Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Dukung KDMP, Pos Indonesia Bangun Ekosistem Logistik Efisien

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
  • visibility 121
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id – PT Pos Indonesia (POSInd) berkomitmen mendukung tumbuhnya ekosistem logistik hingga pelosok desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Ekosistem logistik tersebut diharapkan dapat mendorong biaya logistik yang lebih efisien.

Komitmen tersebut mencuat pada webinar bertajuk “Membangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui Agen Pos” yang digelar pada Rabu, 3 Agustus 2025.

Hadir Direktur Business Development & Portfolio Management Pos Indonesia, Prasabri Pesti. Acara berlangsung secara daring melalui Zoom dan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah.

Menurut Prasabri Pesti, KDMP merupakan program prioritas pemerintah yang ditopang oleh Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Presiden menargetkan berdirinya 80.000 koperasi desa/kelurahan di seluruh Indonesia. Saat ini telah ada sekitar 15.000 – 16.000 Koperasi Desa Merah Putih.

“Pos Indonesia akan mengambil peran penting dalam ekosistem KDMP, khususnya dalam aspek logistik. Agen Pos menjadi salah satu pintu masuk agar koperasi dapat berfungsi layaknya Kantor Pos di desa atau kelurahan,” jelas Prasabri.

Prasabri menegaskan, Agen Pos di KDMP memiliki fungsi ganda. Pertama, sebagai titik layanan kurir bagi masyarakat yang ingin mengirim paket, surat, atau dokumen. Kedua, sebagai mitra aktif yang bisa menjemput bola, membantu UMKM setempat dalam mengirimkan produk ke konsumen maupun marketplace.

“Dengan menjadi Agen Pos, koperasi otomatis sudah menjadi Kantor Pos. Masyarakat bisa kirim barang, beli materai, membayar tagihan listrik, telepon, hingga layanan keuangan, semuanya bisa dilakukan di KDMP,” tambahnya.

Menurut Prasabri, Pos Indonesia membagi implementasi dukungan logistik KDMP dalam tiga tahap. Tahap pertama mencakup penyediaan konsultasi logistik, distribusi barang, pergudangan, hingga dukungan penyaluran bansos dan operasi pasar. Agen Pos menjadi bagian penting di fase ini karena langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.

Tahap kedua akan memperluas peran KDMP ke level distribusi sekunder, termasuk pengelolaan transportasi melalui Transport Management System (TMS) dan pengelolaan pergudangan dengan Warehouse Management System (WMS).

“Semua ini agar koperasi bisa mengelola logistik secara lebih profesional, efisien, dan terukur,” jelas Prasabri.

Adapun tahap ketiga diarahkan untuk membawa koperasi desa ke pasar yang lebih luas, termasuk go global melalui integrasi dengan platform Pos Aja UMKM dan pembukaan storefront digital bagi produk-produk unggulan desa.

Menurut Prasabri, tantangan logistik masih menjadi hambatan besar bagi banyak usaha di Indonesia. Biaya distribusi yang tinggi kerap membuat harga produk tidak kompetitif.

“Di sinilah Pos Indonesia hadir, menjadi mitra sekaligus konsultan logistik agar koperasi lebih efisien dalam menjalankan bisnisnya,” ujarnya.

Webinar ini menjadi pembuka dari rangkaian webinar series yang akan digelar secara berkala. Setiap sesi akan membahas tema-tema strategis, mulai dari pengelolaan Agen Pos, pergudangan, distribusi, hingga strategi pemasaran digital.

Dengan dukungan Pos Indonesia, koperasi desa/kelurahan diharapkan tidak hanya menjadi wadah simpan pinjam atau penyalur sembako, tetapi juga pusat layanan logistik modern yang terkoneksi dengan 4.800 kantor pos di seluruh Indonesia dan terhubung dengan 228 negara di dunia.

“KDMP adalah gerakan besar untuk menghidupkan kembali koperasi di Indonesia. Pos Indonesia siap mendampingi, agar koperasi tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berdaya saing,” tutup Prasabri.

Sementara itu, juga hadir Fajar Gustaman, pengelola Agen Pos yang sukses membangun usaha dari layanan keagenan dengan omzet hingga Rp400 juta.

Dalam kesempatan itu, Fajar turut berbagi kisah suksesnya sebagai Agen Pos. Ia menceritakan bagaimana layanan keagenan mampu memberikan pemasukan signifikan bagi usaha yang dikelolanya.

“Agen Pos bukan sekadar bisnis jasa kurir, tapi bisa menjadi penggerak ekonomi lokal. Potensi pendapatan yang didapat koperasi juga sangat menjanjikan,” ungkap Fajar.

Selain materi dari pembicara, webinar ini juga membuka ruang diskusi interaktif. Para peserta yang mencapai lebih dari 600 orang itu dapat bertanya langsung terkait teknis pengelolaan Agen Pos, potensi pendapatan koperasi, hingga model bisnis yang bisa dikembangkan ke depan.

Pos Indonesia juga menggandeng Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) dalam program ini. Kerja sama tersebut diharapkan memperkuat aspek akademis, riset, dan pendampingan dalam pengembangan logistik di KDMP. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tok! DPRD Kota Bandung Tetapkan Dua Raperda Menjadi Perda

    Tok! DPRD Kota Bandung Tetapkan Dua Raperda Menjadi Perda

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Senin 12 September 2022. Kedua Raperda tersebut yakni Raperda Kota Bandung tentang Pencegahan Bahaya Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, serta Raperda Kota Bandung tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal. Atas hal itu, […]

  • Mengalir Dukungan di Pilpres 2024, Firli Bahuri  Minta Dirinya Tidak Diganggu Issu Pilpres

    Mengalir Dukungan di Pilpres 2024, Firli Bahuri Minta Dirinya Tidak Diganggu Issu Pilpres

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Mengalirnya dukungan terhadap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri untuk maju dalam bursa pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang, ditangapi dingin Firli. Bahkan Jenderal Purnawiran Polisi ini meminta dirinya untuk tidak diganggu oleh issu-issu seputar Pilpres. “Saya selalu katakan dan sampaikan bahwa jangan ganggu saya dengan issu capres pencapresan,” ungkap Firli, Jumat […]

  • Jika Terjadi Defisit, Berikut Langkah Bappeda Kota Sukabumi

    Jika Terjadi Defisit, Berikut Langkah Bappeda Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id –  Akibat adanya penurunan proyeksi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah, menyebabkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi tahun 2023 mendatang dipastikan defisit. Menyikapi hal tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, berupaya untuk mengatasi anggaran yang mengalami defisit tersebut. Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyda Muthmainnah mengatakan, memang […]

  • Kang Yusep Siap Bersinergi dengan Masyarakat di Pemilu 2024

    Kang Yusep Siap Bersinergi dengan Masyarakat di Pemilu 2024

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG- Brigjen TNI (Purn) Yusep Sudrajat siap menjemput takdir di perhelatan Pemilu 2024 mendatang. Caleg (Calon Legislatif) DPR RI 2024 Dapil 2 Jabar (Kab. Bandung dan KBB) mengaku optimis dan tak ambil pusing apapun hasil pilihan masyarakat nanti. Bagi mantan prajurit TNI yang sudah kenyang malang melintang di daerah penugasan di wilayah operasi militer […]

  • Kinerja Pemkot Sukabumi Sudah Baik, Tapi Perlu Juga Adanya Evaluasi

    Kinerja Pemkot Sukabumi Sudah Baik, Tapi Perlu Juga Adanya Evaluasi

    • calendar_month Rabu, 7 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Ketua DPRD Kota Sukabumi Kamal Suherman, menilai jika kinerja Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tergolong sangat baik. Hal itu bisa dibuktikan dengan salah satu diriahnya penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) secara 7 kali berturut-turut.”Dengan WTP mungkin sudah jelas ya kinerja Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi,”ujar Kamal usai menggelar rapat Raperda tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD […]

  • Pemkot Sukabumi Genjot Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Lewat Program 12 PAS

    Pemkot Sukabumi Genjot Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Lewat Program 12 PAS

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 419
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem, melalui program unggulan Ayuena Waktuna Berbagi Berkah (12 PAS). Program yang memasuki periode ke-2 episode ke-5 ini dilaksanakan di Kelurahan Gunung Parang dan Kelurahan Tipar, Rabu (29/4/2026), dipimpin langsung oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki didampingi Wakil Wali Kota Bobby Maulana. Kegiatan tersebut, turut […]

expand_less