Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Berdalih Aturan BPJS Kesehatan, Apotek Ini Tolak Berikan Obat Kepada Pasien

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Miris, akibat terbentur aturan administrasi yang berlaku, apotek KF di Kota Sukabumi menolak pemberian obat rujukan untuk pasien pengguna BPJS Kesehatan.

Hal tersebut dialami langsung oleh keluarga pasien Arharrazka yang secara langsung mendapat penolakan dari apotek KF di Jalan Veteran Kota Sukabumi. Dirinya menyebutkan, bahwa pihak apotek menolak memberikan 2 botol obat asam valproat, yang tertera pada resep dokter.

“Jadi menurut keterangan petugas apotek, hari ini belum memasuki tanggal pengambilan obat yang tertera dalam sistem aturan BPJS Kesehatan. Padahal faktanya, obat itu memang hanya tersisa untuk hari ini,” ujarnya kepada awak media, Kamis (16/11).

Lanjutnya, pihak apotek juga berdalih bahwa obat yang diberikan yakni hanya 1 botol. Mengingat, aturan yang tertera dalam sistem BPJS Kesehatan hanya dapat di cover 1 botol.

“Saya tidak habis pikir, mengapa apotek tidak melakukan sosialisasi hal ini kepada fasilitas layanan kesehatan. Karena sudah jelas-jelas ini adalah pasien rujuk balik (PRB), yang memang rutin harus mengambil obat setiap bulannya. Jangan sampai karena terbentur aturan, jadi pasien harus menjadi korban,” bebernya.

Surat pernyataan dari pihak apotek terkait penolakan pemberian obat rujukan. Kamis (16/11).

Masih menurut orang tua Atharrazka, dirinya juga tidak terima saat disebut oleh pihak apotek bahwa ia melakukan pengambilan obat kembali lebih cepat dari waktu yang sudah ditentukan. Selain itu, menurutnya hal ini juga baru terjadi disaat proses berobat jalan sudah berlangsung selama hampir delapan bulan.

“Tadi ada pernyataan pihak apotek yang ditulis dalam surat penolakan pengambilan obat, bahwa saya mengambil obat lebih cepat. Padahal bulan sebelumnya hanya dikasih 1 botol, yang semestinya di dalam resep itu ditulis 2 botol,” ungkapnya.

Atas kejadian ini, ayahanda Atharrazka berharap kepada pihak terkait untuk dapat memberikan penjelasan perihal kejadian ini. Karena menurutnya, pihak pasien tidak tahu menahu perihal klaim BPJS Kesehatan yang berlaku, jika memang tidak adanya sosialisasi dari fasilitas pelayanan kesehatan awal.

“Jangan sampai nanti pasien yang dirugikan akibat aturan yang berlaku, sehingga menghambat proses pengobatan. Saya juga berharap agar ada sosialisasi yang dilakukan juga kepada fasilitas pelayanan kesehatan, sehingga pasien saat berobat, juga diberikan pemahamanan,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.000 Paket Sembako Dibagikan Untuk Masyarakat Kota Bandung

    1.000 Paket Sembako Dibagikan Untuk Masyarakat Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Masyarakat Kota Bandung kembali mendapat bantuan 1000 paket sembako. Secara simbolis paket sembako didistribusikan oleh Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Jumat 22 April 2022. Pendistribusian bantuan sembako ini merupakan bagian dari acara Pembagian 1000 Paket Lebaran yang diselenggarakan oleh Universitas Katolik Parahyangan. Sasaran penerima manfaat dari acara ini ialah masyarakat Kota Bandung […]

  • Optimalkan Transaksi Agen bjb BiSA Cashback Tabungan dan Voucher Belanja Hingga Jutaan Rupiah

    Optimalkan Transaksi Agen bjb BiSA Cashback Tabungan dan Voucher Belanja Hingga Jutaan Rupiah

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – bank bjb senantiasa membuat gebrakan menarik bagi agen bjb BiSA!. Sebagai informasi, Agen bjb BiSA! adalah agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) yang dikelola oleh individu ataupun badan usaha. Menyambut momen ulang tahun ke 63, bank bjb menyelenggarakan Program Gebyar Agen bjb BiSA, untuk meningkatkan utilisasi transaksi […]

  • Guru Besar Unpar Prof. Asep Warlan Wafat, Yana Berduka

    Guru Besar Unpar Prof. Asep Warlan Wafat, Yana Berduka

    • calendar_month Rabu, 16 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kabar duka menyelimuti Kota Bandung. Guru Besar bidang keahlian Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Parahyangan, Prof. Dr. Asep Warlan, S.H., M.H. tutup usia, Selasa 15 Maret 2022. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Prof. Asep Warlan. Hal itu disampaikan Plt. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. “Saya atas […]

  • Humas Goes To School : Kenalkan Fotografi Kepada Siswa SD 139 Sukarasa

    Humas Goes To School : Kenalkan Fotografi Kepada Siswa SD 139 Sukarasa

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Bagi sebagian orang khususnya anak-anak, pemanfaatan gawai lebih banyak untuk bermain gim, menonton video, atau mendengarkan lagu. Namun sebenarnya, gawai juga bisa dimanfaatkan untuk menyalurkan hobi fotografi. Apalagi saat ini gawai telah dilengkapi dengan teknologi yang cukup mumpuni untuk  memotret sebuah momen. Untuk  menumbuhkan minat di bidang fotografi, Humas Kota Bandung menggelar […]

  • Anggota DPRD Sukabumi : Serapan Anggaran Lemah Berarti Kinerjanya Buruk

    Anggota DPRD Sukabumi : Serapan Anggaran Lemah Berarti Kinerjanya Buruk

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Mbinews.id, SUKABUMI– Meskipun tidak ada sangsi bagi daerah yang tidak terserapnya anggaran bersumber dari Dana Alokasi khusus (DAK) serta Dana Alokasi Umum (DAU). Tapi, dinilai kinerja perencanaanya tergolong buruk. Hal itu dikatakan oleh salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Faisal Anwar Bagindo. Menurutnya, anggaran yang tidak terserap itu tentunya akan menjadi  Sisa Lebih […]

  • Wali Kota Soroti Kepatuhan Pajak Restoran, Wizzmie Jadi Contoh di Sukabumi

    Wali Kota Soroti Kepatuhan Pajak Restoran, Wizzmie Jadi Contoh di Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kepatuhan pajak sektor restoran kembali disorot Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi. Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan, pentingnya peran pelaku usaha kuliner dalam menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal itu dikatakanya saat mengunjungi Wizzmie Toserba Selamat, yang merupakan salah satu wajib pajak terbaik di kota Sukabumi, Kamis (8/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Ayep, mengapresiasi manajemen Wizzmie […]

expand_less