Breaking News
Trending Tags

Pedagang Kecil di Kota Bandung Jangan Diabaikan Dengan Banyaknya Pusat Perbelanjaan dan Swalayan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Pusat perbelanjaan, toko swalayan dan mini market makin banyak di Kota Bandung. jarak nya pun berdekatan dengan pasar tradisional dan warung UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) milik warga.

Sehingga tak sedikit warung UMKM atau rumahan gulung tikar. Demikian Anggota DPRD Kota Bandung Rieke Suryaningsih, S.H. mengatakan kepada wartawan, Jum’at (08/11/2024).

Rieke Suryaningsih S.H sebagai Anggota Pansus (Panitia khusus) DPRD Kota Bandung saat pembahasan Peraturan Daerah (Perda) No.2 Tahun 2024 tentang Pedoman Pengembangan, Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.

Menurut Politisi PDIP DPRD Kota Bandung, banyak pedagang kecil terutama warung rumahan kalah bersaing dengan toko modern.

Itulah yang menjadi salah satu alasan dihadirkan nya Perda No.2 Tahun 2024.

Sehingga Kota Bandung memiliki payung hukum dan bisa melakukan pengaturan terhadap toko modern, terutama dari sisi jarak.

“Ini jadi perlindungan bagi ekonomi lemah seperti warung kecil, bahkan jarak pun diatur antara pasar tradisional dengan toko swalayan berjarak 600 meter. Lalu disana juga ada aturan tidak boleh dekat pemukiman, dan mengingatkan para pengusaha dan kewilayahan juga.

Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung lebih jauh mengatakan, belanja di warung rumahan dan pasar tradisional sangat bermanfaat.

Tak sekadar transaksi ekonomi, tapi juga terjadi interaksi sosial antar masyarakat. “Warung itu jadi pusat informasi, misal ada tetangga sakit bisa terinformasikan, kalau di toko swalayan mana bisa !. Harga bisa nawar, bahkan bisa kasbon atau berhutang dulu.

Sehingga dengan Perda itu. Pasalnya, keberadaan swalayan dan mini market harus bisa diatur agar tidak mematikan warung kecil. “Selain jarak, jam operasional juga diatur.

Diharapkan, swalayan dan mini market bisa menerima produk dari pelaku UMKM di wilayah itu. Bahkan, penyediaan ruang untuk UMKM bisa dijadikan salah satu syarat izin berjualan swalayan.

DPRD Kota Bandung akan dorong lagi Kadisnya agar bisa maksimalkan, memberikan dukungan kepada UMKM. Dengan Keterbatasan Pemerintah Kota Bandung, tapi minimal bisa membantu pengembangan UMKM.

Terkait sosialisasi, sudah dilakukan oleh Anggota Dewan, pada saat pembahasan, tentang sosialisasi, banyak masukan yang datang dari masyarakat. Sehingga pihaknya lebih pro aktif akan mengawal Perda tersebut.

“Diharapkan dilaksanakan Perda ini, bisa memperkuat ekonomi keluarga dan UMKM dan ujung-ujung daya tahan ekonomi kita terjaga. Diakui pengangguran banyak dengan adanya usaha mandiri atau warung ini bagus tapi perlu didukung” ujar Rieke.

Secara substansif, Perda ini mengatur tentang lokasi, jarak tempat usaha, jam operasional, dan kemitraan pelaku usaha dengan pusat perbelanjaan dan toko swalayan.

Sedangkan, dalam pengembangan dan penataan, Pemkot Bandung akan melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkelanjutan melalui tim yang dibentuk Wali Kota.

Sedikit gambaran, pada pasal 8 dijelaskan pusat perbelanjaan dan toko swalayan harus memenuhi persyaratan seperti berjarak minimal 0,5 km dari pasar rakyat dan 0,5 km dari usaha kecil sejenis yang terletak di pinggir jalan kolektor primer atau arteri sekunder.

Kemudian, Supermarket dan Departement Store berjarak paling dekat 1,5 km dari pasar tradisional yang terletak di pinggir jalan kolektor primer atau arteri sekunder.

Hypermarket dan perkirakan berjarak paling dekat 2,5 km dari pasar rakyat yang terletak di pinggir jalan kolektor primer atau arteri sekunder.

Sedangkan, minimarket yang terletak di pinggir jalan lingkungan dengan luas gerak sampai dengan 200 meter persegi berjarak paling dekat 0,5 km dari pasar rakyat.

Ketersediaan pusat perbelanjaan, toko swalayan, dan pasar rakyat yang diatur dengan baik dapat menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan aksesibilitas produk bagi konsumen, dan merangsang pertumbuhan ekonomi lokal. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Dorong Pemkot Sukabumi Siapkan Ruang Isolasi

    DPRD Dorong Pemkot Sukabumi Siapkan Ruang Isolasi

    • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi Bangbang Herawanto masih sepakat dengan kebijakan Walikota Sukabumi yang hingga saat ini masih menjalankan pembelajaran jarak jauh. “Kalau saya melihat kebijakan Fahmi cukup pas dengan pandangan saya, karena dalam situasi pandemi covid ini tidak ada yang bisa menduga orang kelihatan sehat bisa saja terpapar Covid-19,” ucapnya […]

  • Bank Bjb Raih Predikat Indonesia Trusted Company Di Ajang CPGI Award 2021

    Bank Bjb Raih Predikat Indonesia Trusted Company Di Ajang CPGI Award 2021

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews.id – Memasuki akhir tahun 2021, bank bjb kembali mendapatkan penghargaan prestisius sebagai Indonesia Trusted Company. Penghargaan tersebut diberikan oleh Majalah SWA bersama Indonesia Institut for Corporate Governance (IICG) dalam acara Penganugerahan Indonesia Good Corporate Governance Award 2021 dengan tema “Membangun Ketahanan Perusahaan dalam Kerangka GCG” di Ballroom Shangri-La Jakarta, Rabu 8 Desember 2021. […]

  • Minim Data Valid, Diskar PB Didesak Segera Susun Data Potensi Bencana

    Minim Data Valid, Diskar PB Didesak Segera Susun Data Potensi Bencana

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – DPRD Kota Bandung bersama Satpol PP Kota Bandung, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung (Diskar PB), Paguyuban Camat Kota Bandung dan Bapelitbang Kota Bandung melaksanakan Rapat Kerja Panitia Khusus (Pansus) 1 membahas realisasi kinerja T.A 2021, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Rabu (20/04/2022). Pada kesempatan ini, Ketua Pansus 1 […]

  • Markus Mantan Kiper Timnas Buka usaha Cafe Friend dan Boutique Kyeopta

    Markus Mantan Kiper Timnas Buka usaha Cafe Friend dan Boutique Kyeopta

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews – Mantan kiper Timnas Markus Horison kerja sama dengan Maulidya membuka usaha Cafe Friend dan Boutique, di Jl.Sukanagara 64 Antapani Kota Bandung. Usaha Cafe dan Boutique tersebut ,diharapkan dapat cepat berkembang,karena disamping untuk menunjang ekonomi keluarga ,juga bisa membantu pencari kerja, jadi bekerja dan punya penghasilan untuk bisa menghidupi keluarganya. Mantan kiper timnas […]

  • STEFES German Berikan Pelatihan Di Bidang Pertanian Kepada Para Petani

    STEFES German Berikan Pelatihan Di Bidang Pertanian Kepada Para Petani

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – STEFES GMbH salah satu perusahaan asal Jerman yang bergerak di bidang Agulture(Pertanian) berencana akan memberikan pelatihan bertani (sustainable agriculture) agar petani bisa menghasilkan sayuran atau buah-buahan berkualitas dengan menggunakan pupuk dari bahan herbal ataupun organic. Rencananya pelatihan tersebut meliputi para petani lokal yang ada di wilayah Lembang Kabupaten Bandung Barat dan sekitarnya. […]

  • Sekda Sukabumi : Optimis PAD Akan Capai Target

    Sekda Sukabumi : Optimis PAD Akan Capai Target

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sekretaris Daerah (sekda) Kota Sukabumi Dida Sembada meyakini jika pendapatan daerah akan mencapai target yang sudah ditentukan. Bahkan optimis bisa melampauinya.”Kalau melihat progres sampai triwulan ketiga ini, pendapatan daerah akan melebih target yang sudah ditentukan,”ujar Dida Rabu,(16/10/2019). Dida mengatakan, berbagai upaya untuk menggali potensi pendapatan terus dilakukan. Sebagai contoh, dari sektor pajak sudah diluncurkanya […]

expand_less