Breaking News
Trending Tags

Berikut Fatwa MUI Terkait Hukum Dan Panduan Ibadah Kurban Saat Kondisi Wabah PMK

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Hukum Berkurban dengan Hewan yang Terkena PMK dan panduan untuk mencegahnya sebagai berikut:

A. PMK merupakan penyakit hewan yang disebankan oleh virus yang sangat menular dan menyerang hewan berkuku genap/belah seperti sapi, kerbau dan kambing.

B. Hewan yang terkena PMK dengan gejala klinis kategori ringan, seperti lepuh ringan pada celah kuku, kondisi lesu, tidak nafsu makan, dan keluar air liur lebih dari biasanya. Dapat disembuhkan dengan pengobatan agar tidak terjadi infeksi dan pemberian vitamin atau herbal untuk menjaga daya tahan tubuh dalam waktu 4-7 hari. Maka hukum kurbannya sah.

C. Hewan yang terkena PMK dengan gejala klinis kategori berat seperti lepuh pada kuku hingga terlepas dan/atau menyebabkan pincang/tidak bisa berjalan serta menyebabkan sangat kurus serta penyembuhannya dalam waktu lama atau bahkan mungkin tidak dapat disembuhkan. Maka hukum kurbannya tidak sah.

D. Hewan yang terkena PMK dengan gejala klinis kategori berat dan sembuh dari PMK dalam rentang waktu yang dibolehkan kurban (tanggal 10 sampai dengan 13 Dzulhijjah), maka hewan ternak tersebut sah dijadikan hewan kurban.

E. Hewan yang terkena PMK dengan gejala klinis kategori berat dan sembuh dari PMK setelah lewat rentang waktu yang dibolehkan berkurban (tanggal 10 sampai dengan 13 Dzulhijjah), maka sembelihan hewan tersebut dianggap sedekah bukan hewan kurban.

F. Pelobangan pada telinga hewan dengan ear tag atau pemberian cap pada tubuhnya sebagai tanda hewan sudah divaksin atau sebagai identitasnya, tidak menghalangi keabsahan hewan kurban.

Panduan Kurban untuk Mencegah Peredaran Wabah PMK:

  1. Umat Islam yang akan berkurban dan penjual hewan kurban wajib memastikan hewan yang akan dijadikan hewan kurban memenuhi syarat sah, khususnya dari sisi kesehatan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah.
  2. Umat Islam yang melaksanakan kurban tidak harus menyembelih sendiri dan/atau menyaksikan langsung proses penyembelihan.
  3. Umat Islam yang menjadi panitia kurban bersama dengan tenaga kesehatan perlu mengawasi kondisi kesehatan hewan dan proses pemotongan serta penanganan daging, jeroan, dan limbah.
  4. Dalam hal terdapat pembatasan pergerakan ternak dari daerah wabah PMK ke daerah lain yang menyebabkan kurangnya stok, maka umat Islam yang hendak berkurban:

a. dapat berkurban di daerah sentra ternak baik secara langsung maupun tidak langsung dengan mewakilkan (tawkil) kepada orang lain.

b. berkurban melalui lembaga sosial keagamaan yang menyelenggarakan program pemotongan hewan kurban dari sentra ternak.

  1. Lembaga Sosial Keagamaan yang memfasilitasi pelaksanaan kurban dan pengelolaan dagingnya agar meningkatkan sosialisasi dan menyiapkan layanan kurban dengan menjembatani calon pekurban dengan penyedia hewan kurban.
  2. Daging kurban dapat didistribusikan ke daerah yang membutuhkan dalam bentuk daging segar atau daging olahan.
  3. Panitia kurban dan lembaga sosial yang bergerak di bidang pelayanan ibadah kurban diwajibkan menerapkan prinsip kebersihan dan kesehatan (higiene sanitasi) untuk mencegah penyebaran virus PMK secara lebih luas.
  4. Pemerintah wajib menjamin ketersediaan hewan kurban yang sehat dan memenuhi syarat untuk dijadikan kurban bagi masyarakat muslim. Namun, bersamaan dengan itu Pemerintah wajib melakukan langkah pencegahan agar wabah PMK dapat dikendalikan dan tidak meluas penularannya.
  5. Pemerintah wajib memberikan pendampingan dalam penyediaan, penjualan, dan pemeliharaan hewan kurban untuk menjamin kesehatan dan kesejahteraan hewan kurban.
  6. Pemerintah wajib mendukung ketersediaan sarana prasarana untuk pelaksanaan penyembelihan hewan kurban melalui rumah potong hewan (RPH) sesuai dengan fatwa MUI tentang standar penyembelihan halal agar penyebaran virus PMK dapat dicegah semaksimal mungkin. (yan-pipi)
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dengan Kebersamaan, Pimpin Kota Bandung Dan Tangani Pandemi Covid-19

    Dengan Kebersamaan, Pimpin Kota Bandung Dan Tangani Pandemi Covid-19

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – “Dengan kebersamaan kita bisa keluar dari musibah pandemi.” Demikian kalimat yang terlontar dari Wali Kota Bandung, Oded M. Danial saat ditanya formula yang membuat Kota Bandung dapat menekan penyebaran kasus Covid-19 dari zona merah ke zona kuning. Menurut Oded, kebersamaan pertama dalam persoalan Covid-19 yang dibentuk, yakni Gugus Tugas yang saat ini […]

  • Ribuan Warga Antusias Ikut Job Fair 2024 Yang di Gelar Disnaker Kota Bandung

    Ribuan Warga Antusias Ikut Job Fair 2024 Yang di Gelar Disnaker Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Ribuan warga antusias mengikuti Job Fair atau bursa kerja yang digelar Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung. Sejak pagi, warga telah mengantri untuk mengikuti Job Fair yang digelar di Grand Lodakara Hall, Selasa 25 Juni 2024. Salah satunya, Septi (18), sengaja mendaftar untuk mencari pekerjaan di job fair tersebut. Menurutnya, dengan mengikuti job fair […]

  • HUT Ke-76 TNI, Pemkot Bandung: Perkuat Soliditas Tangani Covid-19

    HUT Ke-76 TNI, Pemkot Bandung: Perkuat Soliditas Tangani Covid-19

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menghaturkan terima kasih kepada jajaran TNI yang selalu bersinergi bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam menunjang kelancaran berbagai program. Utamanya, terkait pelayanan kepada masyarakat. Yana menuturkan, TNI turut memiliki andil besar berkolaborasi bersama Pemkot Bandung dalam penanganan pandemi Covid-19. Di antaranya melalui sosialisasi dan edukasi, menyediakan […]

  • Aplikasi Kinerja ASN Jadi Sorotan DPRD Jabar

    Aplikasi Kinerja ASN Jadi Sorotan DPRD Jabar

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG, Mbinews.id – Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan instrument negara yang berperan penting dalam kemajuan negara. Pasalnya, penyelenggaraan pemerintahan bertumpu pada kinerja para ASN. Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Bedi Budiman mengungkapkan, jika para ASN merupakan salah satu kunci dalam roda pemerintahan untuk penyelanggaraan roda pemerintahan yang baik. “ASN itu kuncinya dalam […]

  • Pokja PWI Kota Bandung di Hari ke 21 Berbagi Lagi Takjil Gratis

    Pokja PWI Kota Bandung di Hari ke 21 Berbagi Lagi Takjil Gratis

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Memasuki 21 hari terakhir bulan suci Ramadan 1446 H, Pokja PWI Kota Bandung kembali menggelar PWI berbagi makanan berbuka puasa gratis kepada warga yang sedang menjalankan ibadah puasa. Tepat di hari ke 21 Ramadan 1446 H, anggota dan pengurus Pokja PWI Kota Bandung masih tetap kompak bersama anggota IKWI (Ikatan Keluarga Wartawan […]

  • Kolaborasi dengan LAN, Pemkot Sukabumi Siapkan ASN Profesional

    Kolaborasi dengan LAN, Pemkot Sukabumi Siapkan ASN Profesional

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 552
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menggelar kegiatan yudisium dan sosialisasi program magister, bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Aula BKPSDM, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, yang memberikan arahan terkait pentingnya pendidikan lanjutan […]

expand_less