Breaking News
Trending Tags

Wacana Penggabungan Susukecir ke Kota Sukabumi Menguat, Fokus pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Wilayah

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,MBinews.id- Wacana penggabungan empat kecamatan dari Kabupaten Sukabumi ke wilayah Kota Sukabumi kembali mengemuka. Empat kecamatan tersebut yakni, Skaraja, Sukalarang, Kebonpedes, dan Cireunghas (Susukecir), dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan pelayanan publik serta pengembangan wilayah apabila bergabung dengan Kota Sukabumi.

Isu ini kembali menjadi sorotan, setelah Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Aria Bima, menyinggung kembali urgensi penggabungan wilayah tersebut dalam kunjungannya ke Kota Sukabumi, Selasa (02/12).

Menurut Aria, penggabungan Susukecir bukan semata-mata soal perluasan wilayah kota, tetapi menyangkut peningkatan manfaat langsung bagi masyarakat empat kecamatan tersebut. Ia menilai bahwa berbagai aspek pelayanan publik di Susukecir perlu perhatian khusus dan berpotensi ditangani lebih efektif apabila berada dalam administrasi Kota Sukabumi.

“Wacana penggabungan empat kecamatan ini tidak sekadar memperluas wilayah, tetapi bagaimana empat kecamatan ini memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. Terutama akses pelayanan publik bagi warga Susukecir, ini menjadi perhatian khusus bagi Komisi II,” ujar Aria.

Aria memaparkan, Susukecir merupakan kawasan yang berdekatan dengan perbatasan Cianjur serta memiliki mobilitas penduduk yang tinggi. Namun, akses warga terhadap layanan dasar, seperti administrasi kependudukan, kesehatan, pendidikan, dan perdagangan, dinilai belum optimal karena posisi geografis yang lebih dekat dengan Kota Sukabumi dibandingkan pusat pemerintahan Kabupaten Sukabumi.

“Akses pelayanan pemerintahan, kesehatan, pendidikan, hingga perdagangan akan jauh lebih efisien bila diintegrasikan dengan Kota Sukabumi,” jelasnya.

Komisi II DPR RI berencana membahas aspek teknis dan administratif penggabungan wilayah ini bersama Kementerian Dalam Negeri. Tidak hanya soal pelayanan publik, tetapi juga menyangkut integrasi pengembangan wilayah di sektor pertanian, perkebunan, perindustrian, dan pariwisata.

“saya menilai, potensi tersebut dapat menumbuhkan sinergi antara Susukecir dan Kota Sukabumi sebagai satu kawasan pertumbuhan baru,”ucapnya.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, merespons positif wacana tersebut. Ia menegaskan bahwa penggabungan empat kecamatan akan memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan, baik bagi warga Kota Sukabumi maupun warga Susukecir.

“Nanti kita akan memiliki kawasan industri, kawasan pertanian, termasuk semakin mudahnya masyarakat di empat kecamatan itu mengakses pelayanan dasar pemerintah daerah,” ujarnya.

Ayep menyebut, masuknya Susukecir akan memperluas ruang gerak pembangunan Kota Sukabumi yang saat ini terhambat oleh keterbatasan wilayah.

“Kota Sukabumi berpotensi memiliki kawasan industri baru, memperkuat ketahanan pangan berbasis pertanian, dan memperluas lapangan kerja regional,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Temukan Keuntungan Investasi ORI026 melalui bank bjb

    Temukan Keuntungan Investasi ORI026 melalui bank bjb

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Investasi adalah langkah penting dalam menjaga stabilitas keuangan jangka panjang. Bagi mereka yang mencari instrumen investasi dengan risiko rendah, obligasi bisa menjadi pilihan yang tepat. Obligasi, terutama yang diterbitkan pemerintah, dikenal sebagai investasi yang aman dengan imbal hasil menarik. Salah satu produk obligasi yang tersedia saat ini adalah Obligasi Negara Ritel (ORI) […]

  • Implementasi Perda Baru, Pemkot Bandung Pastikan Bongkar Reklame Ilegal

    Implementasi Perda Baru, Pemkot Bandung Pastikan Bongkar Reklame Ilegal

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan bakal menertibkan reklame ilegal sebagai implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Reklame. Hal itu disampaikan ditegaskan Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin, SE., M.Pd. dalam talkshow CNN Indonesia Forward bertema “Menata Kembali Wajah Kota Lewat Implementasi Perda Reklame”, pada Kamis 18 September […]

  • Dorong Masyarakat untuk Hidup Bersih dan Sehat Agar Meminimalisir DBD

    Dorong Masyarakat untuk Hidup Bersih dan Sehat Agar Meminimalisir DBD

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono mendorong masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk meminimalisir potensi penyakit demam berdarah (DBD).sebab di Kota Bandung kasus DBD meningkat hingga 2.215 kasus ini per tanggal 27 Maret2024. Bambang menyebut, Pemkot Bandung telah mengambil langkah-langkah guna mengantisipasi lonjakan kasus DBD . Diantaranya dengan Gerakan […]

  • Jelang Bulan Ramadhan, Polres Sukabumi Kota Amankan Puluhan Botol Miras

    Jelang Bulan Ramadhan, Polres Sukabumi Kota Amankan Puluhan Botol Miras

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Petugas Kepolisian Resor Sukabumi Kota saat ini gencar melaksanakan razia penyakit masyarakat dalam rangka cipta kondisi menjelang bulan suci Ramadhan, agar kaum muslimin dan muslimat dapat lebih khusyu menjalankan ibadahnya . Kali ini, petugas Sat Samapta Polres Sukabumi Kota melakukan kegiatan razia terhadap toko maupun warung yang menjual minuman beralkohol tanpa izin […]

  • Adaptasi Kebiasaan Baru, Pelaku Pasar Modern Ataupun Tradisional Siap Hadapi New Normal

    Adaptasi Kebiasaan Baru, Pelaku Pasar Modern Ataupun Tradisional Siap Hadapi New Normal

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pelaku Pasar Modern ataupun tradisional dinyatakan siap dalam menghadapi Persiapan new normal atau adaptasi kebiadaan Baru (AKB) di wilayah Kota Sukabumi yang akan diterapkan pada hari Sabtu 6 Juni 2020 besok. Sehingga menurut Plt. Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi Didin Syarifudin, mereka sudah tidka perlu lagi mengajukan, karena […]

  • Syarat PTM Bisa 100 Persen Kota Bandung,  Siswa Harus Divaksin

    Syarat PTM Bisa 100 Persen Kota Bandung, Siswa Harus Divaksin

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menegaskan, sekolah boleh melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) asalkan murid sudah divaksin. Hal tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah untuk memberikan ruang bagi pendidikan sehingga pelaksanaan tatap muka berjalan aman dan nyaman terhindar dari Covid-19. Sesuai data, jumlah sekolah PTMT pada tahap 3 yaitu […]

expand_less