Breaking News
Trending Tags

Bunyamin Pedagang Sendal Keliling Sukses Jadi Juragan Toko Emas Berkat Kupedes BRI

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
  • visibility 169
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIDAUN, Mbinews – Sejumlah orang terlihat mengerubungi sebuah toko yang berada di tepi Jalan Raya Cidaun, Cianjur. Toko berukuran kurang lebih empat kali lima meter persegi itu memiliki dua bagian. Bagian kiri menjual ATK dan peralatan sekolah, sedangkan di bagian kanannya menjual perhiasan emas.

Masih di toko yang sama, etalase setinggi dada orang dewasa berada di bagian kanan toko. Isinya berbagai jenis aksesoris wanita, mulai dari cincin, kalung sampai gelang anak hingga orang dewasa.

Begitulah penampakan sekilas toko milik Bunyamin (41) yang tak pernah sepi dari pembeli. Pria dengan tiga orang anak itu rupanya dikenal sebagai juragan emas di wilayah tersebut. Selain memiliki toko, Bunyamin juga memiliki usaha lain, yaitu penggilingan padi yang sudah berdiri sejak empat tahun lalu.

Aset tak bergerak milik Bunyamin dan istri pun cukup banyak, seperti kebun, sawah, rumah dan lahan kosong yang rencananya akan dijadikan ruko dalam beberapa waktu ke depan.

Kesuksesan Bunyamin dalam menjalankan bisnis tentu saja menjadi perhatian banyak orang. Namun, keberhasilan tersebut tidak dicapai dengan instan. Motivasi yang kuat untuk menjadi sukses mendorongnya untuk membuka usaha sendiri.

Tahun 2008 Bunyamin dan istri nekat mengajukan pinjaman modal usaha ke Bank BRI Unit Cidaun untuk membiayai usaha pertamanya. Dengan jaminan BPKB motor, Bunyamin mendapat pinjaman sebesar Rp3 juta.

Pria yang pernah bekerja sebagai pegawai toko emas itu, memulai bisnis kecil-kecilan dengan berjualan sendal dan tas sambil keliling kampung dari pagi hingga sore. Sekitar satu sampai dua tahun, Bunyamin melakoni usaha tersebut.

“Uang Rp3 juta itu saya pakai modal untuk berjualan sendal dan tas keliling kampung. Sambil menyicil kredit ke BRI, saya juga mengumpulkan modal untuk membangun toko,” ujar Bunyamin.

Kegigihannya dalam usaha berbuah manis. Pada 2009, Bunyamin berhasil merealisasikan impiannya untuk membangun toko Alat Tulis Kantor (ATK) dan peralatan sekolah di depan rumah. Seiring berjalannya waktu, usaha Bunyamin semakin berkembang dan dukungan Bank BRI kepadanya juga semakin besar.

Tahun 2018, Bunyamin mendapatkan pinjaman modal usaha lagi dari BRI untuk membuka toko emas di samping toko ATK miliknya. Berkat keuletannya, Bunyamin dan istri berhasil menjalankan bisnis jual beli emas yang kini menjadi pemasukan utama bagi keluarga.

Jadi Agen BRILink
Melihat keberhasilan Bunyamin menjalankan usaha, Bank BRI memberikan kepercayaan untuk mengucurkan pinjaman sebesar Rp500 juta selama dua periode cicilan.

Pinjaman yang menjadi dana segar tersebut dimanfaatkan Bunyamin untuk mengembangkan bisnis di lini lain. Salah satunya usaha penggilingan padi yang saat ini dijalankan saudaranya.

Tahun 2020 BRI menawarkan program BRILink yang langsung diterima oleh Bunyamin. Sejak saat itu, Bunyamin menjadi Agen BRILink untuk masyarakat di sekitar rumahnya dengan volume transaksi yang dilayani cukup besar.

Apalagi di masa awal saat program BRILink masih baru, dalam sehari Bunyamin bisa melayani volume transaksi sampai lebih dari Rp100 juta.

“Kalau sekarang kan Agen BRILink sudah banyak ya, jadi volume transaksi yang kami layani sudah tidak sebanyak dulu. Tapi ini juga masih jalan. Kadang-kadang sampai Rp20 juta sehari, lumayan lah,” ujar Bunyamin.

Manfaatkan Bantuan BRI

Istri Bunyamin, Herlina (41) menyampaikan, kesulitan bagi mereka dalam menjalankan usaha adalah mengumpulkan modal. Namun dengan memanfaatkan fasilitas pinjaman dari BRI, masalah tersebut dapat terpecahkan.

“Kalau harus mengumpulkan modal sendiri sampai ratusan juta kan sulit. Jadi mau tidak mau, agar bisa seperti sekarang kami harus memanfaatkan bantuan dari BRI,” ungkapnya.

Menurut perempuan yang akrab disapa Lina itu, fasilitas pinjaman BRI sangat membantu perekonomian keluarga. Berasaskan prinsip saling percaya, Lina dan Bunyamin pun tak khawatir untuk menjaminkan asetnya sebagai anggunan pinjaman.

Diungkapkan Lina, jika dulu jaminannya hanya BPKB, sekarang jaminannya sudah berupa sertifikat tanah dan rumah. Ia dan suami mengaku tidak ragu dan khawatir saat menjaminkan aset-asetnya untuk memperoleh pinjaman BRI, lantaran manfaat yang mereka terima pun besar.

“Proses pengajuan pinjaman ke BRI pun tidak sulit. Asalkan syarat-syaratnya sudah terpenuhi pasti bisa diproses dan sudah pasti akan cair. Uangnya bisa langsung kami pakai untuk usaha,” kata Lina.

Di sisi lain, Bunyamin dan Lina juga menyadari, kemudahan yang diberikan oleh BRI kepada mereka tidak boleh disia-siakan. Maka itu, mereka sangat berkomitmen untuk memenuhi semua kewajiban yang sudah diambil demi menjaga kepercayaan bank.

“Setiap bulan kami selalu mengutamakan untuk membayar cicilan BRI. Alhamdulillah sampai sekarang kami belum pernah menunggak,” ungkap Bunyamin yang berharap hubungannya dengan BRI dapat terus berjalan mulus.

Nasaba unggulan
Kepala BRI Unit Cidaun Indera Pratama mengatakan, di unitnya ada 26 nasabah yang menerima pinjaman Kupedes di atas Rp200 juta. Namun hanya ada dua nasabah yang mendapatkan pinjaman dengan plafon Rp500 juta, salah satunya Bunyamin.

Saat mengucurkan pinjaman tersebut, BRI tentu tidak sembarangan dalam memilih orang. Ada kriteria khusus yang harus dipenuhi oleh nasabah untuk memperoleh pinjaman setengah miliar tersebut.

Di antaranya, KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang diambil nasabah sudah lunas, pinjaman terakhir merupakan pinjaman non musiman dan non restruck, nasabah sudah meminjam dua kali, serta kolektabilitas nasabah selama enam bulan terakhir lancar.

“Pa Bunyamin ini sudah yang kedua kalinya mendapatkan pinjaman Rp500 juta,” ungkap Indera sambil menyebutkan bahwa Bunyamin menjadi prestasi tersendiri yang dapat dibanggakan oleh Unit BRI Cidaun karena memiliki nasabah unggulan. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Erwan: Operasi Gabungan Tingkatkan Kesadaran Pajak Kendaraan dan Reklame di Kabupaten Bandung

    Erwan: Operasi Gabungan Tingkatkan Kesadaran Pajak Kendaraan dan Reklame di Kabupaten Bandung

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor, Bapenda Kabupaten Bandung berkolaborasi dengan Jasa Raharja, Polresta Bandung, Dinas Perhubungan, dan satuan Polisi Militer menggelar operasi gabungan di Jalan Raya Katapang Soreang. Selasa 7 Oktober 2025. Operasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap pengendara telah memenuhi kewajiban administrasi, termasuk […]

  • Dewan Dorong Sinergi Multihelix dalam Upaya Eliminasi TBC Tahun 2030 di Kota Bandung

    Dewan Dorong Sinergi Multihelix dalam Upaya Eliminasi TBC Tahun 2030 di Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan target eliminasi Tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030. Hal tersebut ia sampaikan pada paparannya sebagai narasumber dalam kegiatan Pertemuan Lintas Sektor Program Penanggulangan TBC Kota Bandung, di Hotel UTC Dago, […]

  • Sambut #HJKB212, Pemkot Gait Komunitas Ajak Warga Bandung Ikut Bebersih Petak V.2

    Sambut #HJKB212, Pemkot Gait Komunitas Ajak Warga Bandung Ikut Bebersih Petak V.2

    • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Komunitas Edan Sepur Indonesia menyelenggarakan “Bebersih Petak v.2” 2022 dalam memeringati Hari Bersih-Bersih Sedunia (World Cleanup Day). Acara ini akan diselenggarakan Minggu, 18 September 2022 pukul 07.30 WIB mendatang. Kegiatan ini juga merupakan salah satu rangkaian acara Hari Jadi ke-212 Kota Bandung (HJKB) pada 25 September 2022. […]

  • Ini Pesan Ketua AAI Jabar Usai Melantik Pengurus AAI Cabang Kota Sukabumi

    Ini Pesan Ketua AAI Jabar Usai Melantik Pengurus AAI Cabang Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Ketua Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Provinsi Jawa barat, Febriadi, melantik sekaligus mengukuhkan Ketua dan  Pengurus Wilayah AAI Cabang Kota Sukabumi, periode 2023-2026, di Aula BJB Sukabumi. Rabu, (13/9/2023). Usai melantik, dirinya meminta agar kepengurusan yang baru bisa membuat program-program konrit yang mampu menjaga menjaga reliabilitas kearsipan. Selain itu juga, Febriadi juga berpesan, pengurus AAI […]

  • Santunan Bulanan Masjid AT Tanwir: Kebahagiaan dan  Rasa Syukur di Tengah Masyarakat

    Santunan Bulanan Masjid AT Tanwir: Kebahagiaan dan Rasa Syukur di Tengah Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Upaya meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat, Masjid AT Tanwir mengadakan acara pembagian santunan bulanan untuk anak-anak yatim dan lansia. Kegiatan ini dapat berjalan atas dukungan salah satu Donatur H.Ayi Koswara bersama Ketua DKM Masjid AT Tanwir, DR. Dadan, M.Si beserta jajarannya. Kegiatan ini berlangsung meriah di halaman Masjid AT Tanwir dan dihadiri […]

  • Tuntaskan Pedemi Covid-19 Tanggung Jawab Bersama, Wakil Wali Kota Bandung Apresiasi PTPN VIII Bandung

    Tuntaskan Pedemi Covid-19 Tanggung Jawab Bersama, Wakil Wali Kota Bandung Apresiasi PTPN VIII Bandung

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 238
    • 0Komentar

    BANDUNG, Menuntaskan pandemi covid-19 adalah pekerjaan bersama. Tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi juga harus melibatkan dunia usaha, akademisi, media massa, dan masyarakat pada umumnya. Hal itu diakui oleh Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tidak bisa menyelesaikan masalah pandemi Covid-19 ini sendiri. Namun membutuhkan partisipasi dan bantuan dari […]

expand_less