Breaking News
Trending Tags

PAD Kota Sukabumi 2025 Melejit, Banggar DPRD: Dampak Opsen Pajak Kendaraan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Kenaikan tajam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi pada tahun anggaran 2025 menuai beragam tafsir di tengah masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Sukabumi, Danny Ramdhani, membeberkan sumber utama peningkatan pendapatan daerah yang dinilai kerap disalahartikan.

Menurut Danny, lonjakan PAD dari sektor pajak dan retribusi tidak mencerminkan peningkatan signifikan pada sektor pajak hotel dan restoran. Kenaikan tersebut, kata dia, lebih banyak dipengaruhi oleh kebijakan baru berupa opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) yang mulai diterapkan pada tahun 2025.

“Banyak yang mengira PAD naik drastis karena pajak hotel dan restoran meningkat. Padahal, faktor terbesarnya justru dari opsen pajak kendaraan bermotor dan balik nama kendaraan,” kata Danny Ramdhani.

Ia menjelaskan, sebelum 2025, penerimaan dari PKB dan BBN-KB sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun, melalui kebijakan fiskal terbaru, pemerintah kabupaten dan kota kini memperoleh bagian penerimaan tersebut melalui mekanisme opsen pajak.

“Sejak 2025, pemerintah daerah termasuk Kota Sukabumi mendapatkan porsi penerimaan dari pajak kendaraan yang sebelumnya tidak masuk ke kas daerah,” ujarnya.

Berdasarkan data keuangan daerah, total penerimaan opsen pajak kendaraan bermotor dan balik nama kendaraan di Kota Sukabumi pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp44,7 miliar. Angka tersebut terdiri dari opsen PKB sebesar Rp30,68 miliar dan opsen BBN-KB sebesar Rp14,10 miliar.

Danny menilai, masuknya dana opsen inilah yang membuat realisasi PAD pajak dan retribusi terlihat melonjak tajam jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Kalau hanya melihat angka total, memang terlihat melonjak hampir Rp48 miliar dibandingkan 2024. Tapi itu karena ada tambahan komponen pendapatan baru,” jelasnya.

Sebagai perbandingan, realisasi PAD dari pajak dan retribusi pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp81,18 miliar. Sementara pada tahun 2025, realisasinya mencapai Rp128,96 miliar. Namun, setelah dikurangi penerimaan opsen PKB dan BBN-KB, realisasi murni PAD pajak dan retribusi hanya berada di kisaran Rp85,4 miliar.

“Artinya, kenaikan riil PAD pajak dan retribusi hanya sekitar Rp4 miliar lebih dibandingkan tahun 2024,” ungkap Danny.

Ia juga menyinggung capaian realisasi pajak daerah yang disampaikan Wali Kota Sukabumi. Per 19 Desember 2025, realisasi pajak daerah disebut telah mencapai Rp126,34 miliar atau sekitar 98 persen dari target.

“Kalau data tersebut dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan dikeluarkan unsur opsen, kenaikannya tidak sebesar yang dibayangkan, bahkan hanya sekitar Rp2 miliar,” katanya.

Danny kemudian mengingatkan bahwa tren peningkatan PAD yang lebih terasa justru terjadi pada periode sebelum kebijakan opsen diterapkan. Pada tahun 2023 ke 2024, PAD Kota Sukabumi meningkat dari sekitar Rp69 miliar menjadi Rp81 miliar atau naik sekitar Rp12 miliar.

“Itu peningkatan yang betul-betul berasal dari kinerja pemungutan pajak daerah,” ujarnya.

Melalui penjelasan ini, DPRD Kota Sukabumi berharap masyarakat memperoleh gambaran yang utuh dan proporsional mengenai kondisi keuangan daerah. Menurut Danny, pemahaman yang tepat sangat penting agar kebijakan fiskal daerah tidak disalahartikan.

“Perlu dipahami bersama, lonjakan PAD 2025 lebih disebabkan oleh perubahan skema pendapatan melalui opsen pajak kendaraan, bukan karena lonjakan besar pada sektor pajak daerah lainnya,” tutup Danny Ramdhani. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hindari Perkawinan di Bawah Umur, Kang DS: Penyebab Stunting atau Gagal Tumbuh Pada Bayi yang Dilahirkan

    Hindari Perkawinan di Bawah Umur, Kang DS: Penyebab Stunting atau Gagal Tumbuh Pada Bayi yang Dilahirkan

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas diselenggarakannya upacara bersama para siswa dan siswi serta tenaga pengajar di lingkungan SMKN 1 Katapang Kabupaten Bandung, Senin (3/6/2025). Pada kesempatan upacara itu, jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung dan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bandung pun turut hadir “Ini sebagai wujud komitmen […]

  • DPRD Kota Bandung dan KPK Dorong Peningkatan Peran

    DPRD Kota Bandung dan KPK Dorong Peningkatan Peran

    • calendar_month Minggu, 9 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — DPRD Kota Bandung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong peran inspektorat untuk ditingkatkan. Sebagai bagian dari Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), karena Inspektorat Daerah memiliki tugas untuk mencegah setiap celah dan potensi terjadinya korupsi di lingkungan pemerintah daerah. Hal itu terungkap dalam sosialisasi antikorupsi DPRD Kota Bandung bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), […]

  • Trans Studio Bandung, Destinasi Wajib Pelancong Dengan 20 Wahana Seru

    Trans Studio Bandung, Destinasi Wajib Pelancong Dengan 20 Wahana Seru

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Bandung dikenal sebagai kota pariwisata. Salah satu destinasi yang wajib dikunjungi saat melancong ke Kota Bandung adalah Trans Studio Bandung. Terletak di Jalan Gatot Subroto No. 289, ada 20 wahana seru yang terbagi menjadi 3 zona. Untuk bisa masuk ke Trans Studio Bandung, anda harus memasuki kawasan Trans Studio Mall (TSM) terlebih […]

  • DPRD Dukung Kota Bandung Menjadi Tuan Rumah Pekan Paralimpik Daerah

    DPRD Dukung Kota Bandung Menjadi Tuan Rumah Pekan Paralimpik Daerah

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, drg. Susi Sulastri mengatakan, DPRD mendukung Kota Bandung menjadi tuan rumah event Pekan Paralimpik Daerah (Peparda). Hal tersebut sampaikan pada Raker National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung, di Hotel Horison, Kota Bandung, Selasa, 17 Desember 2024. “Kami sangat support dan welcome sekali sebagai tuan rumah. […]

  • Pemkot Bandung Ingin Optimalisasi Pengelolaan Kawasan Sarana Olahraga

    Pemkot Bandung Ingin Optimalisasi Pengelolaan Kawasan Sarana Olahraga

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kawasan Gelora Bung Karno bukan hanya menjadi lokasi aktivitas olahraga saja, namun menjadi kawasan wisata dan dapat menghidupkan sektor ekonomi. Setiap fasilitasnya secara dinamis dapat digunakan dengan beragam fungsi. Hal inilah yang mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk melakukan studi tiru pengelolaan kawasan sarana olahraga ke Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Gelora Bung […]

  • Pemilu 2024, PKB Kabupaten Sukabumi Optimis Raih Suara Terbanyak

    Pemilu 2024, PKB Kabupaten Sukabumi Optimis Raih Suara Terbanyak

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUKBAUMI,Mbinews.id– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sukabumi, dalam kontestasi Pemilihan Legislatif pada Pemlihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang, menargetkan penambahan jumlah kursi menjadi delapan dari sebelumnya sebanyak enam kursi. “Kami optimis, untuk di 2024 DPC PKB Kabupaten Sukabumi harus meraih suara terbanyak di Pileg nanti, dan kursi di DPRD,” ujar Ketua DPC […]

expand_less