Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Lewat Paripurna DPRD, Pemkot Sukabumi Perkuat Strategi Tekan Pengangguran Terbuka

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • visibility 375
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi menggelar dua rapat paripurna pada Sabtu (20/6). Agenda rapat meliputi penyampaian pendapat Wali Kota Sukabumi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD tentang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, serta jawaban eksekutif atas pemandangan umum fraksi-fraksi terkait pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dan rencana penyertaan modal kepada PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kota Sukabumi (Perseroda).

Dalam rapat tersebut, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan, komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif dan UMKM, sebagai instrumen utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan angka pengangguran terbuka di Kota Sukabumi.

Ayep menyampaikan, apresiasi atas inisiatif DPRD yang mengusulkan Raperda Pemberdayaan Ekonomi Kreatif. Menurutnya, regulasi tersebut menjadi landasan penting untuk memperkuat ekosistem usaha kreatif dan meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.

“Ekonomi kreatif harus menjadi tulang punggung perekonomian dan penyangga utama pembangunan berkelanjutan yang efektif, dalam mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Sukabumi,” ujar Ayep.

Ia mendorong, panitia khusus (Pansus) DPRD untuk memperdalam pembahasan sejumlah aspek strategis dalam raperda tersebut, mulai dari tujuan pembentukan regulasi, penentuan subsektor prioritas ekonomi kreatif, pemetaan potensi sumber daya lokal, hingga perumusan langkah implementasi yang terukur.

Pada rapat paripurna berikutnya, Ayep juga menyampaikan jawaban atas pemandangan umum sembilan fraksi DPRD mengenai pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025. Dalam kesempatan itu, ia menyebut, pemerintah daerah berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ke-12 kali secara berturut-turut.

Menurutnya, peningkatan pendapatan daerah dilakukan melalui strategi intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan, termasuk optimalisasi dana transfer pusat, peningkatan pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), pembaruan basis data objek pajak, serta pemasangan alat perekam transaksi elektronik atau tapping box pada sektor pajak restoran.

“Pemerintah Kota Sukabumi senantiasa berupaya untuk terus meningkatkan pencapaian pendapatan daerah serta pendapatan asli daerah,”katanya.

Selain itu, pemerintah daerah juga memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum guna mendukung tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

Terkait Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp46,95 miliar, Ayep menjelaskan, angka tersebut berasal dari pelampauan target pendapatan dan efisiensi belanja daerah. Dari jumlah itu, sekitar Rp23,06 miliar yang belum terikat akan dialokasikan kembali pada Perubahan APBD 2026.

“Dana yang belum terikat akan dialokasikan kembali pada Perubahan APBD 2026 untuk mendanai program-program prioritas masyarakat yang belum terakomodasi dalam APBD murni,”ucapnya.

Dalam rapat yang sama, Ayep juga menjawab pertanyaan fraksi-fraksi DPRD terkait rencana tambahan penyertaan modal sebesar Rp10,5 miliar kepada PT BPR Kota Sukabumi (Perseroda). Ia memastikan, penyertaan modal tersebut akan dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu maksimal 10 tahun dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.

Ayep mengatakan, langkah tersebut tidak hanya bertujuan mempertahankan kepemilikan saham pengendali pemerintah daerah di atas 51%, tetapi juga memperkuat fungsi BPR sebagai lembaga keuangan yang mendukung pembiayaan sektor usaha mikro dan kecil.

“Penguatan modal PT BPR wajib diikuti dengan perluasan dan kemudahan akses kredit mikro bagi pelaku UMKM. Ini kami orientasikan sebagai solusi untuk menekan praktik pinjaman ilegal yang membebani masyarakat,”uicapnya.

Pihaknya juga memastikan, investasi daerah pada BPR akan dijalankan secara transparan dengan dukungan studi kelayakan independen, rencana bisnis jangka menengah, serta penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

Selain itu, pemerintah daerah menyatakan siap menindaklanjuti masukan DPRD terkait penyediaan skema kredit khusus bagi pedagang Pasar Pelita, pedagang kaki lima (PKL), dan pelaku ekonomi kreatif, sekaligus mempercepat transformasi digital layanan perbankan daerah.

Diakhir rapat, Ayep menegaskan, seluruh catatan, kritik, dan saran konstruktif dari legislatif merupakan pengingat sekaligus penguat bagi eksekutif untuk terus memberikan pelayanan publik yang terbaik bagi seluruh masyarakat Kota Sukabumi.

“Setiap kritik, saran, dan masukan dari DPRD menjadi pengingat bagi kami untuk terus memperbaiki kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Sukabumi,”ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako Naik, Dewan PKS Tanyakan Peran Pemerintah Terhadap Rakyat

    Harga Sembako Naik, Dewan PKS Tanyakan Peran Pemerintah Terhadap Rakyat

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Melonjaknya harga-harga bahan pokok penting (Bapokting) pada bulan Ramadhan, membuat sejumlah masyarakat maupun pelaku usaha menjerit. Termasuk di Kota Sukabumi, sejumlah bapokting saat ini terpantau mulai meroket naik. Hal tersebut membuat Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda turut angkat bicara, Rabu (06/04/2022). “Memang sudah menjadi tradisi pada saat menjelang maupun memasuki […]

  • Misa Malam Natal 2021 Di Kota Bandung Aman Terkendali

    Misa Malam Natal 2021 Di Kota Bandung Aman Terkendali

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksanaan malam natal tahun 2021 di Kota Bandung terpantau aman terkendali dan taat protokol kesehatan, Jumat 24 Desember 2021. Hal itu terungkap saat Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana didampingi Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna memantau sejumlah gereja di Kota Bandung. Di antaranya di Gereja Katedral Jalan Merdeka dan […]

  • Pj Walikota Sukabumi Bantah Keterangan Pemanggilan Pejabat Eselon Dua oleh Kejati Jawa Barat

    Pj Walikota Sukabumi Bantah Keterangan Pemanggilan Pejabat Eselon Dua oleh Kejati Jawa Barat

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pj Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, membantah kabar yang beredar terkait adanya pemanggilan terhadap pejabat eselon dua di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat. Bantahan ini disampaikan Kusmana setelah sebuah berita yang mengutip keterangan melalui aplikasi pesan WhatsApp mengklaim bahwa dirinya membenarkan informasi tersebut. “Saya kemarin tidak pernah memberikan […]

  • Dewan Harus Mengawasi Daerah yang Tidak Tercakup Layanan Pendidikan

    Dewan Harus Mengawasi Daerah yang Tidak Tercakup Layanan Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinesw — Komisi IV DPRD Kota Bandung menerima Audiensi Relawan Peduli Pendidikan di Gedung DPRD Kota Bandung, Jumat, 25 Juli 2025. Audiensi tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono S.Si., S.H. Di dampingi Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., dan Anggota Komisi IV […]

  • Disdik KBB Sebut Penyaluran Dana BOS Tingkat SMP Capai 80 %

    Disdik KBB Sebut Penyaluran Dana BOS Tingkat SMP Capai 80 %

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Guna membantu dalam operasional kegiatan belajar mengajar guru dan siswa di sekolah. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyebutkan penyaluran dana Bantuan Operasional Siswa (BOS) untuk tingkat SMP sudah mencapai angka 80 persen hingga bulan September lalu. Kepala Bidang (Kabid) SMP pada Disdik KBB, Dadang Sapardan mengatakan bantuan dana BOS dari pemerintah pusat […]

  • Inisiatif Sang Legislatif Jabar “DS” Datangi Jokowi

    Inisiatif Sang Legislatif Jabar “DS” Datangi Jokowi

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Untuk melakukan upaya penanggulangan dampak bencana banjir yang menerjang sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung, Anggota DPRD Provinsi Jabar H. M. Dadang Supriatna dengan inisiatif sendiri melakukan terobosan dan langkah-langkah strategis. ia menyatakan, bertekad menemui pemerintahan pusat di Jakarta untuk sama-sama turun langsung menanggulangi banjir di Kabupaten Bandung. “Hari ini, Selasa, 28 Januari […]

expand_less