Breaking News
Trending Tags

Disdik Jabar Menjamin Biaya Siswa KETM, Semua Anak Punya Hak Pendididkan Yang Sama

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2019
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,MBInews.id –  Disdik Jabar menjamin Siswa Keluarga  tidak mampu KETM yang gagal dalam (PPDB) 2019 akan dibebaskan dari iuran bulanan dan sumbangan pendidikan disekolah swasta 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dewi Sartika, menyatakan semua anak mendapatkan hak pendidikan yang sama, termasuk siswa Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) yang tidak diterima dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019, Keputusan tersebut, kata dia, sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Instruksi dari Pak Gubernur, memastikan dan menyampaikan bahwa siswa siswi yang mendaftar lewat PPDB berasal dari KETM, apabila tidak keterima di SMA Negeri, dipastikan bisa bersekolah di swasta,” kata Dewi dalam siaran pers Biro Humas Pemprov Jabar. Sabtu, (29/6/19)

Menurut Dewi Sartika, ada sekisar 49.000 siswa yang mendaftar PPDB via jalur zonasi KETM namun, hanya sekisar 42.000 siswa KETM yang masuk SMA Negeri dengan begitu, ada sekisar 7.000 siswa KETM yang bersekolah di SMA Swasta.

Data tersebut, kata Dewi Sartika, menjadi acuan Pemdaprov Jawa Barat dalam merancang anggaran.

Dia pun memastikan bahwa anggaran untuk siswa KETM sudah disiapkan.

“Siswa KETM yang tidak diterima harus segera daftar ke SMA/SMK/SLB Swasta, dan disesuaikan dengan domisili serta minatnya. Kita akan menyubsidi biayanya,” ucapnya

“Mereka waktu daftar harus dibuktikan dengan nomor pendaftaran pada saat PPDB. Nanti, mereka masuk untuk sekolah diberikan subsidi untuk pemenuhan iuran peserta didik baru. Iuran per bulan juga ditanggung karena sudah dikaver oleh Pemdapro Jawa Barat,” lanjutnya.

Selain itu, Dewi Sartika mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) jauh-jauh hari soal membebaskan biaya sekolah untuk siswa KETM di SMA/SMK/SLB Swasta.

Hal itu dilakukan karena daya tampung SMA/SMK/SLB Negeri di Jawa Barat terbatas.

“Jadi kerja sama awalnya sebelum PPDB dilakukan. Sejak pendaftaran kita sudah melakukan koordinasi dengan BMPS. Jika ada siswa KETM tidak tertampung dalam SMA/SMK/SLB negeri, mereka siap menampung dan ingin menyelenggarakan pendidikan bermutu,” katanya.

Oleh karena itu, Dewi Sartika orang tua siswa KETM tidak perlu risau apabila anaknya tak diterima di sekolah negeri dalam PPDB. Sebab, kata dia, Pemprov Jawa Barat siap menanggung dan menjamin hak anak untuk mendapatkan pendidikan.

“Anak-anak ekonomi tidak mampu harus sekolah. Inilah yang kita harapkan, yaitu sebanyak mungkin anak-anak harus sekolah dan menjadi juara,” pungkasnya (**)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Smart City Kota Bandung Jadi Inspirasi Belajar Kabupaten Semarang

    Smart City Kota Bandung Jadi Inspirasi Belajar Kabupaten Semarang

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Program Smart City gagasan Pemerintah Kota Bandung kembali jadi inspirasi daerah lain. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang datang ke Bandung untuk bertukar ilmu terkait inovasi tersebut. Dalam kunjungannya, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut Pemkab Semarang ingin bertukar ilmu dengan Pemkot Bandung terkait smart city dan pelayanan berbasis elektronik. Upaya ini bertujuan untuk […]

  • Perubahan Nama PDAM  jadi  Perumda Tirtawening diatur Perda  Diharapkan bisa Meningkatkan Kuatitas dan Kualitas

    Perubahan Nama PDAM jadi Perumda Tirtawening diatur Perda Diharapkan bisa Meningkatkan Kuatitas dan Kualitas

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Perubahan nama  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bandung   jadi Perusahan Umum Daerah (Perumda) Tirtawening Kota Bandung.  Diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) No 6/2020 tentang Perusahaan Umum Daerah Tirtawening Kota Bandung. Perda ini, yang mengubah susunan organisasi PDAM Kota Bandung. Hal itu  dikatakan Anggota DPRD Kota Bandung, Agus Andi Setyawan, kepada wartawan  […]

  • Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2022, Ini Pemenangnya

    Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2022, Ini Pemenangnya

    • calendar_month Senin, 6 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebanyak 20 remaja terbaik kota Bandung bersaing untuk menjadi Duta Duta Generasi Berencana (GenRe) dalam Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2022 di Hotel Horison, Bandung 5 Juni 2022. Setelah melalui berbagai seleksi, Khoirun Nisa dari Kecamatan Sukasari dinobatkan sebagai Terbaik pertama Putri. Sedangkan terbaik pertama Putra diraih oleh Muhammad Rizky dari […]

  • Pemkot Bandung harus Tindak Tegas Tempat Hiburan yang Melanggar Perda

    Pemkot Bandung harus Tindak Tegas Tempat Hiburan yang Melanggar Perda

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., mendorong Pemerintah Kota Bandung untuk segera melakukan tindakan tegas dalam mengimplementasikan penerapan Peraturan Daerah (Perda) di Kota . Karena ads dugaan pembiaran terhadap pelanggar Perda, yakni tempat-tempat usaha hiburan yang masih tetap beroperasi dan melanggar ketentuan aturan yang telah diterapkan. […]

  • Luncurkan Scoppi Milik Bappeda, Wali Kota Sukabumi Evaluasi Inovasi Daerah

    Luncurkan Scoppi Milik Bappeda, Wali Kota Sukabumi Evaluasi Inovasi Daerah

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, melaunching inovasi Scenario Planning untuk Perencanaan Pembangunan Inklusif di Kota Sukabumi (Scoppi). Inovasi yang dimiliki oleh Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) tersebut, dalam rangka mendorong inovasi di setiap perangkat daerah, dan berharap perencanaan pembangunan melibatkan kalangan difable dan pemuda. “Ya, hari ini, kami kumpulkan para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah […]

  • Rekam Jejak Historis  Terkait Sinema, Edwin Senjaya Dukung Bandung Jadi Kota Film

    Rekam Jejak Historis Terkait Sinema, Edwin Senjaya Dukung Bandung Jadi Kota Film

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BANDUNG, , MBInewa.id – Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., berharap Bandung Film Week 2022 dapat menghasilkan tontonan yang menjadi tuntunan. Menurut Edwin, berdasarkan riset, film yang dihasilkan dapat mempengaruhi karakter seseorang. “Sehingga dapat membangun karakter, menunjukkan akhlak mulia yang lebih baik dari generasi sebelumnya,” katanya, pada acara Bandung Film […]

expand_less