Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Bangkitkan Ekonomi, Oded Serukan Kepada Pengurus koperasi Agar Cermat Dalam Mengelola Anggota

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2020
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyerukan kepada pengurus koperasi agar cermat dalam mengelola anggota. Karena hal itu menjadi kunci penting dalam menjadikan koperasi sebagai sokoguru perekonomian masyarakat Indonesia.

Terlebih, pascapandemi Covid-19 ini koperasi bisa menjadi cara untuk membangkitkan geliat ekonomi di tengah masyarakat. Karena, koperasi didukung dengan sistem keanggotaan yang menjadi potensi dan aset berharga.

“Kita harus punya mindset yang sama bahwa sesungguhnya dalam dunia koperasi modal utama kita adalah anggota. Anggota itu aset kita. Kemudian kalau kita berbicara jaringan itu agaimana anggota koperasi dari partikel kecil di rumah tangga menjadi raksasa besar,” ucap Oded di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa 30 Juni 2020.

Saat ini, terdata sebanyak 2.540 koperasi di Kota Bandung. Namun hanya ada 735 koperasi yang aktif. Dari jumlah tersebut, tercatat 119.947 orang yang terlibat sebagai anggota aktif.

Untuk itu, Oded mengarahkan agar konsep pengelolaan koperasi di Kota Bandung menggunakan pola kolaborasi. Dengan sistem kerja sama inilah koperasi akan sangat kuat. Karena menjadi sebuah ekosistem besar yang saling mendukung antar koperasi.

“Karena ada jaringan yang diikat dalam sebuah sistem. Mindset berikutnya yaitu antar koperasi itu bukan saingan, tapi itu adalah kemitraan. Kalau ini sudah terbangun, harusnya bisa maju dan kuat. Kalau merasa saingan jadi saling bunuh,” terangnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUKM) sudah membuat sistem pengelolaan yang mewadahi para koperasi. Yakni yang diberi nama Sitem Ekonomi Jaringan Usaha Koperasi (Sejuk).. 

Kepala Dinas KUKM Kota Bandung, Atet Dedi Handiman menuturkan, konsep menghimpun semua kekuatan dan potensi koperasi sehingga menjadi satu kesatuan. Walhasil, segala kebutuhan koperasi mulai dari suplai sampai urusan pemasaran bisa saling bertukar.

“Koperasi kalau bersatu akan menjadi sebuah kekuatan ekonomi luar bisa. Oleh karena itu kami sepakat membuat sebuah wadah kerja sama untuk memfasilitasi permodalan dan pemasaran,” kata Atet.

Atet menuturkan, Sejuk juga menjalin kolaborasi bersama Nectico dalam rangka pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung keberlangsungan koperasi. Yakni penyediaan marketplace utuk pemasaran serta membuat sistem pendataan yang memudahkan pemetaan koperasi di Kota Bandung.

“Sistem yang dibuat nectico bisa melihat tren pasar yang memang di dalam Sejuk. Sehingga menjadi bahan bagi koperasi untuk bergerak di berbagai bidang,” ujarnya.

Namun, lanjut Atet, yang paling utama adalah berbagi informasi dan saling menyuplai kebutuhan. Sehingga anggota koperasi mendapatkan produk barang yang lebih murah. Sehingga harga jual kepada anggotanya pun bisa bersaing dengan toko modern.

Atet menilai, koperasi tak perlu ragu lagi untuk terjun di sektor riil, meski secara bertahap. Karena, menurutnya selama ini koperasi hanya diidentikan dengan sistem simpan pinjam saja.. Hal itu yang tak jarang justru berakhir tragis. Lantaran jumlah peminjam yang banyak tapi minim pengembalian.

“Karena ada koperasi yang menjual produk tidak bersaing dengan toko modern. Karena margin harga yang dibeli koperasi lebih mahal.. Tapi sekarang kalau misalnya koperasi A butuh mi instan dan ada koperasi B bisa menyediakan yang murah. Jadi saling tukar menukar informasi dan peluang usaha,” katanya.

Bahkan kini Atet sedang mengkoordinasikan Sejuk bisa menjadikan koperasi sebagai suplier. Atau menjelma jadi Bantuan Persediaan Stok (Baperstok) di Kota Bandung, setidaknya guna memenuhi kebutuhan 119.947 anggota aktif. (asp)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selain Terjangkau, TK Negeri Pembina, Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Miliki Fasilitas Penunjang Dalam Mengembangkan Anak

    Selain Terjangkau, TK Negeri Pembina, Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Miliki Fasilitas Penunjang Dalam Mengembangkan Anak

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBinews.id– Pendidikan Taman Kanak-kanak (TK), merupakan salah satu bentuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yang memiliki peran penting untuk mengembangkan kepribadian anak, serta mempersiapkan mereka memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Seperti halnya dengan TK Negeri Pembina, yang berlokasi di Keluarahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, terus berkembang. Bahkan, tidak sedikit masyarakat memasukan anaknya di TK […]

  • Majukan Ekonomi Desa, Bank Bjb Perkuat Kerja Sama Dengan APDESI Jabar

    Majukan Ekonomi Desa, Bank Bjb Perkuat Kerja Sama Dengan APDESI Jabar

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebagai Bank Pembangunan Daerah di Jawa Barat, bank bjb memiliki komitmen untuk terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Dukungan bank bjb dalam meningkatkan laju perekonomian masyarakat desa terwujud dalam berbagai kolaborasi, salah satunya adalah kerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Jawa Barat. Kerja sama terbaru […]

  • Polres Kota Sukabumi Berhasil Bekuk 12 Pelaku Curanmor

    Polres Kota Sukabumi Berhasil Bekuk 12 Pelaku Curanmor

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Sebanyak 12 pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor),) di bekuk Satreskrim Polres Kota Sukabumi. Pasalnya mereka kerap beroperasi di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Penangkapan tersebut, atas banyaknya laporan warga masyarakat yang kehilangan ke Polres Sukabumi Kota. “Berdasarkan hasil penyelidikan kita amankan 12 tersangka Curanmor dan mengamankan barang bukti 18 unit motor jenis […]

  • Mahasiswa UMMI Ajak UMKM Desa Melek Era Digital

    Mahasiswa UMMI Ajak UMKM Desa Melek Era Digital

    • calendar_month Kamis, 29 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBINews.id, – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik 2021 Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) mengelar sosialisasi kepada pelaku UMKM di Desa Limbangan, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut, merupakan Lokakarya Awal, dengan tema “Transformasi Digital UMKM Desa Limbangan”, yang dihadiri oleh beberapa para pelaku UMKM desa Limbangan. Ketua Kelompok KKN Ringgo Trihat Musti, mengatakan, kegiatan sosialisasi […]

  • Wali Kota Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Atasi Masalah Sampah

    Wali Kota Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Atasi Masalah Sampah

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengajak partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk kolaborasi mengelola sampah di Kota Bandung. Sebab kolaborasi dari semua pihak, mulai dari pengurus lingkungan, komunitas hingga masyarakat umum, sangat diperlukan dalam mengatasi permasalahan sampah. Salah satunya dengan cara daur ulang sampah organik dan anorganik serta tata kelola pengolahan sampah di […]

  • Pemkot Cimahi Target 95 Persen Warganya Menjadi Peserta JKN-KIS

    Pemkot Cimahi Target 95 Persen Warganya Menjadi Peserta JKN-KIS

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    CIMAHI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menargetkan 95 persen warganya menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)  sampai akhir 2019. Menurut Wali Kota Cimahi, Ajay M. Priatna, saat ini masyarakat di wilayahnya yang sudah tercover JKN-KIS mencapai 92 persen, dari target keseluruhan 95 persen “Kami sudah menganggarkan APBD untuk pembayaran iuran kepesertaan […]

expand_less