Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Tak Ingin Bergantung Dana Pusat, Wali Kota Minta OPD Benahi Mesin PAD

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • visibility 943
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mulai menyusun strategi jangka panjang untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah. Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya perangkat daerah penghasil pendapatan, menyusun sistem pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terarah hingga 2035. Langkah ini diambil di tengah besarnya tantangan memenuhi target PAD 2026 yang dipatok sebesar Rp581 miliar. Arahan tersebut disampaikan Ayep, dalam rapat pimpinan (Rapim) di Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Rabu (5/8).

Menurutnya, pemerintah daerah tidak lagi cukup mengandalkan kebijakan tahunan, tetapi membutuhkan desain sistem pendapatan yang berkelanjutan agar kemampuan fiskal daerah terus meningkat dalam jangka panjang.

“Kami mendesain dan merancang sistem pendapatan Kota Sukabumi mulai 2026 sampai 2035. Kami ingin memiliki peta jalan yang jelas mengenai arah pertumbuhan PAD sehingga tidak bergantung pada kebijakan jangka pendek, tetapi menjadi sistem yang berkelanjutan,”katanya.

Sebagai tindak lanjut, sebanyak 12 perangkat daerah penghasil PAD menandatangani komitmen bersama untuk mencapai target pendapatan yang telah ditetapkan. Komitmen tersebut, kata Ayep, diharapkan menjadi fondasi yang tetap dijalankan meski terjadi pergantian kepemimpinan daerah.

“Sistem ini harus menjadi komitmen bersama. Siapa pun wali kota yang memimpin nanti, arah pertumbuhan PAD Kota Sukabumi sudah memiliki fondasi yang jelas dan dapat dilanjutkan,”ujarnya.

Ia mengatakan,  penyusunan peta jalan tersebut juga merupakan respons atas tantangan keterbatasan fiskal daerah yang terus dihadapi pemerintah daerah. Pasalnya, peningkatan PAD menjadi strategi utama untuk mengurangi ketergantungan terhadap Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

“Ini merupakan ikhtiar Kota Sukabumi untuk memperkuat kemampuan fiskal daerah. Daerah harus mampu mempersempit ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat melalui optimalisasi potensi pendapatan yang dimiliki,” tegasnya.

Dalam evaluasinya, Ayep menyoroti dua perangkat daerah yang selama ini menjadi kontributor terbesar PAD, yakni Dinas Kesehatan dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Dinas Kesehatan dinilai memiliki potensi besar melalui layanan rumah sakit dan puskesmas, sedangkan BPKAD mengelola penerimaan dari Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta berbagai jenis pajak daerah lainnya.

“Dua perangkat daerah ini menjadi perhatian utama karena menjadi tulang punggung penerimaan PAD. Potensi yang dimiliki harus dioptimalkan agar mampu menopang target pendapatan daerah,”ungkapnya.

Namun demikian, tantangan pemerintah daerah masih cukup besar. Hingga 4 Agustus 2026, realisasi PAD Kota Sukabumi baru mencapai sekitar Rp311,696 miliar atau sekitar 53,6% dari target Rp581 miliar yang ditetapkan tahun ini. Artinya, pemerintah masih harus mengejar lebih dari Rp269 miliar pada sisa waktu tahun anggaran.

Selain itu, Ayep meminta para camat memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan penerimaan PBB-P2 melalui evaluasi capaian di setiap wilayah. Pemerintah menargetkan pertumbuhan pendapatan dari sektor tersebut mencapai 18 persen, sementara realisasi saat ini masih berada di kisaran 12 persen.

Ia menyebut, langkah optimalisasi yang telah dilakukan mulai menunjukkan hasil. Anggaran sebesar Rp700 juta yang dialokasikan untuk mendukung peningkatan penerimaan PBB-P2 telah menghasilkan penerimaan sekitar Rp780 juta.

“Seluruh perangkat daerah harus mengejar pertumbuhan pendapatan sebesar 18 persen. Khusus PBB-P2, capaian saat ini masih sekitar 12 persen sehingga pada Agustus ini harus dimaksimalkan agar target dapat tercapai,”pungkas Ayep.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSBB Proporsional Diberlakukan, Walikota Sukabumi AJak Masyarakat Patuhi Arahan Satgas Covid-19 Jabar

    PSBB Proporsional Diberlakukan, Walikota Sukabumi AJak Masyarakat Patuhi Arahan Satgas Covid-19 Jabar

    • calendar_month Rabu, 27 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Semeenjak dikeluarkanya surat keputusan Gubernur Jawa Barat nomor 443, tentang pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional di jawa Barat. Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengajak seluruh masyarakat di Kota Sukabumi untuk mengikuti arahan satgas penanggulangan covid – 19 Jawa Barat, sebagaimana tercantum dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Fahmi […]

  • Lewat MH Soccer Academy, Dedikasi Markus Horison untuk Sepakbola Indonesia

    Lewat MH Soccer Academy, Dedikasi Markus Horison untuk Sepakbola Indonesia

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Sebagai bentuk kecintaan pada sepakbola dan ingin menciptakan pesepakbola handal, Markus Horison membentuk MH Soccer Academy di Kota Bandung. Kali ini eks kiper Timnas Indoneiaa dan Persib Bandung itu membuka penerimaan siswa baru Boarding School bagi kelompok usia kelahiran 2007-2013. Menurut Markus Horoson , MH Soccer Academy Boarding School memiliki berbagai fasilitas […]

  • Pemkot Bandung Bantu Makmurkan Masjid Raya Al Jabbar

    Pemkot Bandung Bantu Makmurkan Masjid Raya Al Jabbar

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Mbinews, BANDUNG – Sekretaris Daerah Kota Bandung memastikan menyebut Pemkot Bandung akan membantu Pemprov Jabar dalam menjaga dan memakmurkan Masjid Raya Al Jabbar. Secara teknis, hal itu terkait parkir, penataan lalu lintas berupa rekayasa jalan keluar masuk area masjid yang berlokasi di Kecamatan Gedebage Kota Bandung. Ema menyampaikan, sejumlah catatan terkait akses dan operasional Masjid […]

  • Mampu Sentuh Masyarakat, NU Apresiasi Program-program Pemkot Bandung

    Mampu Sentuh Masyarakat, NU Apresiasi Program-program Pemkot Bandung

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU) sangat mengapresiasi pelaksanaan program-program yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung. Pasalnya, NU menilai program-program Pemkot Bandung dapat menyentuh masyarakat. “Banyak program Kota Bandung yang menyentuh masyarakat termasuk warga Nahdliyin. Di antaranya bantuan kepada guru-guru ngaji, pondok pesantren dan masjid,” ucap Sekretaris NU Kota Bandung, Wahyul Afif Al-Ghafiqi saat […]

  • Bappeda Kota Sukabumi Gelar Rakor Evaluasi Pencapaian Indikator Ekonomi 2024.

    Bappeda Kota Sukabumi Gelar Rakor Evaluasi Pencapaian Indikator Ekonomi 2024.

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBinews.id– Badan Perencanaan Pembangunan daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, menggelar evaluasi capaian indikator ekonomi Kota Sukabumi tahun 2024. Agenda tersebut juga, sekaligus menyusun rekomendasi strategi perbaikan dan langkah akselerasi pencapaian indikator ekonomi tahun 2025. “Hari ini kita melakukan evaluasi terkait capaian indikator ekonomi 2024,”ujar Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Asep Hendrawan. Selasa, (4/12/2024). Asep mengungkapkan, kegiatan ini […]

  • Emak-emak Sambut Baik Sekolah Tatap Muka

    Emak-emak Sambut Baik Sekolah Tatap Muka

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Menyambut baik rencana Pemerintah Kota Sukabumi dalam hal menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka terbatas di sekolah, Lina Yulianti salah seorang wali murid, mendukung rencanan tersebut, agar segera diadakannya KBM secara tatap muka terbatas di sekolah, Rabu (1/9/2021). “Semoga bisa segera berlangsung sekolah tatap mukanya. Agar anak-anak bisa berinteraksi dengan […]

expand_less