Breaking News
Trending Tags

Gedung PWI Sulsel di Segel Satpol PP Provinsi, Berikut Lima Point PWI Pusat Keputusannya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Jun 2022
  • visibility 146
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id – Pengurus PWI Pusat, Jumat ( 10/6) pagi, memanggil pengurus PWI Sulsel untuk didengar keterangannya terkait kasus penyegelan Gedung PWI Sulsel oleh Satpol PP di provinsi itu.

Penyegelan gedung terjadi 26 Mei lalu. Seluruh ruangannya tidak bisa digunakan bekerja karena selain dipasangin papan informasi penyegelan, akses masuk juga dipagari kawat berduri.

Rapat dengan Pengurus PWI Sulsel dipimpin
Ketua PWI Pusat Atal Depari, didampingi Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Ilham Bintang, dan Ketua Dewan Panasehat Fachry Mohammad. Hadir Pengurus PWI Pusat lainnya, DR Suprapto, Raja Pane, Mirza Suhadi, Abdul Azis, dan Zulkifli Gani Otto. Sedangkan Pengurus PWI Sulsel dipimpin Ketua Agus Alwi Hamu dengan beberapa pengurus jajarannya.

Agus Alwi Hamu menjelaskan duduk perkara penyegelan kantor PWI Sulsel dan upayanya untuk membuka dialog dengan Gubernur serta pihak DPRD Sulsel, setelah itu. Namun, sejauh ini belum membuahkan hasil.

// Berdasar SK Gubernur tahun 1997//

Kantor PWI Sulsel di Jalan A. Pettarani 31, Makassar, memiliki riwayat panjang. Kantor itu dibangun khusus oleh Pemprov untuk ditempati PWI Sulsel. Gedung berdiri di atas lahan milik Pemprov. Bangunan dan lahan merupakan hasil
Ruislag ( tukar menukar ) dengan gedung kantor Pemprov Sulsel di Jalan Penghibur No 1, Makassar, yang ditempati PWI Sulsel sejak 1968.

Dasar hukum kantor PWI Sulsel sekarang adalah SK Gubernur 371 tahun 1997 ditandatangani oleh Gubernur Sulsel Zainal Basri Palaguna, yang memberikan hak pemanfaatannya kepada PWI Sulsel dengan status pinjam pakai. Gedung Kantor PWI itulah yang kini disegel Satpol PP Pemprov dengan alasan yang belum begitu jelas.

Setelah mendengar duduk permasalahan dari Agus Alwi Hamu dan kawan-kawan, masukan, saran-saran dari pengurus PWI Pusat, serta diskusi yang berkembang dalam rapat, Ketua PWI Pusat Atal Depari akhirnya memutuskan Pengurus PWI Pusat mengambil alih permasalahan kantor PWI Sulsel tersebut.

“Kami masih menganggap yang terjadi hanya kesalahpahaman. Mudah-mudahan begitu. Karena itu PWI Pusat yang akan membuka dialog kepada semua pihak yang terkait dengan kepemilikan aset daerah itu di Pusat maupun di daerah. Pengurus PWI Sulsel boleh membantu upaya penyelesaian namun komando berada di tangan PWI Pusat. PWI Sulsel hanya melaksanakan kebijakan pusat,” tegas Atal Depari.

// Tidak perlu bereaksi berlebihan//

Atal menyayangkan penyegelan Kantor PWI Sulsel tersebut. Namun, ia berpesan agar watawan dan pengurus PWI Sulsel tidak perlu bereaksi berlebihan. Jauh lebih baik mengutamakan dialog dengan berbagai pihak.

“Kalau mau dibilang sakit, tentu sayalah yang paling sakit. Saya pemimpin organisasi ini di tingkat pusat. Semua aset PWI di mana pun di wilayah Indonesia adalah tanggung jawab saya. Saya sakit, sedih, tapi sudahlah. Tidak usah bereaksi berlebihan. PWI Pusat akan mengupayakan segel kantor segera dibuka supaya bisa digunakan kawan-kawan wartawan beraktifitas seperti semula. Mengenai adanya masalah yang terkait kalau ada, akan diselesaikan secara terpisah.

Berikut lima point keputusan penting rapat PWI Pusat dengan PWI Sulsel.

1.SK Gubernur 371/1997 yang memberikan hak kepada PWI Sulsel untuk memanfaatkan gedung milik Pemprov di Jl Pettarani 31, Makassar, hingga sekarang masih berlaku. Itu dasar hukum yang menjadi pijakan PWI Pusat turun tangan mengambil alih masalah tersebut.

2.Skema
penyelesaiannya, PWI Pusat akan mengajukan kepada Pemprov Sulsel cq Kemendagri agar segel segera dibuka dan “trigger” atau pokok masalah yang ada diselesaikan secara terpisah.

Apabila masalahnya terkait dengan penyewaan beberapa ruangan kepada pihak ketiga, maka itu menjadi kewajiban pengurus PWI Sulsel menyetorkan hasil penyewaan ke kas daerah/ negara.

3.Ada beberapa versi menurut temuan BPK, entah mana jumlah yang benar klaimnya, tapi nanti setelah diverifikasi oleh para pihak berapa pun nilainya itulah yang disetorkan ke kas daerah/ negara.

4.Meskipun namanya Kantor PWI Sulsel dan berlokasi di Makassar, namun secara historis dan organisatoris gedung itu milik wartawan anggota PWI seluruh Indonesia. Tidak boleh lantaran keteledoran pengurus PWI Sulsel atau entah satu dua oknum pengurus ( tidak minta izin dan menyetorkan hasii penyewaan beberapa ruangan tanpa izin ) kantor PWI yang menjadi korban dan seluruh wartawan anggota PWI merasakan kerugian.

5.Peristiwa ini bagi PWI Pusat sangat memperihatinkan, baru pertama kali terjadi dalam sejarah PWI yang berdiri sejak 9 Februari 1946.

Gedung PWI Sulsel yang disegel atau dikorbankan itu adalah “warisan” tokoh-tokoh pers Sulsel yang pernah memperjuangkan keberadaan kantor tersebut.***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Bandung Sabet Dua Penghargaan, Bukti Sejahterakan Dan Sehatkan Masyarakat

    Kota Bandung Sabet Dua Penghargaan, Bukti Sejahterakan Dan Sehatkan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung raih peringkat III Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKS) Tingkat Jawa Barat dan Penghargaan Kota Terbaik dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Terintegrasi Kategori Paling Inovatif di Provinsi Jawa Barat Tahun 2021. Penghargaan ini merupakan bukti keseriusan Kota Bandung dalam meningkatkan kesejahteraan dan Kesehatan keluarga, terutama perempuan […]

  • Puluhan Warga RW 11 Tamansari Menuntut Pemkot Bandung Rumah Deret Tamansari Segera Dibangun

    Puluhan Warga RW 11 Tamansari Menuntut Pemkot Bandung Rumah Deret Tamansari Segera Dibangun

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id – Sebanyak 185 Kepala Keluarga (KK) di RW 11 Kelurahan Tamansari yang setuju dengan program rumah deret mulai gerah lantaran pembangunan hunian baru belum kunjung dimulai. Untuk itu, mereka menggelar deklarasi di bekas reruntuhan rumahnya guna menuntut agar pembangunan rumah deret Tamansari segera dimulai. Puluhan warga yang mewakili dari 185 KK warga RW […]

  • Setukpa Lemdiklat Rencanakan Bangun Tugu Polisi Di Kota Sukabumi

    Setukpa Lemdiklat Rencanakan Bangun Tugu Polisi Di Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Setukpa Lemdiklat Polri berencana akan membangun tugu polisi di Kota Sukabumi. Bahkan bentuk keseriusan rencana itu sudah dilontarkan oleh pimpinan daerah setempat.” Benar kita akan membangun sebuah tugu polisi di Kota Sukabumi ini, dan kita sudah berbicang-bincang dengan Pak Walikota,” terang Kepala Setukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, SIk, MHum […]

  • Jadi Sorotan Dunia, Begini Sejarah Batagor di Kota Bandung

    Jadi Sorotan Dunia, Begini Sejarah Batagor di Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Belum lama ini, Bandung dinobatkan sebagai salah satu kota dengan makanan tradisional terbaik se-Asia versi Taste Atlas 2021. Menariknya, makanan tradisional dengan skor tertinggi dalam penilaian tersebut relatif tak asing dengan kita. Ya, batagor! Meski begitu, sadarkah anda dari mana awal mula kemunculan jajanan masa kecil yang boleh jadi masih terasa lezat […]

  • Dukung Pertumbuhan Pengusaha Muda, Bank Bjb Gelar Kompetisi Road To Bjb YEZ

    Dukung Pertumbuhan Pengusaha Muda, Bank Bjb Gelar Kompetisi Road To Bjb YEZ

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebagai komitmen dalam merangsang dan mendukung pertumbuhan pengusaha muda, bank bjb menggelar kompetisi bisnis dengan tajuk Road To bjb YEZ (Young Entrepreneur Success Zone). YEZ adalah sebuah program untuk scale up bisnis yang mengajak para pebisnis untuk mengikuti seleksi dan mempresentasikan konsep usahanya di depan para juri yang berkompeten di bidangnya. Pemenangnya […]

  • Bahas Raperda TJSLP Atau Csr Tidak Di Respon Oleh Sebagian Perusahaan ?

    Bahas Raperda TJSLP Atau Csr Tidak Di Respon Oleh Sebagian Perusahaan ?

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah ( Raperda) Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau CSR yang digelar oleh DPRD Kota Sukabumi, tidak direspon oleh sebagian perusahaan. Hal itu terlihat, dari rapat diskusi Raperda yang digelar Senin. (7/9/2020), hanya dihadiri oleh dua perusahan. Yakni, PT. Selamet lestari Mandiri dan FIF Group. Minimnya ketidakhadiran oleh […]

expand_less