Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Berdalih Aturan BPJS Kesehatan, Apotek Ini Tolak Berikan Obat Kepada Pasien

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
  • visibility 112
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Miris, akibat terbentur aturan administrasi yang berlaku, apotek KF di Kota Sukabumi menolak pemberian obat rujukan untuk pasien pengguna BPJS Kesehatan.

Hal tersebut dialami langsung oleh keluarga pasien Arharrazka yang secara langsung mendapat penolakan dari apotek KF di Jalan Veteran Kota Sukabumi. Dirinya menyebutkan, bahwa pihak apotek menolak memberikan 2 botol obat asam valproat, yang tertera pada resep dokter.

“Jadi menurut keterangan petugas apotek, hari ini belum memasuki tanggal pengambilan obat yang tertera dalam sistem aturan BPJS Kesehatan. Padahal faktanya, obat itu memang hanya tersisa untuk hari ini,” ujarnya kepada awak media, Kamis (16/11).

Lanjutnya, pihak apotek juga berdalih bahwa obat yang diberikan yakni hanya 1 botol. Mengingat, aturan yang tertera dalam sistem BPJS Kesehatan hanya dapat di cover 1 botol.

“Saya tidak habis pikir, mengapa apotek tidak melakukan sosialisasi hal ini kepada fasilitas layanan kesehatan. Karena sudah jelas-jelas ini adalah pasien rujuk balik (PRB), yang memang rutin harus mengambil obat setiap bulannya. Jangan sampai karena terbentur aturan, jadi pasien harus menjadi korban,” bebernya.

Surat pernyataan dari pihak apotek terkait penolakan pemberian obat rujukan. Kamis (16/11).

Masih menurut orang tua Atharrazka, dirinya juga tidak terima saat disebut oleh pihak apotek bahwa ia melakukan pengambilan obat kembali lebih cepat dari waktu yang sudah ditentukan. Selain itu, menurutnya hal ini juga baru terjadi disaat proses berobat jalan sudah berlangsung selama hampir delapan bulan.

“Tadi ada pernyataan pihak apotek yang ditulis dalam surat penolakan pengambilan obat, bahwa saya mengambil obat lebih cepat. Padahal bulan sebelumnya hanya dikasih 1 botol, yang semestinya di dalam resep itu ditulis 2 botol,” ungkapnya.

Atas kejadian ini, ayahanda Atharrazka berharap kepada pihak terkait untuk dapat memberikan penjelasan perihal kejadian ini. Karena menurutnya, pihak pasien tidak tahu menahu perihal klaim BPJS Kesehatan yang berlaku, jika memang tidak adanya sosialisasi dari fasilitas pelayanan kesehatan awal.

“Jangan sampai nanti pasien yang dirugikan akibat aturan yang berlaku, sehingga menghambat proses pengobatan. Saya juga berharap agar ada sosialisasi yang dilakukan juga kepada fasilitas pelayanan kesehatan, sehingga pasien saat berobat, juga diberikan pemahamanan,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Natal dan Tahun Baru di Kota Sukabumi Ratusan Personil Gabungan Disiagakan

    Natal dan Tahun Baru di Kota Sukabumi Ratusan Personil Gabungan Disiagakan

    • calendar_month Senin, 21 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    SUKABUMI, mataperistiwa.id – Kepolisian Resort Sukabumi Kota menurunkan ratusan personil gabungan berbagai unsur untuk mengamankan Natal dan tahun baru 2021. Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan gabungan personil tersebut terdiri dari kepolisian Resort Sukabumi Kota, Kodim 06/07, Dishub, Satpol PP, PMI, Senkom, Orari dan Rapi. “Pengamanan Natal dan tahun baru dalam rangka operasi lilin 2020 […]

  • Kesejahteraan Jemaah haji, Komisi V DPRD Jabar: Kita Jadikan Tower Haji Ini Yang Terbesar Di Indonesia

    Kesejahteraan Jemaah haji, Komisi V DPRD Jabar: Kita Jadikan Tower Haji Ini Yang Terbesar Di Indonesia

    • calendar_month Senin, 24 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    KAB.INDRAMAYU, MBINews.id – Masjid Al Jabbar yang berada di komplek asrama haji kabupaten indramayu sudah masuk tahap pembangunan dan di proyeksi akan rampung di tahun 2024. Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Harris Bobihoe menyatakan, banyak hal terkait kesejahteraan jamaah haji harus diperbaiki dan ditingkatkan.  “Banyak perkembangan yang cukup baik di asrama haji […]

  • Tahap Kedua, 273 Insan Media Jalani Vaksin Covid-19

    Tahap Kedua, 273 Insan Media Jalani Vaksin Covid-19

    • calendar_month Jumat, 23 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar vaksinasi tahap kedua bagi insan media di Taman Sejarah Balai Kota Bandung, Jumat 23 April 2021. Pada tahap kedua ini diikuti oleh 273 orang penerima vaksin pertama Menurut Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Bandung, Sony Teguh Prasatya kegiatan vaksinasi tersebut sebagai bentuk perhatian Pemkot […]

  • YBM BRILiaN BRI Region 9 Bandung Gelar Khitanan Massal bagi 50 Anak Berkebutuhan Khusus dan Dhuafa

    YBM BRILiaN BRI Region 9 Bandung Gelar Khitanan Massal bagi 50 Anak Berkebutuhan Khusus dan Dhuafa

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id, – Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN Region 9 Bandung bersama Green Team sukses menyelenggarakan Khitanan Massal yang dilaksanakan di Malaka Hotel Bandung, pada Minggu, 24 Agustus 2025. Kegiatan khitanan massal ini diikuti oleh 50 anak penerima manfaat, yang terdiri dari 25 anak berkebutuhan khusus dan 25 anak dhuafa. Dalam kegiatan ini, peserta […]

  • Pembangunan Tempat Pasar Sementara Tagog Padalarang KBB Menuai Protes Warga

    Pembangunan Tempat Pasar Sementara Tagog Padalarang KBB Menuai Protes Warga

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 189
    • 0Komentar

    KBB, MBInews.id – Kali ini datang dari salah seorang tokoh di Kecamatan Padalarang, Toro Gumilar. Menurutnya, rencana TPS Tagog Padalarang sama dengan merampas hak masyarakat pejalan kaki. “Semua warga negara di republik ini mempunyai hak yang sama jadi sama dengan merampas hak pejalan kaki karena pasar sementara itu menggunakan bahu jalan nasional,” kata Toro, yang […]

  • Wali Kota Bandung Koordinasikan Aglomerasi Mudik Bandung Raya

    Wali Kota Bandung Koordinasikan Aglomerasi Mudik Bandung Raya

    • calendar_month Rabu, 28 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menginisiasi untuk menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah kota kabupaten di kawasan Bandung . Hal ini terkait kebijakan wilayah aglomerasi mudik Lebaran 2021. Seperti diketahui, Satgas Penanganan Covid-19 pusat telah mengeluarkan aturan pengetatan mudik Lebaran 2021. Aturan tersebut tertuang dalam Adendum Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun […]

expand_less