Breaking News
Trending Tags

PAD Kota Sukabumi 2025 Melejit, Banggar DPRD: Dampak Opsen Pajak Kendaraan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Kenaikan tajam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi pada tahun anggaran 2025 menuai beragam tafsir di tengah masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Sukabumi, Danny Ramdhani, membeberkan sumber utama peningkatan pendapatan daerah yang dinilai kerap disalahartikan.

Menurut Danny, lonjakan PAD dari sektor pajak dan retribusi tidak mencerminkan peningkatan signifikan pada sektor pajak hotel dan restoran. Kenaikan tersebut, kata dia, lebih banyak dipengaruhi oleh kebijakan baru berupa opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) yang mulai diterapkan pada tahun 2025.

“Banyak yang mengira PAD naik drastis karena pajak hotel dan restoran meningkat. Padahal, faktor terbesarnya justru dari opsen pajak kendaraan bermotor dan balik nama kendaraan,” kata Danny Ramdhani.

Ia menjelaskan, sebelum 2025, penerimaan dari PKB dan BBN-KB sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun, melalui kebijakan fiskal terbaru, pemerintah kabupaten dan kota kini memperoleh bagian penerimaan tersebut melalui mekanisme opsen pajak.

“Sejak 2025, pemerintah daerah termasuk Kota Sukabumi mendapatkan porsi penerimaan dari pajak kendaraan yang sebelumnya tidak masuk ke kas daerah,” ujarnya.

Berdasarkan data keuangan daerah, total penerimaan opsen pajak kendaraan bermotor dan balik nama kendaraan di Kota Sukabumi pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp44,7 miliar. Angka tersebut terdiri dari opsen PKB sebesar Rp30,68 miliar dan opsen BBN-KB sebesar Rp14,10 miliar.

Danny menilai, masuknya dana opsen inilah yang membuat realisasi PAD pajak dan retribusi terlihat melonjak tajam jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Kalau hanya melihat angka total, memang terlihat melonjak hampir Rp48 miliar dibandingkan 2024. Tapi itu karena ada tambahan komponen pendapatan baru,” jelasnya.

Sebagai perbandingan, realisasi PAD dari pajak dan retribusi pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp81,18 miliar. Sementara pada tahun 2025, realisasinya mencapai Rp128,96 miliar. Namun, setelah dikurangi penerimaan opsen PKB dan BBN-KB, realisasi murni PAD pajak dan retribusi hanya berada di kisaran Rp85,4 miliar.

“Artinya, kenaikan riil PAD pajak dan retribusi hanya sekitar Rp4 miliar lebih dibandingkan tahun 2024,” ungkap Danny.

Ia juga menyinggung capaian realisasi pajak daerah yang disampaikan Wali Kota Sukabumi. Per 19 Desember 2025, realisasi pajak daerah disebut telah mencapai Rp126,34 miliar atau sekitar 98 persen dari target.

“Kalau data tersebut dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan dikeluarkan unsur opsen, kenaikannya tidak sebesar yang dibayangkan, bahkan hanya sekitar Rp2 miliar,” katanya.

Danny kemudian mengingatkan bahwa tren peningkatan PAD yang lebih terasa justru terjadi pada periode sebelum kebijakan opsen diterapkan. Pada tahun 2023 ke 2024, PAD Kota Sukabumi meningkat dari sekitar Rp69 miliar menjadi Rp81 miliar atau naik sekitar Rp12 miliar.

“Itu peningkatan yang betul-betul berasal dari kinerja pemungutan pajak daerah,” ujarnya.

Melalui penjelasan ini, DPRD Kota Sukabumi berharap masyarakat memperoleh gambaran yang utuh dan proporsional mengenai kondisi keuangan daerah. Menurut Danny, pemahaman yang tepat sangat penting agar kebijakan fiskal daerah tidak disalahartikan.

“Perlu dipahami bersama, lonjakan PAD 2025 lebih disebabkan oleh perubahan skema pendapatan melalui opsen pajak kendaraan, bukan karena lonjakan besar pada sektor pajak daerah lainnya,” tutup Danny Ramdhani. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Siap Naikkan Standar Pelayanan Untuk Masyarakat Lewat FKP

    Pemkot Bandung Siap Naikkan Standar Pelayanan Untuk Masyarakat Lewat FKP

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Ada kabar baik untuk warga Kota Bandung. Aspirasi yang selama ini sudah warga tampung demi memajukan Kota Bandung, kini bisa disampaikan melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Wacana program baru ini disampaikan Kedeputian Pelayanan Publik KemenPAN-RB, Junaidi Sinaga dalam pembahasan strategis peningkatan pelayanan publik di Kota Bandung pada […]

  • Taman Lost City di Sungai Cikapundung Kota Bandung Ruang Terbuka Untuk Beraktifitas Masyarakat

    Taman Lost City di Sungai Cikapundung Kota Bandung Ruang Terbuka Untuk Beraktifitas Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, S.H., menghadiri acara peresmian Taman Lost City di RW 12 Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Kamis, 15 Mei 2025. Taman Lost City berada di sempadan Sungai Cikapundung Kolot dan merupakan ruang terbuka publik yang dapat dimanfaatkan untuk beragam aktivitas masyarakat. Ketua DPRD Kota Bandung […]

  • Free Handwritten Script Font

    Free Handwritten Script Font

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country. […]

  • DPRD Jabar: Perlu Adanya Inovasi Demi Terwujudnya Target Pencapaian di Tengah PPKM

    DPRD Jabar: Perlu Adanya Inovasi Demi Terwujudnya Target Pencapaian di Tengah PPKM

    • calendar_month Rabu, 14 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    KABUPATEN SUBANG, Mbinews.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Achmad Ru’yat mendorong Samsat Kabupaten Subang harus terus berinovasi dalam upaya peningkatan kinerja demi terwujudnya target pencapaian pendapatan yang berkisar di angka 36%. Menurutnya, target tersebut menjadi persoalan penting yang harus segera diselesaikan, pasalnya beriringan dengan digelarnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat pencapaian sedikit […]

  • Hasil Temuan BPK di RSUD R Syamsudin SH, Inspektorat: Sudah Ada Pengembalian

    Hasil Temuan BPK di RSUD R Syamsudin SH, Inspektorat: Sudah Ada Pengembalian

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ramai menjadi sorotan publik, Kepala Inspektorat Kota Sukabumi, Een Rukmini angkat bicara perihal temuan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di RSUD R Syamsudin SH, Kamis (01/08/2024) sore. Dalam keterangannya melalui pesan singkat Een menyebutkan, saat ini sudah ada tindak lanjut dari temuan BPK terkait audit anggaran tahun 2023 kemarin. Dirinya menegaskan, […]

  • Alami Penurunan Tanah, Pemkot Cimahi Minta Industri Kurangi Pengambilan air bawah tanah

    Alami Penurunan Tanah, Pemkot Cimahi Minta Industri Kurangi Pengambilan air bawah tanah

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Mbinews.id, CIMAHI– Hasil penelitian Institut Teknologi Bandung (ITB) menunjukan adanya peristiwa penurunan tanah yang terjadi di wilayah Bandung Raya yang cukup mengkhawatirkan. Termasuk di Kota Cimahi. Pemkot Cimahi angkat bicara perihal adanya aktifitas penurunan permukaan tanah (landsubsidence) di Bandung Raya, termasuk di Kota Cimahi, yang dianggap cukup mengkhawatirkan. Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota […]

expand_less