Breaking News
Trending Tags

Bupati Biak Numfor : Kami Menolak Otsus Jika Tidak Berpihak kepada Rakyat Papua

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2020
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id – Ketua Panitia Khusus Papua DPD RI, Filep Wamafma mengatakan pemerintah pusat jangan cuci tangan atas kesalahannya sendiri dalam hal otonomi khusus (Otsus). Menurutnya hingga hari ini rakyat Papua tidak percaya lagi kepada pemerintah soal Otsus Papua.

“Kami sudah menerima dari stakeholder. Intinya Otsus tidak bisa dijadikan pembenaran, saya bilang pemerintah daerah tidak salah, rakyat Papua tidak salah, saya harus membela rakyat dan pemerintah karena Undang-undang yang membuat negara RI, penyelenggara negara, kementerian terkait sebagai penyelenggara UU Otsus, jika menyalahkan daerah jelas sangat keliru,” ungkap Filep dalam Forum Webinar yang diadakan PWI Pusat, Rabu (22/7/2020).

Dalam webinar yang mengambil tema ‘Menyikapi Berakhirnya Otonomi Khusus di Provinsi Papua dan Papua Barat 2021’itu, Filep mengakui jika pemerintah ingin Otsus jilid dua atau jilid tiga yang harus diperhatikan, beri kewenangan luas kepada Pemprov dan rakyat Papua mengatur daerahnya sendiri.

“Pemerintah pusat saya ingatkan kesalahan bukan di daerah, pemerintah daerah merasa kehilangan roh, karena sistem peraturan daerah khusus tidak ada mekanismenya,” tutur Filep.

Sementara itu, Bupati Memberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak mengakui bahwa dalam 20 tahun sejak Otsus diberlakukan, belum banyak yang diselesaikan dalam Otsus tersebut.

“Saya tidak bicara masalah uang, yang menjadi sorotan adalah, pemerintah pusat tidak memberikan ruang kepada masyarakat Papua untuk menjalankan Otsus. Jika pemerintah pusat tidak memberikan, buat apa dilanjutkan, jika mau direvisi beri ruang seluas-luasnya kepada orang papua, karena kami yang tahu persoalan di Papua,” tandas Ricky Ham Pagawak.

Sedangkan Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap mengaku regulasi yang ada dalam Otsus UU no 21 tahun 2021 lebih ke arah kebijakan, implemantasinya UU Pemerintahan sedangkan regulasi ditingkat provinsi masih sangat minim hanya satu Perda yang disetujui selama 20 tahun Otsus.

“Keberpihakan kepada orang asli Papua tidak terlihat di Otsus ini, yang terlihat hanya nilai uang saja dan tidak diimbangi oleh regulasi keberpihakan kepada masyarakat Papua untuk mengolah sendiri tanah Papua,” jelas Herry Ario Naap.

Jika nantinya Otsus dilanjutkan, yang harus diperhatikan grand design, harus jelas seperti pendidikan yang layak.

“Masalah pendidikan harus merata plus tenaga pengajar yang mumpuni, bangun rumah sakit serta tersedianya tenaga kesehatan. Kami menolak Otsus jika tidak berpihak kepada masyarakat Papua untuk mengola sendiri daerahnya. Jika regulasi kewenangan diberikan kepada orang Papua, maka kami bisa lanjutkan itu Otsus,” tandas Herry Naap.

Dalam sambutan pembukaan Webinar PWI Pusat tersebut, Menkopolhukam yang diwakili Deputy VII Bidang Koor. Kominfotur, Marsda TNI Rus Nurhadi Sutedjo, mengatakan menghormati satuan-satuan pemerintah daerah yang bersifat khusus ataupun yang bersifat istimewa yang diatur dalam undang-undang.

“Integrasi bangsa dalam wadah NKRI harus tetap dipertahankan dengan menghargai kesetaraan kehidupan sosial dan budaya masyarakat Papua melalui penetapan daerah otonomi khusus,” jelas Rus Nurhadi.

Otsus dikatakan Rus Nurhadi adalah kewenangan khusus yang diakui dan diberikan kepada Provinsi Papua termasuk provinsi-provinsi hasil pemekaran Provinsi Papua.

“Tahun 2021 bukan kekhususan Papua yang berakhir, melainkan dana Otsus. Mengenai kelanjutan kementerian terkait sedang melakukan evaluasi dan pengkajian di bawah koordinasi Kemenkopolhukam. Presiden Joko Widodo menaruh perhatian serius untuk membangun Papua dan Papua Barat,” jelasnya.

Sementara itu, mewakili Gubernur Papua, Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Dr. Muhamad Musa’ad, M. Si mengatakan bahwa selama berlangsungnya otonomi khusus mulai 2002 berdampak bagi masyarakat Papua.

“Beberapa indikator pembangunan otonomi khusus memberi perubahan pembangunan di Papua. Seperti  ada peningkatan laju pertumbuhan ekonomi Papua meski masih tergantung pada tambang berdasarkan data, bahwa pembangunan di Papua sedang terjadi tetapi pada saat bersamaan masih ada masyarakat kita yang masih hidup dalam ketidakberdayaan, artinya kita perlu energi yang besar untuk percepatan pembangunan,” katanya.

Namun demikian, diakui Muhamad Musa’ad ada sejumlah kendala yang dihadapi dalam mengimplemantasikannya, kita tahu undang-undang dirancang dalam satu Papua, sekarang sudah ada dua propinsi, UU ini harus diubah demi kepentingan masyarakat Papua.

“Ada banyak peraturan perundang-undangan yang tidak sinkron dan terkadang kontradiktif dengan undang-undang Otsus. Sudah pasti UU Otsus yg dikalahkan oleh UU lain, UU Otsus Provinsi Papua harus diberi kewenangan khusus, juga harus diperjelas. karen ada kewenangan pusat,” selorohnya.

Diskusi webinar yang pertamakalinya diadakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat ini diikuti oleh seluruh3 Ketua PWI masing-masing provinsi dan Wakil Ketua DPR RI, Dr. H.M Azis Syamsuddin serta Sekjen PWI Pusat, Mirza Zulhadi yang didampingi oleh Wasekjen PWI Pusat, Pro Suprapto, Wakil Bendahara PWI Pusat, Dar Edi Yoga serta masyarakat yang konsern dengan Otsus Papua. HumasPWI

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirut Baru PDAM TBW Kota Sukabumi Dilantik

    Dirut Baru PDAM TBW Kota Sukabumi Dilantik

    • calendar_month Senin, 18 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi melantik langsung Direktur Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa (TBW) Kota Sukabumi, Sani Santika Susena Prawirakoesoema. Acara pelantikan tersebut, berlangsung di Kantor Perumda Air Minum TBW Kota Sukabumi, Senin (18/09). Dalam momen ini, Fahmi menekankan pentingnya menjalankan dua fungsi sekaligus yakni profit atau keuntungan dan sosial. ”Selamat kepada […]

  • GMNI : Ragukan Penghargaan Kota Layak Anak  Untuk  Kota Sukabumi

    GMNI : Ragukan Penghargaan Kota Layak Anak Untuk Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Ketua GMNI Cabang Sukabumi Abdullah Masyuhudi meragukan penghargaan Kota Layak Anak untuk Kota Sukabumi, mengingat banyak kejadian yang melanggar norma asusila. “Sangat tidak relevan dengan dengan gelarnya yang dimiliki Pemerintah Kota Sukabumi,” ujarnya, Selasa (1/10/19). Usai aksi unjuk rasa menyikapi 1 Tahun Pemerintahan Pemkot Sukabumi. Menurutnya Perhatian Pemerintah Kota Sukabumi ke bawah […]

  • Kolaborasi Pemkot Bandung Dan Cimahi Sukses Hadirkan Kolam Retensi

    Kolaborasi Pemkot Bandung Dan Cimahi Sukses Hadirkan Kolam Retensi

    • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Cimahi terus berkolaborasi menyelesaikan sejumlah masalah. Salah satunya masalah banjir. Kolaborasi Pemkot Bandung dengan Pemkot Cimahi mampu menghadirkan Kolam Retensi Pasir Kaliki di Jalan Budi Kota Cimahi. Kolam ini berada di wilayah Kota Cimahi. Namun pembangunannya dilaksanakan oleh Pemkot Bandung. Pada Rabu 16 Februari 2022, kolam retensi […]

  • Komisi IV DPRD Jabar: Akibat Refocusing Anggaran, Angka Kemantapan Jalan Alami Penurunan

    Komisi IV DPRD Jabar: Akibat Refocusing Anggaran, Angka Kemantapan Jalan Alami Penurunan

    • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    MBINEWS.ID, KAB TASIKMALAYA -Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat lakukan monitoring kegiatan Tahun anggaran 2021 dan rencana kegiatan tahun anggaran 2022 di UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah V, Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Kamis (3/6/2021). Anggota Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady mengatakan, kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka untuk memantau angka kemantapan […]

  • Masjid Raya Hingga Masjid Dalam Gang Gelar Salat Gaib dan Doa Bersama untuk Eril

    Masjid Raya Hingga Masjid Dalam Gang Gelar Salat Gaib dan Doa Bersama untuk Eril

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sejumlah masjid di Kota Bandung melakukan salat gaib dan doa bersama atas berpulangnya Emmeril Khan Mumtaz, putra dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Pantauan Humas Bandung, Jumat 3 Juni 2022, selain di lingkungan Pemkot Bandung yang berpusat di Masjid Al Ukhuwah, Jalan Wastukancana, salat gaib juga dilaksanakan di Masjid Al Baraqah, Kecamatan […]

  • Pemkot Sukabumi Pastikan Seluruh Jabatan Eselon II Terisi Definitif, BKPSDM Genjot Sistem Talenta ASN

    Pemkot Sukabumi Pastikan Seluruh Jabatan Eselon II Terisi Definitif, BKPSDM Genjot Sistem Talenta ASN

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memastikan, seluruh Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) atau eselon II di lingkungan pemerintah daerah kini telah terisi secara definitif tanpa ada lagi pejabat berstatus Pelaksana Tugas (PLT). Kondisi ini disebut menjadi langkah strategis untuk mempercepat kinerja organisasi dan pelaksanaan program pembangunan daerah. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia […]

expand_less