Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Menggelar High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) 2025

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Untuk itu juga, Pemkot Bandung menggelar High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bertema “Evaluasi Stabilitas Inflasi dan Indikator Makro Ekonomi Triwulan III 2025”, di Hotel Mercure Bandung City Centre, Rabu, 12 November 2025.

Forum ini mempertemukan lintas unsur strategis, Bank Indonesia, BPS, akademisi Unpad dan Unpas, hingga para kepala OPD.

Tujuannya jelas, memastikan strategi ekonomi Bandung tetap selaras antara data, kebijakan, dan realita lapangan.

Menurut Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, pengendalian inflasi bukan sekadar urusan angka, tetapi soal menjaga ketenangan dan kesejahteraan warga.

“Salah satu hal terberat bagi pemerintahan daerah saat ini adalah bagaimana menyelaraskan seluruh strategi pembangunan dengan RPJMD dan kebijakan pusat. Apa yang berlaku di Bandung juga harus berlaku di Tual (Maluku, red). Karena itu, semua keputusan harus berbasis data,” ujar Farhan.

Dengan gaya khasnya yang santai tapi tajam, Farhan mengingatkan pentingnya akurasi data. Ia bahkan sempat bergurau tentang masa kuliahnya di jurusan Ekonomi Pembangunan.

“Saya dulu suka banget mata kuliah ekonomi makro sampai diulang tiga kali. Mungkin antara bodoh jeung hobi, beda tipis,” candanya disambut tawa hadirin.

Namun di balik humornya, pesan serius terselip, kebijakan ekonomi harus berbasis ilmu, bukan intuisi.

“Jangan sampai kebijakan kota hanya berdasarkan feeling-nya wali kota. Harus ada patokan yang kuantitatif, jelas, dan terukur,” tegasnya.

Farhan pun mengapresiasi peran Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai lembaga penyedia data resmi.

“Angka dari BPS itu punya kekuatan hukum. Kalau salah bisa kena pidana. Jadi, data BPS harus jadi acuan bersama,” katanya.

Farhan menyebut tingkat inflasi Kota Bandung pada Oktober 2025 mencapai 2,53% (year-on-year) – lebih rendah dibandingkan Provinsi Jawa Barat (2,63%) dan nasional (2,86%).

Kondisi ini menandakan stabilitas harga masih terjaga. Namun, ia mengingatkan potensi gejolak menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Bandung ini kota wisata. Mobilitas tinggi menjelang Nataru bisa jadi peluang ekonomi, tapi juga ancaman inflasi kalau tidak diatur. Kita harus pastikan semua nyaman – yang berlibur, yang berjualan, maupun yang merayakan,” ujar Farhan.

Farhan kemudian merinci empat strategi utama yang akan dijalankan Pemkot Bandung.

Pertama, menjamin ketersediaan pangan. Ia meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menjaga stok bahan pokok sekaligus melakukan rebranding program Buruan SAE.

“Buruan SAE jangan hanya dianggap kebun kecil warga. Itu punya nilai strategis menenangkan psikologi publik. Kalau cabe mahal, ya alhamdulillah masih ada kentang,” katanya berkelakar.

Kedua, menata supply chain dan pasar. Farhan menuturkan, urusan distribusi tak boleh diabaikan. Bahkan masalah kebersihan pasar bisa berdampak langsung pada logistik pangan.

“Masalah sampah di pasar bisa ganggu distribusi. Kalau izinnya ditutup karena pelanggaran lingkungan, bisa lumpuh rantai pasokan,” ungkapnya.

Ketiga, gerakan pasar murah. Langkah ini disebut sebagai intervensi kecil tapi penting.

“Gerakan pasar murah tidak besar dampaknya, tapi bisa menenangkan masyarakat. Itu yang kita butuhkan: rasa percaya dan tenang,” ujarnya.

Terakhir, komunikasi publik yang menenangkan. Kepada Dinas Kominfo, Farhan meminta agar penyebaran informasi ekonomi dilakukan secara aktif.

“Jangan hanya rilis di website. Buat dialog dengan pelaku usaha, media, dan masyarakat. Edukasi publik penting agar mereka tidak panik menghadapi fluktuasi harga,” pintanya.

Farhan juga menyoroti bahwa penurunan tingkat pengangguran terbuka harus diiringi dengan peningkatan kualitas kerja.

“Kalau yang tumbuh hanya sektor informal, produktivitasnya tidak steady. Kita ingin pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan,” katanya.

“Pertumbuhan ekonomi yang baik harus disertai pemerataan. Itu tantangan terbesar Bandung ke depan,” imbuh Farhan.

Sebelumnya, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung, Dudi Prayudi, dalam laporannya menyampaikan bahwa Bandung termasuk kota konsumtif dengan ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah.

“Ketergantungan ini membuat kita rentan terhadap fluktuasi harga, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru,” ungkap Dudi.

Ia menambahkan, inflasi Oktober 2025 sebesar 2,53% menunjukkan kondisi yang masih terjaga. Namun, kewaspadaan harus ditingkatkan menghadapi potensi kenaikan permintaan.

“Forum ini tidak hanya diskusi, tapi pengambilan keputusan strategis agar inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat terjaga,” ujarnya.

Dengan sinergi yang kuat, Bandung menatap akhir tahun dengan optimisme, harga terkendali, masyarakat tenang, dan ekonomi kota tumbuh secara berkualitas.

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polwan se-Polda Jabar Bagikan Takjil, Polres Sukabumi Kota Sebarkan 200 Paket

    Polwan se-Polda Jabar Bagikan Takjil, Polres Sukabumi Kota Sebarkan 200 Paket

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Berbagi kepada sesama menjadi salah satu bentuk kepedulian yang biasa diwujudkan masyarakat dalam kehidupan sosialnya. Apalagi di hari-hari tertentu seperti di bulan suci Ramadhan, kegiatan ini marak dilakukan oleh berbagai pihak, tidak terkecuali Polwan Polres Sukabumi Kota. Sebagai Polwan Polres Sukabumi Kota, hadir untuk memberdayakan dan membantu sesama, termasuk dengan turut berbagi […]

  • Masuki Masa New Normal, bank bjb Dorong UMKM Berkarya Dengan penuh Semangat

    Masuki Masa New Normal, bank bjb Dorong UMKM Berkarya Dengan penuh Semangat

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id  – Lonceng penanda telah dibunyikan. Kehidupan saat ini telah memasuki masa new normal. Berbagai aktivitas sosial yang selama ini dibatasi, termasuk kegiatan ekonomi, diberi kesempatan untuk kembali bergeliat. Dengan syarat, harus tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin selama wabah COVID-19 belum pergi. Seiring dengan itu, api semangat yang selama ini meredup […]

  • Achmad Nugraha Dukung Anak Muda Bandung Asah Keterampilan dan Berdaya Saing

    Achmad Nugraha Dukung Anak Muda Bandung Asah Keterampilan dan Berdaya Saing

    • calendar_month Rabu, 21 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung, H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., membuka Program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja di Bidang Barista bersama Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Selasa, (20/6/2023). Pelatihan kali ini merupakan hasil dari serapan masa reses Achmad Nugraha yang bekerjasama dengan Disnaker Kota Bandung untuk menciptakan tenaga kerja yang profesional […]

  • Pemkot Bandung Dan Marketplace Jaga Harga Komoditas Tetap Stabil

    Pemkot Bandung Dan Marketplace Jaga Harga Komoditas Tetap Stabil

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) bersama dengan toko digital (marketplace) mengawasi secara ketat harga komoditas yang dijual secara daring maupun luring. Hal ini bertujuan agar komoditas seperti minyak goreng tetap dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Kepala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliah memastikan hal tersebut di sela-sela Focus Group Discussion (FGD) Survey […]

  • Ringankan Derita Korban Bencana di Sumatera, Pemkot Bandung Gerak Cepat Salurkan Bantuan Senilai Rp2 Miliar

    Ringankan Derita Korban Bencana di Sumatera, Pemkot Bandung Gerak Cepat Salurkan Bantuan Senilai Rp2 Miliar

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp2 miliar untuk warga terdampak banjir bandang dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Barat dan Provinsi Sumatera Utara. Bantuan ini disalurkan melalui Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) sebagai wujud solidaritas warga Bandung dalam membantu ribuan korban bencana di Sumatera, Sabtu (05/12/2025). Wali […]

  • Komisi III Minta Agar Sekolah Jangan Asal Minta Sumbangan

    Komisi III Minta Agar Sekolah Jangan Asal Minta Sumbangan

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Sukabumi Bambang Herawanto menilai, banyaknya orang tua murid yang mengadukan Sekolah meminta sumbangan untuk perbaikan sarana-prasarana, bukan berarti anggaran untuk dunia pendidikan kurang. Hanya saja kata Bambang, ada kemungkinan pengalokasian yang salah.Seperti dalam kontek situasi Covid-19 ini, seharusnya anggaran untuk pendidikan termasuk kesehatan tidak ada pengurangan, justru harus […]

expand_less