Breaking News
Trending Tags

APBD Jabar 2023, Daddy Rohanady: Penuntasan Janji

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
  • visibility 51
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBInews.id – Mengapa APBD Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2023 disebut “penuntasan janji”? APBD Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2023 merupakan APBD tahun terakhir kepemimpinan Gubernur Ridwan Kamil di Provinsi Jawa Barat periode 2018-2023.

Dengan demikian, tahun 2023 adalah tahun di mana Kang Emil wajib menuntaskan janji-janjinya pada saat kampanye, temasuk apa yang tertuang di dalam Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Perubahan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Penengah Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2023.

Memang evaluasinya baru akan muncul ketika disampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2023 sekitar bulan April tahun 2024. Akan tetapi, secara keseluruhan LKPJ Tahun 2023 secara otomatis akan dilampiri LKPJ AMJ (akhir masa jabatan). Konsekuensinya, semua janji kampanye akan ditagih melalui evaluasi yang tertuang dalam LKPJ AMJ.

LKPJ AMJ juga tetap disertai dengan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2023. LKPJ 2023 secara khusus berisi laporan pertanggungjawaban terkait pekerjaan yang dilakukan pada tahun 2023. Namun, LKPJ 2023 menjadi bagian integral dari pekerjaan masa bakti 2018-2023.

Masih ada sederet pekerjaan yang harus dituntaskan. Misalnya, penanganan Monumen Perjuangan Rakyat, jalan provinsi, irigasi, SMA/SMK/SLB/MA, kemiskinan, rumah tidak layak huni, pengangguran terbuka, hingga stunting.

Untungnya, sebagian pekerjaan Kang Emil tinggal menuntaskan. Artinya, cukup banyak pekerjaan yang sebagian besarnya sudah dilakukan. Jadi, sekali lagi, pada tahun 2023 pekerjaan yang tersisa tinggal penuntasan. Dengan demikian, sebenarnya tinggal beberapa bagian yang harus digarap.

Memang masih ada beberapa pekerjaan yang tersisa. Misalnya di bidang kebinamargaan. Jalan provinsi yang panjangnya 2.360 kilometer ternyata kondisinya membutuhkan penanganan serius. Sebanyak 73 persen, atau sekitar 1.500 kilometer jalan umur rencana teknisnya sudah habis. Artinya, jalan sepanjang itu membutuhkan rekonstruksi. Untuk menanganinya pasti membutuhkan waktu lama dan biaya yang sangat besar.

Bidang perhubungan menyisakan penanganan terminal Tipe B dan bandara di Kabupaten Sukabumi. Bidang perhubungan juga menyisakan pekerjaan untuk peningkatan fasilitas lalu lintas jalan raya. Memang beda persentase antara target dan realisasinya tidak lagi terlalu jauh.

Bidang lingkungan hidup juga menyisakan pekerjaan serius. Selain penanganan sungai-sungai yang masih tercemar, bidang ini pun menyisakan pekerjaan di bidang penanganan sampah. Terlepas karena dibantu Pemerintah Pusat, penanganan Sungai Citarum dianggap cukup sukses. Namun, Masih ada Sungai Cilamaya, misalnya, yang juga butuh penanganan serius.

Bidang lingkungan hidup menyisakan penuntasan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional. Dua TPPAS Regional yang hingga saat ini belum tuntas adalah TPPAS Lulut Nambo seluas 55 hektare di Kabupaten Bogor dan TPPAS Legok Nangka seluas sekitar 90 hektare di daerah Nagreg.

Bidang kesehatan menyisakan penuntasan masalah stunting di beberapa kabupaten/kota meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak. Peningkatan atau pengalihan status beberapa rumah sakit menjadi rumah sakit milik Pemprov Jabar merupakan upaya konkret untuk memberikan pelayanan lebih baik. Demikian pula dengan berbagai upaya penambahan alat kesehatan dan tenaga kesehatan.

Bidang pendidikan menyisakan penuntasan masalah Bantuan Operasional Pendidikan Daerah untuk SMA/SMK/SLB dan Bantuan Pendidikan Masyarakat Umum untuk madrasah aliyah negeri maupun swasta. Prinsipnya, Kang Emil menginginkan pendidikan untuk semua. Dengan demikian, Jabar tidak hanya menikmati keunggulan demografi, tetapi juga keunggulan kualitas sumber daya manusianya. Pada ulang tahun seabad Republik Indonesia, Jabar diharapkan memberi kontribusi nyata terhadap kemajuan bangsa ini.

Semoga saja sebagian besar dari pekerjaan besar itu dapat dituntaskan Gubernur Ridwan Kamil hingga tahun 2023 sehingga tidak terlalu banyak PR untuk Gubernur Jawa Barat berikutnya. Apalagi tahun 2024 merupakan tahun pelaksanaan pesta demokrasi yang sudah pasti akan sangat sibuk. Tahun 2024 merupakan tahun pelaksanaan pemilu legislatif berbarengan dengan pemilihan presiden. Belum lagi, sekitar sepuluh bulan kemudian akan disusul dengan pemilihan kepala daerah, baik gubernur maupun bupati/wali kota.

Saya yakin Kang Emil mampu menuntaskan janjinya hingga 2023. Semoga pula semua dapat berjalan lancar seperti harapan semua pihak.

Oleh
Daddy Rohanady
Wakil Ketua Fraksi Gerindra
DPRD Provinsi Jawa Barat

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelayanan Optimal Pada Publik Jadi Salah Satu Bentuk Pengaplikasian Pancasila

    Pelayanan Optimal Pada Publik Jadi Salah Satu Bentuk Pengaplikasian Pancasila

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, S.H., menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Plaza Balai Kota Bandung, Selasa, 1 Oktober 2024. Dalam upacara tersebut, sembilan orang PNS Pemkot Bandung menerima Penghargaan Satyalancana Karya Satya. Ketua DPRD Kota Bandung mengatakan , Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, penting untuk menguatkan kembali ideologi Indonesia, […]

  • Kades Somantri : Dari Gerak Jalan HUT RI Ke 79 ,Milangkala dan Maulud Nabi di Gelar Di Desa Tenjolaya

    Kades Somantri : Dari Gerak Jalan HUT RI Ke 79 ,Milangkala dan Maulud Nabi di Gelar Di Desa Tenjolaya

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Desa Tenjolaya dari tiga rangkaian Kegiatan yaitu mulai dengan perayaan HUT RI Ke -79 , Milangkala Desa Tenjolaya dan juga Maulid Nabi Muhamad SAW di Pelataran Desa, Tenjolaya Kec Pasirjambu Kab Bandung. Minggu (29/9/2024) Hal itu dikatakan Kepala Desa Tenjolaya Kec Pasirjambu Kab Bandung, Ismawanto Somantri,ini adalah kegiatan masyarakat desa Tenjolaya […]

  • Pemkot Bandung Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Emmeril Khan

    Pemkot Bandung Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Emmeril Khan

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota Bandung menggelar doa bersama untuk Emmeril Khan Mumtaz di Masjid Al Ukhuwab, Jumat 3 Juni 2022. Sebelumnya, putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil itu diyakini telah meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Aare, Swiss. Doa bersama diawali kegiatan salat asar berjamaah dan dihadiri Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Sekretaris Daerah […]

  • Pokja PWI Kota Bandung Tetap Solid Tolak Penunjukan PLT yang Melanggar Aturan

    Pokja PWI Kota Bandung Tetap Solid Tolak Penunjukan PLT yang Melanggar Aturan

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pernyataan Sikap Pokja PWI Kota Bandung: Tetap Solid dan Tolak Penunjukan PLT yang Langgar Aturan Organisasi Puluhan wartawan yang tergabung dalam Pokja (Kelompok Kerja) PWI Kota Bandung menyatakan sikap tegas menanggapi dinamika internal PWI. Pokja PWI Kota Bandung memandang khususnya di Jawa Barat, dengan pengangkatan Pelaksana Tugas (PLT) serta pembekuan kepengurusan dan […]

  • Dr.Tatang Sudrajat Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketum PDPKN

    Dr.Tatang Sudrajat Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketum PDPKN

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – di UNJANI Cimahi, telah berlangsung Kongres I Perhimpunan Dosen Pancasila dan Kewarganegaraan Nusantara (PDPKN), secara hibrid, yang diikuti lebih dari 250 dosen dari Papua sampai dengan Aceh. Kongres, berlangsung setelah deklarasi pembentukan PDPKN dan seminar nasional . Berhasil menetapkan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, Program Kerja serta Ketua Umum/Ketua Formatur Pengurus Pusat […]

  • Pemkot Optimis,  DPRD Kota Bandung Siap Kolaborasi Dan Sinergitas Hadirkan Pembangunan

    Pemkot Optimis, DPRD Kota Bandung Siap Kolaborasi Dan Sinergitas Hadirkan Pembangunan

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah dan DPRD Kota Bandung sepakat untuk bersinergi menghadirkan pembangunan.. Hal itu dalam rangka mewujudkan Kota Bandung yang unggul, nyaman, sejahtera, dan agamis. “Dengan ketua baru, saya berharap Pemkot Bandung dan DPRD Kota Bandung semakin sinergis. Selama satu tahun ini, sudah bagus. Tentu dengan ada pimpinan baru, bias lebih baik lagi,” kata […]

expand_less