Breaking News
Trending Tags

Pemkab Bandung Kembangkan Aplikasi TiTaTu dan Radio Untuk Percepatan Pelaporan dan Penanganan Peristiwa Kebencanaan

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. BANDUNG, MBINews.id – Dalam upaya mempercepat pelaporan dan penanganan dalam setiap kemungkinan terjadi peristiwa kebencanaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saat ini sedang mempersiapkan pengembangan aplikasi TiTaTu (DiTingali, DidaTa, DibanTu).

Saat ini, aplikasi TiTaTu dalam konsep transformasi digital dalam proses pengembangan atas kolaborasi antara BPBD Kabupaten Bandung dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung Dadang Supriatna melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan, bahwa pengembangan aplikasi TiTaTu ini sebagai bentuk terobosan dan inovasi Pemkab Bandung dalam pemanfaatan transformasi digital yang bisa diakses oleh semua masyarakat dalam menyampaikan atau menginformasikan setiap kejadian atau peristiwa kebencanaan dengan cepat.

“Aplikasi TiTaTu ini masih dalam proses pengembangan dan ujicoba, sehingga belum difungsikan atau diaktifkan pemanfaatannya. Tetapi sudah bisa diakses oleh masyarakat umum melalui handphone android. Diharapkan pada bulan Agustus 2024 mendatang, aplikasi TiTaTu ini bisa dilaunching oleh Bapak Bupati Bandung Dadang Supriatna,” tutur Uka Suska dalam keterangannya, Rabu (10/7/2024).

Uka Suska mengatakan maksud dan tujuan dibuatnya sebuah inovasi aplikasi TiTaTu ini adalah untuk mempercepat pelaporan dalam setiap peristiwa kebencanaan di Kabupaten Bandung.

“Aplikasi TiTaTu ini bisa diakses oleh semua masyarakat untuk mempercepat pelaporan atau penyampaian informasi kebencanaan ke BPBD Kabupaten Bandung. Dengan adanya pelaporan yang cepat, nantinya BPBD akan bergerak cepat untuk melakukan penanganan dalam setiap peristiwa atau kejadian kebencanaan. Selain itu, BPBD juga akan bergerak cepat untuk melakukan koordinasi dengan berbagai unsur yang ada di lapangan,” tutur Uka Suska.

Sebaliknya, imbuh Uka Suska, jika lambat dalam pelaporan sebuah peristiwa kebencanaan, selain akan menimbulkan kerusakan juga dikhawatirkan menimbulkan korban jiwa di sekitar lokasi kejadian.

“Ada pengalaman yang sempat kita alami. Misalnya, disaat ada kejadian bencana, laporan baru diterima BPBD setelah beberapa jam setelah kejadian kebencanaan itu. Ada juga BPBD baru menerima laporan, pada esok harinya atau setelah satu hari dari peristiwa kebencanaan,” ujar Uka Suska.

Ia berharap dengan adanya aplikasi TiTaTu ini dapat mempercepat laporan atau informasi kebencanaan yang didapat BPBD secara real time.

“Mengingat aplikasi ini bisa diakses masyarakat melalui handphone android atau digitalisasi. Masyarakat tinggal men-download aplikasi TiTaTu di play store, bisa langsung tampil atau tertera di layar handphone,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung ini juga berharap dengan ketersediaan aplikasi TiTaTu, masyarakat kedepannya bisa dengan mudah mengakses hasil kajian risiko bencana (KRB) di semua kecamatan di Kabupaten Bandung.

“Dengan adanya hasil KRB ini, masyarakat bisa melihat potensi bencana yang terjadi di wilayahnya. Apakah ada potensi bencana banjir, gempa bumi, longsor, angin kencang, dan potensi lainnya. KRB hasil BPBD di semu kecamatan itu, nantinya akan diakses ke aplikasi tersebut,” katanya.

Ia juga berharap dengan adanya hasil KRB yang disusun BPBD itu, bisa menjadi rujukan pemerintah desa maupun kecamatan dalam melakukan mitigasi maupun melakukan sebuah perencanaan di daerah.

“Hal itu dalam upaya mengurangi risiko kebencanaan,” katanya.

Tak hanya itu, Uka Suska juga saat ini sedang melakukan aktivasi penggunaan frekwensi Radio yang sudah terpasang di setiap kecamatan.

“Kita berusaha untuk memfungsikan kembali frekwensi Radio yang ada di masing-masing kecamatan di Kabupaten Bandung, untuk pelaporan dengan cepat ke BPBD setiap peristiwa kebencanaan yang terjadi di wilayah,” ungkap Uka Suska.

Dikatakannya, dengan penggunaan frekwensi Radio ini, tidak akan terganggu dengan kondisi sinyal atau jaringan seperti dalam penggunaan sambungan handphone atau seluler.

“Kita juga berharap kedepannya, dalam penggunaan frekwensi Radio ini, atau penggunaan pesawat Radio HT (handy talky) sampai ke desa-desa yang ada di semua desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung. Dengan penggunaan Radio HT ini akan mempercepat informasi kebencanaan diterima oleh BPBD,” tuturnya.

Terkait dengan pemanfaatan aplikasi TiTaTu dan Radio itu, imbuhnya, kini sedang dilakukan sosialisasi kepada sejumlah pihak melalui bimbingan teknis.

“BPBD bersama Diskominfo berusaha untuk memanfaatkan aplikasi TiTaTu ini mengingat saat ini, masyarakat sudah serba digital atau menggunakan fungsi android untuk mendapatkan informasi dalam aktivitas sehari-hari,” kata Uka Suska.

Uka Suska mengatakan pentingnya ada aplikasi TiTaTu ini, menyusul Kabupaten Bandung berada pada kawasan rawan bencana. Mulai dari bencana longsor, pergerakan tanah, gempa bumi, angin kencang, banjir, kebakaran lahan dan hutan.

Selain itu, katanya, Kabupaten Bandung berdasarkan morfologi atau letak geografisnya memiliki luas wilayah  174.000 hektare. Selain itu, kondisi alamnya banyak terdapat perbukitan, pegunungan, lereng curam dan kondisi alam lainnya.

“Untuk itu, fungsi aplikasi TiTaTu dan Radio bisa dioptimalkan dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bandung yang semakin Bedas, khususnya dalam penanganan cepat peristiwa kebencanaan,” katanya.(HEN)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sempat Ditolak, Acara Asyura di Bandung Berjalan Lancar

    Sempat Ditolak, Acara Asyura di Bandung Berjalan Lancar

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Peringatan Asyura yang dilakukan Muslim Syiah di Bandung sempat mendapat penolakan dari ormas radikal, namun tetap berjalan lancar. Acara yang digelar di Majelis Shalawat jalan H. Mukti, Ciwastra, kota Bandung, Senin malam (9/9/19), tersebut dijaga ketat kepolisian karena ada sekelompok orang berunjuk rasa menolak acara tersebut. Sekitar 100 orang massa yang mengatasnamakan Forum Umat […]

  • Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Zamedia Ajak Insan Pers Bukber Bangun Sinergitas

    Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Zamedia Ajak Insan Pers Bukber Bangun Sinergitas

    • calendar_month Jumat, 7 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBinews.id –  Zamedia Digital Expert Solution menggelar silaturahmi dan buka bersama (Bukber) dengan awak media dalam rangka “Bangun Sinergi dan Berkolaborasi antara zamedia bersama awak media”, bertempat diJalan Taman Cibeunying Cilaki Bandung, Jumat (7/5/2021) Acara ini digagas dalam rangka menjalin komunikasi serta menjaga semangat kekeluargaan kedua belah pihak serta menjaga ukhuwah dibulan yang baik […]

  • Selebrasi Persib Juara Liga 1 2024/2025, Kota Bandung Tetap Jaga Suasana Kondusif

    Selebrasi Persib Juara Liga 1 2024/2025, Kota Bandung Tetap Jaga Suasana Kondusif

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Euforia para bobotoh terus menggelora setelah Persib Bandung memastikan menyegel gelar juara Liga Indonesia musim 2024/2025 beberapa hari lalu. Euforia gelar juara diprediksi masih akan berlangsung hingga laga konvoi gelar juara yang rencananya digelar pada Minggu 25 Mei 2025 mendatang. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyambut gembira prestasi tersebut dan mengajak seluruh […]

  • DPRD Jabar Terima Audensi KSPSI Jabar

    DPRD Jabar Terima Audensi KSPSI Jabar

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menerima audiesi serikat pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat, Kamis 12 Mei 2022. Dalam kesempatan tersebut audiensi dihadari oleh sejumlah Anggota DPRD Jabar diantaranya Abdul Hadi Wijaya, Rafael Situmorang, dan Raden Tedi. Abdul Hadi Wijaya yang juga Wakil […]

  • Sasar Sektor Ekonomi Mikro, BAZNAS Provinsi Jawa Barat Launching Program Pendayagunaan

    Sasar Sektor Ekonomi Mikro, BAZNAS Provinsi Jawa Barat Launching Program Pendayagunaan

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat resmi meluncurkan Program Pendayagunaan bertempat di Aula DMI Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 3 September 2025. Dalam momentum ini, BAZNAS Jawa Barat mendapat dukungan program kolaborasi dari BAZNAS Republik Indonesia untuk kemudian disalurkan melalui BAZNAS Kota/Kabupaten di wilayah Jawa Barat. Program ini menyasar […]

  • Persib Dan Persebaya Satu Grup, Kota Bandung Siap Sambut Kedatangan Bonek

    Persib Dan Persebaya Satu Grup, Kota Bandung Siap Sambut Kedatangan Bonek

    • calendar_month Sabtu, 11 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Persib Bandung akan berlaga di grup neraka bersama Persebaya Surabaya, Bali United, dan Bhayangkara FC pada gelaran Piala Presiden 2022. Artinya, Kota Bandung bakal didatangi oleh Bonek, alias pendukung Persebaya. Suporter yang terkenal akan militansi dan loyalitas dalam mendukung kesebelasan idolanya ini tentu disambut baik oleh Pemerintah dan masyarakat Kota Bandung. Terlebih, […]

expand_less