Breaking News
Trending Tags

Berdalih Aturan BPJS Kesehatan, Apotek Ini Tolak Berikan Obat Kepada Pasien

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Miris, akibat terbentur aturan administrasi yang berlaku, apotek KF di Kota Sukabumi menolak pemberian obat rujukan untuk pasien pengguna BPJS Kesehatan.

Hal tersebut dialami langsung oleh keluarga pasien Arharrazka yang secara langsung mendapat penolakan dari apotek KF di Jalan Veteran Kota Sukabumi. Dirinya menyebutkan, bahwa pihak apotek menolak memberikan 2 botol obat asam valproat, yang tertera pada resep dokter.

“Jadi menurut keterangan petugas apotek, hari ini belum memasuki tanggal pengambilan obat yang tertera dalam sistem aturan BPJS Kesehatan. Padahal faktanya, obat itu memang hanya tersisa untuk hari ini,” ujarnya kepada awak media, Kamis (16/11).

Lanjutnya, pihak apotek juga berdalih bahwa obat yang diberikan yakni hanya 1 botol. Mengingat, aturan yang tertera dalam sistem BPJS Kesehatan hanya dapat di cover 1 botol.

“Saya tidak habis pikir, mengapa apotek tidak melakukan sosialisasi hal ini kepada fasilitas layanan kesehatan. Karena sudah jelas-jelas ini adalah pasien rujuk balik (PRB), yang memang rutin harus mengambil obat setiap bulannya. Jangan sampai karena terbentur aturan, jadi pasien harus menjadi korban,” bebernya.

Surat pernyataan dari pihak apotek terkait penolakan pemberian obat rujukan. Kamis (16/11).

Masih menurut orang tua Atharrazka, dirinya juga tidak terima saat disebut oleh pihak apotek bahwa ia melakukan pengambilan obat kembali lebih cepat dari waktu yang sudah ditentukan. Selain itu, menurutnya hal ini juga baru terjadi disaat proses berobat jalan sudah berlangsung selama hampir delapan bulan.

“Tadi ada pernyataan pihak apotek yang ditulis dalam surat penolakan pengambilan obat, bahwa saya mengambil obat lebih cepat. Padahal bulan sebelumnya hanya dikasih 1 botol, yang semestinya di dalam resep itu ditulis 2 botol,” ungkapnya.

Atas kejadian ini, ayahanda Atharrazka berharap kepada pihak terkait untuk dapat memberikan penjelasan perihal kejadian ini. Karena menurutnya, pihak pasien tidak tahu menahu perihal klaim BPJS Kesehatan yang berlaku, jika memang tidak adanya sosialisasi dari fasilitas pelayanan kesehatan awal.

“Jangan sampai nanti pasien yang dirugikan akibat aturan yang berlaku, sehingga menghambat proses pengobatan. Saya juga berharap agar ada sosialisasi yang dilakukan juga kepada fasilitas pelayanan kesehatan, sehingga pasien saat berobat, juga diberikan pemahamanan,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadin Pusat Intruksikan Kadin Jabar Cabut “SK” Pemberhentian Dony Dan Jahja

    Kadin Pusat Intruksikan Kadin Jabar Cabut “SK” Pemberhentian Dony Dan Jahja

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Berdasarkan surat dari KADIN INDONESIA yang ditandatangani oleh Ketua Umum Kadin Indonesia , Rosan Perkasa Roeslani, dan di tujukan kepada Ketua Umum KADIN JABAR, Tatan Pria Sudjana, dengan Nomor Surat : 061/DP/I/2020, tertanggal: Jakarta, 17 Januari 2020 Dony memaparkan , dengan menunjuk SKEP KADIN JABAR No : 00250/DP/XI/2019, pemberhentian Yahya B. Soenarjo, […]

  • DPRD Kota Bandung Tekankan Layanan Kesehatan Gratis yang Berkualitas

    DPRD Kota Bandung Tekankan Layanan Kesehatan Gratis yang Berkualitas

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H., menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar seluruh warga negara yang harus dipenuhi secara merata, berkualitas, dan berkeadilan. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Lokakarya Mini (Lokmin) Bidang Kesehatan dengan tema “Pelayanan Kesehatan Gratis” di Pendopo Kecamatan Gedebage, Rabu (10/6/2026). […]

  • Kota Bandung Siap Sambut Peringatan Konferensi Asia Afrika

    Kota Bandung Siap Sambut Peringatan Konferensi Asia Afrika

    • calendar_month Minggu, 27 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung siap menyambut peringatan Konferensi Asia Afrika ke-67. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kenny Kaniasari dalam acara Media Engagement MKAA Menyapa di Gedung Merdeka, Jumat 25 Februari 2022. Pada April akan menjadi momen istimewa bagi Kota Bandung sebagai tuan rumah Konferensi Asia Afrika “Insyaallah kegiatan ini jadi energi […]

  • KPU dan PWI Pokja Kota Bandung Sosialisasikan Pemilih Cerdas Pemilu Berkualitas

    KPU dan PWI Pokja Kota Bandung Sosialisasikan Pemilih Cerdas Pemilu Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 22 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Menyambut penyelenggaraan Pemilu 2024 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Kota Bandung menyelenggarakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih. Sebanyak 30 wartawan yang tergabung dalam PWI Pokja Kota Bandung hadir, yang berlangsung di di Aula PWI Jawa Barat, Jalan Wartawan Kota Bandung Rabu 22 Nopember 2023. Acara Sosialisasi […]

  • Lapas Kelas II-B Sukabumi, Gelar Simulasi Kebakaran

    Lapas Kelas II-B Sukabumi, Gelar Simulasi Kebakaran

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi melakukan pelatihan pemadaman api ringan. Hal tersebut dilakukan dalam rangka pengendalian resiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja, sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, kondusif, sehat, dan efisien. “Kegiatan ini bertujuan agar seluruh petugas kami dapat memahami cara pengguanan Alat pemadam api ringan (APAR),” ucap Kalapas Kelas […]

  • Yana: Karyawan Sektor Pariwisata Wajib Vaksinasi

    Yana: Karyawan Sektor Pariwisata Wajib Vaksinasi

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mewajibkan karyawan sektor pariwisata seperti tempat wisata, hotel, cafe, maupun resto tervaksin Covid-19. Tempat wisata juga wajib memasang barcode Peduli Lindungi. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, hal itu merupakan syarat tempat wisata bisa dibuka kembali agar dapat melindungi pengunjung. Yana mencontohkan, jika cafe ada 20 karyawan, […]

expand_less