Breaking News
Trending Tags

Dukung KDMP, Pos Indonesia Bangun Ekosistem Logistik Efisien

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
  • visibility 181
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id – PT Pos Indonesia (POSInd) berkomitmen mendukung tumbuhnya ekosistem logistik hingga pelosok desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Ekosistem logistik tersebut diharapkan dapat mendorong biaya logistik yang lebih efisien.

Komitmen tersebut mencuat pada webinar bertajuk “Membangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui Agen Pos” yang digelar pada Rabu, 3 Agustus 2025.

Hadir Direktur Business Development & Portfolio Management Pos Indonesia, Prasabri Pesti. Acara berlangsung secara daring melalui Zoom dan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah.

Menurut Prasabri Pesti, KDMP merupakan program prioritas pemerintah yang ditopang oleh Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Presiden menargetkan berdirinya 80.000 koperasi desa/kelurahan di seluruh Indonesia. Saat ini telah ada sekitar 15.000 – 16.000 Koperasi Desa Merah Putih.

“Pos Indonesia akan mengambil peran penting dalam ekosistem KDMP, khususnya dalam aspek logistik. Agen Pos menjadi salah satu pintu masuk agar koperasi dapat berfungsi layaknya Kantor Pos di desa atau kelurahan,” jelas Prasabri.

Prasabri menegaskan, Agen Pos di KDMP memiliki fungsi ganda. Pertama, sebagai titik layanan kurir bagi masyarakat yang ingin mengirim paket, surat, atau dokumen. Kedua, sebagai mitra aktif yang bisa menjemput bola, membantu UMKM setempat dalam mengirimkan produk ke konsumen maupun marketplace.

“Dengan menjadi Agen Pos, koperasi otomatis sudah menjadi Kantor Pos. Masyarakat bisa kirim barang, beli materai, membayar tagihan listrik, telepon, hingga layanan keuangan, semuanya bisa dilakukan di KDMP,” tambahnya.

Menurut Prasabri, Pos Indonesia membagi implementasi dukungan logistik KDMP dalam tiga tahap. Tahap pertama mencakup penyediaan konsultasi logistik, distribusi barang, pergudangan, hingga dukungan penyaluran bansos dan operasi pasar. Agen Pos menjadi bagian penting di fase ini karena langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.

Tahap kedua akan memperluas peran KDMP ke level distribusi sekunder, termasuk pengelolaan transportasi melalui Transport Management System (TMS) dan pengelolaan pergudangan dengan Warehouse Management System (WMS).

“Semua ini agar koperasi bisa mengelola logistik secara lebih profesional, efisien, dan terukur,” jelas Prasabri.

Adapun tahap ketiga diarahkan untuk membawa koperasi desa ke pasar yang lebih luas, termasuk go global melalui integrasi dengan platform Pos Aja UMKM dan pembukaan storefront digital bagi produk-produk unggulan desa.

Menurut Prasabri, tantangan logistik masih menjadi hambatan besar bagi banyak usaha di Indonesia. Biaya distribusi yang tinggi kerap membuat harga produk tidak kompetitif.

“Di sinilah Pos Indonesia hadir, menjadi mitra sekaligus konsultan logistik agar koperasi lebih efisien dalam menjalankan bisnisnya,” ujarnya.

Webinar ini menjadi pembuka dari rangkaian webinar series yang akan digelar secara berkala. Setiap sesi akan membahas tema-tema strategis, mulai dari pengelolaan Agen Pos, pergudangan, distribusi, hingga strategi pemasaran digital.

Dengan dukungan Pos Indonesia, koperasi desa/kelurahan diharapkan tidak hanya menjadi wadah simpan pinjam atau penyalur sembako, tetapi juga pusat layanan logistik modern yang terkoneksi dengan 4.800 kantor pos di seluruh Indonesia dan terhubung dengan 228 negara di dunia.

“KDMP adalah gerakan besar untuk menghidupkan kembali koperasi di Indonesia. Pos Indonesia siap mendampingi, agar koperasi tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berdaya saing,” tutup Prasabri.

Sementara itu, juga hadir Fajar Gustaman, pengelola Agen Pos yang sukses membangun usaha dari layanan keagenan dengan omzet hingga Rp400 juta.

Dalam kesempatan itu, Fajar turut berbagi kisah suksesnya sebagai Agen Pos. Ia menceritakan bagaimana layanan keagenan mampu memberikan pemasukan signifikan bagi usaha yang dikelolanya.

“Agen Pos bukan sekadar bisnis jasa kurir, tapi bisa menjadi penggerak ekonomi lokal. Potensi pendapatan yang didapat koperasi juga sangat menjanjikan,” ungkap Fajar.

Selain materi dari pembicara, webinar ini juga membuka ruang diskusi interaktif. Para peserta yang mencapai lebih dari 600 orang itu dapat bertanya langsung terkait teknis pengelolaan Agen Pos, potensi pendapatan koperasi, hingga model bisnis yang bisa dikembangkan ke depan.

Pos Indonesia juga menggandeng Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) dalam program ini. Kerja sama tersebut diharapkan memperkuat aspek akademis, riset, dan pendampingan dalam pengembangan logistik di KDMP. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Bjb Raih Penghargaan Perusahaan Inspiratif Republika.co.id Award 2021

    Bank Bjb Raih Penghargaan Perusahaan Inspiratif Republika.co.id Award 2021

    • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews.id – PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) kembali menorehkan prestasi atas kinerja yang telah dicapainya. Bank Bjb meraih penghargaan “Perusahaan Inspiratif” dari Republika.co.id Award 2021 yang diserahkan oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia Teten Masduki dan diterima oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi serta […]

  • Pembahasan LKPJ Pansus 6 DPRD Kota Bandung Untuk Rekomendasi Kinerja Walikota tahun 2025

    Pembahasan LKPJ Pansus 6 DPRD Kota Bandung Untuk Rekomendasi Kinerja Walikota tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mninews — Pansus 6 DPRD Kota Bandung, tengah membahas Laporan Keterangan Pertanggungjwaban Wali Kota Bandung 2023-2024 yang kala itu dijabat oleh penjabat walikota (pj). Ketua Pansus 6 DPRD Kota Bandung Eko Kurniato W, S.T., M.PMat. mengatakan, pembahasan LKPJ oleh Pansus 6 ini, merupakan amanah Undang-undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Derah. Bahwa setelah […]

  • STQH: Metodologi Mencintai Dan Berinteraksi Dengan Al-Qur’an Dan Hadist

    STQH: Metodologi Mencintai Dan Berinteraksi Dengan Al-Qur’an Dan Hadist

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berharap para kafilah Kota Bandung pada Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) XVII/2021 Jawa Barat, tetap berupaya tetap tidak boleh keluar dari dimensi kualitas. Hal itu diungkapkannya saat Penutupan Pembinaan dan Pelepasan Kafilah STQ Kota Bandung di Sari Ater Kamboti Hotel & Convention Kota Bandung, Rabu […]

  • Tiga Pemenang Dapat Pembiayaan Bisnis dari Bank bjb

    Tiga Pemenang Dapat Pembiayaan Bisnis dari Bank bjb

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dalam mendukung kemajuan wirausaha muda di Indonesia, bank bjb menggelar Young Entrepreneur Success Zone (YEZ) 3.0. Acara ini merupakan program scale up bisnis untuk para pengusaha muda terpilih dari berbagai daerah di Indonesia. Adapun kategori bisnis yang dilombakan dalam YEZ 3.0 yaitu Food & Beverages, Fashion & Handcraft (Kriya), dan bisnis untuk […]

  • Islah BPPKB dan Sapujagat, Proses Hukum Tetap Berjalan

    Islah BPPKB dan Sapujagat, Proses Hukum Tetap Berjalan

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Kepolisian Resort Sukabumi Kota akan melanjutkan proses hukum terkait terjadinya bentrok antara Ormas BPPKB dan Sapujagat yang mengakibatkan empat orang mengalami luka parah akibat sayatan senjata sajam. Sebelumnya Ormas BPPKB dan Sapujagat mendeklarasikan perdamaian di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin (2/11/2020). Kesepakan damai tersebut dibuktikan dengan surat pernyataan yang ditandatangani oleh kedua pihak […]

  • Pemkot Sukabumi Gali Potensi UMKM Melalui Program Kece

    Pemkot Sukabumi Gali Potensi UMKM Melalui Program Kece

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Meskipun sempat terguncang saat masa pandemi, namun program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetap terus berjalan. Melalui program Sukabumi Kelurahan Entrepreneurship Center (Kece), pemkot berharap bisa mengatasi kemiskinan yang ada di Kota Sukabumi, dengan memberikan pendidikan, pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kewirausahaan di tingkat […]

expand_less