Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pj Wali Kota Sukabumi Hadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Jawa Barat Secara Virtual

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, mengikuti Rapat Koordinasi Dwimingguan ke-38 terkait pengendalian inflasi daerah yang melibatkan seluruh kota dan kabupaten di Provinsi Jawa Barat.

Acara tersebut dilaksanakan secara virtual pada Kamis (17/10/2024) dari ruang Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Sukabumi.

Rakor ini membahas sejumlah isu penting terkait pengendalian inflasi, terutama menjelang perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional Idul Adha, yang kerap mempengaruhi kestabilan harga bahan pangan.

Rapat ini dihadiri oleh narasumber dari berbagai instansi terkait, seperti Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jawa Barat, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat, Bulog Regional Jawa Barat, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar).

Perkembangan Ekonomi dan Inflasi Jawa Barat

Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jawa Barat, Yuke Mauliani Septina, membuka rapat dengan memaparkan perkembangan ekonomi di Jawa Barat, termasuk perbandingan laju pertumbuhan ekonomi (LPE), pengeluaran per kapita, dan angka inflasi di berbagai daerah.

Ia menekankan pentingnya pengendalian harga dan distribusi pasokan pangan untuk menjaga kestabilan ekonomi.

Menurut laporan, inflasi di Kota Sukabumi pada September 2024 tercatat sebesar 0,99% secara year to date (YTD), dengan sisa target pengendalian inflasi sebesar 1,51% hingga akhir tahun.

Data ini menunjukkan bahwa Kota Sukabumi tetap aktif dalam memantau harga bahan pangan pokok, termasuk pada akhir pekan, selama periode penginputan data antara 15 September hingga 15 Oktober 2024.

Kota ini dinilai konsisten dalam melaporkan harga pangan strategis setiap hari.

Faktor-faktor Pemicu Inflasi di Jawa Barat

Dalam presentasi selanjutnya, Statistik Ahli Muda dari BPS Provinsi Jawa Barat, Yana Hendriana, memaparkan faktor-faktor yang mempengaruhi inflasi di wilayah Jawa Barat pada periode Januari hingga September 2024.

Ia mencatat bahwa sejumlah peristiwa, termasuk kondisi cuaca ekstrem dan gangguan distribusi pangan, turut berkontribusi terhadap fluktuasi harga komoditas.

Pada minggu kedua Oktober 2024, Indeks Harga Pangan (IHP) di Jawa Barat mengalami kenaikan, terutama disebabkan oleh lonjakan harga cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.

Kenaikan ini dipicu oleh peningkatan permintaan serta terbatasnya pasokan akibat gangguan cuaca di beberapa wilayah penghasil.

Kesiapan Kota Sukabumi dalam Pengendalian Inflasi

Menanggapi kondisi tersebut, Pj Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menekankan pentingnya kerja sama antarinstansi dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pangan di wilayahnya.

Ia menyatakan bahwa Kota Sukabumi terus berupaya untuk memastikan keterjangkauan harga pangan, terutama dalam menghadapi momen-momen besar seperti Hari Raya Idul Adha.

“Kami berkomitmen untuk menjaga pasokan pangan tetap tersedia dan harga tetap stabil, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan yang sering kali memicu kenaikan harga,” ujar Kusmana.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkot Sukabumi akan terus meningkatkan pemantauan harga di pasar-pasar tradisional dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar.

Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Pemerintah Kota Sukabumi.

Langkah-Langkah ke Depan

Dengan adanya kenaikan harga komoditas tertentu, langkah-langkah pengendalian inflasi di berbagai daerah, termasuk Kota Sukabumi, akan semakin diperketat.

Pemerintah daerah bersama dengan pihak terkait akan terus melakukan pemantauan harga secara rutin, memperkuat cadangan pangan melalui Bulog, serta mempersiapkan langkah-langkah mitigasi jika terjadi lonjakan harga yang lebih besar.

Rakor ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjaga stabilitas ekonomi dan inflasi di tingkat daerah, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus ditingkatkan. (Ardan/Wan/Mbi)

 

Sumber data:
– Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat
– Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jawa Barat

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjaga Kebhinekaan Penting Dilakukan Media Massa Jelang Pilkada 2024

    Menjaga Kebhinekaan Penting Dilakukan Media Massa Jelang Pilkada 2024

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Menjaga kebhinekaan penting dilakukan media massa memasuki pelaksanaan Pilkada 2024 yang serentak dilaksanakan pada November mendatang. Hal tersebut diingatkan Ketua Umum PWI Pusat Zulmansyah Sekedang dalam “Sarasehan Media Massa 2024” yang diselenggarakan Pusat Teritorial TNI Angkatan Darat (Pusterad) di Jakarta, Rabu (25/9). Sarasehan Media Massa 2024 di Markas Pusterad, Cilangkap, Jakarta Timur, […]

  • KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, Pemkot dan DPRD Sukabumi Fokus pada Prioritas Pelayanan Publik

    KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, Pemkot dan DPRD Sukabumi Fokus pada Prioritas Pelayanan Publik

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1.959
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi bersama DPRD Kota Sukabumi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut menjadi pijakan bagi pemerintah daerah dalam menyusun Perubahan APBD 2026 dengan menitikberatkan anggaran pada program prioritas dan kebutuhan pelayanan masyarakat. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan dalam Rapat Paripurna […]

  • Komisi II Dorong Sinergi Antar OPD untuk Kesejahteraan Ekonomi Rakyat Kota Bandung

    Komisi II Dorong Sinergi Antar OPD untuk Kesejahteraan Ekonomi Rakyat Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan rapat kerja terkait Evaluasi Triwulan 1 hingga 3 Tahun Anggaran 2025, serta Rencana Kerja Tahun Anggaran 2026, di Ruang Rapat Komisi II, Rabu 24 September 2025. Rapat dipimpin oleh Siti Marfuah, SS, S.Pd, M.Pd., selaku Wakil Ketua Komisi II dan dihadiri oleh Sekretaris […]

  • Edwin Senjaya Berikan Tausiah Bagi Warga Pungkur

    Edwin Senjaya Berikan Tausiah Bagi Warga Pungkur

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., menghadiri acara silaturahim warga Kelurahan Pungkur, Kecamatan Regol, di Kantor RW 06 Kelurahan Pungkur, Selasa (19/04/2022). Hadir dalam acara tersebut lurah Pungkur, Ibu-ibu PKK Kelurahan Pungkur, para tokoh Kecamatan Regol, juga tamu undangan lainnya. Acara berlangsung dengan sambutan-sambutan, tausiah oleh […]

  • Berikan Rasa Nyaman dan Aman Bagi Masyarakat, Inilah Himbauwan Plt Wali Kota Bandung di Kawasan Wisata

    Berikan Rasa Nyaman dan Aman Bagi Masyarakat, Inilah Himbauwan Plt Wali Kota Bandung di Kawasan Wisata

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berupaya memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat. Termasuk di kawasan wisata seperti di Alun-alun Kota Bandung. Meski ada petugas yang berjaga, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengimbau kepada seluruh wisatawan yang datang agar selalu tetap waspada dan berhati-hati serta responsif. “Ketika ada kejadian yang mengancam […]

  • PT Perkebunan Nusantara VIII Berikan Bantuan Cairan Disinfektan Hingga Teh Ke Pemkot Bandung

    PT Perkebunan Nusantara VIII Berikan Bantuan Cairan Disinfektan Hingga Teh Ke Pemkot Bandung

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – PT Perkebunan Nusantara VIII memberikan bantuan kepada Pemerintah Kota Bandung untuk penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Pendopo Kota Bandung, Senin (27/4/2020). Bantuan tersebut di angtaranya berupa cairan disinfektan 1.000 liter, hand sanitizer 100 Liter, masker 1000 buah, dan teh premium, dengan total nilai barang sebesar Rp40 juta. Atas bantuan tersebut, Wali […]

expand_less