Breaking News
Trending Tags

Edwin Senjaya : Faktor Sosial di Masyarakat Menjadi Tantangan Serius Bagi Geopolitik Indonesia

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Ketua Angkatan Program Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional (PPNK Lemhanas) ke-221 ‘Maung Papandayan’ yang juga merupakan Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M atau akrab disapa Kang Edwin Senjaya menyoroti berbagai faktor sosial di masyarakat yang menjadi tantangan serius bagi geopolitik Indonesia.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber pada kegiatan Pembinaan Kader TPK (Tim Pendamping Keluarga) se-Kecamatan Rancasari, yang berlangsung di Puteri River Inn, Desa Citengah, Kabupaten Sumedang, Rabu, 14 Januari 2026.

Pada kegiatan yang turut dihadiri oleh Camat Rancasari, Shinta Parmawati, S.STP., M.Si, serta para Lurah se-Kecamatan Rancasari tersebut, Kang Edwin Senjaya, memberikan materi terkait implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Menurutnya, faktor-faktor yang menjadi tantangan terhadap kondisi geopolitik Indonesia diantaranya, perubahan iklim yang mempengaruhi ketahanan pangan, perang, korupsi, narkoba, pinjaman online dan judi online, serta fenomena perilaku penyimpangan seksual yakni, Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Faktor-faktor tersebut menjadi ancaman serius bagi geopolitik di Indonesia, karena turut serta pada kebijakan atau juga dipengaruhi oleh negara lain yang menginginkan adanya ketidakstabilan kondisi di Indonesia.

“Apalagi Indonesia dianggap memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar, sehingga ingin coba dimanfaatkan pihak asing,” ujarnya.

Disamping faktor ketahanan pangan, perang, korupsi, dan narkoba, Kang Edwin Senjaya menilai fenomena maraknya pinjaman online ilegal dan judi online, juga LGBT, menjadi ancaman geopolitik paling serius di masyarakat saat ini.

Dimana, pada faktor fenomena pinjaman online ilegal dan judi online, penguasaan atas data dan ekonomi digital, bukan hanya dapat menguasai sistem keuangan dari suatu negara, namun juga menjadi kekuatan yang dapat mengendalikan perilaku ekonomi masyarakat.

“Fenomena pinjol (pinjaman online) dan Judol, terutama yang ilegal dan yang operatornya diluar negeri menunjukan bagaimana arus modal, teknologi, dan data lintas batas negara, bisa digunakan sebagai alat kontrol ekonomi dan sosial terhadap bangsa lain. Dalam era geopolitik modern, data adalah senjata baru untuk menimbulkan ancaman terhadap keamanan siber dan kedaulatan bangsa,” ucapnya.

Kang Edwin Senjaya mengatakan, bahwa pinjaman online dan judi online memiliki keterikatan yang kuat untuk menjadi ancaman geopolitik di Indonesia. Sebab, dampak dari judi online menyebabkan tingginya pinjaman online dari masyarakat pelaku judi online tersebut.

“Mudahnya mendapatkan uang dari hasil pinjaman online dan rendahnya literasi keuangan masyarakat telah menimbulkan permasalahan ekonomi dan sosial baru bagi Indonesia,” tuturnya.

Sedangkan terkait fenomena penyimpangan seksual LGBT menjadi ancaman geopolitik Indonesia, khususnya pada sektor kesehatan masyarakat terhadap tingginya potensi penyakit menular seksual, dan juga gangguan kesehatan mental.

Tidak hanya kesehatan, isu LGBT juga melibatkan perbedaan fundamental dalam nilai budaya dan hukum antar negara yang mempengaruhi hubungan diplomatik kebijakan luar negeri dan kerja sama internasional.

“Dalam geopolitik modern, kekuatan global tidak hanya tentang berebut wilayah dan sumber daya alam, tetapi juga perebutan pengaruh ideologi dan nilai. Bahkan Menteri Pertahanan kita tahun 2016 lalu, Bapak Ryamizard Ryacudu menyebut bahwa LGBT adalah bagian dari proxywar atau perang terselubung yang dilakukan negara asing untuk melemahkan negara kita,” ucapnya.

Oleh karena itu, saat ini Pemerintah Kota Bandung bersama-sama dengan panitia khusus 14 DPRD Kota Bandung tengah merumuskan sebuah rancangan peraturan daerah tentang Pencegahan, Pengendalian Perilaku dan Penyimpangan Seksual.

Hal ini pun menjadi pembahasan serius di Lemhanas, karena persoalan LGBT ini merupakan ancaman dari internal maupun juga eksternal, dengan dampak implikasi terhadap sosial, budaya, dan ketahanan keluarga.

Untuk itu, upaya pencegahan fenonema LGBT dapat dimulai dari tatanan keluarga, dimana setiap orang tua perlu melakukan pengawasan, pola pengasuhan dan pembinaan yang baik sejak dini terhadap anak-anaknya, tidak hanya dalam aspek pendidikan formal, tapi juga membentuk karakter dan norma sosial serta norma agama sejak dini.

Selain keluarga, melalui kegiatan keagamaan dan organisasi kemasyarakatan juga memiliki peran strategis dalam upaya edukasi kepada masyarakat sebagai benteng nilai moral dan etika secara berkelanjutan.

Kang Edwin Senjaya menegaskan, dengan menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta semboyan Bhinneka Tunggal Ika, diharapkan nilai-nilai tersebut menjadi perekat dan pemersatu bangsa.

Nilai-nilai inilah yang mampu menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan di tengah perbedaan.

“Melalui pemahaman dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan tersebut, masyarakat Indonesia khususnya di wilayah Kecamatan Rancasari dan Kota Bandung diharapkan dapat terus bersatu dalam membangun Kota Bandung, membangun bangsa dan negara, menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah dan tanah air, serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan Kota Bandung maupun bangsa dan negara secara keseluruhan,” ujarnya.* (Cipta)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yana Resmikan Youth Space Dan Bagikan Sertifikat Tanah Di Kecamatan Coblong

    Yana Resmikan Youth Space Dan Bagikan Sertifikat Tanah Di Kecamatan Coblong

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meresmikan Pusat Kreativitas Pemuda atau Youth Space di Jalan Melati l, Kecamatan Coblong, Kamis 27 Januari 2022 . Hadirnya Youth Space sebagai ruang bagi pemuda untuk melahirkan ide dan gagasan untuk menghasilkan pembangunan di Kota Bandung. “Ini sebagai tempat melahirkan aktivasi berbagai kreativitas ide […]

  • Wali Kota Sukabumi: Meskipun Level 2, Jangan Euforia Tetap Patuhi Protkes

    Wali Kota Sukabumi: Meskipun Level 2, Jangan Euforia Tetap Patuhi Protkes

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, secara resmi membuka langsung kegiatan Bimbingan Teknis Administrasi RT dan RW di Kelurahan Gedong Panjang, Kamis (21/10/2021). Dalam sambutannya orang nomor satu di Kota Sukabumi tersebut, menyampaikan apresiasinya kepada para Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW), yang telah menjadi garda terdepan pada penanganan pandemi […]

  • Pedagang Berharap Pemerintah Mengkaji Ulang Rencana Menaikan Harga BBM

    Pedagang Berharap Pemerintah Mengkaji Ulang Rencana Menaikan Harga BBM

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sejumlah pedagang yang berada di Pasar Tipar Gede, Kota Sukabumi mengeluhkan terkait rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Pasalnya, dengan naiknya harga BBM nanti, tentunya akan berdampak terhadap harga modal dagangan mereka, sehingga para pedagang juga akan menaikan harga jual barang dagangan mereka. Seperti yang dikatakan Asep Mulyana (40), seorang pedagang […]

  • Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI Kota Bandung Berlangsung Khidmat dan Lancar

    Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI Kota Bandung Berlangsung Khidmat dan Lancar

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews –Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Kota Bandung di Plaza Balai Kota Bandung, Minggu 17 Agustus 2025 sore, berlangsung khidmat dan lancar. Upacara dimulai sekitar pukul 16.15 WIB. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara, Komandan Upacara oleh Camat Sukajadi, Inci Dermaga Mustawan Alamsyah. Sedangkan […]

  • Jelang Akhir Tahun,  bank bjb Kerjasama Dengan  Enam Pengembang Perumahan  di Wilayah Timur Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, bank bjb Kerjasama Dengan Enam Pengembang Perumahan di Wilayah Timur Jawa Barat

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    CIREBON, MBInews.id – Di masa pandemi serta menjelang akhir tahun 2021, bank bjb masih terus berkomitmen mencatatkan kinerja yang positif dan pencapaian yang terbaik. Bank bjb dan enam Pengembang Perumahan di wilayah timur Jawa Barat menyepakati Kerja Sama untuk meningkatkan sinergi dan memberi dampak positif bagi masing-masing pihak. Hal ini merupakan bentuk komitmen bank bjb […]

  • Kongres Luar Biasa PWI dan Perdebatan Legalitas di Tengah Konflik

    Kongres Luar Biasa PWI dan Perdebatan Legalitas di Tengah Konflik

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Oleh: Zulmansyah Sekedang SUDAH sepekan lebih, saya ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum (Ketum) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Banyak Ketua PWI Provinsi bertanya; Kapan KLB? Bisakah KLB menyelesaikan masalah PWI? Haruskah KLB diusulkan 2/3 PWI Provinsi? Jawaban saya antara lain begini. Kongres Luar Biasa (KLB) di PWI adalah legal, sah, dan diatur jelas […]

expand_less