Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Edwin Senjaya : Faktor Sosial di Masyarakat Menjadi Tantangan Serius Bagi Geopolitik Indonesia

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Ketua Angkatan Program Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional (PPNK Lemhanas) ke-221 ‘Maung Papandayan’ yang juga merupakan Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M atau akrab disapa Kang Edwin Senjaya menyoroti berbagai faktor sosial di masyarakat yang menjadi tantangan serius bagi geopolitik Indonesia.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber pada kegiatan Pembinaan Kader TPK (Tim Pendamping Keluarga) se-Kecamatan Rancasari, yang berlangsung di Puteri River Inn, Desa Citengah, Kabupaten Sumedang, Rabu, 14 Januari 2026.

Pada kegiatan yang turut dihadiri oleh Camat Rancasari, Shinta Parmawati, S.STP., M.Si, serta para Lurah se-Kecamatan Rancasari tersebut, Kang Edwin Senjaya, memberikan materi terkait implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Menurutnya, faktor-faktor yang menjadi tantangan terhadap kondisi geopolitik Indonesia diantaranya, perubahan iklim yang mempengaruhi ketahanan pangan, perang, korupsi, narkoba, pinjaman online dan judi online, serta fenomena perilaku penyimpangan seksual yakni, Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Faktor-faktor tersebut menjadi ancaman serius bagi geopolitik di Indonesia, karena turut serta pada kebijakan atau juga dipengaruhi oleh negara lain yang menginginkan adanya ketidakstabilan kondisi di Indonesia.

“Apalagi Indonesia dianggap memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar, sehingga ingin coba dimanfaatkan pihak asing,” ujarnya.

Disamping faktor ketahanan pangan, perang, korupsi, dan narkoba, Kang Edwin Senjaya menilai fenomena maraknya pinjaman online ilegal dan judi online, juga LGBT, menjadi ancaman geopolitik paling serius di masyarakat saat ini.

Dimana, pada faktor fenomena pinjaman online ilegal dan judi online, penguasaan atas data dan ekonomi digital, bukan hanya dapat menguasai sistem keuangan dari suatu negara, namun juga menjadi kekuatan yang dapat mengendalikan perilaku ekonomi masyarakat.

“Fenomena pinjol (pinjaman online) dan Judol, terutama yang ilegal dan yang operatornya diluar negeri menunjukan bagaimana arus modal, teknologi, dan data lintas batas negara, bisa digunakan sebagai alat kontrol ekonomi dan sosial terhadap bangsa lain. Dalam era geopolitik modern, data adalah senjata baru untuk menimbulkan ancaman terhadap keamanan siber dan kedaulatan bangsa,” ucapnya.

Kang Edwin Senjaya mengatakan, bahwa pinjaman online dan judi online memiliki keterikatan yang kuat untuk menjadi ancaman geopolitik di Indonesia. Sebab, dampak dari judi online menyebabkan tingginya pinjaman online dari masyarakat pelaku judi online tersebut.

“Mudahnya mendapatkan uang dari hasil pinjaman online dan rendahnya literasi keuangan masyarakat telah menimbulkan permasalahan ekonomi dan sosial baru bagi Indonesia,” tuturnya.

Sedangkan terkait fenomena penyimpangan seksual LGBT menjadi ancaman geopolitik Indonesia, khususnya pada sektor kesehatan masyarakat terhadap tingginya potensi penyakit menular seksual, dan juga gangguan kesehatan mental.

Tidak hanya kesehatan, isu LGBT juga melibatkan perbedaan fundamental dalam nilai budaya dan hukum antar negara yang mempengaruhi hubungan diplomatik kebijakan luar negeri dan kerja sama internasional.

“Dalam geopolitik modern, kekuatan global tidak hanya tentang berebut wilayah dan sumber daya alam, tetapi juga perebutan pengaruh ideologi dan nilai. Bahkan Menteri Pertahanan kita tahun 2016 lalu, Bapak Ryamizard Ryacudu menyebut bahwa LGBT adalah bagian dari proxywar atau perang terselubung yang dilakukan negara asing untuk melemahkan negara kita,” ucapnya.

Oleh karena itu, saat ini Pemerintah Kota Bandung bersama-sama dengan panitia khusus 14 DPRD Kota Bandung tengah merumuskan sebuah rancangan peraturan daerah tentang Pencegahan, Pengendalian Perilaku dan Penyimpangan Seksual.

Hal ini pun menjadi pembahasan serius di Lemhanas, karena persoalan LGBT ini merupakan ancaman dari internal maupun juga eksternal, dengan dampak implikasi terhadap sosial, budaya, dan ketahanan keluarga.

Untuk itu, upaya pencegahan fenonema LGBT dapat dimulai dari tatanan keluarga, dimana setiap orang tua perlu melakukan pengawasan, pola pengasuhan dan pembinaan yang baik sejak dini terhadap anak-anaknya, tidak hanya dalam aspek pendidikan formal, tapi juga membentuk karakter dan norma sosial serta norma agama sejak dini.

Selain keluarga, melalui kegiatan keagamaan dan organisasi kemasyarakatan juga memiliki peran strategis dalam upaya edukasi kepada masyarakat sebagai benteng nilai moral dan etika secara berkelanjutan.

Kang Edwin Senjaya menegaskan, dengan menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta semboyan Bhinneka Tunggal Ika, diharapkan nilai-nilai tersebut menjadi perekat dan pemersatu bangsa.

Nilai-nilai inilah yang mampu menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan di tengah perbedaan.

“Melalui pemahaman dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan tersebut, masyarakat Indonesia khususnya di wilayah Kecamatan Rancasari dan Kota Bandung diharapkan dapat terus bersatu dalam membangun Kota Bandung, membangun bangsa dan negara, menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah dan tanah air, serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan Kota Bandung maupun bangsa dan negara secara keseluruhan,” ujarnya.* (Cipta)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Tani Nasional, Mahasiswa Ajak Masyarakat Konsumsi Pangan Lokal

    Hari Tani Nasional, Mahasiswa Ajak Masyarakat Konsumsi Pangan Lokal

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Peringati hari tani nasional yang jatuh 24 September 2020, sejumlah mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi membagikan hasil pangan berupa Wortel, Kangkung, dan Kol kepada masyarakat, Kamis, (24/09/20). Ketua BEM Fakultas Pertanian M. Angung Bilal mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari memperingati hari tani nasional yang ke 60 tahun. Sehingga hal itu […]

  • Kondisi Arus Mudik Hari Pertama, Satlantas Polres Sukabumi Kota Antisipasi Kepadatan Arus Lalu Lintas Perkotaan

    Kondisi Arus Mudik Hari Pertama, Satlantas Polres Sukabumi Kota Antisipasi Kepadatan Arus Lalu Lintas Perkotaan

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Tertibkan pengunjung pusat perbelanjaan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi Kota berlakukan penyebrangan sautu pintu bagi pengunjung perbelanjaan yang berada di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di sekitar kawasan Citimal Sukabumi, Kamis (28/04/2022). Kegiatan yang dilaksanakan pada hari pertama Operasi Ketupat Lodaya tahun 2022 tersebut, diharapkan bisa melancarkan arus lalu lintas agar berjalan […]

  • Optimalkan Pengelolaan Keuangan, BPKPD Kota Sukabumi Gelar Bimtek SIPKD

    Optimalkan Pengelolaan Keuangan, BPKPD Kota Sukabumi Gelar Bimtek SIPKD

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Optimalkan pengelolaan keuangan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabum menggelar kegiatan bimbingan teknis Peningkatan Aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD), Selasa (19/12). Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji membuka langsung, kegiatan yang diikuti oleh seluruh Kasubag Keuangan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Sukabumi tersebut. “Penyusunan laporan […]

  • Disdik Purwakarta Buka Posko Pegaduan Terkait PPDB 2019 SMP Negeri

    Disdik Purwakarta Buka Posko Pegaduan Terkait PPDB 2019 SMP Negeri

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    PURWAKARTA, MBInews.id- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Purwakarta membuka posko pengaduan terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 di SMP negeri. Untuk memudahkan pelayanan, disiapkan informasi seputar PPDB melalui layar monitor besar di posko yang ada di Kantor Disdik Purwakarta. “Kita juga buka posko pengaduan jika ada masyarakat yang komplain, silakan datang ke kantor (Disdik). Semuanya […]

  • BAZNAS Kota Bandung Perkuat Tata Kelola Zakat, Rp916 Juta Mengalir ke 470 Penerima

    BAZNAS Kota Bandung Perkuat Tata Kelola Zakat, Rp916 Juta Mengalir ke 470 Penerima

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 2.020
    • 0Komentar

      BANDUNG,Mbinews  — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bandung menyalurkan bantuan senilai Rp916.392.233 kepada 470 penerima manfaat dalam Gebyar Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Sekretariat PCNU Kota Bandung, Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang dirangkaikan dengan semarak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tersebut menjadi momentum BAZNAS Kota Bandung untuk memperkuat transparansi pengelolaan dana umat […]

  • Puluhan Pemuda Ikuti Pembentukan Karakter Generasi Milenial

    Puluhan Pemuda Ikuti Pembentukan Karakter Generasi Milenial

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebanyak 50 pemuda Kota Sukabumi mengikuti kegiatan pembentukan karakter pemuda generasi milenial. Acara diinisiasi oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) setempat tersebut, dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, di salah satu Hotel di Kota SUakbumi. Selasa, (27/9/2022). Fahmi mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, memberikan insigh baru kepada anak muda. Sehingga, nantinya […]

expand_less