Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

DPRD Kota Bandung Dorong Integrasi Data dan Sinergi Lintas OPD Tangani PPKS

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • visibility 104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si, menegaskan pentingnya pendataan yang akurat serta integrasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), di Kota Bandung.

Hal ini ia paparkan saat menjadi narasumber dalam kegiatan rapat koordinasi penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), di Hotel Horison Ultima Bandung, Kamis, 23 Oktober 2025.

Menurut Rizal, langkah pertama dan paling mendasar dalam penanganan PPKS adalah memastikan keakuratan data, yang mencakup identifikasi, intervensi, rehabilitasi, hingga koordinasi antarlembaga terkait, guna membantu individu, keluarga, maupun kelompok yang mengalami hambatan sosial.

Terlebih, selama ini data PPKS yang digunakan oleh pemerintah daerah umumnya berfokus pada kelompok desil satu hingga desil tiga yakni, masyarakat miskin dan miskin ekstrem, padahal idealnya pendataan harus mencakup hingga desil lima untuk memperoleh gambaran menyeluruh kondisi sosial masyarakat Kota Bandung.

“Yang utama adalah pendataan dari PPKS itu sendiri. Karena selama ini data yang berkaitan dengan desil satu dan desil tiga belum sepenuhnya komprehensif. Padahal, jika ingin penanganan berjalan efektif, maka pendataan harus lengkap sampai desil lima,” ujar Rizal.

Lebih lanjut, Rizal mengharapkan terbentuknya sinergi antar OPD yang menjadi penting, agar program penanganan kesejahteraan sosial dapat berjalan optimal dan tidak tumpang tindih, sehingga layanan sosial dapat menjangkau sasaran yang benar-benar membutuhkan

“Harus ada integrasi antar OPD dalam penanganan PPKS ini. Jangan sampai muncul sikap egosentris antar dinas. Ini bukan sekadar urusan satu sektor, melainkan tanggung jawab bersama Pemerintah Kota Bandung untuk menangani masalah sosial secara terpadu,” ucapnya.

Rizal juga mengingatkan bahwa pemerintah memiliki kewajiban moral dan hukum untuk memastikan hak-hak masyarakat, khususnya kelompok rentan, terpenuhi sebagaimana diamanatkan dalam berbagai peraturan daerah dan peraturan wali kota terkait kesejahteraan sosial.

Terlebih Pemerintah Kota Bandung telah memiliki landasan hukum dalam Peraturan Daerah yang menjadi dasar pelaksanaan penanganan PPKS di Kota Bandung diantaranya, Perda No. 24 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan dan Penanganan Kesejahteraan Sosial; Perda No. 4 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Kemiskinan; dan Perda No. 9 Tahun 2019 tentang Ketertiban Umum, Ketenteraman, dan Perlindungan Masyarakat.

Oleh karena itu, Rizal menegaskan bahwa DPRD Kota Bandung melalui Komisi IV akan berperan aktif dalam mendukung kebijakan, mengawasi pelaksanaan program, serta memperjuangkan aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial.

“Kami di Komisi IV berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas layanan kesejahteraan sosial dan memastikan program-program yang ada berjalan efektif serta tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rizal menambahkan peran Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Sosial (Kesos) di tingkat kelurahan dan kecamatan sangat strategis sebagai ujung tombak pelaksanaan program sosial di lapangan.

“Kehadiran para Kasi Kesos di 151 kelurahan dan 30 kecamatan menjadi kekuatan penting. Mereka adalah kepanjangan tangan pemerintah dalam memberikan pelayanan dan penanganan PPKS secara langsung kepada masyarakat,” tuturnya.

Rizal berharap, dengan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan, maka penanganan PPKS di Kota Bandung dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan tepat sasaran.

“Kita harus memastikan bahwa seluruh warga, terutama yang rentan secara sosial dan ekonomi, mendapatkan haknya atas kesejahteraan. Itulah bentuk tanggung jawab pemerintah kota yang harus kita kawal bersama,” katanya. *red

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyaluran Bantuan Sosial PPKM Darurat Kota Bandung Capai 99 Persen

    Penyaluran Bantuan Sosial PPKM Darurat Kota Bandung Capai 99 Persen

    • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BANDUNG – MBInews.id – Penyaluran bantuan sosial untuk warga Kota Bandung terdampak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sudah mencapai 99 persen. Dari target sasaran sebanyak 41.853 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), hingga Selasa, 27 Juli 2021 sudah tersalurkan kepada 41.457 KPM dan tersisa sebanyak 396 KPM. Penyaluran bantuan sosial berupa uang tunai sebesar Rp500.000 ini […]

  • Tuntaskan Masalah Sampah, Pemkot Makin Tegas

    Tuntaskan Masalah Sampah, Pemkot Makin Tegas

    • calendar_month Selasa, 7 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Komitmen Pemerintah Kota  Bandung untuk menuntaskan masalah sampah semakin tegas. Pemkot Bandung tengah merencanakan membuat aplikasi pemetaan sampah. Untuk mewujudkannya, Pemkot Bandung bekerja sama dengan PT. Qlue Performa Indonesia‎, perusahaan teknologi informasi. Perusahaan ini siap menyediakan aplikasi pelaporan warga khusus masalah sampah. Sehingga, monitoring dan respon terhadap urusan sampah bisa semakin ditingkatkan. […]

  • Daddy Rohanady: Budur – Susukan Jalan Provinsi Yang Hancur Berantakan

    Daddy Rohanady: Budur – Susukan Jalan Provinsi Yang Hancur Berantakan

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    MBINews.id – Burakrakan dalam Kamus Bahasa Sunda berarti hancur berantakan, atau rusak parah. Demikianlah gambaran singkat kondisi salah satu jalan milik Provinsi Jawa Barat. Itulah ruas Budur-Susukan di Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon,” ujar anggota Komisi IV Daddy Rohanady melalui pesan singkatnya kepada awak media pada Senin (5/12/2022). Sebenarnya ruas jalan Budur-Susukan, menurut Kepala UPTD Wilayah […]

  • BNNK Sukabumi Dorong Pemkot Percepat Pembahasan Perda Narkoba

    BNNK Sukabumi Dorong Pemkot Percepat Pembahasan Perda Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Tingginya angka penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kota Sukabumi, membuat Kota Sukabumi masuk kedalam peringkat 3 besar se-Jawa Barat, dalam peredaran dan penyalahgunaan barang haram tersebut, Sabtu (18/12/2021). Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, menghadiri rapat kerja perangkat daerah Kota Sukabumi, bersama Badan Narkotika Nasional Kota/Kabupaten (BNNK) Sukabumi di sebuah hotel […]

  • West Java Automotive Gelar Vaksinasi Covid-19, Doni Salmanan: Tetap Jaga Prokes

    West Java Automotive Gelar Vaksinasi Covid-19, Doni Salmanan: Tetap Jaga Prokes

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    MBInews.id – West Java automotive carshow menggelar charity dan vaksinasi bersama Doni Salmanan di Stadion Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Sabtu (23/10/2021) Doni Salmanan mengatakan kegiatan ini digelar untuk membantu percepatan program vaksinasi di Kabupaten Bandung. “Karena dilihat warga di Kabupaten Bandung masih kurang baik yang belum atau yang sudah di vaksin. Maka kami hadir untuk […]

  • Optimis Capai  Target Abang Bian, Camat Warudoyong Blusukan Ke Rumah Warga

    Optimis Capai Target Abang Bian, Camat Warudoyong Blusukan Ke Rumah Warga

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pecanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) resmi telah dimulai sejak tanggal 1 Agustus 2022 lalu. Seluruh daerah di Indonesia serentak melakukan kegiatan pemberian imunisasi, yang menyasar anak usia 9 bulan hingga 59 bulan tersebut. Termasuk juga yang dilakukan di Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, Minggu (07/08). Ratna Hermayanti, Camat Warudoyong mengatakan, dari total […]

expand_less