Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

BPKPD Kota SUkabumi Perketat Pengawasan PBJT, Cegah Kebocoran PAD Lewat Digitalsi Pajak

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
  • visibility 341
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id-  Pemerintah Kota Sukabumi melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) memperketat pengawasan pemungutan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) di sejumlah sektor strategis, mulai dari hotel, restoran, hiburan, parkir, hingga penerangan jalan. Langkah ini dilakukan untuk menutup potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi sistem digital dan pengawasan berlapis.

Kepala BPKPD Kota Sukabumi, Galih Marelia Anggraeni, menegaskan bahwa PBJT sebesar 10 persen merupakan pajak titipan masyarakat yang wajib disetorkan pelaku usaha ke kas daerah, bukan bagian dari pendapatan usaha.

“PBJT 10 persen itu bukan milik pelaku usaha, tetapi titipan masyarakat. Ini yang harus dipahami dan dipatuhi,” ujar Galih, Jumat (18/4/2026).

Penguatan pengawasan ini dilakukan melalui pembentukan dua tim khusus, yakni Tim 10 yang beranggotakan kepala dinas dan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan inspeksi lapangan setiap tiga bulan, serta Tim 12 yang bertugas melakukan evaluasi teknis setiap bulan.

Selain itu, Pemkot Sukabumi juga mengimplementasikan sistem pengawasan berbasis elektronik (e-monitoring) yang terintegrasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pajak daerah.

Di sisi lain, digitalisasi sistem perpajakan turut diperkuat melalui peluncuran aplikasi Pajak Online Kota Sukabumi (PANTAS), serta penyediaan kanal pembayaran digital seperti QRIS dan virtual account. Sistem ini dirancang untuk meminimalkan interaksi langsung antara wajib pajak dan petugas yang berpotensi menimbulkan penyimpangan.

“Dengan sistem pembayaran digital, wajib pajak bisa langsung menyetor tanpa pertemuan fisik. Ini penting untuk menekan potensi kebocoran,” kata Galih.

Meski demikian, BPKPD masih menemukan sejumlah pelaku usaha yang belum mencantumkan PBJT dalam struk transaksi. Kondisi ini dinilai berisiko menimbulkan kehilangan potensi pendapatan daerah.

Menurut Galih, pihaknya terlebih dahulu mengedepankan pendekatan edukasi dan pembinaan kepada pelaku usaha yang tidak patuh. Namun, sanksi tegas tetap dapat diberlakukan apabila pelanggaran terus terjadi, sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk sanksi administratif hingga pidana.

“Ketika ditemukan pelaku usaha yang belum mencantumkan pajak, kami lakukan edukasi dan pembinaan. Namun jika tetap tidak patuh, sanksi tegas dapat diberlakukan,” tegasnya.

Pemkot Sukabumi juga mengimbau masyarakat untuk turut serta dalam pengawasan dengan meminta bukti pembayaran pajak setiap melakukan transaksi di sektor usaha yang dikenakan PBJT.

“Pajak adalah dana masyarakat. Jangan sampai sudah dibayar, tetapi tidak masuk ke kas daerah. Peran masyarakat penting untuk mengawal ini,” pungkas Galih. ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Hadirkan Ruang Publik di Bandung Utara

    Pemkot Bandung Hadirkan Ruang Publik di Bandung Utara

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    BANDUNG , Mbinews – Memperingati Hari Bakti ke-78 Pekerjaan Umum (PU), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menghadirkan ruang publik baru di kawasan Bandung Utara , bernama Talaga Citalaga di Kelurahan Isola, Kecamatan Sukasari Kota Bandung. Telaga tersebut merupakan bentuk kongkrit Pemkot Bandung dalam upaya perlindungan mata air. Kawasan ini diresmikan langsung oleh Penjabat Wali Kota Bandung, […]

  • Raperda Pembudayaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Dibahas Pansus 2 DPRD Kota Bandung

    Raperda Pembudayaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Dibahas Pansus 2 DPRD Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Panitia Khusus (Pansus) 2 DPRD Kota Bandung sedang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembudayaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Anggota Pansus 2 DPRD Kota Bandung, Eko Kurnianto W, S.T., M.PMat. dalam kesempatannya menyampaikan, bahwa Perda (Peraturan Daerah) ini memiliki nilai sangat strategis bagi internalisasi nilai nilai luhur pancasila dalam kehidupan masyarakat […]

  • Diskopdagrin Kota Sukabumi: Harga Bapokting Disejumlah Pasar Terpantau Stabil

    Diskopdagrin Kota Sukabumi: Harga Bapokting Disejumlah Pasar Terpantau Stabil

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.com — Dipenghujung akhir bulan September 2019, Perkembangan harga bahan pokok penting (bapokting) dan barang strategis lainya di sejumlah Pasar yang terdapat di Kota Sukabumi terpantau stabil.  Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindutrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi, tidak ditemukan adanya komoditas yang alami penaikan ataupun penurunan harga. “Hasil monitor […]

  • H. Eti Apresiasi Komunikasi Antara Kades dan Warga

    H. Eti Apresiasi Komunikasi Antara Kades dan Warga

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Kab Bandung,Mbinews.id –Masa sidang I tahun 2023 ,masa reses Hj Eti anggota DPRD Kab Bandung dari Partai Golkar di GOR desa Mekarjaya Kec Arjasari Kab Bandung (17/11/2023) peserta reses yang hadir mengalami peningkatan signifikan . Hal itu diakui Hj Eti Mulyati Hilman SI.P, dari undangan yang kami kirim dari 200 peserta reses, bertambah bahkan membludak […]

  • Titik Panas di Kota Cimahi Meningkat, Masyarakat Diminta Tak Lakukan Pembakaran Sampah

    Titik Panas di Kota Cimahi Meningkat, Masyarakat Diminta Tak Lakukan Pembakaran Sampah

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    CIMAHI, Mbinews.id-Satuan Polisi dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Cimahi hampir setiap hari menerima laporan adanya kebakaran alang-alang. Titik hotspot (titik panas) di Kota Cimahi cenderung meningkat, terutama di area lahan kosong yang berisi alang-alang. Adanya peningkatan titik hotspot itu, pihaknya mengingatkan masyarakat agar tak melakukan pembakaran sampah secara berlebihan. “Bahkan Kamis (19/9) […]

  • Bandung Berbagi 456 Paket Dikelurahan Wates

    Bandung Berbagi 456 Paket Dikelurahan Wates

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Warga Kelurahan Wates Kecamatan Bandung Kidul membagikan 456 paket makanan kepada warga yang membutuhkan, Jumat 17 September 2021. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bandung Berbagi yang digagas Wali Kota Bandung, Oded M. Danial. Makanan yang dibagikan merupakan swadaya masyarakat dan melibatkan RW, PKK, LPM dan Karang Taruna Pada acara tersebut, Wali […]

expand_less