Breaking News
Trending Tags

Dr.Agung : Mahasiswa Bukan Hanya Pelajar, Tetapi Pelayan Nilai dan Penjaga Nurani Sosial

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
  • visibility 168
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews  – Program pengabdian masyarakat dapat mengasah kemampuan mahasiswa untuk membantu menuntaskan sejumlah masalah yang dihadapi warga. Program ini merupakan satu dari tiga kewajiban dasar perguruan tinggi selain pendidikan dan penelitian.

“Mahasiswa bukan hanya pelajar, tetapi pelayan nilai dan penjaga nurani sosial. Di kampus mencetak ilmu dalam ruang akademik untuk membangun fondasi pengetahuan dan saat pengabdian kepada masyarakat ini yang akan menjadi kontribusi untuk membenahi persoalan di lingkungan sosial,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Dr. dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.Pd., KHOM., MMRS., FINASIM., saat menjadi narasumber acara Upgrading Pengabdian Mahasiswa BEM KM Universitas Pasundan bertema “Grow to Make an Impact: Bergerak Bersama untuk Perubahan”, di Pendopo Kota Bandung, Sabtu, 24 Januari 2026.

dr. Agung menjelaskan, program pengabdian kepada masyarakat akan berdampak bila dalam tahapannya diterapkan nilai-nilai yang tepat. Pengabdian masyarakat kerap tak berjalan baik selepas program tersebut usai.

Dalam presentasinya “Pengabdian Masyarakat: Dari Program Menjadi Dampak” di acara tersebut, dr. Agung memaparkan sejumlah kesalahan umum yang sering dikaitkan dengan pengabdian masyarakat.

Pengabdian masyarakat sering dirasa sebagai seremonia belaka. Selepas itu hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat terputus. “Banyak dokumentasi tetapi minim perubahan. Kegiatan jalan tetapi masalah ada. Proyek selesai, relasi putus. Tidak ada tindak lanjut setelah program berakhir. Seharusnya tidak seperti itu. Mahasiswa harus datang dengan solusi dari hasil memahami kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pengabdian kepada masyarakat adalah kehadiran yang bermakna. Bukan sekadar simpati, tetapi harus menjadi rencana aksi yang terorganisir dengan baik. “Mahasiswa harus datang, lalu merancang solusi yang relevan. Tanggung jawab sosial yang konsisten. Jadi prinsip dasarnya datang ke tengah masyarakat untuk belajar, bukan untuk menggurui,” tuturnya.

Ia pun membagikan rumus pengabdian masyarakat yang memberi dampak. Di antaranya, masalah nyata yang dihadapi warga harus diselesaikan solusi relevan. Rancang pendekatan sesuai konteks lokal, kolaborasi, libatkan warga sebagai subjek aktif, serta membangun sistem yang mandiri sehingga hasil program bisa dijalankan keberlanjutan.

*Calon Pemimpin*

dr. Agung menambahkan, peran mahasiswa di masyarakat bisa berwujud sebagai agen perubahan, kontrol sosial, serta pencetak pemimpin. Agen perubahan yakni bergerak mengubah dengan cara yang beradab. Bukan berarti paling lantang, tetapi menginisiasi solusi, menggerakkan partisipasi, menguatkan kapasitas masyarakat, hingga membuat perubahan realistis.

“Contoh, membuat sistem antrean layanan warga untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik, pemetaan keluarga rentan supaya bisa memastikan bantuan tepat sasaran dan tertata dengan baik, atau membuat kelas literasi kesehatan atau keuangan,” katanya.

Dalam fungsi kontrol sosial, mahasiswa yang menjalankan program pemberdayaan masyarakat diharapkan menyampaikan kritik berbasis data dan adab, advokasi berbasis kebutuhan, atau mengawal layanan publik. Program ini juga akan ikut membentuk mahasiswa sebagai calon pemimpin di masa mendatang.

“Membentuk pemimpin membutuhkan kedisiplinan nilai, kekuatan mental, berpikir kritis, dan menepati janji. Jangan merusak kepercayaan masyarakat. Hormati budaya lokal, pahami adat istadat dan tata krama setempat. Libatkan tokoh masyarakat dalam setiap tahapan, jaga komunikasi, dan jaga dokumentasi beretika,” ujarnya.

Indikator dari kesuksesan program pengabdian masyarakat yang berdampak akan terlihat melalui perubahan perilaku warga, sistem baru yang terbentuk untuk menggerakkan potensi lokal, dan penurunan masalah yang terukur.

“Dampaknya tidak selalu viral, tetapi harus terasa. Pengabdian yang baik menciptakan warga yang mampu melanjutkan program-program yang dijalankan. Jadikan pengabdian ini bukan sebagai program tetapi menjadi karakter. Kita bergerak bukan untuk terlihat tetapi untuk berdampak. Bukan untuk sekadar dokumentasi tetapi untuk bertransformasi,” tutur dr. Agung.

Acara ini juga diisi narasumber Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung Gin Gin Ginanjar dan Ketua Tim Kerja SDM Kesehatan Asep Kamal Sahroni, serta dihadiri Wakil Rektor I Universitas Pasundan Prof. Cartono. *

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaga Kesucian Ramadan, Yana Ajak Warga Jaga Lingkungan

    Jaga Kesucian Ramadan, Yana Ajak Warga Jaga Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana bertekad menjaga Kota Bandung aman dan kondusif selama Ramadan. Hal itu agar umat muslim bisa melaksanakan ibadah dengan khusyu. “Tetap kondusif diharapkan selama bulan Ramadan,” kata Yana di Hotel Horison, Selasa 29 Maret 2022. Soal keamanan Yana pun mengajak kepada organisasi masyarakat dan warga […]

  • Mantap! Kini Pengaduan Lapor Dan PPID Ada Di Mal

    Mantap! Kini Pengaduan Lapor Dan PPID Ada Di Mal

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung terus berinovasi dan mengakselerasi pelayanan kepada masyarakat. Terbaru, pelayanan pengaduan Lapor! dan layanan informasi telah hadir di Mal Pelayanan Publik. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana mengatakan, kehadiran layanan pengaduan Lapor! dan layanan Informasi PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) di Mal Pelayanan Publik dapat […]

  • PWI Pusat  Dorong Dewan Pers Segera Proses Hukum Pembuat Sertifikat UKW

    PWI Pusat Dorong Dewan Pers Segera Proses Hukum Pembuat Sertifikat UKW

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – PWI Pusat mendorong Dewan Pers agar segera memproses secara hukum serta memidanakan pelaku pemalsuan sertifikat UKW beberapa waktu lalu yang mencatut nama Ketua Umum dan Sekjen PWI Pusat, serta mantan Ketua Dewan Pers, Stenly Adi Prasetyo. Perbuatan pemalsuan sertifikat UKW ini merupakan tindak pidana. Hal ini tidak boleh didiamkan. “Dewan Pers sebagai […]

  • Terkait Tata Ruang Di Kota Bandung, Kementrian ATR/BPN : Kota Bandung Barometer Bagi Kabupaten Dan Kota Lain

    Terkait Tata Ruang Di Kota Bandung, Kementrian ATR/BPN : Kota Bandung Barometer Bagi Kabupaten Dan Kota Lain

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kementerian Agraria dan Tata Bandan Pertanahan Nasional Ruang Republik Indonesia (Kementerian ATR/BPN) mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terkait penanganan permasalahan penyelenggaraan penataan ruang di Kota bandung. Hal itu diungkapkan oleh Direktur penertiban pemanfaatan ruang Andi Renald usai mendengarkan paparan Wali Kota Bandung Oded M. Danial tentang penyelenggaraan penataan ruang yang dilakukan […]

  • Nyi Galuh, DPD SPN Kab Majalengka Apresiasi Gelaran “Pesta Adat Besar” Pemersatu Bangsa

    Nyi Galuh, DPD SPN Kab Majalengka Apresiasi Gelaran “Pesta Adat Besar” Pemersatu Bangsa

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    MAJALENGKA, MBInews.id –Dalam Gelaran Milangkala Dewan Pimpinan Pusat (DPD) Srikandi Pasundan Ngahiji  Ruwat Jagat  “Pesta Adat Besar” yang diselenggarakan di Lucky Square, Bandung,Rabu (4/12/2019) ada DPD Srikandi Pasundan Ngahiji  (SPN) berasal dari Kab Majalengka     Ketua DPD Srikandi Pasundan Ngahiji wilayah Kab Majalengka , Nur Hasanah Kamal biasa di panggil Nyai Galuh, lahir Asli kelahiran Desa […]

  • Kabar Gembira! Sungai Citarum Kini Ada di Level Cemar Ringan

    Kabar Gembira! Sungai Citarum Kini Ada di Level Cemar Ringan

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kualitas status Sungai Citarum kini sudah meningkat dari cemar berat ke cemar ringan. Hal itu disampaikan Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana saat menghadiri acara Gerakan Bersih Sungai di Taman Kersen, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung. Yana menyebut, kondisi di Sungai Citarum mengalami peningkatan yang cukup baik. Ia berharap pada 2025, kondisi Sungai […]

expand_less