Breaking News
Trending Tags

Komisi II DPRD Soroti Anggaran Siluman di BPKPD Kota Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Inggu Sudeni, menyoroti munculnya sejumlah program yang disebutnya sebagai program siluman dalam dokumen Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2025.

Menurut Inggu, sedikitnya terdapat enam kegiatan pemerintahan dengan total anggaran mencapai 1,32 miliar Rupiah yang sebelumnya tidak pernah dibahas dalam proses perencanaan maupun penyusunan perubahan APBD tersebut.

Inggu menyampaikan hal itu usai menelusuri beberapa dokumen dan kegiatan yang tiba-tiba muncul dalam daftar perubahan anggaran. Ia menilai, kehadiran kegiatan-kegiatan itu mencurigakan karena tidak melalui mekanisme yang semestinya, termasuk pembahasan di tingkat komisi dan Banggar DPRD.

“Kami menemukan setidaknya tujuh kegiatan yang tidak tercantum dalam proses perencanaan maupun pembahasan di perubahan APBD. Ini jelas janggal dan perlu dipertanyakan asal-usulnya,” tegas politikus dari Fraksi PKS Kota Sukabumi, Minggu (12/10/2025).

Tujuh Kegiatan Bernilai Rp1,32 Miliar

Dari hasil penelusuran Inggu, tujuh kegiatan yang disebut “siluman” tersebut terdiri atas empat kegiatan jasa konsultan, dan dua kegiatan jasa konstruksi.

Rinciannya antara lain:

  1. Jasa Konsultan Pengawas Rehabilitasi Bangunan Gudang Cikujang sebesar Rp24 juta.
  2. Jasa Konsultan Perencanaan Rehabilitasi Bangunan Cikujang sebesar Rp36 juta.
  3. Jasa Konstruksi Rehabilitasi Bangunan Cikujang sebesar Rp400 juta.
  4. Jasa Konstruksi Pembangunan Gedung Record Center BPKPD sebesar Rp400 juta.
  5. Jasa Konsultan Perencanaan Rehabilitasi Gedung Sekretariat Pramuka Kota Sukabumi sebesar Rp36 juta.
  6. Jasa Konsultan Pengawas Rehabilitasi Gedung Sekretariat Pramuka Kota Sukabumi sebesar Rp24 juta.
  7. JasaKonstruksi Rehabilitasi Gedung Sekretariat Pramuka Kota Sukabumi sebesar Rp400 juta.

Inggu menilai, selain tidak melalui mekanisme perencanaan yang benar, sejumlah kegiatan itu juga tidak diketahui oleh instansi atau pihak yang disebut dalam kegiatan tersebut.

Ketua Pramuka Tidak Tahu Ada Rehabilitasi Sekretariat

Salah satu contoh yang disoroti adalah kegiatan rehabilitasi Gedung Sekretariat Pramuka Kota Sukabumi. Berdasarkan hasil konfirmasi Inggu kepada Ketua Kwarcab Pramuka Kota Sukabumi, yang bersangkutan tidak mengetahui adanya rencana rehabilitasi tersebut.

“Ketika kami tanya ke Ketua Pramuka, beliau malah heran karena tidak pernah menerima informasi apa pun soal rehabilitasi sekretariat. Ini memperkuat dugaan bahwa kegiatan tersebut disusun tanpa koordinasi dan tanpa dasar kebutuhan riil,” ujar Inggu.

Inggu meminta pemerintah kota dan tim anggaran daerah menjelaskan secara terbuka dasar munculnya kegiatan-kegiatan tersebut. Ia juga mendesak agar Inspektorat Kota Sukabumi melakukan audit internal, terutama pada kegiatan yang muncul tanpa proses perencanaan resmi.

“Kalau benar ada kegiatan yang tidak pernah dibahas, maka ini adalah pelanggaran terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah. Kami di DPRD tidak bisa tinggal diam,” tegasnya.

Menurutnya, fenomena ini tidak boleh dibiarkan karena berpotensi menimbulkan penyimpangan anggaran dan merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Pemerintah Diminta Hentikan Praktik Tidak Transparan

Lebih lanjut, Inggu menegaskan bahwa praktik semacam ini bisa dikategorikan sebagai maladministrasi anggaran. Ia berharap kepala daerah turun tangan langsung untuk memastikan setiap kegiatan dalam APBD benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan telah melalui prosedur hukum yang berlaku.

“Kalau ada program yang tiba-tiba muncul tanpa perencanaan, itu artinya sistem penganggaran kita bermasalah. DPRD akan mengawal dan memastikan agar setiap rupiah uang rakyat digunakan secara benar,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Muchendra juga menyampaikan hal yang serupa. Dirinya mengaku telah meminta klarifikasi Kepala BPKPD Kota Sukabumi, namun tak kunjung mendapat respon dari badan pengelola keuangan daerah Kota Sukabumi tersebut.

“Kami dari Komisi II DPRD Kota Sukabumi sudah mencoba menghubungi kepala BPKPD bu galih untuk klarifikasi tapi belum mendapatkan jawaban,” singkat Muchendra.

Bahkan, menurutnya legislator dari Fraksi PPP itu juga sudah sempat meminta DPA ke TAPD Kota Sukabumi, namun hingga saat ini tak kunjung diberikan. “Dari awal kami sudah meminta DPA, namun masih belum diberikan hingga saat ini,” ujarnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mau Kuliah S1, S2? Di UPMI Aja, 10 Jurusan Terfavorit dan Tersedia Beasiswa

    Mau Kuliah S1, S2? Di UPMI Aja, 10 Jurusan Terfavorit dan Tersedia Beasiswa

    • calendar_month Rabu, 23 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    MEDAN – Melanjutkan jenjang pendidikan (belajar) di kampus tentu merupakan cita-cita setiap kawula muda dari dahulu kala hingga masa kini. Sebab, dengan menempuh pendidikan di perguruan tinggi banyak orang percaya masa depan mereka akan menjadi lebih mudah setelah lulus kuliah. Seperti mengartikan kutipan kata dari Nelson Mandela, Presiden Afrika Selatan sejak 1994 sampai 1999 mengatakan “Pendidikan […]

  • Kadisnaker Kota Bandung Raih Gelar Magister Yudisium Summa Cum Laude

    Kadisnaker Kota Bandung Raih Gelar Magister Yudisium Summa Cum Laude

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung Arief Syaifudin berhasil meraih Gelar Magister Manajemen Pariwisata (M.Par.). Arief menyelesaikan Sidang Tesis Manajemen Pariwisata, Yudisium Summa Cum laude dengan IPK 4.0. Pria kelahiran Bandung, 11 Januari 1969 itu melalui masa perkuliahan di Prodi Pariwisata Berkelanjutan di Sekolah Pascasarjana Universitas Padjajaran. Arief melakukan penelitian untuk tesis […]

  • Pemkot Bandung Guyur Rp52,1 Miliar untuk Atlet Berprestasi

    Pemkot Bandung Guyur Rp52,1 Miliar untuk Atlet Berprestasi

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kota Bandung memberikan penghargaan kepada insan olahraga yang telah berprestasi pada Porda XIII dan Peparda V Tahun 2018. Penghargaan tersebut berupa bonus dengan total Rp52,1 miliar. Penghargaan diberikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Oded M Danial di Hotel Horison Bandung, Jalan Pelajar Pejuang, Selasa (23/4/2019). Turut mendampingi, Wakil Wali Kota Bandung, Yana […]

  • Saeful Bachri :  Partai Demokrat Kab Bandung Pastikan Pasangan BEDAS Unggul Di Pilkada Kab Bandung

    Saeful Bachri : Partai Demokrat Kab Bandung Pastikan Pasangan BEDAS Unggul Di Pilkada Kab Bandung

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – konsolidasi Partai Demokrat dengan tim koalisi BEDAS, berikut Kesepakatan Partai Demokrat Kab Bandung untuk kemenangan Bedas (6/10/2024) di gedung Wirautama Graha Ciparay Kab Bandung . Acara dihadiri Ali Syakieb Calon Wakil Bupati Bandung beserta tim BEDAS serta pengurus Partai Demokrat dan juga tim Bedas, berikut konstituen Partai Demokrat, sambil menyaksikan orasi […]

  • Upaya Pemkot Bandung Dalam Menurunkan Angka Stunting

    Upaya Pemkot Bandung Dalam Menurunkan Angka Stunting

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota Bandung dalam menurunkan angka stunting. Mulai dari pencegahan, penanganan, hingga pembentukan Satgas ODF (Open Defecation Free). Sebab, menurut Kepala Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Bandung, Nila Avianti, ada tiga poin utama yang mempengaruhi terjadinya stunting yakni pola makan, pola asuh, dan sanitasi yang […]

  • Akhirnya Terpilih  10 Bupati Dan Walikota  Penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

    Akhirnya Terpilih 10 Bupati Dan Walikota Penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id  –Akhirnya Dewan Juri berhasil memilih 10 Bupati/Walikota Calon Penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat. Dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Februari 2020. Setelah melalui perdebatan panjang, di kantor PWI Pusat, Gedung Dewan Pers Lantai 4, Jl. Kebon Sirih no. 34 Jakarta Pusat, Jumat (27/12/2019). Dewan Juri terdiri dari […]

expand_less