Bestari Sukabumi Cetak Barista Profesional ke Arab Saudi, Bukti SDM Lokal Siap Go Global
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dua PMI Asal Sukabumi Sukses ke Arab Saudi Lewat Program Bestari.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI, Mbinews.id – Program Bestari (Be Stars International) yang diinisiasi Pemerintah Kota Sukabumi membuktikan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul. Dua pemuda asal Sukabumi, Rizki Perdana dan Muhammad Reza Al-Farez, kini resmi bekerja sebagai barista profesional di Arab Saudi setelah melalui tahapan pelatihan dan seleksi ketat.
Keberangkatan keduanya menjadi capaian awal program yang dirancang untuk membuka akses kerja global bagi generasi muda Kota Sukabumi melalui peningkatan kompetensi dan penempatan kerja yang legal serta terstruktur.
Dalam video testimoni yang dibagikan, Rizki dan Reza mengungkapkan rasa syukur serta terima kasih kepada Pemerintah Kota Sukabumi atas kesempatan yang diberikan melalui Program Bestari.
Keduanya menyebut pelatihan barista dan penguatan kemampuan bahasa Inggris menjadi bekal penting hingga akhirnya diterima bekerja di Arab Saudi. Proses pembekalan tersebut melibatkan PT Timur Raya Jaya Lestari (TJL) dan Akademi Tamansiswa yang memberikan pendampingan teknis maupun nonteknis sebelum pemberangkatan.
Program ini tidak hanya menyiapkan keterampilan teknis, tetapi juga memastikan kesiapan mental, komunikasi, dan pemahaman budaya kerja internasional.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan dua pemuda tersebut. Ia menilai capaian ini sebagai bukti bahwa pemuda daerah memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar kerja global.
“Kami ingin membuktikan bahwa pemuda Kota Sukabumi memiliki kualitas bintang di level internasional. Program Bestari hadir bukan sekadar mengirim tenaga kerja, tetapi menyiapkan tenaga kerja terampil melalui proses upskilling yang matang,” ujarnya, Minggu (01/03/2026).
Menurutnya, pendekatan berbasis kompetensi menjadi kunci agar tenaga kerja asal Sukabumi memiliki daya saing dan nilai tambah di luar negeri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta.
Ia menjelaskan bahwa Disnaker memastikan seluruh tahapan pemberangkatan berjalan sesuai prosedur resmi, termasuk aspek kontrak kerja, perlindungan tenaga kerja, hingga legalitas dokumen perjalanan.
“Setiap PMI dari Kota Sukabumi yang berangkat melalui Program Bestari dipastikan memiliki perlindungan jelas dan prosedur yang profesional,” tegasnya.
Sinergi dengan PT Timur Raya Jaya Lestari dinilai menjadi faktor penting dalam menjamin kualitas pelatihan dan akses penempatan kerja di luar negeri.
Program Bestari diharapkan menjadi pintu masuk bagi lebih banyak talenta muda Sukabumi untuk mengisi peluang kerja strategis di berbagai negara. Selain meningkatkan kesejahteraan individu dan keluarga PMI, keberhasilan ini juga berpotensi mengangkat reputasi Kota Sukabumi sebagai daerah penghasil tenaga kerja terampil berstandar internasional.
Keberangkatan Rizki dan Reza menjadi simbol awal bahwa investasi pada pelatihan dan kolaborasi lintas sektor mampu membuka peluang global bagi generasi muda daerah.
Dengan capaian ini, Pemerintah Kota Sukabumi optimistis Program Bestari akan terus berkembang dan menjadi program unggulan dalam pembangunan SDM berdaya saing global. (Ardan/Wan/Mbi)
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar