Breaking News
Trending Tags

DPRD Jabar Komisi II Dorong Optimalisasi Koperasi di Jabar

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kabupaten Bandung, mbinews.id — Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat dorong Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil mengembangkan program yang lebih inovatif untuk menarik minat masyarakat. Mengingat saat ini kondisi koperasi hari ini di Jawa Barat sesungguhnya sudah banyak yang semakin menurun dan menutup usahanya. Salah satu penyebabnya dikarenakan memang koperasi ini secara sistem itu sudah semakin ketinggalan dibandingkan model usaha yang lain. Jadi harus ada sebuah perubahan terutama masalah teknologi digital harus diadopsi secepatnya.

“Sesungguhnya koperasi itu bisa berperan dalam penyediaan modal usaha bagi anggotanya, bahkan koperasi sesungguhnya bisa menjadi pelaku dari pinjaman online nah tinggal bagaimana dia membangun model bisnisnya. Karena sebenarnya harusnya kelembagaan koperasi itu adalah sebuah lembaga kemitraan investasi, modelnya itu jadi bukan sebagai badan usaha tapi dia kemudian membentuk badan-badan usaha,” ujar Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, R. Yunandar Rukhiadi Eka Perwira di Balai Pengawasan Dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan Dan Hortikultura, Kabupaten Bandung, Selasa (16/07/2024).

Jadi koperasi itu, lanjutnya, istilahnya menjadi holding. Di mana holding tersebut punya sekelompok orang yang mempunyai modal, kemudian mereka membangun usaha. Misalnya ada usaha simpan pinjam, ada usaha produksi, ada usaha perdagangan dan lain sebagainya itu modal yang harus dikembangkan. Sehingga nanti koperasi itu tidak memakan dirinya sendiri, tapi dia menjadi sebuah lembaga kerja sama yang satu sama lain saling sharing, saling membantu terutama untuk membangun bisnis yang baru.

“Nah, disitulah peranannya dia ketika dia mengarahkan menjadi pelaku usaha simpan pinjam, pelaku usaha simpan pinjam online. Sebenarnya dia bisa bersaing dengan pinjol untuk mengatasi masalah kredit pinjol yang sekarang sangat marak tingkat kemacetannya, tingkat permasalahannya di masyarakat khususnya di Jawa Barat. Kenapa sih kemudian muncul masalah besar di pinjol yang macet ini? sebenarnya karena pinjol itu tidak terlalu melihat persyaratan yang dia minta adalah hanya keinginan untuk meminjam untuk kredit konsumtif dan jaminannya adalah bunga yang tinggi. Jadi dia tidak punya jaminan lain selain jaminan bunga yang tinggi nah ini yang kemudian harusnya diantisipasi oleh pemerintah dengan mendorong koperasi untuk bisa menjadi pelaku usaha yang sifatnya simpan pinjam produktif. Jadi bukan yang ke arah konsumtif,” jelasnya.

Lalu kenapa harus produktif dan sangat diperlukan. Karena nanti yang produktifitas ini akan menyediakan lapangan kerja, menyediakan modal bagi para pelaku usaha lain. Misalnya setelah di holdingnya berjalan lancar, kemudian bisa memberikan insentif terhadap para peminjam pinjol yang selama ini memang butuh tambahan pendapatan.

“Sebagai contoh para guru. Guru adalah salah satu profesi yang paling banyak terjebak pinjol tapi juga lintah darat (bank emok-red), nah ini ketika si usaha ini berkembang yang didorong oleh pinjaman dari koperasi maka sebetulnya guru-guru ini bisa punya pekerjaan yang lain, pekerjaan sampingan yang bahkan sekarang jauh lebih mudah ketika difasilitasi oleh teknologi informasi apakah bisa sebagai pedagang online, dropshipper, reseller, atau bahkan toko shopping online, itu semuanya bisa dilakukan oleh guru-guru yang tadinya berharap pendapatannya akan berasal dari tunjangan dia, tapi karena tidak mencukupi dia akhirnya pinjam ke pinjol, seharusnya yang dilakukan oleh guru-guru itu adalah dia mencari atau membangun usaha dari yang produktif dibantu oleh para pelaku usaha atau koperasi ini,” tuturnya. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • H. Firman Wakil Ketua I DPRD Kab Bandung Siap Menjalankan Amanat Sesuai Tupoksi

    H. Firman Wakil Ketua I DPRD Kab Bandung Siap Menjalankan Amanat Sesuai Tupoksi

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id- H. Firman Sumantri usai dilantik menjadi Wakil Ketua I DPRD Kab Bandung di gedung Paripurna DPRD Kab Bandung (26/9/2024) komplek Pemkab Bandung periode 2024-2029 , mengaku siap menjalani tugas dan Fungsinya (Tupoksi) . Hal itu diakui H. Firman dari Partai Golkar Kab Bandung, saya yang di amanatkan sebagai pimpinan menjadi Wakil Ketua […]

  • Banyak Endapan Lumpur, Instalasi Pengolahan Air Badak Singa Dikuras

    Banyak Endapan Lumpur, Instalasi Pengolahan Air Badak Singa Dikuras

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Instalasi Pengolahan Air Badak Singa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung, sedang melakukan pengurasan Instalasi Pengolahan Air Badak Singa, dari Rabu (11/9/2019) hingga esok hari, Kamis (12/9/2019). Dengan demikian kapasitas produksi air pada hampir seluruh pelangga PDAM Tirtawening akan terganggu. Direktur Utama PDAM Tirtawening, Sonny Salimi mengatakan, pihaknya sedang melakukan […]

  • Tingkatkan Keamanan Lingkungan, Camat Cimahi Tengah Lakukan Monsis di Karangmekar

    Tingkatkan Keamanan Lingkungan, Camat Cimahi Tengah Lakukan Monsis di Karangmekar

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Mbinews.id, Cimahi– Pemerintah Kota Cimahi melalui Kecamatan Cimahi Tengah menggelar program monitor siskamling ke tiap tiap RW yang ada di wilayah Cimahi Tengah. Selain monitoring siskamling hal ini juga dilakukan sebagai ajang silaturahmi dengan masyarakat Cimahi Tengah. Seperti halnya yang dilakukan Camat Cimahi Tengah bersama rombongan melakukan monitoring siskamling di wilayah Kelurahan Karangmekar tepat di […]

  • Hari Pertama Pelaksanaan PSBB Dikota Bandung, Banyak Warga Yang belum Disiplin

    Hari Pertama Pelaksanaan PSBB Dikota Bandung, Banyak Warga Yang belum Disiplin

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung akan terus menyosialisasikan tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pasalnya, pada hari pertama pelaksanaan PSBB masih banyak warga yang belum sepenuhnya paham tentang PSBB. Seperti yang terjadi saat Wali Kota Bandung, Oded M Danial bersama Kapolrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna Jaya, dan Dandim 0618/BS, Kol M. […]

  • Tahun Baru, RSKIA Resmi Di Buka Oleh Wali Kota Bandung

    Tahun Baru, RSKIA Resmi Di Buka Oleh Wali Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota Bandung memberikan kado istimewa kepada warganya jelang pergantian tahun. Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) baru yang terletak di Jalan K.H. Wahid Hasyim (Jalan Kopo) No. 311 Kota Bandung resmi dibuka oleh Wali Kota Bandung Oded M. Danial, Selasa (31/12/2019). “Alhamdulillah di penghujung tahun 2019 menuju tahun 2020 merupakan […]

  • Info Penting! Begini Cara Bayar Parkir Di Mesin Elektronik

    Info Penting! Begini Cara Bayar Parkir Di Mesin Elektronik

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung memiliki sebanyak 445 mesin parkir yang tersebar di 58 ruas jalan. Tahukah anda cara menggunakan mesin parkir tersebut? Sebenarnya relatif mudah. Anda hanya memerlukan kartu uang elektronik untuk membayar parkir di mesin tersebut. Selanjutnya, anda bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini: Tekan tombol bertanda ceklis pada bagian bawah layar mesin […]

expand_less