Breaking News
Trending Tags

Berdalih Aturan BPJS Kesehatan, Apotek Ini Tolak Berikan Obat Kepada Pasien

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Miris, akibat terbentur aturan administrasi yang berlaku, apotek KF di Kota Sukabumi menolak pemberian obat rujukan untuk pasien pengguna BPJS Kesehatan.

Hal tersebut dialami langsung oleh keluarga pasien Arharrazka yang secara langsung mendapat penolakan dari apotek KF di Jalan Veteran Kota Sukabumi. Dirinya menyebutkan, bahwa pihak apotek menolak memberikan 2 botol obat asam valproat, yang tertera pada resep dokter.

“Jadi menurut keterangan petugas apotek, hari ini belum memasuki tanggal pengambilan obat yang tertera dalam sistem aturan BPJS Kesehatan. Padahal faktanya, obat itu memang hanya tersisa untuk hari ini,” ujarnya kepada awak media, Kamis (16/11).

Lanjutnya, pihak apotek juga berdalih bahwa obat yang diberikan yakni hanya 1 botol. Mengingat, aturan yang tertera dalam sistem BPJS Kesehatan hanya dapat di cover 1 botol.

“Saya tidak habis pikir, mengapa apotek tidak melakukan sosialisasi hal ini kepada fasilitas layanan kesehatan. Karena sudah jelas-jelas ini adalah pasien rujuk balik (PRB), yang memang rutin harus mengambil obat setiap bulannya. Jangan sampai karena terbentur aturan, jadi pasien harus menjadi korban,” bebernya.

Surat pernyataan dari pihak apotek terkait penolakan pemberian obat rujukan. Kamis (16/11).

Masih menurut orang tua Atharrazka, dirinya juga tidak terima saat disebut oleh pihak apotek bahwa ia melakukan pengambilan obat kembali lebih cepat dari waktu yang sudah ditentukan. Selain itu, menurutnya hal ini juga baru terjadi disaat proses berobat jalan sudah berlangsung selama hampir delapan bulan.

“Tadi ada pernyataan pihak apotek yang ditulis dalam surat penolakan pengambilan obat, bahwa saya mengambil obat lebih cepat. Padahal bulan sebelumnya hanya dikasih 1 botol, yang semestinya di dalam resep itu ditulis 2 botol,” ungkapnya.

Atas kejadian ini, ayahanda Atharrazka berharap kepada pihak terkait untuk dapat memberikan penjelasan perihal kejadian ini. Karena menurutnya, pihak pasien tidak tahu menahu perihal klaim BPJS Kesehatan yang berlaku, jika memang tidak adanya sosialisasi dari fasilitas pelayanan kesehatan awal.

“Jangan sampai nanti pasien yang dirugikan akibat aturan yang berlaku, sehingga menghambat proses pengobatan. Saya juga berharap agar ada sosialisasi yang dilakukan juga kepada fasilitas pelayanan kesehatan, sehingga pasien saat berobat, juga diberikan pemahamanan,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akses Jalan Menuju Pemakaman Masih Belum Tersedia, Anggota Polsek Cibereum Turun Tangan

    Akses Jalan Menuju Pemakaman Masih Belum Tersedia, Anggota Polsek Cibereum Turun Tangan

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Berikan pelayanan humanis kepada masyarakat, anggota Polsek Cibereum turut serta mengikuti kerja bakti bersama warga, untuk membuka akses jalan menuju pemakaman, Selasa (26/07). Kapolsek Cibereum AKP Suwaji mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pihak kepolisian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya untuk kepentingan fasilitas umum di wilayah hukum Polsek Cibereum. “Tadi anggota bersama warga, […]

  • Kasus Covid-19 Menurun, Kota Bandung Terus Jaga Momentum

    Kasus Covid-19 Menurun, Kota Bandung Terus Jaga Momentum

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BANDUNG, Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Ema Sumarna menegaskan meski kasus Covid-19 di Kota Bandung terus menurun, pihaknya selalu menggelar evaluasi dan tetap menyesuaikan dengan regulasi. “Kota Bandung sekarang kita terima (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 3, yang penting kalau bagi kita bukan main di level, bagi kita itu adalah bagaimana progres kita harus […]

  • PAD Kota Bandung Naik 15 Persen, Restoran dan Hotel Jadi Motor Utama

    PAD Kota Bandung Naik 15 Persen, Restoran dan Hotel Jadi Motor Utama

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG,mbinews – PAD Kota Bandung Naik 15 Persen, Pemkot Dorong Kepatuhan Restoran dan Hotel Non-Bintang, Kota Bandung mencatat pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lebih dari 15 persen pada awal 2026, dengan sektor restoran menjadi kontributor terbesar. Lonjakan ini menunjukkan tingkat kepatuhan pajak restoran meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengapresiasi para […]

  • Jelang Berbuka Puasa, Clothing Herze Bagikan Ratusan Sembako Dan Masker

    Jelang Berbuka Puasa, Clothing Herze Bagikan Ratusan Sembako Dan Masker

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Sebuah perusahaan clothing bernama Herze membagikan ratusan Sembako kepada warga masyarakat terkena dampak Covid-19 di Kota Sukabumi. Pantauan dilokasi, sejumlah tim clothing tersebut membagikan sembako langsung diantaranya kepada pemulung, tukang Ojek, tukang Becak dan masyarakat yang melintas di sekitar Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Sukabumi “Alhamdulillah kita dapat berbagi dengan masyarakat yang membutuhkannya […]

  • DPRD Kota Bandung Menyoroti Kinerja BUMD Tentang Peningkatan Pendapatan

    DPRD Kota Bandung Menyoroti Kinerja BUMD Tentang Peningkatan Pendapatan

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bandung menghadiri acara Evaluasi Kinerja BUMD Kota Bandung Tahun 2024, di Hotel The Trans Bandung, Kamis, 24 Juli 2025. Hadir Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., H. Wakil Ketua I Toni Wijaya, S.E., S.H., dan 2akil Ketua II Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M. , […]

  • Wakil Walikota Bandung Pastikan Pemkot Akan Perhatikan Kebutuhan Mayoritas Warga

    Wakil Walikota Bandung Pastikan Pemkot Akan Perhatikan Kebutuhan Mayoritas Warga

    • calendar_month Minggu, 14 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengaku kaget ada insiden di area pembangunan rumah deret Tamansari. Karena menurutnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sudah membuat pembatas untuk area proses pengerjaan. Namun belakangan Yana mengetahui, ternyata warga RW 11 Tamansari yang sedang melaksanakan kerja bakti di sekitar lokasi pembangunan rumah deret mendapat provokasi dari […]

expand_less