Breaking News
Trending Tags

Ledakan Minimarket Modern di Kota Sukabumi, Ayep Zaki Siapkan Opsi Moratorium Lagi?

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Maraknya pendirian minimarket modern di berbagai sudut Kota Sukabumi kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Sukabumi. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, terutama jika berdampak pada keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama ekonomi lokal.

Ayep Zaki mengungkapkan, lonjakan jumlah minimarket modern saat ini tidak terlepas dari kebijakan pencabutan moratorium perizinan yang dilakukan pada masa kepemimpinan Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi. Sejak saat itu, proses perizinan berjalan tanpa jeda hingga kini tercatat 53 gerai minimarket modern baru berdiri di wilayah kota.

“Moratorium itu dicabut pada masa Pj Wali Kota, lalu perizinannya terus berjalan sampai sekarang. Dampaknya, jumlah minimarket modern di Kota Sukabumi menjadi sangat banyak,” ujar Ayep Zaki saat ditemui di kawasan Jl. R. Syamsudin SH.

Menurut Ayep, Pemerintah Kota Sukabumi tidak menolak kehadiran investasi. Namun, ia menegaskan bahwa investasi tidak boleh mengorbankan keseimbangan ekonomi daerah. Pemerintah, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa pertumbuhan usaha besar tidak menekan ruang hidup UMKM yang selama ini menopang ekonomi masyarakat bawah.

“Semua boleh berusaha di Kota Sukabumi. Tapi investasi harus berjalan seiring dengan perlindungan UMKM. Kalau regulasi tidak dipatuhi, pemerintah tentu tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Ayep Zaki menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan. Evaluasi tersebut akan difokuskan pada efektivitas aturan dalam mengendalikan sebaran minimarket serta dampaknya terhadap pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.

Perwal tersebut sejatinya mengatur berbagai aspek teknis, mulai dari ketentuan lokasi, kepadatan penduduk, akses jalan, hingga kewajiban tanggung jawab sosial perusahaan. Namun, Ayep menilai bahwa penerapan aturan di lapangan masih perlu dikaji ulang agar tidak hanya menguntungkan pelaku ritel modern.

“Kita akan kaji Perwal ini secara objektif. Kalau memang perlu diperketat, ya akan kita perketat. Bahkan opsi moratorium kembali sangat mungkin dilakukan,” katanya dengan nada tegas.

Lebih jauh, Ayep Zaki menegaskan bahwa kebijakan ke depan tidak akan ditentukan secara sepihak. Pemerintah Kota Sukabumi berencana melibatkan langsung pelaku UMKM dalam proses evaluasi, guna memastikan bahwa setiap keputusan benar-benar berpihak pada kepentingan ekonomi rakyat.

“Kita akan dengarkan aspirasi UMKM. Mereka yang paling merasakan dampaknya. Pemerintah tidak boleh abai terhadap suara mereka,” ujarnya.

Ayep mengakui, kekhawatiran terhadap dominasi ritel modern merupakan sinyal peringatan yang harus segera ditindaklanjuti. Menurutnya, UMKM bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi ekonomi daerah yang harus dijaga keberlanjutannya.

Pemerintah Kota Sukabumi pun menegaskan komitmennya untuk menata ulang arah kebijakan investasi, dengan menempatkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keadilan usaha sebagai prinsip utama. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus 6 DPRD Kota Bandung: Perwal LKK Wadahi Banyak Kepentingan Warga Bandung

    Pansus 6 DPRD Kota Bandung: Perwal LKK Wadahi Banyak Kepentingan Warga Bandung

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Panitia Khusus (Pansus) 6 DPRD Kota Bandung menjadi narasumber pada Forum Group Discussion (FGD) Pembahasan Penyusunan Draft Peraturan Wali Kota tentang Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) di Grand Preanger Hotel, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (25/5/2022). Anggota Pansus 6 DPRD Kota Bandung, Sandi Muharram berharap peraturan tersebut dapat mewadahi kepentingan warga Kota […]

  • Walikota Sukabumi: UKS Salah Satu Garda Terdepan Dalam Penanganan Covid-19

    Walikota Sukabumi: UKS Salah Satu Garda Terdepan Dalam Penanganan Covid-19

    • calendar_month Senin, 23 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Berbagai persiapan dalam menghadapi pendidikan tatap muka di Sekolah, tentunya bukan hanya tungas dan tanggungjawab dinas terkait saja, melainkan perlu adanya dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Bagian Kesra Setda Kota Sukabumi, dimana pihaknya menggelar pelatihan guru Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). tentunya untuk mewujudkan pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan […]

  • Gagal Perang Sarung, Gerombolan Remaja Ini Berdamai Di Kantor Polisi

    Gagal Perang Sarung, Gerombolan Remaja Ini Berdamai Di Kantor Polisi

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Gagal melakukan aksi perang sarung, kedua belah pihak yang terlibat akhirnya kini melakukan perdamaian di Kantor Polsek Citamiang, Rabu (06/04/2022). Kapolsek Citamiang AKP Arif Sapta Raharja mengatakan, peristiwa bermula pada hari Senin (04/04/2022) sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Diketahui adanya rencana aksi perang sarung yang akan dilakukan tepatnya di depan SMA 1 […]

  • Amatil X Umumkan Kerja Sama Dengan Kargo Technologies Dukung Transformasi Logistik Indonesia

    Amatil X Umumkan Kerja Sama Dengan Kargo Technologies Dukung Transformasi Logistik Indonesia

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Coca-Cola Amatil Indonesia (Amatil Indonesia) melalui inisiatif inisiatif corporate venture capital, Amatil X, secara resmi mengumumkan kerja sama bisnis dengan perusahaan start-up Indonesia di bidang logistik, Kargo Technologies untuk membantu memperluas strategi bisnis dan proses digitalisasi di Indonesia. Sebagai salah satu perusahaan penjualan, manufaktur, dan distribusi minuman terbesar yang telah beroperasi sejak […]

  • Mengapa Tahun Baru Imlek Selalu Hujan? Ini Penjelasan BMKG

    Mengapa Tahun Baru Imlek Selalu Hujan? Ini Penjelasan BMKG

    • calendar_month Minggu, 30 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Perayaan Hari Raya Imlek atau Tahun Baru China ke 2573 akan jatuh pada Selasa, 1 Februari 2022. Tahun Baru China atau Imlek merupakan sebuah momentum bagi masyarakat Tionghoa dalam mengungkapkan rasa syukur serta harapan baru pada tahun yang akan datang. Perayaan tahun baru Imlek kerap kali dikaitkan oleh masyarakat Indonesia dengan hujan. […]

  • Banyak Yang Terjangkit, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Tekan Angka Kasus DBD

    Banyak Yang Terjangkit, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Tekan Angka Kasus DBD

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, terus berupaya menurunkan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Apalagi, berdasarkan data yang ada, warga yang terjangkin kasus tersebut mencapai 639. “Kasus DBD di Kota Sukabumi tergolong masih tinggi. Hingga April 2024, tercatat ada 369 warga yang terjangkit,”kata, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, […]

expand_less