Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Penemuan Arkeologi di Gunung Tangkil Sukabumi: Jejak Sejarah Masa Megalitikum yang Terungkap

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id- Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama sejumlah ahli local, menemukan sebuah arca batu rusak dikawasan Gunung Tangkil, Kabupaen Sukabumi, yang diyakini berasal dari zaman megalitik

Menariknya, arca ini memiliki keunikan kesamaan material dan bentuk arca dengan koleksi yang saat ini dipajang di Museum Prabu Siliwangi, Sukabumi

Pemilik Museum Prabu Siliwangi, Kh. Fajar Laksana menyampaikan, penemuan ini berawal dari observasi lapangan oleh peneliti Zubair Mas’ud, yang menemukan potongan arca saat menyusuri lereng berbatu di area yang tertutup semak belukar.

Hasil identifikasi awal menunjukkan, bahwa komposisi batu arca tersebut identik dengan batuan pada arca-arca yang telah dikurasi di museum.

“Berdasarkan pengamatan awal, batuan arca yang ditemukan di Gunung Tangkil sangat mirip dengan koleksi batu di museum kami. Ini memberikan petunjuk bahwa kawasan ini bisa menjadi pusat peradaban megalitik,” kata Kyai Fajar Laksana dalam seminar arkeologi yang berlangsung pada Rabu (30/7/2025)

Kyai menjelaskan, Gunung Tangkil sendiri hingga kini belum ditetapkan sebagai situs budaya resmi. Lokasinya tersembunyi, alami, dan minim intervensi manusia. Namun, sejumlah temuan baru mengindikasikan bahwa kawasan ini memiliki nilai sejarah tinggi.

“Selain arca, tim juga menemukan batu menhir di Desa Tugu, serta jejak serupa di Gunung Karang — memperkuat dugaan bahwa wilayah ini pernah menjadi pusat peradaban megalitik,”ujar pria yang juga merupakan Pimpinan Ponpes Dzikir Alfath Sukabumi itu.

Tak hanya peninggalan batu, sambung kyai, ratusan pecahan keramik dari abad ke-10 hingga ke-20 juga ditemukan oleh ahli keramik yang terlibat dalam riset tersebut.

“Temuan ini menjadi bukti kuat bahwa Gunung Tangkil pernah menjadi bagian dari jalur perdagangan maritim antara Nusantara dan Tiongkok,”tambahnya.

Atas penemuan itu, BRIN telah mengusulkan agar fragmen keramik dan artefak lain yang ditemukan dapat dipajang di ruang pamer khusus di museum, guna mengedukasi masyarakat tentang sejarah perdagangan kuno di kawasan tersebut.

“Sebagai langkah lanjutan, BRIN merencanakan ekspedisi kembali ke lokasi pada awal September mendatang dengan membawa teknologi pemetaan canggih seperti drone dan LIDAR,”ungkapnya.

Teknologi ini, kata kyai, diharapkan dapat mengungkap keberadaan struktur batuan yang kemungkinan besar disusun secara arsitektural oleh manusia purba.

“Ketertarikan terhadap situs ini juga datang dari kalangan akademisi, termasuk Prof. Ali Akbar dari Universitas Indonesia, yang dikenal sebagai tokoh penting dalam riset situs Gunung Padang,”imbuhnya.

Ia menilai ada kemungkinan keterkaitan antara Gunung Tangkil dan situs Gunung Padang, serta menyambut baik wacana riset kolaboratif lanjutan.

“Meski belum berstatus sebagai situs resmi, Gunung Tangkil saat ini masih menjadi lokasi aktivitas budaya masyarakat setempat,”terangnya.

Beberapa warga diketahui rutin melakukan ritual adat di titik-titik tertentu, yang oleh para peneliti disebut sebagai bentuk budaya berlanjut—warisan leluhur yang masih hidup hingga kini.

“Awalnya kami hanya ingin memverifikasi asal koleksi museum, namun justru menemukan potensi situs megalitik yang baru. Harapannya, ini bisa menjadi cagar budaya di masa depan,”harapnya.

Para peneliti kini menyerukan kepada pemerintah daerah maupun pusat, untuk segera meninjau status kawasan Gunung Tangkil.

“Penetapan sebagai situs cagar budaya dinilai penting demi menjaga warisan sejarah dan identitas budaya yang mulai tersingkap dari balik rimbunnya hutan Sukabumi,” pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Gelar “Deklarasi Rumah Bersama” Jalan Asia Afrika Tutup Sementara

    Pemkot Bandung Gelar “Deklarasi Rumah Bersama” Jalan Asia Afrika Tutup Sementara

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal menggelar Deklarasi Rumah Bersama di sekitaran Jalan Asia Afrika pada Sabtu (15/2/2020). Oleh karenanya, sejumlah ruas jalan bakal ditutup untuk sementara waktu. Ruas jalan yang akan ditutup yakni sepanjang Jalan Asia Afrika mulai dari perempatan Hotel Preanger sampai ke jembatan penyebrangan di depan eks-Palaguna. Kemudian Jalan Tamblong […]

  • Saung Tenaga Surya Hadir Di Taman Tegalega

    Saung Tenaga Surya Hadir Di Taman Tegalega

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Taman Tegalega Kota Bandung kini memiliki fasilitas teranyar, yaitu Saung Tenaga Surya. Di saung ini, para pengunjung taman bisa mengisi daya energi untuk alat elektronik. Tiap sudut meja tersedia Universal Serial Bus (USB) untuk mengisi daya alat elektronik seperti handphone atau laptop. Hadirnya tempat itu diresmikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota […]

  • Pasir Salawe, ODTW Ungguan Desa Wisata Kertawangun

    Pasir Salawe, ODTW Ungguan Desa Wisata Kertawangun

    • calendar_month Sabtu, 24 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Provinsi Jawa Barat telah menetapkan 251 desa sebagai desa wisata. Secara keseluruhan Jabar memiliki lebih dari 5.300 desa yang tersebar di 27 kabupaten/kota. Seluruh desa wisata tersebut akan dikembangkan secara bertahap. Sejatinya, pengembangan desa wisata haruslah dilakukan untuk memberdayakan masyarakat sebagai langkah pemulihan ekonomi di bidang industri pariwisata. Desa wisata juga ditetapkan […]

  • Kejari Bandung Musnahkan Ribuan Bukti Barang Haram, PWI Ikut Tanda Tangan Berita Acara Pemusnahan

    Kejari Bandung Musnahkan Ribuan Bukti Barang Haram, PWI Ikut Tanda Tangan Berita Acara Pemusnahan

    • calendar_month Rabu, 2 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – PWI apresiasi Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung. musnahkan barang bukti narkotika dan psikotropika, obat kesehatan, senjata tajam dan senjata api rakitan yang diperoleh dari sejumlah perkara sejak bulan Mei hingga Oktober 2020. Kegiatan pemusnahan sejumlah barang bukti ini di saksikan unsur Forkopimda antara lain,Pemerintah Kota Bandung, Polrestabes, Kepala Pengadilan Negeri Bandung, BNN Kepala […]

  • Tinjau SDN Sukapura, Tedy Rusmawan Harap Sekolah Terapkan Mitigasi Bencana

    Tinjau SDN Sukapura, Tedy Rusmawan Harap Sekolah Terapkan Mitigasi Bencana

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KET: Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., meninjau SDN Sukapura yang mengalami kebakaran, Rabu (11/1/2023) malam, di Jalan PSM, Kiaracondong, Bandung, Kamis (12/1/2023). Satria/Humpro DPRD Kota Bandung. BANDUNG, — Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., meninjau SDN Sukapura yang mengalami kebakaran, Rabu (11/1/2023) malam, di Jalan PSM, Kiaracondong, Bandung, […]

  • DPRD Kota Sukabumi Segera Bahas Dua Raperda

    DPRD Kota Sukabumi Segera Bahas Dua Raperda

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah dan Raperda Bantuan Hukum untuk Masyarakat Miskin, menjadi prioritas pembahasan oleh DPRP setempat. “Kita dukung penuh kedua raperda tersebut, bahkan menjadi prioritas pembahasan saat ini,”ujar Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, usai Rapat Paripurna Penjelasan Wali Kota Sukabumi, terhadap dua raperda tersebut, […]

expand_less