Breaking News
Trending Tags

Dr.Agung : Mahasiswa Bukan Hanya Pelajar, Tetapi Pelayan Nilai dan Penjaga Nurani Sosial

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews  – Program pengabdian masyarakat dapat mengasah kemampuan mahasiswa untuk membantu menuntaskan sejumlah masalah yang dihadapi warga. Program ini merupakan satu dari tiga kewajiban dasar perguruan tinggi selain pendidikan dan penelitian.

“Mahasiswa bukan hanya pelajar, tetapi pelayan nilai dan penjaga nurani sosial. Di kampus mencetak ilmu dalam ruang akademik untuk membangun fondasi pengetahuan dan saat pengabdian kepada masyarakat ini yang akan menjadi kontribusi untuk membenahi persoalan di lingkungan sosial,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Dr. dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.Pd., KHOM., MMRS., FINASIM., saat menjadi narasumber acara Upgrading Pengabdian Mahasiswa BEM KM Universitas Pasundan bertema “Grow to Make an Impact: Bergerak Bersama untuk Perubahan”, di Pendopo Kota Bandung, Sabtu, 24 Januari 2026.

dr. Agung menjelaskan, program pengabdian kepada masyarakat akan berdampak bila dalam tahapannya diterapkan nilai-nilai yang tepat. Pengabdian masyarakat kerap tak berjalan baik selepas program tersebut usai.

Dalam presentasinya “Pengabdian Masyarakat: Dari Program Menjadi Dampak” di acara tersebut, dr. Agung memaparkan sejumlah kesalahan umum yang sering dikaitkan dengan pengabdian masyarakat.

Pengabdian masyarakat sering dirasa sebagai seremonia belaka. Selepas itu hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat terputus. “Banyak dokumentasi tetapi minim perubahan. Kegiatan jalan tetapi masalah ada. Proyek selesai, relasi putus. Tidak ada tindak lanjut setelah program berakhir. Seharusnya tidak seperti itu. Mahasiswa harus datang dengan solusi dari hasil memahami kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pengabdian kepada masyarakat adalah kehadiran yang bermakna. Bukan sekadar simpati, tetapi harus menjadi rencana aksi yang terorganisir dengan baik. “Mahasiswa harus datang, lalu merancang solusi yang relevan. Tanggung jawab sosial yang konsisten. Jadi prinsip dasarnya datang ke tengah masyarakat untuk belajar, bukan untuk menggurui,” tuturnya.

Ia pun membagikan rumus pengabdian masyarakat yang memberi dampak. Di antaranya, masalah nyata yang dihadapi warga harus diselesaikan solusi relevan. Rancang pendekatan sesuai konteks lokal, kolaborasi, libatkan warga sebagai subjek aktif, serta membangun sistem yang mandiri sehingga hasil program bisa dijalankan keberlanjutan.

*Calon Pemimpin*

dr. Agung menambahkan, peran mahasiswa di masyarakat bisa berwujud sebagai agen perubahan, kontrol sosial, serta pencetak pemimpin. Agen perubahan yakni bergerak mengubah dengan cara yang beradab. Bukan berarti paling lantang, tetapi menginisiasi solusi, menggerakkan partisipasi, menguatkan kapasitas masyarakat, hingga membuat perubahan realistis.

“Contoh, membuat sistem antrean layanan warga untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik, pemetaan keluarga rentan supaya bisa memastikan bantuan tepat sasaran dan tertata dengan baik, atau membuat kelas literasi kesehatan atau keuangan,” katanya.

Dalam fungsi kontrol sosial, mahasiswa yang menjalankan program pemberdayaan masyarakat diharapkan menyampaikan kritik berbasis data dan adab, advokasi berbasis kebutuhan, atau mengawal layanan publik. Program ini juga akan ikut membentuk mahasiswa sebagai calon pemimpin di masa mendatang.

“Membentuk pemimpin membutuhkan kedisiplinan nilai, kekuatan mental, berpikir kritis, dan menepati janji. Jangan merusak kepercayaan masyarakat. Hormati budaya lokal, pahami adat istadat dan tata krama setempat. Libatkan tokoh masyarakat dalam setiap tahapan, jaga komunikasi, dan jaga dokumentasi beretika,” ujarnya.

Indikator dari kesuksesan program pengabdian masyarakat yang berdampak akan terlihat melalui perubahan perilaku warga, sistem baru yang terbentuk untuk menggerakkan potensi lokal, dan penurunan masalah yang terukur.

“Dampaknya tidak selalu viral, tetapi harus terasa. Pengabdian yang baik menciptakan warga yang mampu melanjutkan program-program yang dijalankan. Jadikan pengabdian ini bukan sebagai program tetapi menjadi karakter. Kita bergerak bukan untuk terlihat tetapi untuk berdampak. Bukan untuk sekadar dokumentasi tetapi untuk bertransformasi,” tutur dr. Agung.

Acara ini juga diisi narasumber Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung Gin Gin Ginanjar dan Ketua Tim Kerja SDM Kesehatan Asep Kamal Sahroni, serta dihadiri Wakil Rektor I Universitas Pasundan Prof. Cartono. *

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DLH Kota Sukabumi Alihkan TPSA Cikundul Ke Zona Tidak Aktif

    DLH Kota Sukabumi Alihkan TPSA Cikundul Ke Zona Tidak Aktif

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi untuk sementara waktu akan menggunakan zona tidak aktif untuk menampung semua sampah yang ada. Pasalnya, Tempat Pembuangan sampah Akhir (TPSA) yang berlokasi di Cikundul tidak bisa digunakan. Lantaran, akan dibangun oleh Kementrian PUPR. “Jadi semua sampah yang biasanya di buang ke TPSA, kini dialihkan dulu ke […]

  • Edukasi “Melek Keuangan” Bagi Para Pelaku UMKM, Masyarakat Agar Cermat Dan Cerdas

    Edukasi “Melek Keuangan” Bagi Para Pelaku UMKM, Masyarakat Agar Cermat Dan Cerdas

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pelaku UMKM harus terus diberikan edukasi agar cermat dan cerdas dalam mengakses lembaga keuangan yang dinilai serba aman, terutama meningkatkan kemampuan usaha. Kasubbag Edukasi dan Perlindungan Konsumen (EPK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 2 Jawa Barat, Teguh Dinurahayu, mengatakan, sosialisasi dan edukasi berperan penting untuk meningkatkan kemudahan dan keamanan para pelaku […]

  • Tedy Rusmawan Dorong Keterampilan Jahit Makin Berkembang via Digital

    Tedy Rusmawan Dorong Keterampilan Jahit Makin Berkembang via Digital

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, AT.,MM menghadiri sekaligus menutup rangkaian kegiatan pelatihan menjahit hasil dari aspirasi reses DPRD Kota Bandung, di Aula SMK Muhammadiyah 3 Bandung, Senin (1/8/2022). Acara ini dilaksanakan dari tanggal 25 Juli-1 Agustus tahun 2022. Para peserta telah melalui serangkaian pelatihan dan pembinaan selama 6 hari, untuk […]

  • PPP BERGABUNG, KEMANA SENJATA GERINDRA DIARAHKAN?

    PPP BERGABUNG, KEMANA SENJATA GERINDRA DIARAHKAN?

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, — Secara mengejutkan terjadi perubahan konstelasi politik di tingkat elite. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarpa dan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum merapat ke Prabowo Subianto. Turut pula hadir Bupati Bogor yang merupakan Ketua DPW PPP Jabar Ade Yasin. Untuk kepentingan apa para petinggi PPP merapat ke Gerindra? Banyak spekulasi berkembang setelah […]

  • Ulama dari Palestina Hadiri Manaqiban

    Ulama dari Palestina Hadiri Manaqiban

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Kab.Bandung – MBINews.id – Gelaran manaqiban di Pesantren Hidayatul Hikmat desa Gajah Mekar kecamatan Kutawaringin, ada yang spesial Jumat (22/3/24). Betapa tidak, acara tersebut dihadiri ulama dari Palestina. Pesantren Hidayatul Hikmah Desa Gajah Mekar, ini pun semakin banyak jamaah yang ikut serta dalam gelaran manaqiban setiap tanggal 11 tahun Hijriyah ini. Ya, manaqiban kali ini, […]

  • Versi Diskominfo Kota Sukabumi,  Tidak Ada Kabar Hoaks Ditemukan Selama Pemilu

    Versi Diskominfo Kota Sukabumi, Tidak Ada Kabar Hoaks Ditemukan Selama Pemilu

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi, mengaku tidak menemukan kabar hoaks (kabar bohong) yang menyudutkan salah satu calon dan kabar bohong lainnya selama tahapan Pemilu serentak tahun 2024. Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diksominfo Kota Sukabumi, Tantan Sontani, mengungkapkan, jika penangkalan hoaks ini bukan hanya menjadi fokus pemerintah daerah saja, namun pemerintah […]

expand_less