Untuk mencegah dari gigitan nyamuk aedes aegypti warga bisa mengoleskan cairan anti nyamuk di beberapa bagian tubuh saat beraktivitas di dalam dan luar rumah maupun hendak tidur. Mulai menanam tanaman pengusir nyamuk dan melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J),” paparnya.

Wita menambahkan, warga perlu mengetahui seseorang yang mengalami gejala umum terserang DBD. Misalnya saja, mengalami sakit kepala, demam, nyeri pada otot, tulang atau sendi serta mual.

Selain itu muntah, sakit di belakang mata, kelenjar bengkak dan ruam serta pada bagian kulit muncul bintik-bintik merah. Jika ada orang atau keluarga yang mengalami gejala tersebut, segera berobat di Puskesmas atau rumah sakit agar bisa segera ditanggulangi.

“Karena terjadinya kematian pada pasien DBD akibat telat mendapatkan pengobatan dari medis,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

Tags
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Genjot Perekaman E-KTP Bagi Pemilih Pemula, Disdukcapil Kota Sukabumi Tambah Jam Layanan

    Genjot Perekaman E-KTP Bagi Pemilih Pemula, Disdukcapil Kota Sukabumi Tambah Jam Layanan

    • calendar_month Minggu, 14 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi semakin gencar melakukan jemput bola, dalam proses perekaman E-KTP bagi pemilih pemula di Kota Sukabumi. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi, Kardina Karsoedi, saat dikonfirmasi terkait progres perekaman E-KTP bagi pemilih pemula di Kota Sukabumi, Minggu (14/01). Dalam keterangannya, Kardina menyebutkan, […]

  • Walikota Sukabumi Jamin, Tidak Ada PNS Misterius di Pemkot Sukabumi

    Walikota Sukabumi Jamin, Tidak Ada PNS Misterius di Pemkot Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 29 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memastikan, tidak ada Pegawai NegeriSipil (PNS) misterius terkait temuan sebagai mana temuan BKN mencapai 97 ribu data pegawai negeri sipil/PNS misteri atau gaib orangnya. Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, mengatakan, Jumlah PNS atau ASN di Pemkot Sukabumi tidak terlalu banyak. Justru pihaknya yang ada hanya memantau kedisiplinan PNS. “Jadi sangat […]

  • Walikota Sukabumi Akui, Keterlambatan Penyerahan APBD 2021, Sudah Disampaikan  Ke Pimpinan DPRD

    Walikota Sukabumi Akui, Keterlambatan Penyerahan APBD 2021, Sudah Disampaikan Ke Pimpinan DPRD

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Adanya keterlambatan penyerahan draft APBD tahun 2021 ke pihak DPRD di akui oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi. Menurutnya, keterlambatan itu dikarenakan ada dua hal. Yakni, masih menunggu kepastian anggaran yang akan diberikan oleh pemerintah pusat dan provinsi. Sehingga lanjut Fahmi, membuat kesulitan bagi pemerintah daerah untuk melakukan perencanaan anggaran di tahun 2021. Kemudian permasalahn […]

  • Rapim Pemkot Sukabumi: Ayep Zaki Dorong Kinerja Birokrasi Berbasis KPI dan Talenta

    Rapim Pemkot Sukabumi: Ayep Zaki Dorong Kinerja Birokrasi Berbasis KPI dan Talenta

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat tata kelola birokrasi berbasis kinerja terukur. Dalam Rapat Pimpinan (Rapim) yang digelar Kamis (05/03/2026) pagi di Oproom Balai Kota, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan pentingnya integritas, profesionalitas, dan komitmen terhadap aturan perundang-undangan dalam menjalankan tugas pemerintahan. “Jika kinerja ini kita jalankan secara maksimal dan benar, maka […]

  • Warning untuk Debitur Nakal, Bupati dan Kajari Indramayu Serahkan Data Baru Kasus BPR KR ke Kejati Jabar

    Warning untuk Debitur Nakal, Bupati dan Kajari Indramayu Serahkan Data Baru Kasus BPR KR ke Kejati Jabar

    • calendar_month Minggu, 16 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Warning untuk Debitur Nakal, Bupati dan Kajari Indramayu Serahkan Data Baru Kasus BPR KR ke Kejati Jabar Bandung – Bupati Indramayu, Nina Agustina, bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Indramayu, Aji Prasetya, menyerahkan data pendukung baru ke penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, di Bandung, Senin, 3 April 2023. Penyerahan data pendukung baru itu sekaligus peringatan […]

  • Ribuan Vaksin Sinovac, Tiba di Kota Sukabumi

    Ribuan Vaksin Sinovac, Tiba di Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 26 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sukabumi,Mbinews.id– Ribuan Vaksin Covid-19 tahap pertama tiba di Kota Sukabumi. Vaksin Sinovac yang dikirim oleh provinsi Jabar tersebut, datang sekitar Pukul 10.20 WIB, Rabu, (26/1/2021) diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Setempat, dr. Rita Fitrianingsih, disaksikan oleh Walikota SUkabumi Achmad Fahmi, bersama Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni. Dihalaman Dinkes Kota Sukabumi.Fahmi menjelaskan, vaksin Sinovac […]

expand_less