Breaking News
Trending Tags

Strategi Kolaborasi Ala Dinsos Kota Bandung, Gelandangan dan Pengemis Jadi Prioritas Penanganan

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, dr. H. Yorisa Sativa, M.Kes, membeberkan soal kompleksitas dan strategi penanganan permasalahan kesejahteraan sosial di Kota Bandung yang berpenduduk hampir 2,6 juta jiwa ini. Dan menyoroti sektor ekonomi sebagai akar dari banyak persoalan sosial di Kota Bandung.

Hal itu diungkap Kadinsos yang baru menjabat sejak 10 Juli 2025 dalam podcast Basa Basi yang digelar Pokja PWI Kota Bandung, pada Rabu, 1 Oktober 2025.

“Bandung adalah magnet kuat bagi pendatang se-Jawa Barat dan menjadi barometer provinsi. Namun, dampaknya terhadap kesejahteraan sosial sangat nyata. Ketika kebutuhan ekonomi tidak terpenuhi, sebagian masyarakat memilih ke jalan, yang meski tidak dibenarkan, merupakan realita akibat sempitnya lapangan pekerjaan,” ujar Yorisa.

Gelandangan dan Pengemis Masuk Prioritas Penanganan

Berdasarkan Permensos Nomor 8 Tahun 2012, terdapat 26 jenis Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Yorisa mengungkapkan, hampir semua jenis PPKS tersebut ada di Bandung, dengan gelandangan dan pengemis sebagai yang paling dominan.

Berbagai modus kerap ditemui, seperti penggunaan “kaki palsu” untuk mengelabui dan memanfaatkan rasa iba.

“Ironisnya, ‘sukses story’ dari aksi seperti ini justru menggiurkan warga lain dan menimbulkan dampak peniruan. Ini menjadi pekerjaan rumah kami untuk terus menyisir dan mereduksinya,” tambahnya.

Strategi Kolaborasi dengan Keterbatasan SDM

Dengan personil yang kurang dari 100 orang, Dinsos Kota Bandung tak bisa bekerja sendirian. Yorisa mengaku optimis dan tak mau “mati gaya”. Strategi utama yang diusung adalah kolaborasi.

“Kami memanfaatkan kekuatan eksternal. Kami berperan sebagai koordinator dan regulator,” jelasnya.

Kolaborasi tersebut melibatkan:

  1. PSKS (Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial): Termasuk di dalamnya Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang didukung Kemensos, dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dengan target 10 orang per kelurahan.
  2. Karang Taruna: Berperan dalam proteksi sosial di tingkat komunitas.
  3. Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS): Dari 90 LKS yang terdaftar, sekitar 60 yang aktif, dan 40 di antaranya sangat aktif dalam program pendidikan dan kesehatan.
  4. TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) Perusahaan: Menjadi mitra strategis dalam pendanaan dan program.

Pusat Layanan: Online dan Offline Jadi Tumpuan Keluhan

Sebagai pintu masuk aduan masyarakat, Dinsos Kota Bandung mengoperasikan Pusat Data Pelayanan dan Pusat Pelayanan Pelanggan. Yorisa mengakui kerap menerima laporan yang disampaikan dengan emosi dan kekecewaan.

“Sekitar 30% aduan datang secara offline, dan 70% secara online. Untuk yang online, kami targetkan 100% terjawab. Tim kami akan menerima, mendampingi, dan mengarahkan warga kepada solusi yang tepat, termasuk ke rumah singgah yang kami sediakan. Prinsipnya, kami ingin memanusiakan masyarakat,” tegasnya.

Program Unggulan Pemkot: Warga Jaga Warga dan Warga Jaga Kota

Diantara berbagai program, Yorisa menyebutkan dua inisiatif unggulan. Pertama, Program Wajawa Wajako (warga jaga warga, warga jaga kota) yang mendorong kepedulian sosial dengan slogan “yang tau tetangga susah, bantu”.

Selain itu, Dinsos Kota Bandung sangat mendukung dengan keberadaan Sekolah Rakyat yang menyasar masyarakat dari desil 1 dan 2 (kelompok berpenghasilan terendah).

“Tujuannya adalah mengurangi pengeluaran masyarakat, sekaligus meningkatkan pendapatan ekonomi mereka. Dengan demikian, kami bisa menyisir kantong-kantong kemiskinan secara lebih efektif,” paparnya.

Dengan segenap tantangan yang ada, Yorisa Sativa menegaskan komitmennya untuk mempertahankan dan meningkatkan kesejahteraan sosial—sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya—melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat Kota Bandung. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Untuk Kelancaran Program Tahun 2020, Pemkot Sukabumi Percepat Penyusunan RKA

    Untuk Kelancaran Program Tahun 2020, Pemkot Sukabumi Percepat Penyusunan RKA

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id -Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus melakukan pembenahan terhadap program -program yang akan dijalankan pada tahun 2020 nanti. Salah satunya mempercepat penyusunan perencanaan pengadaan yang dananya bersumber dari APBD. Hal tersebut juga bersamaan dengan proses penyusunan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) perangkat daerah. Selain itu juga, seiring dengan rampungnya pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Priorotas […]

  • Hari Lanjut Usia 2022: ACT Dan PWI Kota Bandung berikan Puluhan Paket Pangan Untuk Para Lansia

    Hari Lanjut Usia 2022: ACT Dan PWI Kota Bandung berikan Puluhan Paket Pangan Untuk Para Lansia

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 228
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Tepat di tanggal 9 Juni 2022 ini ACT dan PWI Kota Bandung turut serta dalam memperingati Hari Lansia Nasional (HLUN). Kegiatan ini berjalan cukup meriah. Sekitar 300 Lansia dihadirkan dalam acara ini dari 30 Kecamatan dan juga 200 Relawan Sahabat Asuh Lansia Kota Bandung. Bertempat di Plaza Balaikota Bandung, kegiatan ini dihadiri […]

  • Pemerintah Kota Sukabumi Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Tekan Inflasi

    Pemerintah Kota Sukabumi Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Tekan Inflasi

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id  – Dalam upaya menanggulangi inflasi yang tercatat sebagai yang tertinggi di Jawa Barat pada akhir tahun 2024, Pemerintah Kota Sukabumi terus berinovasi dengan berbagai langkah strategis. Salah satunya adalah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), yang kali ini dilaksanakan di Lapang Renyah, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, pada Senin (20/01/2025). Penjabat Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, […]

  • DPRD Bandung Dukung 220 Titik Pengelolaan Sampah, Nunung Tekankan Peran Warga

    DPRD Bandung Dukung 220 Titik Pengelolaan Sampah, Nunung Tekankan Peran Warga

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 776
    • 0Komentar

      BANDUNG,Mbinews  – Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Nunung Nurasiah, S.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada keterlibatan aktif masyarakat dalam mengurangi, memilah, dan mengolah sampah sejak dari sumbernya. Hal tersebut disampaikan Nunung saat menjadi narasumber dalam siaran langsung Radio Sonata dan PRFM bertema “Pemkot Bandung […]

  • bank bjb Hadirkan ORI027, Investasi Stabil dengan Kupon Hingga 6,75%

    bank bjb Hadirkan ORI027, Investasi Stabil dengan Kupon Hingga 6,75%

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Masyarakat semakin menyadari pentingnya investasi sebagai strategi keuangan jangka panjang. Salah satu instrumen investasi yang kini ditawarkan oleh pemerintah adalah Obligasi Ritel Indonesia (ORI027). Sebagai agen distribusi resmi, bank bjb menyediakan akses mudah bagi masyarakat yang ingin berinvestasi di ORI027, yang memberikan kupon tetap hingga 6,75% per tahun. ORI027 hadir dalam dua […]

  • Himbauwan Pemkab Bandung Jika Di Lalaikan, Dadang Naser : Khawatir Ada ODP & PDP

    Himbauwan Pemkab Bandung Jika Di Lalaikan, Dadang Naser : Khawatir Ada ODP & PDP

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG, MBInews.id – Upaya pencegahan penyebaran virus covid-19, pemerintah kabupaten Bandung mengeluarkan surat edaran edaran (SE nomor 443/730/umum),untuk masyarakat disaat beraktifitas atau keluar rumah selalu mengunakan masker. SE nomor 443/730/umum itu, Dadang M Naser mengungkapkan, dalam rangka peningkatan dan kesiapsiagaan Kabupaten Bandung dalam mengantisipasi virus corona (covid-19), dalam peletakan batu pertama di pasar baru […]

expand_less