Breaking News
Trending Tags

Raperda Pembudayaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Harus Mudah Diaplikasikan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
  • visibility 152
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Pansus (Panitia Khusus) membahas Rancangan Perda (Peraturan Daerah) tentang Pembudayaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan .di Ruang Komisi C, Jumat, 8 November 2024. Raperda baru ini merupakan salah satu dari lima usulan wali kota Bandung yang baru ditetapkan di rapat paripurna, Rabu, 6 November 2024 lalu.

Hadir Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung Aswin Sulaeman beserta jajarannya.
Tim Naskah Akademik Kesbangpol Kota Bandung mengungkap tujuan Raperda untuk mengakarkan ideologi Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat Kota Bandung. Raperda ini akan menjadi payung hukum di kota dan kabupaten setelah dua tahun terakhir pemerintah pusat gencar menyosialisasikan pembudayaan ideologi Pancasila.

Raperda ini merujuk pada terjadinya pergeseran pemahaman dan implementasi nilai-nilai Pancasila tentang kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila tidak lagi menjadi pedoman dan acuan dalam interaksi kehdupan berbangsa dan bernegara.
Dampak globalisasi serta perkembangan teknologi informasi turut mendorong berkembangnya berbagai sistem nilai yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.
Raperda ini dipengaruhi oleh munculnya ideologi baru yang berasal dari luar yang telah membawa sistem dan struktur sosial serta politik serta terdegradasinya jati diri dan identitas Indonesia.

Raperda ini akan membentuk karakter dan jati diri SDM Indonesia, terutama Kota Bandung, agar tetap memegang teguh nilai Pancasila sesuai dengan jati diri Kota Bandung yang ramah, toleran, dan berbudaya yang mendunia.
Juga mengarahkan pada terciptanya keharmonisan dan kerukunan, serta meningkatkan kualitas pemahaman masyarakat tentang Pancasila dan karakter bangsa.

Nantinya, proses pembahasan dan sosialisasi penerapan Raperda tentang Pembudayaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini akan mengikutsertakan peran serta masyarakat, kerja sama bersama organisasi kepemudaan, instansi/lembaga vertikal, pemerintah daerah, perguruan tinggi, masyarakat, partai politik, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan media massa.
Dengan objek sasaran pembudayaan ini yakni siswa, mahasiswa, guru, pendidik, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan/Lembaga nirlaba lainnya, aparatur sipil negara, tokoh agama/masyarakat/adat, pendidikan formal dan informal.

Wakil Ketua Pansus Raperda tentang Pembudayaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Erick Darmadjaya mengatakan, materi yang dihadirkan akan menambah banyak wawasan untuk manfaat di masa mendatang. diharapkan implementasinya mampu menyesuaikan dengan kondisi, situasi, dan tren masyarakat sehingga mudah dipahami dan diterapkan.
Jadi dengan adanya Raperda ini penyelenggara negara punya payung hukum. Perda itu tiang-tiang sebelum peraturan teknis. Jadi jangan hanya sekadar teoritis. Meski teknis nanti di Peraturan Wali Kota, tetapi sejak awal di Perda perlu dicantumkan program yang sifatnya aplikatif.

.Ketua Pansus 2 DPRD Kota Bandung AA Abdul Rozak menambahkan, harapan Perda ini supaya pemerintah memiliki payung hukum untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan. Proses penerapannya nanti sepatutnya mengikuti konsep yang seiring zaman. Apalagi jika penerapannya di Kota Bandung yang dihuni ragam latar belakang warganya.

“Kota Bandung ini urban, perkotaan, isinya berbeda-beda. Perda ini nantinya bisa menjadi pemersatu masyarakat yang mengisi kehidupan di Kota Bandung. Literasi sekarang kurang, minat baca kurang. Bisa dibuat film tentang kebhinekaan, toleransi, kebangsaan. Intinya kami dari pansus menyampaikan terima kasih kepada Kesbangpol. Buatlah program yang simpel, aplikatif, dan mengena. Mari ke depan sama-sama menjaga NKRI dan Kota Bandung, minimal Raperda ini menjadi pilot project untuk wilayah di Jawa Barat,” ujarnya. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantuan Wali Kota Datang di Tengah Keterbatasan

    Bantuan Wali Kota Datang di Tengah Keterbatasan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS — Di sebuah rumah kontrakan sederhana di RT 3 RW 1 Pasir Endah, Ujungberung Kota Bandung, suasana siang itu terasa berbeda. Tangis haru tak terbendung dari mata Ibu Nuryani, seorang ibu yang harus mengasuh delapan anak seorang diri. Kamis, 19 Maret 2026, menjadi hari yang tak akan mudah ia lupakan. Di tengah keterbatasan hidup […]

  • Achmad Ru’yat Berharap Moratorium Pemekaran Daerah Dicabut, Hari Jadi ke 79 Provinsi Jabar

    Achmad Ru’yat Berharap Moratorium Pemekaran Daerah Dicabut, Hari Jadi ke 79 Provinsi Jabar

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pada momentum Hari Jadi ke-79 Provinsi Jabar Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Achmad Ru’yat berharap moratorium pembentukan daerah otonom baru (DOB) dicabut pemerintah pusat. “Selamat Hari Jadi ke-79 Provinsi Jabar, Jabar Berkarya, Jabar Menyala. Mudah-mudahan  ke depan di usia yang sudah cukup tua ke-79 Jawa Barat dapat lebih baik lagi dan […]

  • Kisruh Kabar Burung Penyelewengan Bansos, Gedung DPRD Kota Sukabumi Digeruduk Massa Aksi

    Kisruh Kabar Burung Penyelewengan Bansos, Gedung DPRD Kota Sukabumi Digeruduk Massa Aksi

    • calendar_month Rabu, 12 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Puluhan massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (Himasi) lakukan aksi demontrasi di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Rabu (12/1/2022). Dalam orasinya, mereka mempertanyakan anggaran Bantuan Sosial (Bansos) tahun anggaran 2020-2021 yang disalurkan oleh Anggota DPRD. Pasalnya, mahasiswa menyebut ada dugaan penyelewengan anggaran bansos yang dilakukan oleh beberapa anggota dan pimpinan […]

  • Tetap Disiplin Prokes, Yana Ajak Umat Muslim Makmurkan Masjid

    Tetap Disiplin Prokes, Yana Ajak Umat Muslim Makmurkan Masjid

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap umat muslim memakmurkan masjid selama Ramadan ini. Namun umat muslim tetap wajib menerapkan protokol kesehatan. “Di masa pandemi ini saya berpesan agar tetap melaksanakan protokol kesehatan selama berkegiatan,” katanya usai salat Isya berjamaah di Masjid Al Latief, Minggu 3 April 2022 malam. “Tarawih […]

  • Percaya Diri, DPD Nasdem Kota Sukabumi Siap Raih Suara Pemilu 2024

    Percaya Diri, DPD Nasdem Kota Sukabumi Siap Raih Suara Pemilu 2024

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Nasdem Kota Sukabumi periode 2020-2024 percaya diri bisa kembali mendongkrak pemilu 2024 mendatang. Ketua DPD Nasdem Kota Sukabumi, Mulyono yang didampingi oleh pensiunan ASN pejabat eselon II mantan Kadisdik Kota Sukabumi Dudi Fathul Jawad yang menjadi sekertarisnya merasa percaya diri bisa mendongkrak elektabilitas. Menurut Mulyono kehadiran Sekertaris baru […]

  • Ini Akses Tol Kota Bandung Yang Bisa Digunakan Selama Mudik Lebaran 1443 Hijriah

    Ini Akses Tol Kota Bandung Yang Bisa Digunakan Selama Mudik Lebaran 1443 Hijriah

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sepekan ini menjadi momentum kembalinya arus mudik setelah Pemerintah RI memperbolehkan masyarkat untuk mudik. Bagi anda yang hendak keluar atau masuk ke Kota Bandung saat mudik lebaran, ada beberapa akses tol yang bisa anda gunakan. Kepala Bidang Keselamatan dan Ketertiban Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Asep Kuswara menjelaskan, ada enam gerbang tol […]

expand_less