Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemerintah Kota Bandung Belum Optimal dalam Mengelola Aset

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung Dr.H.Radea Respati Paramudhita SH.MH Menanggapi persoalan belum optimalnya pengelolaan aset oleh pemerintah Kota Bandung, memandang hal ini sebagai suatu paradoks.

Pemkot Bandung memiliki program layanan sertifikasi online yang dapat mengakomodir masyarakat, untuk mengajukan sertifikat secara online yang terintegrasi.
Ketika masyarakat sudah mampu memanfaatkan layanan sertifikasi online sesuai yang ditargetkan Pemerintah. Namun, dalam ranah Pemerintah itu sendiri belum bisa merapihkan aset miliknya.
Kata Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, saat menjadi narasumber di Basa Basi Podcast Pokja PWI Kota Bandung, Kamis (31/10/2024).

Saat ini ada dua kantor Pemerintahan kewilayahan di Kota Bandung yang digugat oleh pihak yang mengaku sebagai ahli waris pemilik lahan di kantor tersebut.
Berdasarkan pengalamannya selama ini, persoalan aset baik itu lahan atau tanah ini memang memakan waktu yang tidak sebentar. Selain itu, persoalan akan semakin rumit bila ada pihak yang saling mengklaim satu sama lain berdasarkan data yang diyakini masing-masing pihak.
Masalah tanah tentu saling mengklaim, saling mengandalkan data-data yang mereka miliki berdasarkan keyakinan. Dan Pemerintah Kota

Politi Golkar DPRD Kota Bandung mengatakan, dalam menindaklanjuti aset yaitu siapa yang berhak atas kepemilikan yang sah, jalur pengadilan hukum.
Saya belajar karena saya juga konsultan hukum Jaswita Jabar sebelum menjadi anggota DPRD Kota Bandung, kita beberapa kali menyelesaikan aset-aset bermasalah di pemerintahan Jawa Barat. Yang mana sering kali digugat dan dipermasalahkan,” paparnya.
Cuma karena penanganannya tepat, kita selesaikannya dengan ranah hukum di Pengadilan. Alhamdulillah hal-hal tersebut bisa terselesaikan meskipun agak cukup lama,” imbuhnya.

Permasalahan yang terjadi tentu harus diselesaikan berdasarkan hukum ,bawa ke ranah pengadilan .Tapi harus fair. “Ketika secara hukum bahwa itu adalah milik Pemerintah Kota Bandung maka pihak yang mengklaim harus mengalah. Atau malah sebaliknya, ketika ditetapkan bahwa itu bukan aset kota Bandung tapi milik pihak lain, ya harus fair juga,” ujar Radea.

Pemkot Bandung harus bisa melakukan pengamanan aset. Agar kedepan tidak ada lagi pihak-pihak lain yang mengklaim. Aset juga harus bisa dijaga karena bisa menjadi salah satu sumber PAD.
Aset ini ada dua hal. Yang pertama bagaimana , mengamankan aset ini menjadi sebuah kekayaan Pemerintah Kota Bandung. Jangan diambil dan diklaim orang lain dan harus menjadi sebuah pembendaharaan .
Yang kedua, aset bisa menjadi salah satu sumber APBD . Bisa disewakan, bisa dikerjasamakan, bisa menjadi nilai-nilai untuk kota Bandung,” imbuhnya.

Untuk menyasar sesuai tujuan itu, sambung Radea, diperlukan identifikasi yang terbuka dan transparan yang dilakukan oleh dinas terkait. “Mana aset-aset yang merupakan kepemilikan kota Bandung . Setelah menginvertarisir aset milik Kota Bandung, segera amankan dan jangan ditelantarkan. “Itu yang bisa menyebabkan diklaim oleh orang lain. Tidak dipagar, tidak diberi plang dan tidak dirawat

“Contohnya ada lahan yang dijadikan pusat kreatif Jawa Barat yang di Cikutra. Itu juga bagian bagaimana caranya mengurus aset tanah kosong kita jadikan sebuah wahana bisnis. Bisa disewakan jadi PAD, yang pada akhirnya bermanfaat, dan itu akan terhindar dari klaim-klaim pihak yang tidak bertanggung jawab,” Untuk optimalisasi pemanfaatan aset milik daerah. Dapat berupa komersialisasi aset, pinjam pakai, kerjasama pemanfaatan (KSP), Bangun Guna Serah (BGS) dan Bangun Serah Guna (BSG).
Hingga tahun 2023 sekira 4.350 lahan aset Pemkot Bandung masih belum bersertifikat. Tercatat ada 17.000 bidang lahan aset Pemerintah Kota Bandung. Pemkot Bandung telah mendeklarasikan sebagai kota dengan sertifikat pertanahan elektronik yang lengkap pada tahun 2024. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sukabumi Sebut, P2RW Mampu Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

    Wali Kota Sukabumi Sebut, P2RW Mampu Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, mengatakan, tingkat partisipasi masyarakat sangat tinggi dalam Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW). Artinya, dari Rp25 juta, ternyata bisa lebih dari Rp100 juta pembangunannya. Ini membuktikan jika P2RW benar-benar menjadi daya ungkit dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. “P2RW ini juga, sebagai upaya pemerataan pembangunan hingga ke wilayah, agar bisa dirasakan hasilnya […]

  • Tiga Mata Air Surut, PDAM Tirta Bumi Wibawa Khawatir Kekurangan Pasokan Air

    Tiga Mata Air Surut, PDAM Tirta Bumi Wibawa Khawatir Kekurangan Pasokan Air

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    SUKABUMI,mbinews.id–  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bumi Wibawa (TBW) Kota Sukabumi khawatir jika musim kemarau akan terus berlanjut sampai akhir tahun nanti. Pasalnya, kemarau yang sudah melanda beberapa bulan ini,tiga sumber mata air yang ada debit airnya sudah menyusut mencapai 50 persen lebih. Kondisi tersebut tentu saja pihak perusahaan daerah tersebut harus melakukan sistem […]

  • Oded: Stop Bakar Sampah

    Oded: Stop Bakar Sampah

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meminta warga menyetop penanganan sampah dengan cara membakar. Pasalnya, asap pembakaran sampah dapat berbahaya bagi kesehatan. “Saya mengimbau kepada masyarakat kota Bandung agar tidak ada lagi metode penanganan sampah dengan cara dibakar,” ujar Oded seusai menjenguk pasien penderita penyakit pneumonia, Maqeela Tavisha (2) di RS Advent, […]

  • Program 12 PAS Sasar Warga Miskin Ekstrem, Pemkot Sukabumi Salurkan Bantuan di Dua Kelurahan

    Program 12 PAS Sasar Warga Miskin Ekstrem, Pemkot Sukabumi Salurkan Bantuan di Dua Kelurahan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menyalurkan bantuan bagi warga yang mengalami kemiskinan ekstrem melalui program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah (12 PAS). Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Wali Kota Ayep Zaki bersama Wakil Wali Kota Bobby Maulana di Kelurahan Karangtengah dan Kelurahan Karamat, Rabu (11/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, kepala daerah bersama jajaran pemerintah daerah […]

  • Dukung Program Abang Bian, Kapolsek Cikole Lakukan Pemantauan Langsung

    Dukung Program Abang Bian, Kapolsek Cikole Lakukan Pemantauan Langsung

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Jajaran Polsek Cikole melakukan pemantuan proses pemberian imunisasi terhadap anak, yang dilakukan di setiap Puskesmas di wilayah hukum polsek Cikole, Senin (08/08). Kapolsek Cikole Kompol NR Subarna, memimpin langsung kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut. “Pada hari ini, kami melakukan peninjauan kegiatan pemberian imunisasi yang berlangsung di Puskesmas,” ujar Subarna saat […]

  • Pemerintah Kota Sukabumi Lakukan Open Bidding JPT

    Pemerintah Kota Sukabumi Lakukan Open Bidding JPT

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id –  Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi, kembali akan membuka tahapan seleksi terbuka (open bidding), Senin (10/10). Hal tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan posisi Jabatan Pratama Tinggi (JPT) di lingkungan Pemerintahan Kota Sukabumi, serta Direktur Utama RSUD Syamsudin SH. Kepala BKPSDM Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan mengatakan, proses seleksi terbuka direncanakan […]

expand_less