Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Wacana Penggabungan Susukecir ke Kota Sukabumi Menguat, Fokus pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Wilayah

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 99
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,MBinews.id- Wacana penggabungan empat kecamatan dari Kabupaten Sukabumi ke wilayah Kota Sukabumi kembali mengemuka. Empat kecamatan tersebut yakni, Skaraja, Sukalarang, Kebonpedes, dan Cireunghas (Susukecir), dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan pelayanan publik serta pengembangan wilayah apabila bergabung dengan Kota Sukabumi.

Isu ini kembali menjadi sorotan, setelah Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Aria Bima, menyinggung kembali urgensi penggabungan wilayah tersebut dalam kunjungannya ke Kota Sukabumi, Selasa (02/12).

Menurut Aria, penggabungan Susukecir bukan semata-mata soal perluasan wilayah kota, tetapi menyangkut peningkatan manfaat langsung bagi masyarakat empat kecamatan tersebut. Ia menilai bahwa berbagai aspek pelayanan publik di Susukecir perlu perhatian khusus dan berpotensi ditangani lebih efektif apabila berada dalam administrasi Kota Sukabumi.

“Wacana penggabungan empat kecamatan ini tidak sekadar memperluas wilayah, tetapi bagaimana empat kecamatan ini memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. Terutama akses pelayanan publik bagi warga Susukecir, ini menjadi perhatian khusus bagi Komisi II,” ujar Aria.

Aria memaparkan, Susukecir merupakan kawasan yang berdekatan dengan perbatasan Cianjur serta memiliki mobilitas penduduk yang tinggi. Namun, akses warga terhadap layanan dasar, seperti administrasi kependudukan, kesehatan, pendidikan, dan perdagangan, dinilai belum optimal karena posisi geografis yang lebih dekat dengan Kota Sukabumi dibandingkan pusat pemerintahan Kabupaten Sukabumi.

“Akses pelayanan pemerintahan, kesehatan, pendidikan, hingga perdagangan akan jauh lebih efisien bila diintegrasikan dengan Kota Sukabumi,” jelasnya.

Komisi II DPR RI berencana membahas aspek teknis dan administratif penggabungan wilayah ini bersama Kementerian Dalam Negeri. Tidak hanya soal pelayanan publik, tetapi juga menyangkut integrasi pengembangan wilayah di sektor pertanian, perkebunan, perindustrian, dan pariwisata.

“saya menilai, potensi tersebut dapat menumbuhkan sinergi antara Susukecir dan Kota Sukabumi sebagai satu kawasan pertumbuhan baru,”ucapnya.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, merespons positif wacana tersebut. Ia menegaskan bahwa penggabungan empat kecamatan akan memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan, baik bagi warga Kota Sukabumi maupun warga Susukecir.

“Nanti kita akan memiliki kawasan industri, kawasan pertanian, termasuk semakin mudahnya masyarakat di empat kecamatan itu mengakses pelayanan dasar pemerintah daerah,” ujarnya.

Ayep menyebut, masuknya Susukecir akan memperluas ruang gerak pembangunan Kota Sukabumi yang saat ini terhambat oleh keterbatasan wilayah.

“Kota Sukabumi berpotensi memiliki kawasan industri baru, memperkuat ketahanan pangan berbasis pertanian, dan memperluas lapangan kerja regional,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Bandung kembali Bekerja,  Langsung Sampaikan Kabar Gembira

    Wali Kota Bandung kembali Bekerja, Langsung Sampaikan Kabar Gembira

    • calendar_month Sabtu, 31 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sehari setelah kembali dari rumah sakit usai menjalani perawatan, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial langsung menyampaikan kabar gembira. Penanganan Covid-19 di Kota Bandung semakin menunjukan kondisi yang membaik. Salah satu indikatornya, Angka keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) Kota Bandung untuk pasien Covid-19 turun hingga 64,13 persen sejak Kamis, […]

  • Genjot Perekaman E-KTP Bagi Pemilih Pemula, Disdukcapil Kota Sukabumi Tambah Jam Layanan

    Genjot Perekaman E-KTP Bagi Pemilih Pemula, Disdukcapil Kota Sukabumi Tambah Jam Layanan

    • calendar_month Minggu, 14 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi semakin gencar melakukan jemput bola, dalam proses perekaman E-KTP bagi pemilih pemula di Kota Sukabumi. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi, Kardina Karsoedi, saat dikonfirmasi terkait progres perekaman E-KTP bagi pemilih pemula di Kota Sukabumi, Minggu (14/01). Dalam keterangannya, Kardina menyebutkan, […]

  • Edwin Senjaya Apresiasi Kontes Love Birds Nasional Digelar di Bandung

    Edwin Senjaya Apresiasi Kontes Love Birds Nasional Digelar di Bandung

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., menghadiri acara undangan Nasional Love Bird beauty contest and singing yang diadakan oleh Komunitas Love Bird Indonesia Paris Van Java, di Kiara Artha Park Kota Bandung, Minggu (29/01/2023). Acara Nasional Contest Beauty and Singing Love Bird ini dihadiri oleh 1.400 […]

  • Pembahan Rancangan Tatib dan Kode Etik DPRD Kota Sukabumi Rampung

    Pembahan Rancangan Tatib dan Kode Etik DPRD Kota Sukabumi Rampung

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBInews.id- Setelah tuntas membahas rancangan tata tertib (tatib) dan kode etik Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi. Unsur pimpinan dewan sementara tinggal menunggu surat dari Partai Politik Gerindra mengenai keanggotaan fraksi dan pimpinan definitif.”Unsur pimpinan sementara dan anggota dewan sudah melakukan pembahasan tatib dan kode etik DPRD, dan ini tergolong cepat. Meskipun sat ini […]

  • Strategi Pemkot Bandung Kendalikan Kerumunan Pasca Lebaran Di Tempat Wisata

    Strategi Pemkot Bandung Kendalikan Kerumunan Pasca Lebaran Di Tempat Wisata

    • calendar_month Senin, 17 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANDUNG, Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial memastikan akan tetap mengetatkan pemantauan mobilitas masyarakat di Kota Bandung. Meski pun saat ini masa libur lebaran 2021 telah usai. Oded memprediksi potensi pergerakan masyarakat masih terjadi. Di antaranya menyasar ke tempat wisata. Khusus di Kota Bandung, Oded memiliki formulasi khusus untuk menangani potensi […]

  • Beri Penghormatan bagi Presiden ke-3 RI, Pemerintah Tetapkan Hari Berkabung Nasional

    Beri Penghormatan bagi Presiden ke-3 RI, Pemerintah Tetapkan Hari Berkabung Nasional

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Pemerintah menetapkan tanggal 12 hingga 14 September 2019 mendatang sebagai Hari Berkabung Nasional untuk memberikan penghormatan bagi Presiden ke-3 Republik Indonesia, B.J. Habibie, yang berpulang pada Rabu, 11 September 2019. “Jadi kita menetapkan berkabung nasional selama tiga hari sampai tanggal 14 September,” ujar Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Gedung Utama Kementerian Sekretariat […]

expand_less