Breaking News
Trending Tags

APBD Jabar 2023, Daddy Rohanady: Penuntasan Janji

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBInews.id – Mengapa APBD Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2023 disebut “penuntasan janji”? APBD Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2023 merupakan APBD tahun terakhir kepemimpinan Gubernur Ridwan Kamil di Provinsi Jawa Barat periode 2018-2023.

Dengan demikian, tahun 2023 adalah tahun di mana Kang Emil wajib menuntaskan janji-janjinya pada saat kampanye, temasuk apa yang tertuang di dalam Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Perubahan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Penengah Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2023.

Memang evaluasinya baru akan muncul ketika disampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2023 sekitar bulan April tahun 2024. Akan tetapi, secara keseluruhan LKPJ Tahun 2023 secara otomatis akan dilampiri LKPJ AMJ (akhir masa jabatan). Konsekuensinya, semua janji kampanye akan ditagih melalui evaluasi yang tertuang dalam LKPJ AMJ.

LKPJ AMJ juga tetap disertai dengan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2023. LKPJ 2023 secara khusus berisi laporan pertanggungjawaban terkait pekerjaan yang dilakukan pada tahun 2023. Namun, LKPJ 2023 menjadi bagian integral dari pekerjaan masa bakti 2018-2023.

Masih ada sederet pekerjaan yang harus dituntaskan. Misalnya, penanganan Monumen Perjuangan Rakyat, jalan provinsi, irigasi, SMA/SMK/SLB/MA, kemiskinan, rumah tidak layak huni, pengangguran terbuka, hingga stunting.

Untungnya, sebagian pekerjaan Kang Emil tinggal menuntaskan. Artinya, cukup banyak pekerjaan yang sebagian besarnya sudah dilakukan. Jadi, sekali lagi, pada tahun 2023 pekerjaan yang tersisa tinggal penuntasan. Dengan demikian, sebenarnya tinggal beberapa bagian yang harus digarap.

Memang masih ada beberapa pekerjaan yang tersisa. Misalnya di bidang kebinamargaan. Jalan provinsi yang panjangnya 2.360 kilometer ternyata kondisinya membutuhkan penanganan serius. Sebanyak 73 persen, atau sekitar 1.500 kilometer jalan umur rencana teknisnya sudah habis. Artinya, jalan sepanjang itu membutuhkan rekonstruksi. Untuk menanganinya pasti membutuhkan waktu lama dan biaya yang sangat besar.

Bidang perhubungan menyisakan penanganan terminal Tipe B dan bandara di Kabupaten Sukabumi. Bidang perhubungan juga menyisakan pekerjaan untuk peningkatan fasilitas lalu lintas jalan raya. Memang beda persentase antara target dan realisasinya tidak lagi terlalu jauh.

Bidang lingkungan hidup juga menyisakan pekerjaan serius. Selain penanganan sungai-sungai yang masih tercemar, bidang ini pun menyisakan pekerjaan di bidang penanganan sampah. Terlepas karena dibantu Pemerintah Pusat, penanganan Sungai Citarum dianggap cukup sukses. Namun, Masih ada Sungai Cilamaya, misalnya, yang juga butuh penanganan serius.

Bidang lingkungan hidup menyisakan penuntasan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional. Dua TPPAS Regional yang hingga saat ini belum tuntas adalah TPPAS Lulut Nambo seluas 55 hektare di Kabupaten Bogor dan TPPAS Legok Nangka seluas sekitar 90 hektare di daerah Nagreg.

Bidang kesehatan menyisakan penuntasan masalah stunting di beberapa kabupaten/kota meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak. Peningkatan atau pengalihan status beberapa rumah sakit menjadi rumah sakit milik Pemprov Jabar merupakan upaya konkret untuk memberikan pelayanan lebih baik. Demikian pula dengan berbagai upaya penambahan alat kesehatan dan tenaga kesehatan.

Bidang pendidikan menyisakan penuntasan masalah Bantuan Operasional Pendidikan Daerah untuk SMA/SMK/SLB dan Bantuan Pendidikan Masyarakat Umum untuk madrasah aliyah negeri maupun swasta. Prinsipnya, Kang Emil menginginkan pendidikan untuk semua. Dengan demikian, Jabar tidak hanya menikmati keunggulan demografi, tetapi juga keunggulan kualitas sumber daya manusianya. Pada ulang tahun seabad Republik Indonesia, Jabar diharapkan memberi kontribusi nyata terhadap kemajuan bangsa ini.

Semoga saja sebagian besar dari pekerjaan besar itu dapat dituntaskan Gubernur Ridwan Kamil hingga tahun 2023 sehingga tidak terlalu banyak PR untuk Gubernur Jawa Barat berikutnya. Apalagi tahun 2024 merupakan tahun pelaksanaan pesta demokrasi yang sudah pasti akan sangat sibuk. Tahun 2024 merupakan tahun pelaksanaan pemilu legislatif berbarengan dengan pemilihan presiden. Belum lagi, sekitar sepuluh bulan kemudian akan disusul dengan pemilihan kepala daerah, baik gubernur maupun bupati/wali kota.

Saya yakin Kang Emil mampu menuntaskan janjinya hingga 2023. Semoga pula semua dapat berjalan lancar seperti harapan semua pihak.

Oleh
Daddy Rohanady
Wakil Ketua Fraksi Gerindra
DPRD Provinsi Jawa Barat

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heritage Braga Bandung Jadi Pusat Urban Data Lab

    Heritage Braga Bandung Jadi Pusat Urban Data Lab

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebagai smart city, Kota Bandung memiliki banyak potensi teknologi yang bisa terus dioptimalkan. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, pada pertengahan tahun 2022 nanti Heritage Braga Kota Bandung akan diresmikan sebagai Urban Data Lab. Melihat potensi ini, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyambut baik program ini. Tak hanya itu, peluang pengembangan smart city untuk […]

  • Wakil Wali Kota Sukabumi Hadiri Langsung SPM Award 2023

    Wakil Wali Kota Sukabumi Hadiri Langsung SPM Award 2023

    • calendar_month Jumat, 24 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami menghadiri Standar Pelayanan Minimal Awards 2023 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan pada Selasa 21 Maret 2023. Acara yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Ditjen Bina Pembangunan Daerah ini dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo. SPM Awards merupakan acara tahunan […]

  • Angka Pengangguran Makin Bertambah, Pemkot Bandung Buka Virtual Job Fair Di BCC

    Angka Pengangguran Makin Bertambah, Pemkot Bandung Buka Virtual Job Fair Di BCC

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Dampak dari pandemi Covid-19 begitu terasa, terutama bagi sektor ekonomi. Hal ini menyebabkan angka pengangguran semakin bertambah, tak terkecuali di Kota Bandung. Guna menekan angka pengangguran, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Satgas Pemulihan Ekonomi bekerja sama dengan Ekrutes dalam menyelenggarakan Ekrutes Virtual Job […]

  • Sidang Mediasi Ditunda, Tim Ran Law Firm Kota Medan: Ada Unsur Kesengajaan

    Sidang Mediasi Ditunda, Tim Ran Law Firm Kota Medan: Ada Unsur Kesengajaan

    • calendar_month Jumat, 16 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    MEDAN, MBINEWS.ID – Sidang gugatan perdata perbuatan melawan hukum (PMH) atas dugaan pemalsuan akta autentik tanpa sepengetahuan persero atau pemegang saham Alectra atau CV Setia Laju Sejahtera di Pengadilan Negeri (PN) Medan, terpaksa ditunda oleh hakim mediator, Mian Munthe, Rabu (14/7) siang. Dalam sidang tersebut, pemegang saham Alectra atau CV Setia Laju Sejahtera, Alexander menggugat […]

  • Kodim 0607 Sukabumi Terus Jaga Ketahanan Pangan

    Kodim 0607 Sukabumi Terus Jaga Ketahanan Pangan

    • calendar_month Senin, 11 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0607 Kota Sukabumi terus mengawal sektor pertanian sebagai upaya untuk menjaga ketersediaan ketahanan pangan di Kota Sukabumi. Apalagi ditengah masa Pandemi Covid-19 ini, jangan sampai terjadi adanya rawan pangan.”Pengawal terhadap ketahan pangan yang melibatkan unsur TNI terus dilakukan, sehingga di tahun 2021 ini kebutuhan akan pangan tetap terjaga dengan […]

  • Masa Orientasi Pendidikan Tinggi Stikindo di lapang Graha Wirakarya Ciparay Kab Bandung

    Masa Orientasi Pendidikan Tinggi Stikindo di lapang Graha Wirakarya Ciparay Kab Bandung

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id- Pembukaan masa orientasi Pendidikan tinggi kesehatan Stikindo Wirautama Tahun Akademik 2024-2025. Masa Pengenalan lingkungan Kampus Stikindo Wirautama Ciparay Graha Wirakarya pada. Rabu, (25/9/2024) Jalan Raya Laswi Kec Ciparay Kabupaten Bandung. Kegiatan Pembukaan MOPT (Masa Orientasi Perguruan Tinggi) Stikindo Wirautama dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Pembangunan Generasi Muda Indonesia (YPPGMI), H.Asep Ikhsan.SE.Spd.MM. Di dampingi […]

expand_less