Breaking News
Trending Tags

Wacana Penggabungan Susukecir ke Kota Sukabumi Menguat, Fokus pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Wilayah

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,MBinews.id- Wacana penggabungan empat kecamatan dari Kabupaten Sukabumi ke wilayah Kota Sukabumi kembali mengemuka. Empat kecamatan tersebut yakni, Skaraja, Sukalarang, Kebonpedes, dan Cireunghas (Susukecir), dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan pelayanan publik serta pengembangan wilayah apabila bergabung dengan Kota Sukabumi.

Isu ini kembali menjadi sorotan, setelah Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Aria Bima, menyinggung kembali urgensi penggabungan wilayah tersebut dalam kunjungannya ke Kota Sukabumi, Selasa (02/12).

Menurut Aria, penggabungan Susukecir bukan semata-mata soal perluasan wilayah kota, tetapi menyangkut peningkatan manfaat langsung bagi masyarakat empat kecamatan tersebut. Ia menilai bahwa berbagai aspek pelayanan publik di Susukecir perlu perhatian khusus dan berpotensi ditangani lebih efektif apabila berada dalam administrasi Kota Sukabumi.

“Wacana penggabungan empat kecamatan ini tidak sekadar memperluas wilayah, tetapi bagaimana empat kecamatan ini memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. Terutama akses pelayanan publik bagi warga Susukecir, ini menjadi perhatian khusus bagi Komisi II,” ujar Aria.

Aria memaparkan, Susukecir merupakan kawasan yang berdekatan dengan perbatasan Cianjur serta memiliki mobilitas penduduk yang tinggi. Namun, akses warga terhadap layanan dasar, seperti administrasi kependudukan, kesehatan, pendidikan, dan perdagangan, dinilai belum optimal karena posisi geografis yang lebih dekat dengan Kota Sukabumi dibandingkan pusat pemerintahan Kabupaten Sukabumi.

“Akses pelayanan pemerintahan, kesehatan, pendidikan, hingga perdagangan akan jauh lebih efisien bila diintegrasikan dengan Kota Sukabumi,” jelasnya.

Komisi II DPR RI berencana membahas aspek teknis dan administratif penggabungan wilayah ini bersama Kementerian Dalam Negeri. Tidak hanya soal pelayanan publik, tetapi juga menyangkut integrasi pengembangan wilayah di sektor pertanian, perkebunan, perindustrian, dan pariwisata.

“saya menilai, potensi tersebut dapat menumbuhkan sinergi antara Susukecir dan Kota Sukabumi sebagai satu kawasan pertumbuhan baru,”ucapnya.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, merespons positif wacana tersebut. Ia menegaskan bahwa penggabungan empat kecamatan akan memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan, baik bagi warga Kota Sukabumi maupun warga Susukecir.

“Nanti kita akan memiliki kawasan industri, kawasan pertanian, termasuk semakin mudahnya masyarakat di empat kecamatan itu mengakses pelayanan dasar pemerintah daerah,” ujarnya.

Ayep menyebut, masuknya Susukecir akan memperluas ruang gerak pembangunan Kota Sukabumi yang saat ini terhambat oleh keterbatasan wilayah.

“Kota Sukabumi berpotensi memiliki kawasan industri baru, memperkuat ketahanan pangan berbasis pertanian, dan memperluas lapangan kerja regional,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekan Harga Bahan Pokok, Pemkot Bandung Gelar Bazar Ramadan

    Tekan Harga Bahan Pokok, Pemkot Bandung Gelar Bazar Ramadan

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) menggelar Bazar Ramadan di Kelurahan Rancasari, Bandung, Rabu 31 Maret 2022. Bazar ini menjual berbagai kebutuhan pokok masyarakat dengan harga murah. Bazar Ramadan ini menampilkan 16 tenant dan 36 UMKM binaan Kecamatan Rancasari. Pemkot Bandung berkolaborasi dengan Bulog Kota Bandung, Pertamina, dan toko ritel modern. Selain UMKM, […]

  • GMNI Kota Sukabumi,  Abdullah Masyhudi : Kongres kemaritiman XXI Di Ambon Tidak Sesuai Organisasi Penuh Kecurangan Dan Intimidasi

    GMNI Kota Sukabumi, Abdullah Masyhudi : Kongres kemaritiman XXI Di Ambon Tidak Sesuai Organisasi Penuh Kecurangan Dan Intimidasi

    • calendar_month Senin, 2 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) daerah Sukabumi Abdullah Masyhudi menganggap kongres Kemaritiman XXI GMNI di Ambon yang berlangsung selama 28 November hingga 2 Desember 2019, dianggap tidak sesuai sebagaimana mestinya organisasi, ujarnya. “Kongres kemaritiman XXI GMNI di Ambon yang gelar selama 4 hari penuh kecurangan yang didesain oleh oknum oligarki dan […]

  • DPRD Dorong Program Nyata untuk Warga Bojongloa Kaler

    DPRD Dorong Program Nyata untuk Warga Bojongloa Kaler

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – DPRD Kota Bandung menekankan perlunya langkah konkret untuk menekan angka kemiskinan di Bojongloa Kaler. Forum Musrenbang RKPD Kecamatan Tahun 2026 menjadi momen strategis menyusun prioritas pembangunan berbasis kebutuhan riil warga. Forum ini menjadi langkah strategis menyusun prioritas pembangunan untuk menekan angka kemiskinan sekaligus memaksimalkan potensi ekonomi lokal. Musrenbang diikuti Christian Julianto Budiman, H. […]

  • Agar Bisa Bersaing Ditingkat Global, Cotton USA  Komitmen Mendampingi Para Pelaku Industri Manufaktur Di Indonesia

    Agar Bisa Bersaing Ditingkat Global, Cotton USA Komitmen Mendampingi Para Pelaku Industri Manufaktur Di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  –  Cotton Council International (CCI), asosiasi perdagangan nirlaba yang mempromosikan serat kapas Amerika Serikat (AS) dan produk kapas manufaktur di seluruh dunia dengan merek dagang Cotton USA, kembali berkolaborasi dengan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Seminar bersama  yang diadakan oleh CCI dan API dengan Rieter India yang bertemakan “The Economics of The Mills” oleh […]

  • Jelang Pesta Rakyat, GMNI Sukabumi Raya : Akomodir Kepentingan Rakyat Jangan Datang Disaat Butuh Saja!!

    Jelang Pesta Rakyat, GMNI Sukabumi Raya : Akomodir Kepentingan Rakyat Jangan Datang Disaat Butuh Saja!!

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi Raya Anggi Fauzi ingatkan calon kepala daerah Kabupaten Sukabumi agar senantiasa mengakomodir kepentingan rakyat. Anggi mengatakan, bahwasanya GMNI sebagai organisasi penyambung lidah rakyat tentunya berangkat dari pada amanat penderitaan rakyat yang disampaikan kepada stakeholder, terlebih hari ini bagaimana dalam menjelang momentum pesta rakyat demokrasi yang […]

  • Gebrak Masker, TP-PKK Bagikan 15 Ribu Masker Kepada Warga Se-Kota Bandung

    Gebrak Masker, TP-PKK Bagikan 15 Ribu Masker Kepada Warga Se-Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bandung akan membagikan 15 ribu masker kepada warga. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan oleh TP PKK seluruh kecamatan dan kelurahan se-Kota Bandung. Aksi ini merupakan bagian dari kegiatan “Gebrak Masker” yang digagas oleh Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian. Kegiatan tersebut diresmikan langsung […]

expand_less