Breaking News
Trending Tags

Penemuan Arkeologi di Gunung Tangkil Sukabumi: Jejak Sejarah Masa Megalitikum yang Terungkap

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id- Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama sejumlah ahli local, menemukan sebuah arca batu rusak dikawasan Gunung Tangkil, Kabupaen Sukabumi, yang diyakini berasal dari zaman megalitik

Menariknya, arca ini memiliki keunikan kesamaan material dan bentuk arca dengan koleksi yang saat ini dipajang di Museum Prabu Siliwangi, Sukabumi

Pemilik Museum Prabu Siliwangi, Kh. Fajar Laksana menyampaikan, penemuan ini berawal dari observasi lapangan oleh peneliti Zubair Mas’ud, yang menemukan potongan arca saat menyusuri lereng berbatu di area yang tertutup semak belukar.

Hasil identifikasi awal menunjukkan, bahwa komposisi batu arca tersebut identik dengan batuan pada arca-arca yang telah dikurasi di museum.

“Berdasarkan pengamatan awal, batuan arca yang ditemukan di Gunung Tangkil sangat mirip dengan koleksi batu di museum kami. Ini memberikan petunjuk bahwa kawasan ini bisa menjadi pusat peradaban megalitik,” kata Kyai Fajar Laksana dalam seminar arkeologi yang berlangsung pada Rabu (30/7/2025)

Kyai menjelaskan, Gunung Tangkil sendiri hingga kini belum ditetapkan sebagai situs budaya resmi. Lokasinya tersembunyi, alami, dan minim intervensi manusia. Namun, sejumlah temuan baru mengindikasikan bahwa kawasan ini memiliki nilai sejarah tinggi.

“Selain arca, tim juga menemukan batu menhir di Desa Tugu, serta jejak serupa di Gunung Karang — memperkuat dugaan bahwa wilayah ini pernah menjadi pusat peradaban megalitik,”ujar pria yang juga merupakan Pimpinan Ponpes Dzikir Alfath Sukabumi itu.

Tak hanya peninggalan batu, sambung kyai, ratusan pecahan keramik dari abad ke-10 hingga ke-20 juga ditemukan oleh ahli keramik yang terlibat dalam riset tersebut.

“Temuan ini menjadi bukti kuat bahwa Gunung Tangkil pernah menjadi bagian dari jalur perdagangan maritim antara Nusantara dan Tiongkok,”tambahnya.

Atas penemuan itu, BRIN telah mengusulkan agar fragmen keramik dan artefak lain yang ditemukan dapat dipajang di ruang pamer khusus di museum, guna mengedukasi masyarakat tentang sejarah perdagangan kuno di kawasan tersebut.

“Sebagai langkah lanjutan, BRIN merencanakan ekspedisi kembali ke lokasi pada awal September mendatang dengan membawa teknologi pemetaan canggih seperti drone dan LIDAR,”ungkapnya.

Teknologi ini, kata kyai, diharapkan dapat mengungkap keberadaan struktur batuan yang kemungkinan besar disusun secara arsitektural oleh manusia purba.

“Ketertarikan terhadap situs ini juga datang dari kalangan akademisi, termasuk Prof. Ali Akbar dari Universitas Indonesia, yang dikenal sebagai tokoh penting dalam riset situs Gunung Padang,”imbuhnya.

Ia menilai ada kemungkinan keterkaitan antara Gunung Tangkil dan situs Gunung Padang, serta menyambut baik wacana riset kolaboratif lanjutan.

“Meski belum berstatus sebagai situs resmi, Gunung Tangkil saat ini masih menjadi lokasi aktivitas budaya masyarakat setempat,”terangnya.

Beberapa warga diketahui rutin melakukan ritual adat di titik-titik tertentu, yang oleh para peneliti disebut sebagai bentuk budaya berlanjut—warisan leluhur yang masih hidup hingga kini.

“Awalnya kami hanya ingin memverifikasi asal koleksi museum, namun justru menemukan potensi situs megalitik yang baru. Harapannya, ini bisa menjadi cagar budaya di masa depan,”harapnya.

Para peneliti kini menyerukan kepada pemerintah daerah maupun pusat, untuk segera meninjau status kawasan Gunung Tangkil.

“Penetapan sebagai situs cagar budaya dinilai penting demi menjaga warisan sejarah dan identitas budaya yang mulai tersingkap dari balik rimbunnya hutan Sukabumi,” pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musrenbang Dayeuhluhur: Langkah Awal Wujudkan Pembangunan Kota Sukabumi 2026

    Musrenbang Dayeuhluhur: Langkah Awal Wujudkan Pembangunan Kota Sukabumi 2026

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUKABUMI , Mbinews.id – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, digelar pada Selasa (03/12/2024) di aula pertemuan kantor Kelurahan Dayeuhluhur. Acara ini dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, yang turut memberikan arahan terkait perencanaan pembangunan Kota Sukabumi. Kegiatan diawali dengan atraksi seni tari dari warga setempat, menambah semarak suasana musrenbang. […]

  • Pemkab Bandung Kembangkan Aplikasi TiTaTu dan Radio Untuk Percepatan Pelaporan dan Penanganan Peristiwa Kebencanaan

    Pemkab Bandung Kembangkan Aplikasi TiTaTu dan Radio Untuk Percepatan Pelaporan dan Penanganan Peristiwa Kebencanaan

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Dalam upaya mempercepat pelaporan dan penanganan dalam setiap kemungkinan terjadi peristiwa kebencanaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saat ini sedang mempersiapkan pengembangan aplikasi TiTaTu (DiTingali, DidaTa, DibanTu). Saat ini, aplikasi TiTaTu dalam konsep transformasi digital dalam proses pengembangan atas kolaborasi antara BPBD Kabupaten Bandung dengan Dinas […]

  • Satu Hikmah Khotbah Shalat Idul Adha, Berkurban Ajarkan Umat Muslim Dekat Dengan Allah

    Satu Hikmah Khotbah Shalat Idul Adha, Berkurban Ajarkan Umat Muslim Dekat Dengan Allah

    • calendar_month Selasa, 20 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Berkurban bukan sekedar memotong hewan, tetapi mendorong umat muslim untuk semakin dekat dengan Allah. Demikian salah satu hikmah khotbah yang disampaikan Ema Sumarna saat salat Iduladha di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Bandung, Jalan Nyland, 20 Juli 2021. Sekretaris Daerah Kota Bandung ini menjadi khatib Salat Iduladha. Sedangkan bertindak sebagai imam yaitu […]

  • Perluas Kerja Sama, Bank Bjb Jalin Kolaborasi Dengan Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas

    Perluas Kerja Sama, Bank Bjb Jalin Kolaborasi Dengan Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews.id – Sebagai salah satu langkah dalam memperluas kerja sama bisnis perusahaan, bank bjb menjalin kolaborasi dengan Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL). Kerja sama tersebut ditandai dengan proses penandatanganan Nota Kesepahaman Jasa Layanan Perbankan pada Rabu, 06 Oktober 2021 di Jakarta. Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy […]

  • Tertibkan Bandung, Satpol PP Tegaskan Akan Tebang Reklame Ilegal

    Tertibkan Bandung, Satpol PP Tegaskan Akan Tebang Reklame Ilegal

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Selama Juni 2022, Satpol PP Kota Bandung telah menertibkan 16 titik reklame ilegal di Jalan Wastukancana. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang PPHD Satpol PP Kota Bandung, Idris Kuswandi dalam Bandung Menjawab edisi Rabu, 22 Juni 2022. “Sebanyak tiga kali penertiban telah kami lakukan selang dua pekan sekali,” ujar Idris. Dalam satu kali […]

  • Info Para Mancing Mania, Pelet Dan Esen Putra Bojong  Lebarkan Sayap Di wilayah Bandung Raya

    Info Para Mancing Mania, Pelet Dan Esen Putra Bojong Lebarkan Sayap Di wilayah Bandung Raya

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Produk pelet dan Esen putra Bojong (PB) yang sudah terbilang brand merk yang sudah dikenal di kalangan pada para Mancing mania di wilayah priayangn timur berlokasi Desa Sukamulya kecamatan Caihaurbeuti kabupaten ciamis, Tasikmalaya “Cukup dikenal karena produknya putra bojong di priyangan timur saat inipakan pelet dan esen ikan mas untuk para pemancing […]

expand_less