Breaking News
Trending Tags

Diduga Tidak Kantongi Izin, Pitbul & Jangkar : Minta Satpol PP Kota Bandung Pengusaha Reklame Masukan Daftar Hitam

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2020
  • visibility 183
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah  Kota Bandung dan aparatur pemerintah sedang gencarnya mendorong  pegusaha  advertising untuk mematuhi peraturan terkait pengurusan izin serta aturan zonasi pemasangan papa reklame terutama di kawasan zona Merah

Adanyah pemasangan reklame yang tidak mengantongi izin di kawasan zona larangan di jalan dago menuai protes oleh pengiat sosial kontrol

Saat konsep bakti sosial kemanusiaan untuk memutus mata rantai Pademi Corona (covid-19) yang ada di Jawa barat,  Menyikapi hal tersebut diatas, Ketum PMPRI, Ketua Ormas Laskar Merah Putih, Ketum LSM Pitbuls Indonesia dan Paguyuban Ketum Cepot Motah Indonesia,

Saat dikonfirmasi oleh wartawan Ketua Umum LSM pitbuls indonesia, Cepi bungsu mewakili rekan-rekan LSM selaku social kontrol mengatakan sebagai kami langsung  memutuskan bersama-sama datang ke lokasi (sidak) langsung kelapangan, ternyata betul salah satu oknum pengusaha  advertesing ternama dibandung, notabenenya advertesing yang besar dan diduga memiliki ratusan titik reklame di kota Bandung.kata Cepi bungsu, Bandung, Minggu (12/4/2020)

“Disaat ditanyakan kepada pihak reklame untuk  sosialisasi karena didirikan di lokasi daerah zona larangan di kota Bandung, katanya konsep nya penyuluhan atau himbauwan covid- 19 atau Corona, lalu kami meminta untuk menunjukan ijin tidak bisa,”ucapnya tanpa hal jelas kata Cepi pihak advertising langsung membubarkan diri dan tidak jadi melaksanakan pemasangan tersebut.

Menurut Cepi Bungsu, Pemasangan papan reklame ukuran besar atau sejenis baliho harus mematuhi aturan sesuai berdasarkan Peraturan Walikota Bandung no 005/2019 tentang petunjuk pelaksana (juklak) penyelenggaraan reklame dan Perda no 2/2017 tentang penyelenggaraan reklame/
Oleh karena itu, selain harus membayar retribusi, pemasang juga wajib mempunyai izin tata ruang dan izin mendirikan bangunan (IMB).

Karena wilayah Dago masuk zona larangan pemasangan reklame, setelah meminta keterangan dari pihak satpol PP kota Bandung, bukan kami tidak mentaati peraturan pemerintah pusat dan daerah tentang larangan dan anjuran diam dirumah saja, ini kami lakukan karna SOP kami sebagai control sosial tergerak dikarnakan ini jelas merugikan atau tidak menghormati anjuran pemerintah dan mencoba memanfaatkan situasi sekarang. Tegas Cepi

Di tambahkan ditempat yang sama, ketua umum Jangkar, Yudi saputranegara Meminta pengusaha reklame di kota Bandung yang melanggar aturan hukum segera membongkar bangunan reklamenya dengan sukarela. Bila tidak, maka izin penyelenggaraan reklame akan dibekukan dan mereka akan masuk dalam daftar hitam.Demikian disampaikan ketua umum LSM Jangkar kota Bandung , biasa disapa dengan sebutan kang Yudi

Dijelaskannya, kawasan Dago masuk zona merah untuk pembangunan reklame, “Nanti saya minta ke Satpol PP Kota untuk memasang spanduk tanda pelanggaran ke bangunan reklame yang melanggar aturan di wilayahnya masing-masing,” kata Yudi

Dengan pemasangan spanduk tersebut, ia mengharapkan para pengusaha reklame mau membongkar bangunan reklamenya dengan sukarela. Karena kalau tidak mau dibongkar, kita yang bongkar

Untuk pembongkaran reklame sendiri, membutuhkan biaya yang tidak kecil. Pembongkaran satu reklame membutuhkan biaya sekitar Rp 50 hingga 60 juta.

“Kalau dia tidak potong sendiri, maka yang harus potong kan satpol PP  Lalu, satpol PP mengeluarkan dana yang kita prediksikan satu kali potong bisa mencapai Rp 50-60 juta. Karena harus sewa alat berat yang mahal per jam, tukang las dan sebagainya,” ujarnya.

Karena itu, bagi pengusaha reklame yang tidak mau memotong bangunan reklamenya sendiri, maka pihaknya akan meminta dan  rekomendasi pembekuan izin ke pemkot Pemkot Bandung melaui satuan tugas yah satpol pp

“Pembekuan izin penyelenggaraan reklamenya bisa enam bulan sampai satu tahun. Istilahnya kita masukkan dalam blacklist (daftar hitam),” paparnya.


“Makanya kita masih memberikan kesempatan pada mereka dengan memberikan tanda seperti ini. Setelah itu, baru kita eksekusi,” tegas Yudi (red)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Bandung Beserta Keluarga Melaksanakan Sholat Id Di Masjid Raya, Oded ; Apresiasi DKM

    Walikota Bandung Beserta Keluarga Melaksanakan Sholat Id Di Masjid Raya, Oded ; Apresiasi DKM

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung Oded M. Danial melaksanakan salat Iduladha di Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, Jumat (31/7/2020). Ia mengajak serta keluarganya yang tinggal di Pendopo Kota Bandung Sejak pukul 06.00 WIB ia telah berada di tengah-tengah jemaat salat id. Sebelum salat id dimulai, panitia melakukan imbauan dan sosialisasi agar jemaat tetap […]

  • DPRD Kota Bandung Dorong Integrasi Data dan Sinergi Lintas OPD Tangani PPKS

    DPRD Kota Bandung Dorong Integrasi Data dan Sinergi Lintas OPD Tangani PPKS

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si, menegaskan pentingnya pendataan yang akurat serta integrasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), di Kota Bandung. Hal ini ia paparkan saat menjadi narasumber dalam kegiatan rapat koordinasi penanganan Pemerlu […]

  • HPN di Kota Sukabumi, Forkopimda Berganti Peran Dengan Wartawan

    HPN di Kota Sukabumi, Forkopimda Berganti Peran Dengan Wartawan

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Peringatan Hari Pers Nasioanl (HPN) 2023 di Kota Sukabumi, diwarnai aksi yang tak terduga. Pasalnya, para Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Terdiri, Wali Kota Suakbumi, Achmad Fahmi, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP SY Zainal Abidin, Perwakilan Kodim 0607 Kota Sukabumi, melakukan wawancara doorstop kepada Ketua PWI Kota Sukabumi, Mohamad Satiri, usai perayaan HPN 2023 di […]

  • Pemkot Bandung Serahkan Dokumen Kependudukan Lengkap Kepada Ratusan Warga Rumah Deret Tamansari, Setelah 8 Tahun Tertunda

    Pemkot Bandung Serahkan Dokumen Kependudukan Lengkap Kepada Ratusan Warga Rumah Deret Tamansari, Setelah 8 Tahun Tertunda

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menyerahkan secara resmi rekapitulasi data penerbitan dokumen administrasi kependudukan bagi 120 Kepala Keluarga (KK) yang menetap di kawasan tersebut. Setelah menunggu selama 8 tahun, warga RW 11 Rumah Deret Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan Kota Bandung tersebut, akhirnya bisa bernapas lega. Acara penyerahan berlangsung di lingkungan […]

  • Pemkot Bandung Dukung Komunitas Edan Sepur Indonesia Ciptakan Budaya Disiplin

    Pemkot Bandung Dukung Komunitas Edan Sepur Indonesia Ciptakan Budaya Disiplin

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan terus mendukung Komunitas Edan Sepur Indonesia yang selama ini sudah berkontribusi menciptakan budaya disiplin di perlintasan kereta api. Pasalnya, budaya disiplin di perlintasan kereta api masih menjadi persoalan. “Tantangannya memang berat. Kalau teman-teman mau jalan terus, kita bersama Dishub akan ikut mendampingi,” kata Wakil Wali Kota Bandung, […]

  • DPRD Kota Bandung Dorong Disdik Carikan Solusi Atas Keluhan SDN Guruminda

    DPRD Kota Bandung Dorong Disdik Carikan Solusi Atas Keluhan SDN Guruminda

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Komisi IV DPRD Kota Bandung menerima audiensi dari warga sekitar SDN Guruminda, Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, di Ruang Rapat Komisi IV, Jumat, 11 April 2025. Audiensi ini dihadiri warga yang tergabung dalam Panitia Relokasi SDN Guruminda, Kepala Sekolah SDN Guruminda, serta dari Dinas Pendidikan Kota Bandung. Mereka diterima Ketua Komisi IV […]

expand_less