Breaking News
Trending Tags

BRI Peringatkan Modus Penipuan File APK yang Mengincar Rekening Nasabah

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta || MBInews.id – Menjelang periode libur Lebaran, ketika intensitas komunikasi dan transaksi digital cenderung meningkat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam menjaga keamanan rekening dan data pribadi.

Salah satu ancaman yang perlu diwaspadai adalah file aplikasi berformat APK yang berasal dari sumber tidak dikenal, yang kerap disebarkan melalui pesan singkat maupun aplikasi perpesanan seperti WhatsApp.

Dalam praktiknya, modus penipuan tersebut biasanya diawali dengan pesan dari oknum yang mengaku berasal dari instansi atau lembaga tertentu. Pesan tersebut disertai narasi yang dibuat meyakinkan serta dilengkapi lampiran file yang tampak seperti dokumen penting.

Beberapa contoh file yang kerap digunakan dalam modus tersebut antara lain undangan digital, surat yang mengatasnamakan layanan perpajakan, resi pengiriman paket, hingga berbagai dokumen lainnya yang dikemas seolah-olah merupakan informasi penting dan mendesak untuk segera dibuka.

Padahal, ketika korban mengunduh dan memasang file tersebut pada perangkatnya, file tersebut dapat menjadi pintu masuk program berbahaya atau malware. Program ini dirancang untuk mencuri data pribadi, merusak sistem perangkat, hingga mengambil alih kendali perangkat tanpa sepengetahuan pengguna.

Selain itu, aplikasi APK yang berasal dari sumber tidak tepercaya juga berpotensi meminta berbagai izin akses pada perangkat pengguna. Izin tersebut kemudian dapat dimanfaatkan untuk memantau aktivitas pengguna, termasuk akses terhadap layanan keuangan yang tersimpan pada perangkat tersebut.

Direktur Information Technology BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital turut diiringi dengan meningkatnya berbagai modus kejahatan siber yang semakin beragam dan canggih. Oleh karena itu, kewaspadaan dari seluruh pihak menjadi hal yang sangat penting.

“Perseroan terus menyempurnakan kapabilitas pengamanan layanan digital agar tetap adaptif terhadap dinamika ancaman. Penguatan pengamanan dilakukan secara berkelanjutan untuk melindungi data serta akses transaksi nasabah. Keamanan dan kenyamanan nasabah menjadi perhatian yang dijalankan secara konsisten,” ujar Saladin.

Sebagai langkah pencegahan, BRI mengimbau nasabah untuk tidak mengklik, mengunduh, maupun menginstal aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak meneruskan pesan, file, maupun tautan yang mencurigakan kepada pihak lain.

Apabila menerima pesan yang terlihat janggal—misalnya menggunakan nada mendesak, menawarkan hadiah, meminta pembaruan atau verifikasi data, serta menyertakan lampiran file dari nomor yang tidak dikenal—nasabah diminta untuk tidak langsung mempercayainya, meskipun pesan tersebut mengatasnamakan bank atau layanan resmi lainnya.

Nasabah disarankan untuk terlebih dahulu memastikan kebenaran pengirim serta melakukan verifikasi sebelum mengambil tindakan lebih lanjut. Pengaktifan fitur keamanan tambahan seperti Two-Factor Authentication (2FA) juga sangat dianjurkan guna meningkatkan perlindungan terhadap akses layanan digital.

Apabila nasabah terlanjur mengunduh atau menginstal file APK yang mencurigakan, terdapat beberapa langkah yang perlu segera dilakukan. Langkah pertama adalah mematikan koneksi data seluler dan Wi-Fi guna mencegah potensi penyebaran atau pengiriman data ke pihak yang tidak bertanggung jawab.

Selanjutnya, pengguna disarankan untuk menghapus aplikasi yang telah terpasang, kemudian mengganti username, PIN, serta password akun BRImo maupun email yang terhubung dengan perangkat tersebut.

Sebagai langkah tambahan untuk memastikan perangkat kembali aman, nasabah juga dapat melakukan reset setelan pabrik (factory reset) melalui pengaturan perangkat agar sistem kembali bersih dari potensi kendali pihak tidak dikenal.

Selain itu, jika pesan yang diterima terindikasi sebagai penipuan, pengguna juga disarankan untuk segera memblokir nomor pengirim. Apabila ditemukan aktivitas mencurigakan pada rekening atau layanan perbankan, nasabah dapat langsung menghubungi Contact BRI di nomor 1500017 untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.

“BRI menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyaring informasi, terutama pesan yang disertai file atau tautan dari sumber tidak dikenal. Pengenalan indikasi ancaman sejak awal menjadi langkah penting untuk mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah. Kolaborasi antara BRI dan nasabah menjadi fondasi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman,” pungkas Saladin. (**)

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI Kota Bandung Berlangsung Khidmat dan Lancar

    Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI Kota Bandung Berlangsung Khidmat dan Lancar

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews –Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Kota Bandung di Plaza Balai Kota Bandung, Minggu 17 Agustus 2025 sore, berlangsung khidmat dan lancar. Upacara dimulai sekitar pukul 16.15 WIB. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara, Komandan Upacara oleh Camat Sukajadi, Inci Dermaga Mustawan Alamsyah. Sedangkan […]

  • Polsek Citamiang Sukabumi Tangkap Tiga Pelaku Penganiayaan Anak

    Polsek Citamiang Sukabumi Tangkap Tiga Pelaku Penganiayaan Anak

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    MBInews.id, Sukabumi — Polsek Citamiang Resort Sukabumi Kota menangkap tiga pelaku penganiayaan anak dibawah umur berinisial Ss, Ch, dan Ad. Hal tersebut disampaikan saat lereas Rayon Tengah Polres Sukabumi Kota, di Jalan. Siliwangi, Kecamatan Cikole. Kota Sukabumi Kamis (22/08/19). Kapolsek Citsmiang AKP Anun memgatakan, kejadian tersebut berawal dari rasa cemburu pelaku kepada korban, hingga akhirnya […]

  • Pemkot Bandung Kembali Raih Penghargaan Tingkat  Nasional Bidang Kesehatan

    Pemkot Bandung Kembali Raih Penghargaan Tingkat Nasional Bidang Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menambah koleksi penghargaan di tingkat nasional. Kali ini, penghargaan bidang kesehatan dalam Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF) Innovation Award III-2019. Pemkot Bandung mendapatkan penghargaan Platinum Award dalam kategori Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT). Yaitu atas inovasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung yakni Bandung Emergency Service Quality […]

  • Kabar Gembira Buat Warga Medan, Ruang Kreatif  Publik Pos Bloc di Resmikan

    Kabar Gembira Buat Warga Medan, Ruang Kreatif Publik Pos Bloc di Resmikan

    • calendar_month Senin, 31 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    MEDAN, MBInews.id  –  Kabar gembira bagi warga Medan dan sekitarnya! Setelah menjalani renovasi fisik selama lebih dari enam bulan lamanya, tepat hari Sabtu, 29 Oktober 2022 malam, ruang kreatif publik Pos Bloc Medan diresmikan Pembukaan oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki bersama Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M. Didampingi pula oleh […]

  • Absen Di R-APBD Perubahan Tahun 2020, Kadinkes Kota Sukabumi : Dampingi Tim Dinkes Provinsi Utusan Gubernur Jabar

    Absen Di R-APBD Perubahan Tahun 2020, Kadinkes Kota Sukabumi : Dampingi Tim Dinkes Provinsi Utusan Gubernur Jabar

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUKABUMI- MBInews.id – Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi dr. Rita Fitrianingsih akhirnya menjawab tentang ketidak hadirnya di agenda Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Perubahan tahun 2020 yang digelar Rabu, (9/9) kemarin. Yang menyebabkan terjadinya penjadwalanan ulang oleh Badan Anggaran (Ban-Ang). Rita mengatakan, tidak hadirnya itu dikarenakan ada kegiatan yang sangat penting. Yakni, harus […]

  • Antisipasi Sengketa Publik, Pemkot Sukabumi  Harus Aktifkan Kembali Website SKPD

    Antisipasi Sengketa Publik, Pemkot Sukabumi Harus Aktifkan Kembali Website SKPD

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus berupaya agar semua bentuk infromasi bisa diterima oleh masyarakat sesuai dengan Undang-Undang no 14 tahun 2018 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Salah satu langkah yang saat ini tengah di bangun, yakni mengaktifkan kembali semua website di setiap satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masing-masing. “Kemarin kita kumpulkan semua […]

expand_less