Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Ledakan Minimarket Modern di Kota Sukabumi, Ayep Zaki Siapkan Opsi Moratorium Lagi?

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Maraknya pendirian minimarket modern di berbagai sudut Kota Sukabumi kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Sukabumi. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, terutama jika berdampak pada keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama ekonomi lokal.

Ayep Zaki mengungkapkan, lonjakan jumlah minimarket modern saat ini tidak terlepas dari kebijakan pencabutan moratorium perizinan yang dilakukan pada masa kepemimpinan Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi. Sejak saat itu, proses perizinan berjalan tanpa jeda hingga kini tercatat 53 gerai minimarket modern baru berdiri di wilayah kota.

“Moratorium itu dicabut pada masa Pj Wali Kota, lalu perizinannya terus berjalan sampai sekarang. Dampaknya, jumlah minimarket modern di Kota Sukabumi menjadi sangat banyak,” ujar Ayep Zaki saat ditemui di kawasan Jl. R. Syamsudin SH.

Menurut Ayep, Pemerintah Kota Sukabumi tidak menolak kehadiran investasi. Namun, ia menegaskan bahwa investasi tidak boleh mengorbankan keseimbangan ekonomi daerah. Pemerintah, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa pertumbuhan usaha besar tidak menekan ruang hidup UMKM yang selama ini menopang ekonomi masyarakat bawah.

“Semua boleh berusaha di Kota Sukabumi. Tapi investasi harus berjalan seiring dengan perlindungan UMKM. Kalau regulasi tidak dipatuhi, pemerintah tentu tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Ayep Zaki menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan. Evaluasi tersebut akan difokuskan pada efektivitas aturan dalam mengendalikan sebaran minimarket serta dampaknya terhadap pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.

Perwal tersebut sejatinya mengatur berbagai aspek teknis, mulai dari ketentuan lokasi, kepadatan penduduk, akses jalan, hingga kewajiban tanggung jawab sosial perusahaan. Namun, Ayep menilai bahwa penerapan aturan di lapangan masih perlu dikaji ulang agar tidak hanya menguntungkan pelaku ritel modern.

“Kita akan kaji Perwal ini secara objektif. Kalau memang perlu diperketat, ya akan kita perketat. Bahkan opsi moratorium kembali sangat mungkin dilakukan,” katanya dengan nada tegas.

Lebih jauh, Ayep Zaki menegaskan bahwa kebijakan ke depan tidak akan ditentukan secara sepihak. Pemerintah Kota Sukabumi berencana melibatkan langsung pelaku UMKM dalam proses evaluasi, guna memastikan bahwa setiap keputusan benar-benar berpihak pada kepentingan ekonomi rakyat.

“Kita akan dengarkan aspirasi UMKM. Mereka yang paling merasakan dampaknya. Pemerintah tidak boleh abai terhadap suara mereka,” ujarnya.

Ayep mengakui, kekhawatiran terhadap dominasi ritel modern merupakan sinyal peringatan yang harus segera ditindaklanjuti. Menurutnya, UMKM bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi ekonomi daerah yang harus dijaga keberlanjutannya.

Pemerintah Kota Sukabumi pun menegaskan komitmennya untuk menata ulang arah kebijakan investasi, dengan menempatkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keadilan usaha sebagai prinsip utama. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terhitung 7 Sepetember 2020 Pelayanan Pendaftaran RSKGM Dilakukan Secara Daring

    Terhitung 7 Sepetember 2020 Pelayanan Pendaftaran RSKGM Dilakukan Secara Daring

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Terhitung mulai Senin, 7 September 2020 pekan depan, pelayanan pendaftaran di Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) Bandung sepenuhnya dilakukan secara daring. Yakni melalui aplikasi berbasis android bernama RSKGM Online yang akan mulai tersedia pada 6 September 2020. Direktur RSKGM, Lucyanti Puspitasari mengatakan, nantinya pelayanan hanya akan dilakukan kepada psien yang […]

  • Aswan Asep Wawan Usul Program MBG di Kota Bandung Melibatkan Kerja Sama dengan Kantin Sekolah

    Aswan Asep Wawan Usul Program MBG di Kota Bandung Melibatkan Kerja Sama dengan Kantin Sekolah

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Aswan Asep Wawan, menghadiri program Obrolan Plus Solusi (Opsi) Radio PRFM, pada Kamis, 2 Oktober 2025. Pada kesempatan ini, Aswan membahas terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang berjalan di Kota Bandung. Aswan menyatakan dukungannya terhadap program MBG yang digagas […]

  • Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal

    Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal

    • calendar_month Minggu, 17 Mar 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Jakarta – Indonesia berhasil mengalahkan Kamboja 2-0. Sempat buntu di babak pertama, Luis Milla mengubah taktik dan berbuah hasil. Bermain di Stadion Shah Alam, Malaysia, Kamis (24/8/2017) sore WIB, Luis Milla kembali menurunkan formasi andalal 4-2-3-1. Dengan target meraih kemenangan 3-0 atas Kamboja demi mengamankan tike ke semifinal. Marinus Maryanto Wanewar dimainkan sejak menit pertama. […]

  • Merasa Dirugikan, Nasabah  Kembali Melaporkan PT. Pegadaian Syariah  Ke Pihak Berwajib

    Merasa Dirugikan, Nasabah Kembali Melaporkan PT. Pegadaian Syariah Ke Pihak Berwajib

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    SUKABUMI MBInews.id – Cabang PT Pegadaian Syariah Persero (CPS) Kebonjati Sukabumi kembali dilaporkan oleh Siti Nurlela selaku nasabah ke Polres Sukabumi Kota atas dugaan adanya pelanggaran aturan pengadaian Syariah. Siti Nurlela, sebelumnya merasa dirugikan, akibat ketidak sesuaian dengan sistem klausul baku perbankan syariah dan adanya dua perjanjian yang tidak bisa dibenarkan secara aturan sehingga deliknya […]

  • Dari Puluhan Yang Diajukan, Hanya  Sepuluh Usulan Yang Disepakati di Musrenbang Tingkat Kelurahan Limusnunggal

    Dari Puluhan Yang Diajukan, Hanya Sepuluh Usulan Yang Disepakati di Musrenbang Tingkat Kelurahan Limusnunggal

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebanyak 10 (sepuluh) usulan kegiatan baik fisik dan non fisik disepakati oleh para ketua RT dan RW Kelurahan Limusnunggal dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk tahun 2026, yang digelar di Ruang Pertemuan Keluarahan Limusnunggal, Kecamatan Cibveureum, Kota SUkabumi. Kamis, (12/12/2024). Lurah Limusnunggal, Supriadi mengungkapkan, saat pelaksanaan pra musrenbang para RT,RW dan LPM mencatat ada […]

  • Raih 134 Penghargaan, Satu Tahun Membangun Mang Oded dan Kang Yana

    Raih 134 Penghargaan, Satu Tahun Membangun Mang Oded dan Kang Yana

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    BANDUNG, — “Saya bersama Kang Yana ingin membawa Kota Bandung menjadi semakin baik di segala sektor”. Kalimat tersebut menjadi harapan yang dilontarkan Mang Oded sapaan akrabnya Oded M Danial, sesaat setelah dilantik sebagai Wali Kota Bandung periode 2018-2023, tepatnya 20 September 2018 lalu. Seraya menyampaikan apa yang menjadi keinginan dan target serta semangatnya  sebagai pemimpin […]

expand_less