Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Pastikan Penanganan Bertahap

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,MBINEWS – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung memberikan klarifikasi terkait kondisi penumpukan sampah yang terlihat di kawasan Monumen Perjuangan (Monju). DLH memastikan, kondisi tersebut bukan akibat pembiaran, melainkan bagian dari proses penanganan yang dilakukan secara bertahap sesuai jadwal operasional.

Sekretaris DLH Kota Bandung, Dadang Setiawan menjelaskan, sampah yang tampak di kawasan tersebut berasal dari area taman Monumen Juang yang berada dalam wilayah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, sampah yang terlihat di kawasan Monumen Perjuangan merupakan sampah dari area taman Monumen Juang yang berada di dalam kawasan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar Dadang, Selasa, 24 Maret 2026.

Ia menuturkan, pengelolaan dan pengangkutan sampah di lokasi tersebut telah memiliki jadwal rutin yang dijalankan melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan PK2 UPT Sampah Kota Bandung.

Menurutnya, kondisi penumpukan yang terlihat saat ini merupakan bagian dari proses penanganan bertahap yang mengikuti jadwal operasional yang telah ditentukan.

“Kondisi yang terlihat merupakan bagian dari proses penanganan bertahap sesuai jadwal operasional, bukan merupakan pembiaran,” jelasnya.

Meski demikian, DLH Kota Bandung tidak tinggal diam. Dadang menyebut, percepatan penanganan tetap dilakukan di lapangan sebagai respons terhadap kondisi yang berkembang, meskipun belum memasuki jadwal pengangkutan.

“Penanganan tetap kami upayakan dan dipercepat di lapangan, sebagai bentuk respons cepat, meskipun belum masuk jadwal pengangkutan,” jelasnya.

Ia memastikan, Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat koordinasi lintas kewenangan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar penanganan sampah di kawasan tersebut dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Emil : Pesan Utama Mendikbud RI  Meminta Guru Di Indonesia Untuk Berimprovisasi

    Emil : Pesan Utama Mendikbud RI Meminta Guru Di Indonesia Untuk Berimprovisasi

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat akan menindaklanjuti arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Nadiem Makarim yang tertera dalam naskah pidato Hari Guru Nasional. Demikian dikatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menjadi pembina upacara peringatan Hari Guru Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 di Lapang Gasibu, Kota Bandung, Senin […]

  • Sekwan DPRD Sumut Ditunjuk Jadi Plt Sekda Provsu, Thomas Dachi : Sangat Tepat

    Sekwan DPRD Sumut Ditunjuk Jadi Plt Sekda Provsu, Thomas Dachi : Sangat Tepat

    • calendar_month Selasa, 1 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    MEDAN, MBInews.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), R Sabrina purna bakti sebagai ASN mulai 1 Juni 2021. Kini, posisi jabatan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) menjadi perbincangan hangat. Untuk sementara, pengganti R Sabrina sebagai Sekda masih belum diketahui. Namun, belakangan diketahui, Sekretaris Dewan (Sekwan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara, Afifi […]

  • Restoran Jadi Motor PAD, Pendapatan Kota Bandung Melonjak 15 Persen di Awal 2026

    Restoran Jadi Motor PAD, Pendapatan Kota Bandung Melonjak 15 Persen di Awal 2026

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Bandung,Mbinews – Kota Bandung mencatat pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen pada awal 2026, dengan inflasi yang tetap terkendali di bawah 3 persen. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut kondisi fiskal daerah saat ini sangat sehat. Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat lebih dari 15 persen, terutama ditopang sektor restoran. “Saya mengapresiasi para pelaku usaha restoran […]

  • SDN Brawijaya Kota Sukabumi Jalani Simulasi PTM Terbatas

    SDN Brawijaya Kota Sukabumi Jalani Simulasi PTM Terbatas

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Menindaklanjuti surat edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Kota Sukabumi, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Brawijaya melakukan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, Senin (4/10/2021). Kepala Sekolah SDN Brawijaya Hisatato Dayanto Kobasah mengatakan, sejak dikeluarkannya surat edaran dari Dinas P&K Kota Sukabumi pada tanggal 29 September yang lalu, pihaknya langsung menginformasikan terkait hal […]

  • Sidang Pra Peradilan, Hakim Tolak Pra Peradilan Tersangka penipuan Dan Penggelapan Uang Milyaran

    Sidang Pra Peradilan, Hakim Tolak Pra Peradilan Tersangka penipuan Dan Penggelapan Uang Milyaran

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sidang pra peradilan dengan nomor perkara 36/Pid.Pra/2019/PN Bdg yang digelar secara marathon sejak Kamis 2 Januari 2020, dengan pemohon tersangka Meilianny Lesmana alias Memey dan Fenny Lesmana alias Fenfen terhadap Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar, terkait penetapan keduanya sebagai tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan uang miliaran rupiah terhadap Phan […]

  • Musim Penghujan, Sebagian Bapokting Alami Penaikan Harga

    Musim Penghujan, Sebagian Bapokting Alami Penaikan Harga

    • calendar_month Selasa, 24 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Tingginya curah hujan saat ini, memebuat beberpa bahan pokok penting (bapokting) di Kota Sukabumi alami penaikan harga. Seperti, cabai merah besar TW dari Rp34 ribu menjadi Rp38 per kg, kemudian cabai keriting hijau semula Rp18 ribu menjadi Rp20 ribu per kg, cabai rawit merah menjdi Rp25 ribu yang sebelumnya dibandrol Rp24 ribu per kg. […]

expand_less