Breaking News
Trending Tags

Berikut Fatwa MUI Terkait Hukum Dan Panduan Ibadah Kurban Saat Kondisi Wabah PMK

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
  • visibility 146
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Hukum Berkurban dengan Hewan yang Terkena PMK dan panduan untuk mencegahnya sebagai berikut:

A. PMK merupakan penyakit hewan yang disebankan oleh virus yang sangat menular dan menyerang hewan berkuku genap/belah seperti sapi, kerbau dan kambing.

B. Hewan yang terkena PMK dengan gejala klinis kategori ringan, seperti lepuh ringan pada celah kuku, kondisi lesu, tidak nafsu makan, dan keluar air liur lebih dari biasanya. Dapat disembuhkan dengan pengobatan agar tidak terjadi infeksi dan pemberian vitamin atau herbal untuk menjaga daya tahan tubuh dalam waktu 4-7 hari. Maka hukum kurbannya sah.

C. Hewan yang terkena PMK dengan gejala klinis kategori berat seperti lepuh pada kuku hingga terlepas dan/atau menyebabkan pincang/tidak bisa berjalan serta menyebabkan sangat kurus serta penyembuhannya dalam waktu lama atau bahkan mungkin tidak dapat disembuhkan. Maka hukum kurbannya tidak sah.

D. Hewan yang terkena PMK dengan gejala klinis kategori berat dan sembuh dari PMK dalam rentang waktu yang dibolehkan kurban (tanggal 10 sampai dengan 13 Dzulhijjah), maka hewan ternak tersebut sah dijadikan hewan kurban.

E. Hewan yang terkena PMK dengan gejala klinis kategori berat dan sembuh dari PMK setelah lewat rentang waktu yang dibolehkan berkurban (tanggal 10 sampai dengan 13 Dzulhijjah), maka sembelihan hewan tersebut dianggap sedekah bukan hewan kurban.

F. Pelobangan pada telinga hewan dengan ear tag atau pemberian cap pada tubuhnya sebagai tanda hewan sudah divaksin atau sebagai identitasnya, tidak menghalangi keabsahan hewan kurban.

Panduan Kurban untuk Mencegah Peredaran Wabah PMK:

  1. Umat Islam yang akan berkurban dan penjual hewan kurban wajib memastikan hewan yang akan dijadikan hewan kurban memenuhi syarat sah, khususnya dari sisi kesehatan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah.
  2. Umat Islam yang melaksanakan kurban tidak harus menyembelih sendiri dan/atau menyaksikan langsung proses penyembelihan.
  3. Umat Islam yang menjadi panitia kurban bersama dengan tenaga kesehatan perlu mengawasi kondisi kesehatan hewan dan proses pemotongan serta penanganan daging, jeroan, dan limbah.
  4. Dalam hal terdapat pembatasan pergerakan ternak dari daerah wabah PMK ke daerah lain yang menyebabkan kurangnya stok, maka umat Islam yang hendak berkurban:

a. dapat berkurban di daerah sentra ternak baik secara langsung maupun tidak langsung dengan mewakilkan (tawkil) kepada orang lain.

b. berkurban melalui lembaga sosial keagamaan yang menyelenggarakan program pemotongan hewan kurban dari sentra ternak.

  1. Lembaga Sosial Keagamaan yang memfasilitasi pelaksanaan kurban dan pengelolaan dagingnya agar meningkatkan sosialisasi dan menyiapkan layanan kurban dengan menjembatani calon pekurban dengan penyedia hewan kurban.
  2. Daging kurban dapat didistribusikan ke daerah yang membutuhkan dalam bentuk daging segar atau daging olahan.
  3. Panitia kurban dan lembaga sosial yang bergerak di bidang pelayanan ibadah kurban diwajibkan menerapkan prinsip kebersihan dan kesehatan (higiene sanitasi) untuk mencegah penyebaran virus PMK secara lebih luas.
  4. Pemerintah wajib menjamin ketersediaan hewan kurban yang sehat dan memenuhi syarat untuk dijadikan kurban bagi masyarakat muslim. Namun, bersamaan dengan itu Pemerintah wajib melakukan langkah pencegahan agar wabah PMK dapat dikendalikan dan tidak meluas penularannya.
  5. Pemerintah wajib memberikan pendampingan dalam penyediaan, penjualan, dan pemeliharaan hewan kurban untuk menjamin kesehatan dan kesejahteraan hewan kurban.
  6. Pemerintah wajib mendukung ketersediaan sarana prasarana untuk pelaksanaan penyembelihan hewan kurban melalui rumah potong hewan (RPH) sesuai dengan fatwa MUI tentang standar penyembelihan halal agar penyebaran virus PMK dapat dicegah semaksimal mungkin. (yan-pipi)
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aplikasi Asik Bandung, Upaya Pemkot Bandung Dorong Digitalisasi UMKM

    Aplikasi Asik Bandung, Upaya Pemkot Bandung Dorong Digitalisasi UMKM

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendukung digitalisasi dalam pemasaran produk UMKM lewat sejumlah aplikasi. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Pemkot Bandung TB. Agus Mulyadi dalam siniar Ngariung, Kamis 28 Juli 2022. Aplikasi milik Pemkot Bandung untuk menunjang pertumbuhan UMKM, antara lain Asik Bandung. “Aplikasi ini (akan menjadi) All About UMKM (Kota Bandung) […]

  • DPRD Jabar Tanggapi Pekerja Migran Asal Cianjur Terlantar di Luar Negeri

    DPRD Jabar Tanggapi Pekerja Migran Asal Cianjur Terlantar di Luar Negeri

    • calendar_month Selasa, 28 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Bandung – Beredar di media sosial terkait permintaan bantuan seorang Pekerja Migran Asal Cianjur yang ingin pulang ke Indonesia, karena terlantar di negeri orang. Menanggapi permintaan bantuan seorang Pekerja Migran Asal Cianjur tersebut, DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj Elin Suharliah mengatakan banyak Pekerja Migran asal Jawa Barat yang mengalami nasib serupa di luar negeri. Hj […]

  • Desa Langonsari Gelar Seni Budaya Sunda Dengan Gebrakan Lebih Bedas

    Desa Langonsari Gelar Seni Budaya Sunda Dengan Gebrakan Lebih Bedas

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Kegiatan ini diprakasai dari hasil Musrenbang tahun 2024 melalui Dinas Pariwisata dan Budaya dan kebetulan desa Langonsari banyak talenta dari seni budaya sunda Desa Langonsari,” Ucap Camat Pameungpeuk Kab Bandung, Agus Hindar S.STP.MSi, disela Gelaran Seni Budaya Sunda Desa Langonsari. Minggu (22/6/2025). Menurut Agus Hindar, dari banyaknya talenta – talenta yang […]

  • bank bjb Raih Penghargaan Contact Center Sevice Excellence Award (CCSEA) 2022

    bank bjb Raih Penghargaan Contact Center Sevice Excellence Award (CCSEA) 2022

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten, Tbk (bank bjb) meraih penghargaan Contact Center Service Excellence Award (CCSEA) 2022 dalam kategori Call Center Reguler Banking. bank bjb mendapatkan score index 98,397 (Exceptional, Mostly Happier Customer) yang merupakan score tertinggi dalam kategori tersebut. Penghargaan ini diterima langsung oleh Pemimpin Divisi Jaringan & Layanan bank […]

  • Beda Dengan Caleg Lain, Sahat Simangunsong Berani Blak-blakan Kepada Masyarakat Terkait Pemilu

    Beda Dengan Caleg Lain, Sahat Simangunsong Berani Blak-blakan Kepada Masyarakat Terkait Pemilu

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai Nasdem untuk daerah pemilihan (Dapil) 3 Kota Sukabumi, Sahat Simangunsong, mengaku bahwa pemberian pendidikan politik terhadap masyarakat, merupakan langkah awal dari kampanye nya saat ini. Dirinya menyebutkan, pendidikan politik kepada masyarakat dinilai sangatlah penting. Karena menurutnya, dengan adanya pengetahuan terkait poltik yang dimiliki masyarakat, akan menentukan sosok […]

  • Baznas Kota Bandung Cari Kandidat Lima Komisioner Periode : 2021 – 2026

    Baznas Kota Bandung Cari Kandidat Lima Komisioner Periode : 2021 – 2026

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota tengah mencari 5 komisioner untuk periode 2021-2026. Untuk itu, Baznas Kota Bandung membuka kesempatan bagi orang-orang terbaik untuk mengikuti seleksi menjadi komisioner. Menurut Kepala Bagian Kesra Pemerintah Kota Bandung, Medi Mahendra, saat ini pihaknya telah membentuk panitia seleksi (Pansel). Panitia tersebut diketuai oleh Prof. Dr. KH […]

expand_less