Breaking News
Trending Tags

Daddy Rohanady: Budur – Susukan Jalan Provinsi Yang Hancur Berantakan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 5 Des 2022
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBINews.id – Burakrakan dalam Kamus Bahasa Sunda berarti hancur berantakan, atau rusak parah. Demikianlah gambaran singkat kondisi salah satu jalan milik Provinsi Jawa Barat.

Itulah ruas Budur-Susukan di Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon,” ujar anggota Komisi IV Daddy Rohanady melalui pesan singkatnya kepada awak media pada Senin (5/12/2022).

Sebenarnya ruas jalan Budur-Susukan, menurut Kepala UPTD Wilayah VI Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Boy Bob Agustan Nyinang, sudah diusulkan untuk dilakukan rekonstruksi sepanjang 3 kilometer dengan kebutuhan biaya sekitar Rp 25 miliar. Namun, lagi-lagi karena keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemprov Jabar, usulan tersebut terkalahkan oleh program/kegiatan lain.

Di mata anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady, seharusnya UPTD Wilayah VI Dinas BMPR berkeras dengan usulannya. Daddy menyesalkan ruas jalan Budur-Susukan yang ada di wilaya dapilnya tidak “terkemot” dalam program/kegiatan Dinas BMPR pada tahun anggaran 2023. Ia berharap ruas jalan tersebut bisa diperbaiki pada perubahan APBD tahun 2023.

“Semestinya Dinas BPMPR, dalam hal ini UPTD Wilayah VI, berkeras mempertahankan usulan perbaikan ruas jalan Budur-Susukan. Jalan ini cukup vital karena menjadi jalur pintas dari arah Kabupaten Majalengka ke arah Pasar Tegalgubug. Jalur ini juga digunakan oleh pengguna jalan yang akan menuju Karangampel di Kabupaten Indramayu,” ujar Daddy Rohanady yang merupakan Wakil Ketua Fraksi Gerindra itu.

Dengan rusaknya jalan tersebut, para pengguna jalan harus berputar ke perempatan Palimanan baru menuju Pasar Arjawinangun dan lanjut ke Karangampel via Gegesik.

Namun semua, termasuk para penduduk Kecamatan Susukan dan sekitarnya, harus menerima kenyataan pahit ini. Suka tidak suka dan mau tidak mau mereka harus menerima kondisi ruas jalan itu apa adanya. Jika hujan tiba, ruas Jalan Budur-Susukan bagaikan kolam. Ironisnya kondisi itu terjadi pula di sekitar Kantor Kecamatan Susukan.

Daddy menambahkan, “Beberapa warga menyatakan bahwa pernah pula terjadi kecelakaan. Pengendara sepeda motor yang tidak hafal di mana lubang yang cukup dalam pernah tersungkur. Kondisi tersebut tentu tidak boleh dibiarkan berkepanjangan.”

Kondisi ruas jalan Budur-Susukan merupakan salah satu gambaran saja tentang jalan milik Provinsi Jawa Barat yang *burakrakan*. Masih banyak ruas jalan lain yang kondisinya tidak berbeda jauh dengan ruas tersebut.

Total jalan provinsi adalah 2.360,58 kilometer. Adapun yang dikelola UPTD Wilayah VI sepanjang 362,235 kilometer. UPTD Wilayah VI juga mengelola 237 jembatan sepanjang 3.349 kilometer. Bisa dibayangkan jika UPTD ini hanya diberi anggaran kecil saja. Tidak aneh jika ke depan akan lahir Budur-Susukan lain pada ruas jalan Jabar di wilayah kerja UPTD Wilayah VI Dinas BMPR tersebut.

Secara keseluruhan jembatan di Jabar adalah 1.295 dengan panjang total 16.485,9 kilometer. Banyak dari jembatan itu yang dibangun pada zaman kolonial Belanda. Artinya, umur jembatan itu pasti sudah di atas 50 tahun.

Jika konstruksinya tidak “keren” dan pemeliharaan yang dilakukan tidak memadai, apa yang akan terjadi? Jembatan-jembatan ini pun membutuhkan biaya perawatan–yang bisa dipastikan biayanya tidak kecil.

Kondisi jalan milik provinsi secara keseluruhan yang sudah habis umur rencana teknisnya adalah 73%. Artinya, ada sekitar 1.500 kilometer jalan yang harus direkonstruksi. Ini butuh biaya.

Memang tidak mungkin hal itu dilakukan sekaligus dalam satu tahun anggaran. Volume APBD Provinsi Jabar tidak memungkinkan untuk itu. Namun, hal itu bisa dilakukan secara bertahap. Kuncinya adalah pada perencanaan yang matang dan konsistensi pada implementasinya.

Semoga kita tidak menunggu bom waktu dengan semakin banyaknya ruas jalan provinsi yang burakrakan seperti ruas jalan Budur-Susukan.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puskesmas menjadi Garda Terdepan, Yuk  Cuci Tangan, Physical Distancing, Gunakan Masker Dan tetap #Dirumahaja

    Puskesmas menjadi Garda Terdepan, Yuk Cuci Tangan, Physical Distancing, Gunakan Masker Dan tetap #Dirumahaja

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) adalah salah satu layanan kesehatan dasar terdekat dengan warga di Kota Bandung. Di saat Covid-19 menjadi pandemi, Puskesmas menjadi garda terdepan mengdeukasi warga tentang pencegahan Covid-19. Rajin mencuci tangan, physical distancing, #dirumahsaja, dan menjaga asupan gizi seimbang menjadi kampanye sehari-hari Puskesmas. “Awali dengan kebersihan, mulai dari diri sendiri […]

  • KI Jabar: Pandemi Tak Halangi Monitoring Evaluasi Badan Publik di Jawa Barat

    KI Jabar: Pandemi Tak Halangi Monitoring Evaluasi Badan Publik di Jawa Barat

    • calendar_month Kamis, 8 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pandemi Corona jangan menjadi penghalang dalam mempertahankan dan meningkatkatkan keterbukaan informasi publik di Jawa Barat. Demikian dikatakan Ijang Faisal, Ketua Komisi Informasi Jawa Barat, saat memberi sambutan dalam Bimbingan Teknik (Bimtek) Pengisian e-Monev di Bandung, Kamis (8/7/2021) pagi. “Pandemi mendorong transformasi segala bidang, termasuk pelaksanaan acara tahunan monitoring evaluasi atau monev yang […]

  • Ketua PKB Kota Bandung Kunjungi Warga Yang Rumahnya Roboh

    Ketua PKB Kota Bandung Kunjungi Warga Yang Rumahnya Roboh

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota DPRD Dan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandung, H. Erwin mengunjungi keluarga milik Iwan , Jalan Haji Kasim RT 3/4 Kebon Kangkung, Kiaracondong, setempat yang mengalami musibah yakni rumahnya roboh “Robohnya rumah pak iwan ini tiba-tiba, kejadiannya Rumahnya roboh karena lapuk kayunya, beruntung saat kejadian tidak ada yang di rumah, […]

  • Dua Bulan Deflasi, TPID Kota Sukabumi Lakukan Pengawasan

    Dua Bulan Deflasi, TPID Kota Sukabumi Lakukan Pengawasan

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI- Kota Sukabumi alami deflasi di bulan Agustus sebesar 0,22 persen. Deflasi juga terjadi di bulan sebelumnya (Juli) dengan nilai 0,06 persen. Melihat kondisi tersebut, membuat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) setempat mewaspadai. Sebab, adanya deflasi bisa saja akan menyebabkan terjadinya resesi ekonomi.”Ya, kita tetap mewaspadai, adanya deflasi di dua bulan secara berturut-turut,”ungkap Sekretaris TPID […]

  • Ratusan Aduan PJU Rusak Masuk Ke Dishub Kota Sukabumi

    Ratusan Aduan PJU Rusak Masuk Ke Dishub Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SUKABUMI-Mbinews.id– Sepanjang periode januari hingga Juni (semeseter satu) 2021, Dinas Perhubungan (Dishub) kota Sukabumi menerima aduan kerusakan Penerangan Jalan Umum (PJU) sebanyak 260. Dari jumlah kerusakan tersebut, baru tertangani sekitar 214, sedangkan sisanya masih dalam penanganan.”Selama semester satu (Januari- Juni) PJU yang rusak mencapai 260, dengan persnetase penanganan mencapai 82, 3 persen,”ujar Kepala Seksi PJU […]

  • Walikota Bandung, Oded : Masalah Banjir Dan Sampah Di Kota Bandung ?

    Walikota Bandung, Oded : Masalah Banjir Dan Sampah Di Kota Bandung ?

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menegaskan, permasalahan banjir dan sampah merupakan dua hal yang saling berkaitan. Sering kali, banjir yang terjadi di Kota Bandung akibat sampah. “Banjir di Kota Bandung ini tidak terlepas juga dari urusan sampah. Sekarang ini sudah kita tahu masih ada oknum yang membuang sampah ke sungai. Dan […]

expand_less