Breaking News
Trending Tags

Komisi II DPRD Soroti Anggaran Siluman di BPKPD Kota Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Inggu Sudeni, menyoroti munculnya sejumlah program yang disebutnya sebagai program siluman dalam dokumen Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2025.

Menurut Inggu, sedikitnya terdapat enam kegiatan pemerintahan dengan total anggaran mencapai 1,32 miliar Rupiah yang sebelumnya tidak pernah dibahas dalam proses perencanaan maupun penyusunan perubahan APBD tersebut.

Inggu menyampaikan hal itu usai menelusuri beberapa dokumen dan kegiatan yang tiba-tiba muncul dalam daftar perubahan anggaran. Ia menilai, kehadiran kegiatan-kegiatan itu mencurigakan karena tidak melalui mekanisme yang semestinya, termasuk pembahasan di tingkat komisi dan Banggar DPRD.

“Kami menemukan setidaknya tujuh kegiatan yang tidak tercantum dalam proses perencanaan maupun pembahasan di perubahan APBD. Ini jelas janggal dan perlu dipertanyakan asal-usulnya,” tegas politikus dari Fraksi PKS Kota Sukabumi, Minggu (12/10/2025).

Tujuh Kegiatan Bernilai Rp1,32 Miliar

Dari hasil penelusuran Inggu, tujuh kegiatan yang disebut “siluman” tersebut terdiri atas empat kegiatan jasa konsultan, dan dua kegiatan jasa konstruksi.

Rinciannya antara lain:

  1. Jasa Konsultan Pengawas Rehabilitasi Bangunan Gudang Cikujang sebesar Rp24 juta.
  2. Jasa Konsultan Perencanaan Rehabilitasi Bangunan Cikujang sebesar Rp36 juta.
  3. Jasa Konstruksi Rehabilitasi Bangunan Cikujang sebesar Rp400 juta.
  4. Jasa Konstruksi Pembangunan Gedung Record Center BPKPD sebesar Rp400 juta.
  5. Jasa Konsultan Perencanaan Rehabilitasi Gedung Sekretariat Pramuka Kota Sukabumi sebesar Rp36 juta.
  6. Jasa Konsultan Pengawas Rehabilitasi Gedung Sekretariat Pramuka Kota Sukabumi sebesar Rp24 juta.
  7. JasaKonstruksi Rehabilitasi Gedung Sekretariat Pramuka Kota Sukabumi sebesar Rp400 juta.

Inggu menilai, selain tidak melalui mekanisme perencanaan yang benar, sejumlah kegiatan itu juga tidak diketahui oleh instansi atau pihak yang disebut dalam kegiatan tersebut.

Ketua Pramuka Tidak Tahu Ada Rehabilitasi Sekretariat

Salah satu contoh yang disoroti adalah kegiatan rehabilitasi Gedung Sekretariat Pramuka Kota Sukabumi. Berdasarkan hasil konfirmasi Inggu kepada Ketua Kwarcab Pramuka Kota Sukabumi, yang bersangkutan tidak mengetahui adanya rencana rehabilitasi tersebut.

“Ketika kami tanya ke Ketua Pramuka, beliau malah heran karena tidak pernah menerima informasi apa pun soal rehabilitasi sekretariat. Ini memperkuat dugaan bahwa kegiatan tersebut disusun tanpa koordinasi dan tanpa dasar kebutuhan riil,” ujar Inggu.

Inggu meminta pemerintah kota dan tim anggaran daerah menjelaskan secara terbuka dasar munculnya kegiatan-kegiatan tersebut. Ia juga mendesak agar Inspektorat Kota Sukabumi melakukan audit internal, terutama pada kegiatan yang muncul tanpa proses perencanaan resmi.

“Kalau benar ada kegiatan yang tidak pernah dibahas, maka ini adalah pelanggaran terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah. Kami di DPRD tidak bisa tinggal diam,” tegasnya.

Menurutnya, fenomena ini tidak boleh dibiarkan karena berpotensi menimbulkan penyimpangan anggaran dan merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Pemerintah Diminta Hentikan Praktik Tidak Transparan

Lebih lanjut, Inggu menegaskan bahwa praktik semacam ini bisa dikategorikan sebagai maladministrasi anggaran. Ia berharap kepala daerah turun tangan langsung untuk memastikan setiap kegiatan dalam APBD benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan telah melalui prosedur hukum yang berlaku.

“Kalau ada program yang tiba-tiba muncul tanpa perencanaan, itu artinya sistem penganggaran kita bermasalah. DPRD akan mengawal dan memastikan agar setiap rupiah uang rakyat digunakan secara benar,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Muchendra juga menyampaikan hal yang serupa. Dirinya mengaku telah meminta klarifikasi Kepala BPKPD Kota Sukabumi, namun tak kunjung mendapat respon dari badan pengelola keuangan daerah Kota Sukabumi tersebut.

“Kami dari Komisi II DPRD Kota Sukabumi sudah mencoba menghubungi kepala BPKPD bu galih untuk klarifikasi tapi belum mendapatkan jawaban,” singkat Muchendra.

Bahkan, menurutnya legislator dari Fraksi PPP itu juga sudah sempat meminta DPA ke TAPD Kota Sukabumi, namun hingga saat ini tak kunjung diberikan. “Dari awal kami sudah meminta DPA, namun masih belum diberikan hingga saat ini,” ujarnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oded Berharap Koperasi Menjadi Soko Perekonomian Kota Bandung

    Oded Berharap Koperasi Menjadi Soko Perekonomian Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Gerakan koperasi di indonesia lahir tahun 1947, tepatnya di Tasikmalaya Jawa Barat. Sebagai tanah kelahiran gerakan koperasi, warga Jawa Barat, seharusnya bangga dan menjadi pelopor koperasi di Indonesia terutama di Kota Bandung. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Oded M. Danial saat memberikan sambutan secara virtual pada acara Peringatan Hari Jadi ke-74 […]

  • Omnibus Law Cara Pemerintah Memanusiakan Manusia

    Omnibus Law Cara Pemerintah Memanusiakan Manusia

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Pemerintah terus berupaya dalam rancangan undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja bisa mengakomodir semua kepentingan rakyat khususnya para pekerja di seluruh Indonesia. Bahkan draf yang sudah disampaikan ke DPR untuk dibahas sudah melalui proses yang panjang walaupun masih ada pertentangan dari para Serikat Pekerja. Hal ini terungkap dalam Indonesia Podcast Show 03 yang […]

  • Warga Di Gegerkan Vidio Dugaan Money Poltik, Salah Satu Partai Pengusung Paslon Pilkada Bandung

    Warga Di Gegerkan Vidio Dugaan Money Poltik, Salah Satu Partai Pengusung Paslon Pilkada Bandung

    • calendar_month Senin, 7 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    SOREANG, Masa tenang Pilbup Bandung 2020, masyarakat digegerkan dengan adanya sejumlah video dugaan money politic yang tersebar di berbagai media sosial, baik di grup WhatsApp hingga Facebook. Dari sejumlah tayangan video tersebut, sejumlah masyarakat menangkap basah sebuah mobil yang tengah membawa sejumlah sembako. Selain itu, ditemukan juga 23 amplop berisi uang senilai Rp150 ribu. Tertangkap […]

  • Pemkot Sukabumi Tergetkan Pembangunan Pendestrian Jalan Djuanda Tuntas Akhir Tahun

    Pemkot Sukabumi Tergetkan Pembangunan Pendestrian Jalan Djuanda Tuntas Akhir Tahun

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Pemerintah Kota Sukabumi mulai melakukan pembangunan pendestrian Jalan Ir. Djuanda (Dago). Berdasarkan jadwal, pekerjaan akan memakan waktu sekitar 65 hari kedepan, dengan menelan anggaran mencapai Rp2,5 miliar lebih.Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengungkapkan, pembangunan pendestrian ini sebagai upaya menata kota agar lebih indah dan jadi tempat berkumpul warga Kota Sukabumi. Sebab, aku Fahmi, konsepnya kawasan Dago […]

  • Fungsi PSU harus sesuai dengan Site Plan

    Fungsi PSU harus sesuai dengan Site Plan

    • calendar_month Senin, 5 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Komisi C DPRD Kota Bandung menerima Audiensi warga Komplek Griya Cempaka Arum, terkait penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) di Gedung DPRD Kota Bandung, Senin (05/06/2023). Hadir dalam Rapat tersebut ,Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Yudi Cahyadi, S.P., Wakil Ketua Komisi C Ir. H. Agus Gunawan, Anggota Komisi C Aan Andi […]

  • DPRD Jabar Terima Audensi KSPSI Jabar

    DPRD Jabar Terima Audensi KSPSI Jabar

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menerima audiesi serikat pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat, Kamis 12 Mei 2022. Dalam kesempatan tersebut audiensi dihadari oleh sejumlah Anggota DPRD Jabar diantaranya Abdul Hadi Wijaya, Rafael Situmorang, dan Raden Tedi. Abdul Hadi Wijaya yang juga Wakil […]

expand_less