Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Daddy Rohanady: Budur – Susukan Jalan Provinsi Yang Hancur Berantakan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 5 Des 2022
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBINews.id – Burakrakan dalam Kamus Bahasa Sunda berarti hancur berantakan, atau rusak parah. Demikianlah gambaran singkat kondisi salah satu jalan milik Provinsi Jawa Barat.

Itulah ruas Budur-Susukan di Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon,” ujar anggota Komisi IV Daddy Rohanady melalui pesan singkatnya kepada awak media pada Senin (5/12/2022).

Sebenarnya ruas jalan Budur-Susukan, menurut Kepala UPTD Wilayah VI Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Boy Bob Agustan Nyinang, sudah diusulkan untuk dilakukan rekonstruksi sepanjang 3 kilometer dengan kebutuhan biaya sekitar Rp 25 miliar. Namun, lagi-lagi karena keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemprov Jabar, usulan tersebut terkalahkan oleh program/kegiatan lain.

Di mata anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady, seharusnya UPTD Wilayah VI Dinas BMPR berkeras dengan usulannya. Daddy menyesalkan ruas jalan Budur-Susukan yang ada di wilaya dapilnya tidak “terkemot” dalam program/kegiatan Dinas BMPR pada tahun anggaran 2023. Ia berharap ruas jalan tersebut bisa diperbaiki pada perubahan APBD tahun 2023.

“Semestinya Dinas BPMPR, dalam hal ini UPTD Wilayah VI, berkeras mempertahankan usulan perbaikan ruas jalan Budur-Susukan. Jalan ini cukup vital karena menjadi jalur pintas dari arah Kabupaten Majalengka ke arah Pasar Tegalgubug. Jalur ini juga digunakan oleh pengguna jalan yang akan menuju Karangampel di Kabupaten Indramayu,” ujar Daddy Rohanady yang merupakan Wakil Ketua Fraksi Gerindra itu.

Dengan rusaknya jalan tersebut, para pengguna jalan harus berputar ke perempatan Palimanan baru menuju Pasar Arjawinangun dan lanjut ke Karangampel via Gegesik.

Namun semua, termasuk para penduduk Kecamatan Susukan dan sekitarnya, harus menerima kenyataan pahit ini. Suka tidak suka dan mau tidak mau mereka harus menerima kondisi ruas jalan itu apa adanya. Jika hujan tiba, ruas Jalan Budur-Susukan bagaikan kolam. Ironisnya kondisi itu terjadi pula di sekitar Kantor Kecamatan Susukan.

Daddy menambahkan, “Beberapa warga menyatakan bahwa pernah pula terjadi kecelakaan. Pengendara sepeda motor yang tidak hafal di mana lubang yang cukup dalam pernah tersungkur. Kondisi tersebut tentu tidak boleh dibiarkan berkepanjangan.”

Kondisi ruas jalan Budur-Susukan merupakan salah satu gambaran saja tentang jalan milik Provinsi Jawa Barat yang *burakrakan*. Masih banyak ruas jalan lain yang kondisinya tidak berbeda jauh dengan ruas tersebut.

Total jalan provinsi adalah 2.360,58 kilometer. Adapun yang dikelola UPTD Wilayah VI sepanjang 362,235 kilometer. UPTD Wilayah VI juga mengelola 237 jembatan sepanjang 3.349 kilometer. Bisa dibayangkan jika UPTD ini hanya diberi anggaran kecil saja. Tidak aneh jika ke depan akan lahir Budur-Susukan lain pada ruas jalan Jabar di wilayah kerja UPTD Wilayah VI Dinas BMPR tersebut.

Secara keseluruhan jembatan di Jabar adalah 1.295 dengan panjang total 16.485,9 kilometer. Banyak dari jembatan itu yang dibangun pada zaman kolonial Belanda. Artinya, umur jembatan itu pasti sudah di atas 50 tahun.

Jika konstruksinya tidak “keren” dan pemeliharaan yang dilakukan tidak memadai, apa yang akan terjadi? Jembatan-jembatan ini pun membutuhkan biaya perawatan–yang bisa dipastikan biayanya tidak kecil.

Kondisi jalan milik provinsi secara keseluruhan yang sudah habis umur rencana teknisnya adalah 73%. Artinya, ada sekitar 1.500 kilometer jalan yang harus direkonstruksi. Ini butuh biaya.

Memang tidak mungkin hal itu dilakukan sekaligus dalam satu tahun anggaran. Volume APBD Provinsi Jabar tidak memungkinkan untuk itu. Namun, hal itu bisa dilakukan secara bertahap. Kuncinya adalah pada perencanaan yang matang dan konsistensi pada implementasinya.

Semoga kita tidak menunggu bom waktu dengan semakin banyaknya ruas jalan provinsi yang burakrakan seperti ruas jalan Budur-Susukan.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Optimis Para Pemilih Sudah Melek Politik

    Pemkot Bandung Optimis Para Pemilih Sudah Melek Politik

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung optimis kontestasi akbar pemilihan umum (pemilu) di Kota Bandung akan berjalan dengan kondusif. Bahkan, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengaku jika para pemilih di Kota Bandung sudah melek politik. “Success story 5 tahun lalu, partisipasi pemilih di Kota Bandung sudah luar biasa, mencapai 87 persen. Ini tidak […]

  • Hadiri Sosialisasi Pasar Pelita, Fahmi Tekankan Pengembang  Urus SLF

    Hadiri Sosialisasi Pasar Pelita, Fahmi Tekankan Pengembang Urus SLF

    • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, melakukan peninjauan progres pembangunan Pasar Pelita Kota Sukabumi, bersama jajaran Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi, Sabtu (11/9/2021). Berdasarkan progres pembangunan ini, saat ini pembangunan Pasar Pelita Kota Sukabumi sudah selesai. Hanya tinggal menunggu Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bangunan, setelah itu Pasar Pelita Kota Sukabumi akan […]

  • PPKM Darurat Jawa-Bali , Anggota DPRD Jabar Weni Dwi Aprianti: Pelanggar Diberikan Sanksi Sesuai Aturan

    PPKM Darurat Jawa-Bali , Anggota DPRD Jabar Weni Dwi Aprianti: Pelanggar Diberikan Sanksi Sesuai Aturan

    • calendar_month Sabtu, 3 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    CIANJUR, MBInews.id – Pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali telah diputuskan oleh Presiden RI Joko Widodo, untuk dilaksanakan 3-20 Juli 2021. Merespons keputusan Presiden, anggota DPRD Jabar Weni Dwi Aprianti, S.Ab., menyebutkan, hal yang paling penting adalah implementasi yang optimal di lapangan, hingga meminimalisasi kebijakan kontraproduktif antarlembaga/pemerintah. “Sepenuhnya saya dukung PPKM Darurat, yang penting implementasinya harus optimal,” […]

  • DPRD Provinsi JawaBarat Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Gubernur atas 3 Ranperda

    DPRD Provinsi JawaBarat Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Gubernur atas 3 Ranperda

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews.id – DPRD Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Paripurna penyampaian nota pengantar gubernur atas tiga (3) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Penyampaian nota pengantar tersebut dibagi dalam 2 agenda. Tiga Ranperda yang dimaksud diantaranya, Ranperda tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran (TA) 2025, Ranperda tentang Investasi dan Kemudahan Berusaha, […]

  • Pasca Lebaran, Bapokting di Kota Sukabumi Turun Harga

    Pasca Lebaran, Bapokting di Kota Sukabumi Turun Harga

    • calendar_month Selasa, 18 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sejumlah harga bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar tradisional dan modern Kota Sukabumi berangsur turun. Diantaranya, daging sapi dari Rp140 ribu menjadi Rp130 ribu per kg, telur ayam negeri dari Rp24 ribu kini diangka Rp23 ribu per kg, Cabai merah besar TW dari Rp70 ribu menjadi Rp30 ribubper kg. Kemudian cabai merah lokal dari […]

  • Baznas Provinsi Jabar, Berikan Dua Penghargaan Kepada Wali Kota Sukabumi

    Baznas Provinsi Jabar, Berikan Dua Penghargaan Kepada Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dua penghargaan diraih sekaligus oleh Wali Kota Suakbumi, Achmad Fahmi dari Badan Amil Zakat Nasioanl (Baznas) Provinsi Jawa Barat. Kedua penghargaan tersebut. Yakni, kategori Growth Dana Hibah Tertinggi, dan Kategori Kepala Daerah Peduli Baznas. Penyerahan penghargaan langsung dilakukan Ketua Baznas Provinsi Jabar Anang Jauharuddin di Ballroom Hotel Pullman Bandung. Kamis, (15/12/2022). Baca Juga:https://mbinews.id/2022/12/12/wali-kota-sukabumi-raih-penghargaan-dari-iccf/ “Penghargaan […]

expand_less