Breaking News
Trending Tags

Pemerintah Kota Bandung Belum Optimal dalam Mengelola Aset

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung Dr.H.Radea Respati Paramudhita SH.MH Menanggapi persoalan belum optimalnya pengelolaan aset oleh pemerintah Kota Bandung, memandang hal ini sebagai suatu paradoks.

Pemkot Bandung memiliki program layanan sertifikasi online yang dapat mengakomodir masyarakat, untuk mengajukan sertifikat secara online yang terintegrasi.
Ketika masyarakat sudah mampu memanfaatkan layanan sertifikasi online sesuai yang ditargetkan Pemerintah. Namun, dalam ranah Pemerintah itu sendiri belum bisa merapihkan aset miliknya.
Kata Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, saat menjadi narasumber di Basa Basi Podcast Pokja PWI Kota Bandung, Kamis (31/10/2024).

Saat ini ada dua kantor Pemerintahan kewilayahan di Kota Bandung yang digugat oleh pihak yang mengaku sebagai ahli waris pemilik lahan di kantor tersebut.
Berdasarkan pengalamannya selama ini, persoalan aset baik itu lahan atau tanah ini memang memakan waktu yang tidak sebentar. Selain itu, persoalan akan semakin rumit bila ada pihak yang saling mengklaim satu sama lain berdasarkan data yang diyakini masing-masing pihak.
Masalah tanah tentu saling mengklaim, saling mengandalkan data-data yang mereka miliki berdasarkan keyakinan. Dan Pemerintah Kota

Politi Golkar DPRD Kota Bandung mengatakan, dalam menindaklanjuti aset yaitu siapa yang berhak atas kepemilikan yang sah, jalur pengadilan hukum.
Saya belajar karena saya juga konsultan hukum Jaswita Jabar sebelum menjadi anggota DPRD Kota Bandung, kita beberapa kali menyelesaikan aset-aset bermasalah di pemerintahan Jawa Barat. Yang mana sering kali digugat dan dipermasalahkan,” paparnya.
Cuma karena penanganannya tepat, kita selesaikannya dengan ranah hukum di Pengadilan. Alhamdulillah hal-hal tersebut bisa terselesaikan meskipun agak cukup lama,” imbuhnya.

Permasalahan yang terjadi tentu harus diselesaikan berdasarkan hukum ,bawa ke ranah pengadilan .Tapi harus fair. “Ketika secara hukum bahwa itu adalah milik Pemerintah Kota Bandung maka pihak yang mengklaim harus mengalah. Atau malah sebaliknya, ketika ditetapkan bahwa itu bukan aset kota Bandung tapi milik pihak lain, ya harus fair juga,” ujar Radea.

Pemkot Bandung harus bisa melakukan pengamanan aset. Agar kedepan tidak ada lagi pihak-pihak lain yang mengklaim. Aset juga harus bisa dijaga karena bisa menjadi salah satu sumber PAD.
Aset ini ada dua hal. Yang pertama bagaimana , mengamankan aset ini menjadi sebuah kekayaan Pemerintah Kota Bandung. Jangan diambil dan diklaim orang lain dan harus menjadi sebuah pembendaharaan .
Yang kedua, aset bisa menjadi salah satu sumber APBD . Bisa disewakan, bisa dikerjasamakan, bisa menjadi nilai-nilai untuk kota Bandung,” imbuhnya.

Untuk menyasar sesuai tujuan itu, sambung Radea, diperlukan identifikasi yang terbuka dan transparan yang dilakukan oleh dinas terkait. “Mana aset-aset yang merupakan kepemilikan kota Bandung . Setelah menginvertarisir aset milik Kota Bandung, segera amankan dan jangan ditelantarkan. “Itu yang bisa menyebabkan diklaim oleh orang lain. Tidak dipagar, tidak diberi plang dan tidak dirawat

“Contohnya ada lahan yang dijadikan pusat kreatif Jawa Barat yang di Cikutra. Itu juga bagian bagaimana caranya mengurus aset tanah kosong kita jadikan sebuah wahana bisnis. Bisa disewakan jadi PAD, yang pada akhirnya bermanfaat, dan itu akan terhindar dari klaim-klaim pihak yang tidak bertanggung jawab,” Untuk optimalisasi pemanfaatan aset milik daerah. Dapat berupa komersialisasi aset, pinjam pakai, kerjasama pemanfaatan (KSP), Bangun Guna Serah (BGS) dan Bangun Serah Guna (BSG).
Hingga tahun 2023 sekira 4.350 lahan aset Pemkot Bandung masih belum bersertifikat. Tercatat ada 17.000 bidang lahan aset Pemerintah Kota Bandung. Pemkot Bandung telah mendeklarasikan sebagai kota dengan sertifikat pertanahan elektronik yang lengkap pada tahun 2024. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heri Hermawan Dukung Pelatihan Ekonomi Kreatif Video Grafis

    Heri Hermawan Dukung Pelatihan Ekonomi Kreatif Video Grafis

    • calendar_month Senin, 27 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota DPRD Kota Bandung Drs. Heri Hermawan, M.M.Pd., menghadiri acara Pendidikan Pelatihan Ekonomi Kreatif Video Grafis, di Kecamatan Babakan Ciparay, Rabu (22/6/2022). Pada kesempatan itu, Heri menyampaikan rasa syukur yang terdalam dapat bersilaturahmi dan suatu kehormatan dapat hadir di tengah-tengah kegiatan tersebut. “Suatu kehormatan dapat hadir di tengah-tengah kegiatan ini,” ujarnya Herry […]

  • Komisi IV Pembangunan Jalan Provinsi Jabar DPRD Jabar: Harus Sesuai Standar

    Komisi IV Pembangunan Jalan Provinsi Jabar DPRD Jabar: Harus Sesuai Standar

    • calendar_month Kamis, 20 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBINews.id – Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat mempunyai beberapa fokus pekerjaan dibidang Pengelolaan Jalan dan Jembatan terutama pengawasan pekerjaan – pekerjaan yang di biayai dengan PEN ( Pemulihan Ekonomi Nasional ) baik untuk APBD perubahan 2020 maupun APBD murni 2021. Anggota Komisi IV Daddy Rohanady, mengatakan, selain hal diatas, pihaknya juga fokus mengawasi […]

  • Wali Kota Bandung Sampaikan Keprihatinan Terkait Percobaan Bunuh Diri Warganya

    Wali Kota Bandung Sampaikan Keprihatinan Terkait Percobaan Bunuh Diri Warganya

    • calendar_month Kamis, 5 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyampaikan keprihatinan atas tindakan percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh salah satu warganya, sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 yang diperpanjang. “Mang Oded menyesalkan dan prihatin dengan kejadian ini,” ucapnya, Rabu 4 Agustus 2021. Percobaan bunuh diri dilakukan oleh […]

  • Panen Buruan Sae, Bantu Turunkan Angka Stunting di Kota Bandung

    Panen Buruan Sae, Bantu Turunkan Angka Stunting di Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Kelompok Tani Perkotaan Mandiri (KPM) RW 03 Kelurahan Cibangkong Kota Bandung , sukses panen komoditas pangan Buruan Sae. Rabu 13 September 2023. Hasil panen dari Kebun KPM RW 03 ini diberikan kepada penerima manfaat yang berasal dari warga Kelurahan Cibangkong Kota Bandung . Kegiatan ini berjalan atas swadaya masyarakat. Bersamaan dengan panen, […]

  • Wali Kota Bandung: Tindak Aparat Yang Lakukan Pungli di TPU Cikadut

    Wali Kota Bandung: Tindak Aparat Yang Lakukan Pungli di TPU Cikadut

    • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M Danial memastikan akan menindak tegas semua bentuk pungutan liar pada pelayanan publik di Kota Bandung. Oleh karenanya, Oded mengaku telah menindak tegas oknum petugas pemikul di TPU Cikadut yang diduga melakukan pungli. “Pungli dalam bentuk apapun tidak diperbolehkan. Pada prinsipnya tidak boleh ada pungli dalam pelayanan kepada […]

  • Mak Esih Lansia Yang Tinggal Sendiri di TPU Astana Anyar, Begini Kondisi Saat Tim ACT Mendatanginya

    Mak Esih Lansia Yang Tinggal Sendiri di TPU Astana Anyar, Begini Kondisi Saat Tim ACT Mendatanginya

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Tinggal di pemakaman umum yang memiliki cuaca dingin dan mencekam, beliau adalah mak Esih, lansia berumur 78 tahun ini hidup seorang diri di usia senjanya, suaminya meninggal kurang lebih 10 Tahun yang lalu, Mak Esih lupa kapan tepatnya. Mak Esih memiliki 8 orang anak, akan tetapi hanya 1 yang masih hidup, yang […]

expand_less