Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Ledakan Minimarket Modern di Kota Sukabumi, Ayep Zaki Siapkan Opsi Moratorium Lagi?

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 118
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Maraknya pendirian minimarket modern di berbagai sudut Kota Sukabumi kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Sukabumi. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, terutama jika berdampak pada keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama ekonomi lokal.

Ayep Zaki mengungkapkan, lonjakan jumlah minimarket modern saat ini tidak terlepas dari kebijakan pencabutan moratorium perizinan yang dilakukan pada masa kepemimpinan Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi. Sejak saat itu, proses perizinan berjalan tanpa jeda hingga kini tercatat 53 gerai minimarket modern baru berdiri di wilayah kota.

“Moratorium itu dicabut pada masa Pj Wali Kota, lalu perizinannya terus berjalan sampai sekarang. Dampaknya, jumlah minimarket modern di Kota Sukabumi menjadi sangat banyak,” ujar Ayep Zaki saat ditemui di kawasan Jl. R. Syamsudin SH.

Menurut Ayep, Pemerintah Kota Sukabumi tidak menolak kehadiran investasi. Namun, ia menegaskan bahwa investasi tidak boleh mengorbankan keseimbangan ekonomi daerah. Pemerintah, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa pertumbuhan usaha besar tidak menekan ruang hidup UMKM yang selama ini menopang ekonomi masyarakat bawah.

“Semua boleh berusaha di Kota Sukabumi. Tapi investasi harus berjalan seiring dengan perlindungan UMKM. Kalau regulasi tidak dipatuhi, pemerintah tentu tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Ayep Zaki menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan. Evaluasi tersebut akan difokuskan pada efektivitas aturan dalam mengendalikan sebaran minimarket serta dampaknya terhadap pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.

Perwal tersebut sejatinya mengatur berbagai aspek teknis, mulai dari ketentuan lokasi, kepadatan penduduk, akses jalan, hingga kewajiban tanggung jawab sosial perusahaan. Namun, Ayep menilai bahwa penerapan aturan di lapangan masih perlu dikaji ulang agar tidak hanya menguntungkan pelaku ritel modern.

“Kita akan kaji Perwal ini secara objektif. Kalau memang perlu diperketat, ya akan kita perketat. Bahkan opsi moratorium kembali sangat mungkin dilakukan,” katanya dengan nada tegas.

Lebih jauh, Ayep Zaki menegaskan bahwa kebijakan ke depan tidak akan ditentukan secara sepihak. Pemerintah Kota Sukabumi berencana melibatkan langsung pelaku UMKM dalam proses evaluasi, guna memastikan bahwa setiap keputusan benar-benar berpihak pada kepentingan ekonomi rakyat.

“Kita akan dengarkan aspirasi UMKM. Mereka yang paling merasakan dampaknya. Pemerintah tidak boleh abai terhadap suara mereka,” ujarnya.

Ayep mengakui, kekhawatiran terhadap dominasi ritel modern merupakan sinyal peringatan yang harus segera ditindaklanjuti. Menurutnya, UMKM bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi ekonomi daerah yang harus dijaga keberlanjutannya.

Pemerintah Kota Sukabumi pun menegaskan komitmennya untuk menata ulang arah kebijakan investasi, dengan menempatkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keadilan usaha sebagai prinsip utama. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wajib Diketahui Apa Itu Virus Corona Alias Covid-19 ? Dan Apa Itu ODP & PDP ?

    Wajib Diketahui Apa Itu Virus Corona Alias Covid-19 ? Dan Apa Itu ODP & PDP ?

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Virus Corona tengah mewabah hampir seluruh belahan dunia. Tetapi tahukah anda tentang Virus Corona? Berikut Humas Kota Bandung mencoba merangkumnya dari situs resmi World Health Organization (WHO). Virus Corona Nama virus penyebab penyakit Middle East Respiratory Sydrome Coronavirus (MERS-CoV) atau disebut MERS. Menular melalui bersin atau batuk dari orang yang terinfeksi virus […]

  • Usung Semangat Tebar Kebaikan, PMI Tingkatkan Layanan Kantong Mayat, Darah, Dan Kebencanaan

    Usung Semangat Tebar Kebaikan, PMI Tingkatkan Layanan Kantong Mayat, Darah, Dan Kebencanaan

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Menginjak usia ke-77, Palang Merah Indonesia (PMI) mengusung tema Tebar Kebaikan. Berangkat dari semangat ini, PMI optimis mampu meningkatkan layanan untuk masyarakat. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna menyampaikan, PMI merupakan mitra strategis yang sangat dibutuhkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. “Di saat ada kebencanaan dan masyarakat yang membutuhkan khususnya mengenai kebutuhan […]

  • Pj Wali Kota Sukabumi Tinjau Pelayanan Publik dan Tekankan Netralitas ASN Menjelang Pilkada 2024

    Pj Wali Kota Sukabumi Tinjau Pelayanan Publik dan Tekankan Netralitas ASN Menjelang Pilkada 2024

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Baros dan Citamiang pada Selasa (15/10/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk bersilaturahmi dengan aparatur sipil negara (ASN) sekaligus memberikan arahan terkait netralitas ASN dalam menghadapi Pilkada 2024. Dalam kunjungannya, Kusmana Hartadji menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme dan netralitas ASN, serta memastikan bahwa […]

  • Pos Indonesia Peduli Bantu Korban Erupsi Semeru, Ini Yang Diberikan

    Pos Indonesia Peduli Bantu Korban Erupsi Semeru, Ini Yang Diberikan

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – PT Pos Indonesia (Persero) melalui CSR Pos Peduli memberikan sejumlah bantuan kepada korban erupsi Semeru di Posko Tanggap Darurat Semeru yang terdapat di Kecamatan Pasirian, Lumajang Rabu (8/12). Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal R Djoemadi mengatakan CSR sebesar Rp 50 juta disalurkan kepada Pemkab Lumajang untuk membantu menanggulangi dampak erupsi. […]

  • USB YPKP Bandung Jalin Kerjasama Bersama Indonesia Soken

    USB YPKP Bandung Jalin Kerjasama Bersama Indonesia Soken

    • calendar_month Jumat, 9 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dalam rangka peningkatan jumlah kerjasama riset yang bersifat multi dan lintas-disiplin dengan perguruan tinggi serta guna meningkatkan jumlah publikasi Internasional, Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung bersama Investor Indonesia Research Institute Japan (Indonesia Soken) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Ruang Aula bjb Corner, Gedung B Lantai 1 Universitas Sangga Buana Bandung, […]

  • Program Family Strengthening YBM BRILiaN Resmi Dinobatkan Sebagai Pos UKK Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat

    Program Family Strengthening YBM BRILiaN Resmi Dinobatkan Sebagai Pos UKK Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN adalah lembaga amil zakat resmi yang mengelola dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari pekerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Melalui program pemberdayaan yang terintegrasi, YBM BRILiaN berkomitmen meningkatkan kesejahteraan mustahik menuju kemandirian. Upaya nyata BRI melalui YBM BRILiaN dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan pekerja […]

expand_less