Breaking News
Trending Tags

Anggota DPRD Kota Bandung Prihatin Perda RT RW Banyak Dilanggar karena Kurang Sosialisasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Perda ( Peratura Daerah ) yang sudah disahkan DPRD Kota Bandung, seringkali tidak diketahui oleh warga karena kurangnya sosialisasi. Selain itu, menurut Anggota DPRD Kota Bandung  Dr.Ir. Juniarso Ridwan  SH.MH.SM i  ada beberapa Perda yang tidak diketahui warga Kota Bandung , karena tidak dilengkapi Perwal (Peraturan wali kota).

Seperti  Perda yang kurang sosialisasi tersebut misalnya Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 5 Tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bandung Tahun 2022-2042. Menurutnya, akibat kurangnya sosialisasi berdampak pada banyaknya pelanggaran dan lebih memprihatinkan lagi pelanggaran-pelanggaran tersebut seperti dibiarkan.

“Penegakan peraturan berkaitan dengan pemanfaatan ruang perlu diperhatikan, karena selama ini ketidak tegasan kepada pelanggar terhadap tata ruang dapat disebutkan tidak terkontrolnya alih fungsi ruang maupun bangunan,” ujar Politis  Golkar DPRD Kota Bandung ini, Selasa (22/10/2024).

Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Bandung mengatakan, terhadap Perda RTRW ini ternyata belum dilengkapi Perwal, sebagai penjabaran lebih lanjut. Sehingga, petugas di lapangan akan mengalami kesulitan untuk menertibkan pelanggaran, karena membutuhkan arahan teknis. Dalam hal ini, harus mengacu kemana terkait penindakannya terhadap pelanggaran yang ada di lapangan di Kota Bandung.

“Bagaimanapun perlu ada pengaturan lebih lanjut melalui peraturan Wali Kota  Bsndung . Nah ini yang bikin bingung petugas di lapangan karena tidak ada pegangan operasional. Saya juga tidak mengerti kenapa Perwal selalu tidak segera dibuat,”katanya.

Menurut Juniarso, tidak adanya Perwal akan menimbulkan masalah karena menindak pelanggaran harus ada dasar hukumnya yang jelas, sebagai turunan atau tindaklanjut dalam lingkup teknis. Di sisi lain, dalam penetapan tata ruang itu sering juga berurusan dengan pengembangan wilayah. Dalam hal ini apabila terdapat perubahan peruntukan, misalnya yang semula sawah berubah jadi perumahan. Artinya disini terdapat pengembangan wilayah.

Juniarso menjelaskan, di dalam RTRW itu ada pengaturan untuk kawasan perumahan sehingga menjadi pegangan para pengembang membuat komplek perumahan di berbagai tempat. Tetapi realitas yang sulit ditampik, kini banyak rumah tinggal berubah menjadi resto, kafe, penginapan, kantor dan tempat usaha lainnya.

Pada perkembangannya pengaturan Tata Ruang akhirnya tambah tidak terkendali karena lebih banyak dipengaruhi oleh implikasi kepentingan politik,” katanya.

Banyaknya kebijakan yang sarat dengan ķepentingan politik, seperti dorongan kebutuhan untuk membangun kantor kelurahan, kecamatan , koramil, Polsek atau kantor Pemerintah lainnya di kawasan perumahan, otomatis lambat laun akan membuat tumbuh warung, toko atau bentuk usaha layanan lainnya.

Kecenderungan alih fungsi perumahan, terus berlanjut karena kelemahan dari aparat sendiri sebagai akibat kurang mampu merespon tentang kecenderungan dan mengantisipasi perkembangan yang akan datang. Selain itu, dalam RTRW pengaturan sanksi masih bersifat naratif dan masih jauh bagi kepentingan operasional teknis.

Penanganan bagi pelanggar pun, seringkali masih terpaku pada hal-hal yang bersifat kuratif administratif.

Sebagai contoh, apakah izinnya ditinjau atau dibatalkan atau dicabut, rupanya belum pernah terjadi sampai sekarang juga yang diangkat ke publik. artinya harus ada turunan dari Perda tersebut, dari pasal-pasal yang berkaitan dengan pelanggaran. Jadi harus ada uraian teknis sebagai penjabaran tindak lanjut pengaturannya .

Diharapksn  kepada Pemerintah Kota Bandung , agar Perda yang sudah ada  agar disosialisasikan secara masif dan ditindaklanjuti dengan penyusunan Perwal. Sehingga, lebih bernilai operasional. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Bjb Wujudkan Hunian Hijau Lewat Bjb KPR Green

    Bank Bjb Wujudkan Hunian Hijau Lewat Bjb KPR Green

    • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Di tengah isu pemanasan global yang tengah melanda bumi, penghijauan lingkungan menjadi hal penting untuk dilakukan. Lahan hijau dapat membantu menjaga keseimbangan lingkungan serta memelihara fungsi ekologis di suatu wilayah. Oleh karenanya, bank bjb berkomitmen untuk menghadirkan layanan penyediaan akses rumah tinggal dengan opsi penghijauan di setiap unitnya. Hal tersebut diwujudkan melalui […]

  • Pembangunan Pasar Pelita Makrak, Ketua GMNI :  Pemkot Sukabumi Manfaatkan Momentum Covid-19 Untuk Alasan Mangkrak..!!

    Pembangunan Pasar Pelita Makrak, Ketua GMNI : Pemkot Sukabumi Manfaatkan Momentum Covid-19 Untuk Alasan Mangkrak..!!

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Berakhirnya masa adendum Pembanguna Pasar pelita Kota Sukabumi pada 16 April 2020 kemarin. Ternyata, mendapatkan sorotan dari Gerakan mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi. Hal itu ditunjukan dengan dipasangnya sepanduk bertuliskan”Apa Kabar Pasar Pelita #pemkotlockdown”, di bagian tembok depan balaikota Sukabumi. Jumat, (17/04/2020). Tulisan tersebut tentunya menandakan bahwa Pemkot Sukabumi tidak mampu menyelesaikan […]

  • Waspada, Warga Di Himbau Untuk Mengetahui  Perbedaan Daging Sapi Dengan Babi & Celeng

    Waspada, Warga Di Himbau Untuk Mengetahui Perbedaan Daging Sapi Dengan Babi & Celeng

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Terungkapnya peredaran daging celeng di pasaran di wilayah tetangga Kota Bandung sempat membuat warga resah. Namun Pemerintah Kota Bandung telah memastikan hal itu tidak terjadi di Kota Bandung. Kendati demikian, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Gin gin Ginanjar tetap mengimbau agar warga lebih waspada dan teliti.  Warga diimbau untuk mengetahui […]

  • Ayo Vaksinasi Covid-19, Lindungi Diri Dan Lindungi Negeri !!

    Ayo Vaksinasi Covid-19, Lindungi Diri Dan Lindungi Negeri !!

    • calendar_month Rabu, 28 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Oleh: H. Dadan Tri Yudianto (Pengusaha Millenial) Setahun lebih pademi  virus covid-19 meneror seluruh warga dunia, berbagai merek vaksin berhasil ditemukan. Merek-merek dunia seperti Astra Zenica, Moderna, Pfizer, Sinovac, dan tak ketinggalan Jhonson&Jhonson juga melansir vaksin hasil temuannya. Dari seluruh keberhasilan temuan tersebut, ada yang sangat menggembirakan bagi kita semua yaitu, produk anak bangsa yang […]

  • Komisi D DPRD, Yakini Peran KORMI Berdampak Penting bagi Kota Bandung

    Komisi D DPRD, Yakini Peran KORMI Berdampak Penting bagi Kota Bandung

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews– Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung H. Iman Lestariyono, S.Si., menjadi narasumber dalam Rapat Kerja Komite Olahraga Masyarakat Nasional (KORMI) Kota Bandung, di El Hotel, Bandung, Kamis (19/12/2024). Hadir Kadispora Kota Bandung Eddy Marwoto, Ketua KORMI Kota Bandung Erick M. Zaki Anggara, serta Forkopimda Kota Bandung. Ketua KORMI Kota Bandung Erick M. Zaki […]

  • BOR Di Kota Bandung Capai Angka  90 Persen, Satgas Pastikan Kasus Covid-19 Di Kota Bandung Masih Tertangani Dengan Baik

    BOR Di Kota Bandung Capai Angka 90 Persen, Satgas Pastikan Kasus Covid-19 Di Kota Bandung Masih Tertangani Dengan Baik

    • calendar_month Senin, 7 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    BANDUNG, Angka persentase Bed Occupancy Rate (BOR) di Kota Bandung mengalami fluktuasi. Pergerakan kasus ini tidak terlepas dari gencarnya upaya Testing, Tracing, dan Treatment (3T) oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Bandung. Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan Kota Bandung terus waspada terhadap pergerakan kasus Covid-19. Ema mengaku selalu sigap mengantisipasi setiap pergerakan […]

expand_less