Breaking News
Trending Tags

Ekonom Ungkap Sejumlah Poin Kinerja Legacy Almarhum Mang Oded

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Dosen Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, Syaiful Rahman Soenaria menilai, pembangunan di Kota Bandung cukup berhasil dalam masa kepemimpinan Oded Mohamad Danial selama tiga tahun terakhir.

Hal itu terlihat dari sejumlah capaian yang sudah diraih sejak September 2018 hingga ia menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat 10 Desember 2021 lalu.

Bersama Yana Mulyana sebagai wakilnya, Mang Oded mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen. Sehingga ketika pandemi Covid-19 menghantam, penurunan pertumbuhan ekonomi yang terjadi di Kota Bandung tidak separah di level nasional.

“Mang Oded berhasil mengendalikan inflasi baik sebelum maupun ketika Covid-19 berlangsung sampai hari ini,” paparnya di Masjid Imaduddin Kota Bandung, Rabu 15 Desember 2021 malam.

Di samping itu, Syaiful mencatat ada kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di masa kepemimpinan Mang Oded. Indikator tersebut menunjukan pembangunan sumber daya manusia di Kota Bandung semakin baik.

“Sebelum beliau memimpin IPM Kota Bandung di angka 81,06 nah dalam satu tahun di 2019 itu naik di angka 81,62 persen dan ketika Covid-19 hanya turun 0,11 menjadi 81,51. Kita tahu bahwa IPM itu adalah gabungan beberapa indikator pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” tuturnya.

“Saya mencatat di tiga indikator tersebut Mang Oded alhamdulillah menunjukan keberhasilannya. Belum kita bicara soal ketimpangan sosial yang angkanya walaupun tidak signifikan turun tapi mengalami penurunan,” tambahnya.

Syaiful juga melihat terobosan yang dicanangkan almarhum Oded berupa program Kang Pisman dan Buruan Sae untuk menjadikan Kota Bandung sebagai kota yang berkualitas pertumbuhan ekonominya.

Tiga kualitas pertumbuhan ekonomi Kota Bandung adalah sustainable, smart, dan inclusive.

“Buruan SAE dan Kang Pisman memenuhi kriteria itu,” ungkapnya.

Melalui program itu pula ia melihat target yang ingin dicapai Mang Oded yaitu membangun ketahanan pangan mandiri dan menyelesaikan permasalahan sampah organik minimal selesai di rumah tangga dan atau RW, sehingga tidak lagi dibuang ke TPS.

“Kita tahu bahwa Bandung bukan kota agraris melainkan kota metropolis sehingga sulit berharap dalam waktu dekat ada kemandirian pangan. Tapi Mang Oded melalui Buruan Sae sudah menunjukan ada itikad serius untuk ketahanan pangan,” ungkapnya.

Ia juga menilai Mang Oded ingin mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Sehingga keterlibatan masyarakat mulai dari unit terkecil yaitu keluarga terus dibangun melalui program Buruan SAE.

“Artinya dengan Buruan Sae dan Kang Pisman pertumbuhan ekonomi sebisa mungkin dinikmati masyarakat luas tidak hanya segelintir kelompok kecil elit ekonomi” tuturnya.

Menurut Syaiful, kekompakan telah terbangun antara Mang Oded dengan wakilnya Yana Mulyana dan juga Sekda, Ema Sumarna. Modal inilah yang akan membawa Yana yang kini menjabat sebagai Plt. wali kota untuk meneruskan jejak langkah Mang Oded.

“Sebagai warga Kota Bandung saya punya optimisme Kang Yana akan meneruskan agenda-agenda prioritas dari Mang Oded. Tapi dengan waktu yang terbatas hanya sampai September 2023 Kang Yana harus fokus,” katanya.

“Dari agenda prioritas Mang Oded harus dipilih yang betul-betul bisa menghasilkan dan memberi dampak maslahat bagi masyarakat luas.” imbuhnya.

Ia menyebut, ada tiga program prioritas. Pertama fokus pada pengembangan program Buruan Sae dan Kang Pisman. Lakukan eskalasi, perluasan skala, dan penguatan ekosistem Buruan Sae dan Kang Pisman.

Kedua mempercantik tampilan tata kota seperti di beberapa ruas jalan utama, pintu keluar masuk kota, dan juga taman-taman kota.

“Karena masyarakat masih suka melihat yang tampak dari fisik, sehingga Mang Oded sudah mencanangkan city scape. Kalau bisa di wilayah dan pusat keramaian di kecamatan juga dipercantik,” tuturnya.

Terakhir, lanjutnya, Kang Yana harus bisa melakukan terobosan dalam pembiayaan alternatif di luar APBD, karena seperti diketahui adanya Covid-19 berdampak pada APBD yang terbatas.

“Mang Oded sudah melakukan MoU, contohnya dengan BPKH RI. Itu bisa dimanfaatkan baik investasi langsung maupun penerbitan sukuk daerah untuk membangun 2-3 proyek infrastruktur,” tuturnya.

“Pertama Mang Oded sudah menggagas revitalisasi Rumah Sakit Umum Daerah di Ujungberung, Revitalisasi Pasar, dan pipa PDAM untuk penyaluran air baku ke Kota Bandung. Itu adalah peluang, tinggal dieksekusi oleh Kang Yana dan Pak Ema sebagai Sekda.”

“Selanjutnya tinggal Kang Yana dan Sekda berjemaah menjaga tata kelola pemerintah yaitu bagaimana ASN Kota Bandung tanggap dan sigap, bekerja berbasis data, mampu kerjasama cross-cutting, dan menjadi birokrasi yang berwatak melayani,” tutur Syaiful. (tan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Seni Budaya Warnai Milangkala Desa Sangkan Hurip Ke-48

    Festival Seni Budaya Warnai Milangkala Desa Sangkan Hurip Ke-48

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews. id – Ulang tahun (Ultah) atau milangkala desa Sangkan Hurip Ke -48 tahun di gelar di kampung Buhun Desa Sangkan Hurip Kec Katapang Kab Bandung , Sabtu (26/10/2024) . Ketua Panitia Penanggung Jawab Acara Milangkala Desa Sangkan Hurip, Putu Rasmana. S.S, pada hari ini Sabtu dan Minggu tanggal 26 -27 Oktober 2024 […]

  • IKWI Kota Sukabumi Serahkan Bantuan Sosial untuk Korban Bencana di Sukabumi

    IKWI Kota Sukabumi Serahkan Bantuan Sosial untuk Korban Bencana di Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Sukabumi menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada PWI Peduli Kota Sukabumi pada Sabtu (14/12/2024). Bantuan ini akan didistribusikan kepada korban terdampak bencana alam di Sukabumi dan sekitarnya. Ketua IKWI Kota Sukabumi, Ayu Maulida, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian pihaknya terhadap para korban bencana. “Hari […]

  • Cita- cita Pemdes Sangkan Hurip Bangun Pasar, Aan Tirta Gandana: Tingkatkan Taraf Ekonomi Masyarakat

    Cita- cita Pemdes Sangkan Hurip Bangun Pasar, Aan Tirta Gandana: Tingkatkan Taraf Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 15 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBInews.id – Peletakan baru pertama pasar desa Sangkan Hurip Kec Katapang Kab Bandung (13/9/2023) dihadiri Camat Katapang, Kapolsek Katapang dan juga Dan Ramil Katapang dan hadir juga sebagai Pembuka Acara Kades Sangkan Hurip, Aan Tirta Gandana SH. MH yang biasa Sapa Kades Bantar. Kades Bantar mengatakan, bicara pembangunan pasar desa Sangkan Hurip memang […]

  • Komisi II DPRD Jawa Barat Dorong Anggaran Dinas Kehutanan Diprioritaskan dalam KUA-PPAS APBD 2024

    Komisi II DPRD Jawa Barat Dorong Anggaran Dinas Kehutanan Diprioritaskan dalam KUA-PPAS APBD 2024

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KAB SUMEDANG, MBInews.id –  Komisi II DPRD Jawa Barat mendorong anggaran Dinas Kehutanan menjadi salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diprioritaskan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dalam Kebijakan Umum (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2024. Jadi prioritas dalam APBD supaya target yang sudah ditentukan bisa terealisasi sesuai Rancangan Perubahan Rencana Pembangunan […]

  • Waspada, Kasus DBD di Kota Sukabumi Kembali Meningkat

    Waspada, Kasus DBD di Kota Sukabumi Kembali Meningkat

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kenaikan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Sukabumi, semakin menunjukan angka yang signifikan. Bagai mana tidak, sepanjang Januari hingga Februari 2024 terdapat sebanyak 151 warga terjangkit penyakit mematikan. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, Drg Wita Darmawanti menjelaskan, dari ratusan kasus DBD yang ada rinciannya yakni, 129 Januari […]

  • Ratusan Aduan PJU Rusak Masuk Ke Dishub Kota Sukabumi

    Ratusan Aduan PJU Rusak Masuk Ke Dishub Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    SUKABUMI-Mbinews.id– Sepanjang periode januari hingga Juni (semeseter satu) 2021, Dinas Perhubungan (Dishub) kota Sukabumi menerima aduan kerusakan Penerangan Jalan Umum (PJU) sebanyak 260. Dari jumlah kerusakan tersebut, baru tertangani sekitar 214, sedangkan sisanya masih dalam penanganan.”Selama semester satu (Januari- Juni) PJU yang rusak mencapai 260, dengan persnetase penanganan mencapai 82, 3 persen,”ujar Kepala Seksi PJU […]

expand_less