Breaking News
Trending Tags

Komisi II DPRD Soroti Anggaran Siluman di BPKPD Kota Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Inggu Sudeni, menyoroti munculnya sejumlah program yang disebutnya sebagai program siluman dalam dokumen Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2025.

Menurut Inggu, sedikitnya terdapat enam kegiatan pemerintahan dengan total anggaran mencapai 1,32 miliar Rupiah yang sebelumnya tidak pernah dibahas dalam proses perencanaan maupun penyusunan perubahan APBD tersebut.

Inggu menyampaikan hal itu usai menelusuri beberapa dokumen dan kegiatan yang tiba-tiba muncul dalam daftar perubahan anggaran. Ia menilai, kehadiran kegiatan-kegiatan itu mencurigakan karena tidak melalui mekanisme yang semestinya, termasuk pembahasan di tingkat komisi dan Banggar DPRD.

“Kami menemukan setidaknya tujuh kegiatan yang tidak tercantum dalam proses perencanaan maupun pembahasan di perubahan APBD. Ini jelas janggal dan perlu dipertanyakan asal-usulnya,” tegas politikus dari Fraksi PKS Kota Sukabumi, Minggu (12/10/2025).

Tujuh Kegiatan Bernilai Rp1,32 Miliar

Dari hasil penelusuran Inggu, tujuh kegiatan yang disebut “siluman” tersebut terdiri atas empat kegiatan jasa konsultan, dan dua kegiatan jasa konstruksi.

Rinciannya antara lain:

  1. Jasa Konsultan Pengawas Rehabilitasi Bangunan Gudang Cikujang sebesar Rp24 juta.
  2. Jasa Konsultan Perencanaan Rehabilitasi Bangunan Cikujang sebesar Rp36 juta.
  3. Jasa Konstruksi Rehabilitasi Bangunan Cikujang sebesar Rp400 juta.
  4. Jasa Konstruksi Pembangunan Gedung Record Center BPKPD sebesar Rp400 juta.
  5. Jasa Konsultan Perencanaan Rehabilitasi Gedung Sekretariat Pramuka Kota Sukabumi sebesar Rp36 juta.
  6. Jasa Konsultan Pengawas Rehabilitasi Gedung Sekretariat Pramuka Kota Sukabumi sebesar Rp24 juta.
  7. JasaKonstruksi Rehabilitasi Gedung Sekretariat Pramuka Kota Sukabumi sebesar Rp400 juta.

Inggu menilai, selain tidak melalui mekanisme perencanaan yang benar, sejumlah kegiatan itu juga tidak diketahui oleh instansi atau pihak yang disebut dalam kegiatan tersebut.

Ketua Pramuka Tidak Tahu Ada Rehabilitasi Sekretariat

Salah satu contoh yang disoroti adalah kegiatan rehabilitasi Gedung Sekretariat Pramuka Kota Sukabumi. Berdasarkan hasil konfirmasi Inggu kepada Ketua Kwarcab Pramuka Kota Sukabumi, yang bersangkutan tidak mengetahui adanya rencana rehabilitasi tersebut.

“Ketika kami tanya ke Ketua Pramuka, beliau malah heran karena tidak pernah menerima informasi apa pun soal rehabilitasi sekretariat. Ini memperkuat dugaan bahwa kegiatan tersebut disusun tanpa koordinasi dan tanpa dasar kebutuhan riil,” ujar Inggu.

Inggu meminta pemerintah kota dan tim anggaran daerah menjelaskan secara terbuka dasar munculnya kegiatan-kegiatan tersebut. Ia juga mendesak agar Inspektorat Kota Sukabumi melakukan audit internal, terutama pada kegiatan yang muncul tanpa proses perencanaan resmi.

“Kalau benar ada kegiatan yang tidak pernah dibahas, maka ini adalah pelanggaran terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah. Kami di DPRD tidak bisa tinggal diam,” tegasnya.

Menurutnya, fenomena ini tidak boleh dibiarkan karena berpotensi menimbulkan penyimpangan anggaran dan merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Pemerintah Diminta Hentikan Praktik Tidak Transparan

Lebih lanjut, Inggu menegaskan bahwa praktik semacam ini bisa dikategorikan sebagai maladministrasi anggaran. Ia berharap kepala daerah turun tangan langsung untuk memastikan setiap kegiatan dalam APBD benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan telah melalui prosedur hukum yang berlaku.

“Kalau ada program yang tiba-tiba muncul tanpa perencanaan, itu artinya sistem penganggaran kita bermasalah. DPRD akan mengawal dan memastikan agar setiap rupiah uang rakyat digunakan secara benar,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Muchendra juga menyampaikan hal yang serupa. Dirinya mengaku telah meminta klarifikasi Kepala BPKPD Kota Sukabumi, namun tak kunjung mendapat respon dari badan pengelola keuangan daerah Kota Sukabumi tersebut.

“Kami dari Komisi II DPRD Kota Sukabumi sudah mencoba menghubungi kepala BPKPD bu galih untuk klarifikasi tapi belum mendapatkan jawaban,” singkat Muchendra.

Bahkan, menurutnya legislator dari Fraksi PPP itu juga sudah sempat meminta DPA ke TAPD Kota Sukabumi, namun hingga saat ini tak kunjung diberikan. “Dari awal kami sudah meminta DPA, namun masih belum diberikan hingga saat ini,” ujarnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forkompinda Jabar Serahkan 2400 Sembako Untuk Warga Sukabumi

    Forkompinda Jabar Serahkan 2400 Sembako Untuk Warga Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Barat bersama dengan Forkompinda Kota Sukabumi menyerahkan ratusan sembako kepada warga masyarakat kota Sukabumi yang terdampak Covid-19 di Mapolres Sukabumi Kota, Jumat (4/12/20). Secara simbolis Forkopimda Provinsi Jawa Barat memberikan sembako tersebut kepada 6 orang penerim dan dibagikan langsung melalui Babinkamtibmas, Babinsa dan Satpol PP […]

  • Di Pemilu 2024, Ketua PWI Kota Sukabumi Ingatkan Anggotanya Jaga Netralitas

    Di Pemilu 2024, Ketua PWI Kota Sukabumi Ingatkan Anggotanya Jaga Netralitas

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Ketua Persatuan Wartawan (PWI) Kota Sukabumi, Ikbal Zaelani Saptari, mengingatkan seluruh anggota PWI agar mendukung Pemilu yang jujur dam adil. Untuk itu, didirnya mengajak wartawan untuk menjaga netralitas pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. “Kami mengajak wartawan khususnya, anggota PWI Kota Sukabumi untuk bersikap netral dalam meliput pesta demokrasi atau Pilkada tahun 2024 ini,” […]

  • Dukung Pojok Musik Lapas Ciamis, Yayasan Bakti Anak Negeri Merasa Dikesampingkan

    Dukung Pojok Musik Lapas Ciamis, Yayasan Bakti Anak Negeri Merasa Dikesampingkan

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    CIAMIS,MBINEWS — Gemuruh tepuk tangan dan meriahnya penampilan musisi nasional pada acara Harmoni Tanpa Batas di Ciamis belum sepenuhnya meredakan kekecewaan sejumlah pihak. Di balik suksesnya perhelatan tersebut, Yayasan Bakti Anak Negeri menilai kontribusinya sebagai pendukung utama acara seolah tenggelam dan tidak mendapat pengakuan yang semestinya. Acara yang merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Ciamis, Polres […]

  • Free Handwritten Script Font

    Free Handwritten Script Font

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country. […]

  • Hukum Dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Kurban Saat Wabah PMK Menurut Fatwa MUI

    Hukum Dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Kurban Saat Wabah PMK Menurut Fatwa MUI

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa hukum dan panduan pelaksanaan ibadah kurban saat kondisi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). PMK merupakan penyakit hewan yang disebankan oleh virus yang sangat menular dan menyerang hewan berkuku genap/belah seperti sapi, kerbau dan kambing. Berdasarkan Fatwa Nomor 32 Tahun 2022 tentang Hukum dan Panduan Pelaksanaan […]

  • Anggaran Perubahan Bakal Memprioritaskan Pembangunan Pendidikan dan Kesehatan

    Anggaran Perubahan Bakal Memprioritaskan Pembangunan Pendidikan dan Kesehatan

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Suryaningsih, SH, menegaskan bahwa dalam program-program pembangunan di dalam anggaran perubahan, akan memprioritaskan kepada pembangunan pendidikan, yaitu membantu anak sekolah yang kurang mampu. Hal itu dikatakan Rieke Suryaningsih SH di sela-sela gladi bersih pelantikan DPRD Kota Bandung, di Sekretariat […]

expand_less