Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Masih Ada Peluang Besar untuk para Eksportir ke Negara Jepang, Yordania dan Arab Saudi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Perusahaan asal Kota Bandung, PT Cresco Indonesia, mengekspor produknya ke Jepang dengan nilai produk sebesar Rp400 juta. Acara pelepasan ekspor produk Bandung ke Jepang ini dihadiri langsung oleh Anggota Komisi II DPRD Kota Bandung, Siti Marfuah, S.S., S.Pd, M.Pd., Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin, serta Plt Kepala Disdagin Kota Bandung, Rony Ahmad Nurudin, Senin, 21 April 2025.

Anggota Komisi II DPRD Kota Bandung, Siti Marfuah mengapresiasi eksportir yang ada di Kota Bandung yang masih eksis di tengah kondisi perang dagang yang memanas antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang tentunya berdampak pada ekonomi di Indonesia. Ia pun menilai masih ada peluang yang cukup besar bagi para eksportir untuk memasarkan produknya ke luar negeri baik itu Jepang, Yordania, Arab Saudi, dan negara lainnya.

Pertama DPRD Kota Bandung mengapresiasi dengan masih bertahannya para eksportir yang mengekspor produknya ke luar negeri. Ini menjadi peluang dan tantangan bagaimana kita harus bisa menghadirkan kembali perusahaan-perusahaan yang bisa lebih banyak lagi mengekspor kebutuhan pasar global,” kata Siti, seusai acara yang berlokasi di Jalan Mekar Raya, Gedebage, Kota Bandung itu.

Makin banyaknya perusahaan-perusahaan eksportir akan membuat peluang untuk para tenaga kerja di Kota Bandung sangat terbuka. Hal ini guna menekan angka pengangguran yang ada di ibu kota provinsi Jawa Barat itu.Dampaknya bagaimana tenaga kerja untuk warga Kota Bandung bisa lebih terbuka apalagi saat ini kondisi ekonomi sedang tidak baik-baik saja. Pemkot Bandung harus mendorong perusahaan yang tidak eksis menjadi eksis lagi dan bisa mengurangi pengangguran. Ini jadi harapan bagaimana kemudahan dalam mencari pekerjaan,” ujarnya.

Anggota DPRD Kota Bandung mendorong , agar Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung dapat terus memberikan program pelatihan sesuai kebutuhan industri. Hal ini guna memenuhi kebutuhan SDM yang dicari oleh industri, sehingga penyerapan tenaga kerja dapat maksimal.

“Dinas Tenaga Kerja sudah ada pelatihan nanti dengan BLK dengan masif lagi, apakah mau SDM-nya mau bekerja di pabrik atau wirasusaha jadi sesuai dengan minat dan kebutuhan industri juga. Itu jadi kunci utama SDM berdaya saing. Jadi bagaimana pelatihan merupakan modal untuk para calon pekerja,” ujarnya. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Penghujan, Sebagian Bapokting Alami Penaikan Harga

    Musim Penghujan, Sebagian Bapokting Alami Penaikan Harga

    • calendar_month Selasa, 24 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Tingginya curah hujan saat ini, memebuat beberpa bahan pokok penting (bapokting) di Kota Sukabumi alami penaikan harga. Seperti, cabai merah besar TW dari Rp34 ribu menjadi Rp38 per kg, kemudian cabai keriting hijau semula Rp18 ribu menjadi Rp20 ribu per kg, cabai rawit merah menjdi Rp25 ribu yang sebelumnya dibandrol Rp24 ribu per kg. […]

  • Ketua Pansus Tolak Kenaikan Retribusi Kesehatan; Ini Alasannya

    Ketua Pansus Tolak Kenaikan Retribusi Kesehatan; Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Panitia khusus (Pansus) DPRD Kota Sukabumi bahas raperda tentang perubahan atas Perda nomor 3 tahun 2021 tentang retribusi pelayanan-pelayanan kesehatan di Kota Sukabumi. Ketua Pansus Lukmansyah menjelaskan, semangat awal perubahan Perda tersebut, bukan untuk merubah nominal. Tapi Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Kesehatan membuka pelayanan baru, sehingga muncul angka baru untuk di […]

  • Pertahankan Selama Tiga Pekan, Kota Bandung Peringkat Atas Kepatuhan Bermasker Di Jabar

    Pertahankan Selama Tiga Pekan, Kota Bandung Peringkat Atas Kepatuhan Bermasker Di Jabar

    • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id- Kota Bandung menjadi salah satu daerah yang memiliki tingkat kepatuhan tinggi dalam penggunaan masker. Tercatat kepatuhan masyarakat Kota Bandung dalam penggunaan masker tak pernah kurang dari 90 persen. Hal itu sesuai rilis Pemerintah Provinsi Jawa Barat tentang peta kepatuhan selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional atau Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). […]

  • Akibat Pendonor Cemas Keluar Rumah Akibar Virus Covid-19, Stok Darah PMI Kota Sukabumi Minim

    Akibat Pendonor Cemas Keluar Rumah Akibar Virus Covid-19, Stok Darah PMI Kota Sukabumi Minim

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Unit Donor Darah (UDD) Kota Sukabumi tergolong minim. Padahal, permintaan akan darah sangat tinggi.Kekurangan akan darah di PMI bisa saja diakibatkan dampak dari wabah Covid-19.”Kewalahan, ketika kebutuhan darah meningkat namun pendonor menurun. Hal ini bisa diakibatkan karena adanya wabah saat ini, yang mengakibatkan rasa kehawatiran […]

  • Waspada Hepatitis Akut, Yuk Sama-sama Jaga Pola Hidup Sehat

    Waspada Hepatitis Akut, Yuk Sama-sama Jaga Pola Hidup Sehat

    • calendar_month Sabtu, 7 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Badan kesehatan dunia (WHO) menerima laporan terjadinya penyakit hepatitis akut yang tidak diketahui di Inggris Raya, 5 April 2022 lalu. Merespons hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengajak masyarakat untuk menjaga pola hidup. Melalui surat edaran yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kota Bandung, ada empat hal yang perlu dilakukan masyarakat sebagai upaya antisipasi […]

  • Bupati Bandung Bersama Kades Banjaran Wetan Buka Mupakat di lapang Kiarapayung Kec Banjaran

    Bupati Bandung Bersama Kades Banjaran Wetan Buka Mupakat di lapang Kiarapayung Kec Banjaran

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Musyawarah Bupati Dengan Masyarakat Tani (Mufakat) di lapang Kiarapayung Desa Banjaran Wetan Kec Banjaran Kab Bandung ,(30/1/2024) hadirkan Bupati Bandung Dr.HM Dadang Supriatna MSi.SIp biasa disapa Kang DS. Dan juga hadir beberapa OPD terkait termasuk hadir juga Kades Banjaran Wetan, Ujang Kusnadi dan juga hadir Forkompincam Banjaran berikut para kelompok Tani […]

expand_less