Breaking News
Trending Tags

Keberanian Oded-Yana Cairkan Bansos Dan Penetrasi Dunia Kerja

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Keputusan besar diambil oleh Oded M. Danial dan Yana Mulyana sebagai pemimpin di Kota Bandung. Di tengah keterbatasan anggaran, justru memutuskan untuk mengeluarkan dana untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat.

Pandemi Covid-19 yang melanda memberikan dampak besar pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung yang menggantungkan pemasukannya dari pajak daerah di sektor jasa dan pariwisata. Walhasil Oded melakukan realokasi anggaran guna penanganan pandemi.

Dalam kondisi tarik ulur anggaran bagi penanganan pandemi dan keberlangsungan pembangunan, Oded mengambil langkah untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak pandemi. Utamanya, saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Keputusan ini diambil lantaran dia melihat masyarakat yang secara ekonomi terdampak oleh pandemi jumlahnya semakin bertambah ketika masuk PPKM Darurat.

Hal itu mengingat pembatasan aktivitas yang terpaksa diperketat guna menangani sektor kesehatan saat terjadi peningkatan kasus.

Bantuan sosial ini berupa uang tunai sebesar Rp500 ribu untuk satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Total anggaran yang disiapkan sebesar Rp30 miliar ditujukan untuk 59.964 KPM.

Oded menginginkan, agar kali ini bantuan bisa menjangkau lebih luas sampai pada warga terdampak yag selama ini belum mendapatkan bantuan sama sekali. Atau di luar dari basis Data Terpadu Kesejaheraan Sosial (DTKS) yang memang anggarannya sudah teralokasikan oleh pemerintah.

Oleh karena itu, data penerima bantuan sosial ini diusulkan langsung dari level terbawah. Yakni mulai dari tingkat RT yang melakukan pendataan terhadap warganya yang memerlukan bantuan.

“Data yang diolah betul-betul segar yang diusulkan oleh kewilayahan. Verifikasi validasi oleh RT, RW, kelurahan, tokoh masyarakat, dan tim Dinsos,” ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Tono Rusdiantono.

Melihat dampak ekonomi dan sosial yang cukup meluas selama pandemi Covid-19 ini, Oded-Yana juga mencoba penetrasi melalui beragam program pelatihan dan permodalan untuk pengembangan UMKM. Tak lupa, akses kemudahan bagi dunia kerja baik perusahaan ataupun pencari kerja pun turut dipermudah.

Oded-Yana pun meminta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk terus mengembangkan aplikasi Bandung Integrate Manpower Management (BIMMA) dalam memberikan layanan ketenagakerjaan. Terlebih di masa pandemi ini, masyarakat membutuhkan kemudahan akses dan informasi.

Kepala Disnaker Kota Bandung, Arief Syaifudin menuturkan, di awal kehadiran aplikasi BIMMA baru bisa memberikan empat jenis layanan. Namun beberapa bulan terakhir terus dikembangkan sehingga kini seluruh layanan Disnaker, sebanyak 32 layanan sudah bisa diakses melalui aplikasi New-BIMMA.

“Aplikasi New-BIMMA ini contohnya buat kartu kuning bisa diurus sampai selesai itu online. Kalau dulu itu daftarnya memang sudah online, tapi tetap harus diambil ke sini jadinya, sekarang bisa beres di New BIMMA,” ucap Arief.

Pelayanan melalui applikasi New-BIMMA ini antara lain memenuhi kebutuhan masyarakat terkait pembuatan AK-1 Baru, AK-1 Perpanjangan, Penataan, Perselisihan, Mediasi, Pendaftaran Pelatihan Bebasis Kompetensi, Cetak Sertifikat Pelatihan Berbasis Kompetensi, Daftar Uji Kompetensi, Daftar Pemagangan, Pendaftaran Pelatihan Wirausaha Baru, Cetak Sertifikat Pelatihan Wirausaha Baru, Pengajuan Padat Karya, Laporan Kegiatan Padat Karya, Permohonan Informasi Publik, dan Pengaduan.

Aplikasi New-BIMMA juga turut melayani keperluan dari perusahaan yang ingin mengurus Pencatatan Perselisihan, Mediasi, Pengesahan Perjanjian Kerja Bersama, Perubahan Perjanjian Kerja Bersama, Pencatatan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Pengesahan Peraturan Perusahaan, Perubahan Peraturan Perusahaan, Pencatatan Sarikat Pekerja/Buruh, dan Pencatatan Lembaga Kerjasa Sama Bipartite.

Kemudian mengurus Izin Lembaga Pelatihan Kerja, Izin Lembaga Kerja-Perubahan, Izin Lembaga Pelatihan Kerja-Laporan, Persetujuan Penyelenggaraan Program Pemagangan, Pengesahaan Perjanjian Pemagangan, Pelaporan Asertifikasi Kompetensi Perusahaan, Wajib Lapor Penempatan, Tanda Daftar Bursa Keja Khusus, serta Konfirmasi Pengaduan.

“Pelayanan sudah terkukur setiap yang membutuhkan di proses melalui aplikasi,” cetusnya.

Selain itu, lanjut Arief, di aplikasi New-BIMMA juga turut memuat informasi bursa kerja. Di samping penyampaian info lowongan melalui media sosial milik Disnaker, pelatihan kompetensi, pemagangan, dan bursa kerja yang dalam dua tahun terakhir dilaksanakan secara daring.

Menurut Arief, saat ini pihaknya sedang menyiapkan pelayanan khusus bagi kaum difabel. Disnaker tengah mematangkan untuk membuat Bursa Kerja Khusus (BKK) disabilitas yang akan menjadi jembatan akses informasi untuk mengakomodir potensi para disabilitas.

“Kita sedang menyiapkan unit layanan disabilitas. Di Jabar mungkin baru pertama di Kota Bandung, sekarang lagi dibentuk Bursa Kerja Khusus (BKK) disabilitas. Nanti di sekolah-sekolah luar biasa, kita fasilitasi membina BKK. Nanti BKK kerjasama dengan perusahaan, kita carikan perusahaan yang peduli dengan disabilitas,” ungkapnya. (asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Minta Para Pengusaha Kelas Kakap Bantu UMKM

    Pemkot Bandung Minta Para Pengusaha Kelas Kakap Bantu UMKM

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung berharap seluruh stakeholder membantu pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 ini. Pasalnya, Pemkot Bandung tidak mungkin dapat mendongkrak ekonomi warga tanpa dukungan dari seluruh pihak. Salah satu pihak yang perlu mendukung yaitu Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Bandung yang beranggotakan para pengusaha di bidang perekonomian. “Peran Kadin yang sangat strategis untuk […]

  • Tinjau SDN Sukapura, Tedy Rusmawan Harap Sekolah Terapkan Mitigasi Bencana

    Tinjau SDN Sukapura, Tedy Rusmawan Harap Sekolah Terapkan Mitigasi Bencana

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KET: Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., meninjau SDN Sukapura yang mengalami kebakaran, Rabu (11/1/2023) malam, di Jalan PSM, Kiaracondong, Bandung, Kamis (12/1/2023). Satria/Humpro DPRD Kota Bandung. BANDUNG, — Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., meninjau SDN Sukapura yang mengalami kebakaran, Rabu (11/1/2023) malam, di Jalan PSM, Kiaracondong, Bandung, […]

  • Pesta Discount ? Sambut HJKB yang ke-209 Disbudpar  Gelar  “Bandung Great Sale”

    Pesta Discount ? Sambut HJKB yang ke-209 Disbudpar Gelar “Bandung Great Sale”

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbnews.id  –  Ribuan Merchant  Siap berpartisipasi dalam program Bandung Great sale program yang digelar khusus di kota Bandung ini mulai ada sejak tahun 2016 dan ini yang ke-4 kali Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar)Kota Bandungdipercaya oleh pemerinta kota Bandung Untuk mengemban tugas dengan tujuan meningkatkan wisatawan datang dan berbelanja di kota Bandung.   Disbudpar […]

  • Peringati Hari AIDS Sedunia, Kota Bandung Bebas Epidemi AIDS Tahun 2030

    Peringati Hari AIDS Sedunia, Kota Bandung Bebas Epidemi AIDS Tahun 2030

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dalam rangka memperingati Hari AIDS sedunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama pemangku kepentingan lainnya berkonsolidasi untuk menekan angka penularan. Termasuk meningkatkan kualitas perawatan ODHA (Orang dengan HIV AIDS). “Kualitas perawatan ODHA perlu ditingkatkan lagi terutama ketersediaan obat ARV yang sangat dibutuhkan. Bagaimana obat agar selalu tersedia dan lebih penting bisa diakses oleh […]

  • Soal SPBU Mini, Minta Pemkot Sukabumi Keluarkan Perwal

    Soal SPBU Mini, Minta Pemkot Sukabumi Keluarkan Perwal

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) presidium Sukabumi Raya meminta pemerintah Kota Sukabumi untuk tegas menindak Pertamini atau SPBU mini ilegal yang ada di Kota Sukabumi. Ketua Bang Japar Presidium Sukabumi Raya Budi Lesmana mengatakan, bahwa hari ini sudah marak SPBU mini di Kota Sukabumi. Namun secara aturan belum memiliki izin. “Sudah […]

  • Berdalih Aturan BPJS Kesehatan, Apotek Ini Tolak Berikan Obat Kepada Pasien

    Berdalih Aturan BPJS Kesehatan, Apotek Ini Tolak Berikan Obat Kepada Pasien

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Miris, akibat terbentur aturan administrasi yang berlaku, apotek KF di Kota Sukabumi menolak pemberian obat rujukan untuk pasien pengguna BPJS Kesehatan. Hal tersebut dialami langsung oleh keluarga pasien Arharrazka yang secara langsung mendapat penolakan dari apotek KF di Jalan Veteran Kota Sukabumi. Dirinya menyebutkan, bahwa pihak apotek menolak memberikan 2 botol obat […]

expand_less