Breaking News
Trending Tags

Komisi II DPRD Soroti Anggaran Siluman di BPKPD Kota Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Inggu Sudeni, menyoroti munculnya sejumlah program yang disebutnya sebagai program siluman dalam dokumen Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2025.

Menurut Inggu, sedikitnya terdapat enam kegiatan pemerintahan dengan total anggaran mencapai 1,32 miliar Rupiah yang sebelumnya tidak pernah dibahas dalam proses perencanaan maupun penyusunan perubahan APBD tersebut.

Inggu menyampaikan hal itu usai menelusuri beberapa dokumen dan kegiatan yang tiba-tiba muncul dalam daftar perubahan anggaran. Ia menilai, kehadiran kegiatan-kegiatan itu mencurigakan karena tidak melalui mekanisme yang semestinya, termasuk pembahasan di tingkat komisi dan Banggar DPRD.

“Kami menemukan setidaknya tujuh kegiatan yang tidak tercantum dalam proses perencanaan maupun pembahasan di perubahan APBD. Ini jelas janggal dan perlu dipertanyakan asal-usulnya,” tegas politikus dari Fraksi PKS Kota Sukabumi, Minggu (12/10/2025).

Tujuh Kegiatan Bernilai Rp1,32 Miliar

Dari hasil penelusuran Inggu, tujuh kegiatan yang disebut “siluman” tersebut terdiri atas empat kegiatan jasa konsultan, dan dua kegiatan jasa konstruksi.

Rinciannya antara lain:

  1. Jasa Konsultan Pengawas Rehabilitasi Bangunan Gudang Cikujang sebesar Rp24 juta.
  2. Jasa Konsultan Perencanaan Rehabilitasi Bangunan Cikujang sebesar Rp36 juta.
  3. Jasa Konstruksi Rehabilitasi Bangunan Cikujang sebesar Rp400 juta.
  4. Jasa Konstruksi Pembangunan Gedung Record Center BPKPD sebesar Rp400 juta.
  5. Jasa Konsultan Perencanaan Rehabilitasi Gedung Sekretariat Pramuka Kota Sukabumi sebesar Rp36 juta.
  6. Jasa Konsultan Pengawas Rehabilitasi Gedung Sekretariat Pramuka Kota Sukabumi sebesar Rp24 juta.
  7. JasaKonstruksi Rehabilitasi Gedung Sekretariat Pramuka Kota Sukabumi sebesar Rp400 juta.

Inggu menilai, selain tidak melalui mekanisme perencanaan yang benar, sejumlah kegiatan itu juga tidak diketahui oleh instansi atau pihak yang disebut dalam kegiatan tersebut.

Ketua Pramuka Tidak Tahu Ada Rehabilitasi Sekretariat

Salah satu contoh yang disoroti adalah kegiatan rehabilitasi Gedung Sekretariat Pramuka Kota Sukabumi. Berdasarkan hasil konfirmasi Inggu kepada Ketua Kwarcab Pramuka Kota Sukabumi, yang bersangkutan tidak mengetahui adanya rencana rehabilitasi tersebut.

“Ketika kami tanya ke Ketua Pramuka, beliau malah heran karena tidak pernah menerima informasi apa pun soal rehabilitasi sekretariat. Ini memperkuat dugaan bahwa kegiatan tersebut disusun tanpa koordinasi dan tanpa dasar kebutuhan riil,” ujar Inggu.

Inggu meminta pemerintah kota dan tim anggaran daerah menjelaskan secara terbuka dasar munculnya kegiatan-kegiatan tersebut. Ia juga mendesak agar Inspektorat Kota Sukabumi melakukan audit internal, terutama pada kegiatan yang muncul tanpa proses perencanaan resmi.

“Kalau benar ada kegiatan yang tidak pernah dibahas, maka ini adalah pelanggaran terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah. Kami di DPRD tidak bisa tinggal diam,” tegasnya.

Menurutnya, fenomena ini tidak boleh dibiarkan karena berpotensi menimbulkan penyimpangan anggaran dan merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Pemerintah Diminta Hentikan Praktik Tidak Transparan

Lebih lanjut, Inggu menegaskan bahwa praktik semacam ini bisa dikategorikan sebagai maladministrasi anggaran. Ia berharap kepala daerah turun tangan langsung untuk memastikan setiap kegiatan dalam APBD benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan telah melalui prosedur hukum yang berlaku.

“Kalau ada program yang tiba-tiba muncul tanpa perencanaan, itu artinya sistem penganggaran kita bermasalah. DPRD akan mengawal dan memastikan agar setiap rupiah uang rakyat digunakan secara benar,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Muchendra juga menyampaikan hal yang serupa. Dirinya mengaku telah meminta klarifikasi Kepala BPKPD Kota Sukabumi, namun tak kunjung mendapat respon dari badan pengelola keuangan daerah Kota Sukabumi tersebut.

“Kami dari Komisi II DPRD Kota Sukabumi sudah mencoba menghubungi kepala BPKPD bu galih untuk klarifikasi tapi belum mendapatkan jawaban,” singkat Muchendra.

Bahkan, menurutnya legislator dari Fraksi PPP itu juga sudah sempat meminta DPA ke TAPD Kota Sukabumi, namun hingga saat ini tak kunjung diberikan. “Dari awal kami sudah meminta DPA, namun masih belum diberikan hingga saat ini,” ujarnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Pemenang Dapat Pembiayaan Bisnis dari Bank bjb

    Tiga Pemenang Dapat Pembiayaan Bisnis dari Bank bjb

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dalam mendukung kemajuan wirausaha muda di Indonesia, bank bjb menggelar Young Entrepreneur Success Zone (YEZ) 3.0. Acara ini merupakan program scale up bisnis untuk para pengusaha muda terpilih dari berbagai daerah di Indonesia. Adapun kategori bisnis yang dilombakan dalam YEZ 3.0 yaitu Food & Beverages, Fashion & Handcraft (Kriya), dan bisnis untuk […]

  • DPRD Kota Bandung Menyetujui Raperda Pertanian dan Perikanan

    DPRD Kota Bandung Menyetujui Raperda Pertanian dan Perikanan

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    BANDUNG  Mbinews – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung telah menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bandung tentang Pelayanan Bidang Pangan, Pertanian dan Perikanan pada Sidang Paripurna DPRD Kota Bandung di Gedung DPRD Kota Bandung, Selasa, 30 April 2024. Penandatangan persetujuan bersama atas Raperda oleh Pj Wali Kota Bandung dan DPRD Kota Bandung. Dalam […]

  • HUT 107 Kota Sukabumi, Kapolres Sumarni Kado Lagu “SUKABUMI KITA”

    HUT 107 Kota Sukabumi, Kapolres Sumarni Kado Lagu “SUKABUMI KITA”

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni memberikan kado berlisensi puitika untuk HUT ke 107 Kota Sukabumi yang jatuh pada hari ini 1 April 2021. Kado Kali ini yang diberikan AKBP Sumarni kepada pemerintah Kota Sukabumi berbeda dengan kado-kado pada umumnya. Sumarni memberikan kado HUT 107 Kota Sukabumi berupa sastra bergenre puisi jenis lagu […]

  • bjb Luncurkan Produk Kredit Digital Inovatif Untuk Mendukung ASN

    bjb Luncurkan Produk Kredit Digital Inovatif Untuk Mendukung ASN

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Mbinews – bank bjb kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan meluncurkan produk kredit digital inovatif, bjb KGB Pisan (Kredit Guna Bhakti Pinjaman ASN). Produk ini dirancang khusus untuk memudahkan ASN dalam memenuhi kebutuhan finansial mereka dengan cepat dan efisien, tanpa harus datang ke bank. Dengan bjb KGB Pisan, ASN […]

  • Masuk Tiga Besar Kelurahan Tangguh se-Jabar, Antapani Kidul Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat

    Masuk Tiga Besar Kelurahan Tangguh se-Jabar, Antapani Kidul Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Meski dua tahun lebih pandemi Covid-19 melanda Kota Bandung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung beserta pemangku kebijakan kewilayahan terus berupaya mempercepat pemulihan ekonomi. Hal ini terlihat dari laporan Kelurahan Antapani Kidul mengenai jumlah pelaku UMKM di Antapani Kidul yang terus mengalami kenaikan. Tahun 2021 yang semula terdapat 138 pelaku UMKM, bertambah menjadi 915 […]

  • Ratusan Aduan Masyarakat Diterima Pemerintah Kota Sukabumi Sepanjang Tahun 2022

    Ratusan Aduan Masyarakat Diterima Pemerintah Kota Sukabumi Sepanjang Tahun 2022

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Sepanjang tahun 2022, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi mencatat terdapat 547 aduan masyarakat kepada Pemerintah Daerah Kota Sukabumi. Data tersebut dihimpun dari rekapitulasi yang ada pada aplikasi Super (Sukabumi Participatory Responden) Sukabumi dan E-Lapor. Kepala Bidang (Kabid) Pengelola Informasi Publik dan Statistik pada Diskominfo Kota Sukabumi, Tantan Sontani mengatakan, dari total […]

expand_less