Breaking News
Trending Tags

Dukung KDMP, Pos Indonesia Bangun Ekosistem Logistik Efisien

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id – PT Pos Indonesia (POSInd) berkomitmen mendukung tumbuhnya ekosistem logistik hingga pelosok desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Ekosistem logistik tersebut diharapkan dapat mendorong biaya logistik yang lebih efisien.

Komitmen tersebut mencuat pada webinar bertajuk “Membangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui Agen Pos” yang digelar pada Rabu, 3 Agustus 2025.

Hadir Direktur Business Development & Portfolio Management Pos Indonesia, Prasabri Pesti. Acara berlangsung secara daring melalui Zoom dan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah.

Menurut Prasabri Pesti, KDMP merupakan program prioritas pemerintah yang ditopang oleh Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Presiden menargetkan berdirinya 80.000 koperasi desa/kelurahan di seluruh Indonesia. Saat ini telah ada sekitar 15.000 – 16.000 Koperasi Desa Merah Putih.

“Pos Indonesia akan mengambil peran penting dalam ekosistem KDMP, khususnya dalam aspek logistik. Agen Pos menjadi salah satu pintu masuk agar koperasi dapat berfungsi layaknya Kantor Pos di desa atau kelurahan,” jelas Prasabri.

Prasabri menegaskan, Agen Pos di KDMP memiliki fungsi ganda. Pertama, sebagai titik layanan kurir bagi masyarakat yang ingin mengirim paket, surat, atau dokumen. Kedua, sebagai mitra aktif yang bisa menjemput bola, membantu UMKM setempat dalam mengirimkan produk ke konsumen maupun marketplace.

“Dengan menjadi Agen Pos, koperasi otomatis sudah menjadi Kantor Pos. Masyarakat bisa kirim barang, beli materai, membayar tagihan listrik, telepon, hingga layanan keuangan, semuanya bisa dilakukan di KDMP,” tambahnya.

Menurut Prasabri, Pos Indonesia membagi implementasi dukungan logistik KDMP dalam tiga tahap. Tahap pertama mencakup penyediaan konsultasi logistik, distribusi barang, pergudangan, hingga dukungan penyaluran bansos dan operasi pasar. Agen Pos menjadi bagian penting di fase ini karena langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.

Tahap kedua akan memperluas peran KDMP ke level distribusi sekunder, termasuk pengelolaan transportasi melalui Transport Management System (TMS) dan pengelolaan pergudangan dengan Warehouse Management System (WMS).

“Semua ini agar koperasi bisa mengelola logistik secara lebih profesional, efisien, dan terukur,” jelas Prasabri.

Adapun tahap ketiga diarahkan untuk membawa koperasi desa ke pasar yang lebih luas, termasuk go global melalui integrasi dengan platform Pos Aja UMKM dan pembukaan storefront digital bagi produk-produk unggulan desa.

Menurut Prasabri, tantangan logistik masih menjadi hambatan besar bagi banyak usaha di Indonesia. Biaya distribusi yang tinggi kerap membuat harga produk tidak kompetitif.

“Di sinilah Pos Indonesia hadir, menjadi mitra sekaligus konsultan logistik agar koperasi lebih efisien dalam menjalankan bisnisnya,” ujarnya.

Webinar ini menjadi pembuka dari rangkaian webinar series yang akan digelar secara berkala. Setiap sesi akan membahas tema-tema strategis, mulai dari pengelolaan Agen Pos, pergudangan, distribusi, hingga strategi pemasaran digital.

Dengan dukungan Pos Indonesia, koperasi desa/kelurahan diharapkan tidak hanya menjadi wadah simpan pinjam atau penyalur sembako, tetapi juga pusat layanan logistik modern yang terkoneksi dengan 4.800 kantor pos di seluruh Indonesia dan terhubung dengan 228 negara di dunia.

“KDMP adalah gerakan besar untuk menghidupkan kembali koperasi di Indonesia. Pos Indonesia siap mendampingi, agar koperasi tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berdaya saing,” tutup Prasabri.

Sementara itu, juga hadir Fajar Gustaman, pengelola Agen Pos yang sukses membangun usaha dari layanan keagenan dengan omzet hingga Rp400 juta.

Dalam kesempatan itu, Fajar turut berbagi kisah suksesnya sebagai Agen Pos. Ia menceritakan bagaimana layanan keagenan mampu memberikan pemasukan signifikan bagi usaha yang dikelolanya.

“Agen Pos bukan sekadar bisnis jasa kurir, tapi bisa menjadi penggerak ekonomi lokal. Potensi pendapatan yang didapat koperasi juga sangat menjanjikan,” ungkap Fajar.

Selain materi dari pembicara, webinar ini juga membuka ruang diskusi interaktif. Para peserta yang mencapai lebih dari 600 orang itu dapat bertanya langsung terkait teknis pengelolaan Agen Pos, potensi pendapatan koperasi, hingga model bisnis yang bisa dikembangkan ke depan.

Pos Indonesia juga menggandeng Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) dalam program ini. Kerja sama tersebut diharapkan memperkuat aspek akademis, riset, dan pendampingan dalam pengembangan logistik di KDMP. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Surveyor Indonesia Lakukan Verifikasi dan Validasi SDGs Pemkot Sukabumi

    Tim Surveyor Indonesia Lakukan Verifikasi dan Validasi SDGs Pemkot Sukabumi

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Tim Surveyor Indonesia melaksanakan verifikasi dan validasi data terkait Sustainable Development Goals (SDGs), di Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi. Selain itu, tim juga melakukan wawacara secara virtual terhadap program unggulan yang dimiliki oleh Pemkot Sukabumi. “Ya, belum lama ini kami kedatangan tim Surveyor Indonesia, untuk melakukan verivikasi dan validasi implementasi SDGs di Pemkot Sukabumi,”ujar Kepala […]

  • Tangani Pendidikan dan Persoalan Sampah Pemkot Bandung Bersinergi dengan DPRD Jabar

    Tangani Pendidikan dan Persoalan Sampah Pemkot Bandung Bersinergi dengan DPRD Jabar

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyatakan siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan DPRD Jawa Barat dalam menjawab berbagai isu strategis, mulai dari pendidikan, infrastruktur, hingga pengelolaan sampah. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat menerima kunjungan reses anggota DPRD Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar 1 Tedy Rusmawan di Balai Kota Bandung, Jumat 25 Juli […]

  • MPLS dan PTM Sekolah di Kota Bandung Berlangsung 100 Persen

    MPLS dan PTM Sekolah di Kota Bandung Berlangsung 100 Persen

    • calendar_month Minggu, 17 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Pertemuan Tatap Muka (PTM) kegiatan belajar mengajar di Kota Bandung akan berlangsung 100 persen per 18 Juli 2022. Hal ini disampaikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung berdasarkan SKB 4 Menteri dan Peraturan Wali Kota Bandung. “Berdasarkan kebijakan, kegiatan belajar mengajar di Kota Bandung akan digelar secara optimal […]

  • Aksi Kekecewaan Ke Wali Kota Sukabumi, IMM Sukabumi Blokade Jalan R. Syamsudin SH

    Aksi Kekecewaan Ke Wali Kota Sukabumi, IMM Sukabumi Blokade Jalan R. Syamsudin SH

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sukabumi Blokade Jalam R. Syamsudin SH, tepatnya didepan kantor BPJS Ketenaga Kerjaan, Cikole, Kota Sukabumi, Rabu (27/11/19). Mahasiswa melakukan blokade jalan tersebut secara spontan terjadi, pasca melakukan aksi unjuk rasa di kantor Pemkot Sukabumi, Akibat tidak ditemui oleh Wali Kota Sukabumi. Pantauan dilokasi, […]

  • Dinkes Kota Sukabumi Tindak Lanjuti SE Kementrian Kesehatan Terkait Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipika

    Dinkes Kota Sukabumi Tindak Lanjuti SE Kementrian Kesehatan Terkait Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipika

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi menidaklanjuti Surat Edaran (SE) Kementrian Kesehetan Nomor SR.01.05/III/3461/2022 tentang Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) Pada Anak. Artinya, terbitanya SE itu, untuk sementara waktu diberhentikan (larangan) pemberian obat sirup kepada anak. Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes […]

  • Webinar Ki Jabar ‘Ketika Perempuan Merebut Informasi”

    Webinar Ki Jabar ‘Ketika Perempuan Merebut Informasi”

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Beberapa hari berturut-turut Komisi Informasi Jabar menggelar Webinar. Sabtu (16/05) bekerjasama dengan PW NU Jabar, PW Fatayat NU Jabar dan Uninus menggelar Webinar bertema “Ketika Perempuan Merebut Informasi”. Hirni Kifa Hazefa S.Pd., M.Ikom., CEC selaku Ketua Fatayat NU Jabar memandu langsung virtual daring yang berlangsung selama 3 jam tersebut. Menghadirkan tiga orang […]

expand_less