Breaking News
Trending Tags

Inovasi Budidaya Maggot Buruan Sae Kota Bandung Raih Penghargaan Special Mention di MPA 2025

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 137
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id — Kota Bandung kembali mengukir prestasi di tingkat internasional. Praktik Baik bertajuk “Ekonomi Sirkular Buruan Sae: Budidaya Maggot sebagai Penggerak Inovatif Sirkularitas dan Reduksi Limbah Pangan dalam Model Buruan Sae di Kota Bandung” berhasil meraih pengakuan istimewa berupa Special Mention dalam kategori Food Waste pada ajang bergengsi Milan Pact Award (MPA) 2025.

Penghargaan ini diterima oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, mewakili Wali Kota Bandung, pada Global Forum Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP) 2025 di Kota Milan, Italia, pada Rabu, 15 Oktober 2025.

Pengakuan global ini menjadi penegasan atas komitmen serius Kota Bandung dalam membangun sistem pangan perkotaan yang berkelanjutan dan berketahanan.

Maggot BSF: Solusi Inovatif Atasi 60% Limbah Organik Kota

Kota Bandung menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan limbah, di mana 60% dari total timbulan sampah harian merupakan limbah organik. Volume limbah yang tinggi ini menuntut solusi terdesentralisasi dan inovatif.

Pemerintah Kota Bandung merespons hal ini melalui integrasi budidaya maggot (Black Soldier Fly/BSF) ke dalam Program Buruan Sae.

Program Buruan Sae, yang diinisiasi oleh DKPP Kota Bandung, adalah model urban farming terintegrasi yang memanfaatkan lahan pekarangan.

Budidaya maggot didorong sebagai instrumen utama untuk mewujudkan ekonomi sirkular di tingkat komunitas, sesuai konsep awal program yang telah mencakup aspek reduksi limbah.

Integrasi ini bukan sekadar mengolah sampah, tetapi juga strategi terpadu untuk menciptakan nilai tambah dari limbah.

Program ini memfasilitasi pembangunan sarana budidaya maggot di 51 titik Buruan Saé dan menjadi inspirasi dalam penambahan jumlah 149 hanggar maggot yang tersebar di Kota Bandung.

Sirkularitas dan Nilai Ekonomi yang Dihasilkan

Tujuan utama dari implementasi budidaya maggot ini sangat jelas, yaitu:

 * Reduksi Limbah Signifikan: Mengurangi volume limbah organik yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

 * Produksi Sumber Daya Bernilai Tinggi: Menghasilkan maggot (sumber protein tinggi) dan kasgot (bekas maggot yang menjadi pupuk organik).

 * Penguatan Komunitas: Mendorong kolaborasi aktif antar-anggota Buruan Sae.

Inisiatif ini memberikan manfaat langsung bagi:

 * Kelompok Buruan Sae: Mendapatkan solusi pengelolaan limbah dan sumber produk baru yang ekonomis.

 * Peternak/Pembudidaya Ikan: Memperoleh akses pakan alternatif yang berkelanjutan dan murah.

 * Pemerintah Kota: Mengalami pengurangan beban operasional dan biaya penanganan limbah.

Kepala DKPP Kota Bandung, Bapak Gin Gin Ginanjar menyatakan, penghargaan Special Mention kategori Food Waste ini adalah validasi global atas efektivitas model Ekonomi Sirkular Buruan Sae. Budidaya maggot telah berhasil mengubah limbah menjadi protein dan pupuk organik yang secara langsung mendukung ketahanan pangan warga.

“Praktik ini membuktikan bahwa inovasi berbasis komunitas dapat menjadi solusi efektif terhadap tantangan global dalam pengelolaan limbah dan pangan berkelanjutan,” katanya.

Baginya, keberhasilan ini memotivasi Pemkot Bandung untuk terus memperluas dan memperkuat program berbasis komunitas yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan global, menegaskan posisi Kota Bandung sebagai pemimpin praktik baik kebijakan pangan di tingkat Asia-Pasifik.

Perlu diketahui Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP) adalah pernyataan bersama kota-kota seluruh dunia yang fokus terhadap kebijakan pangan perkotaan dan wadah untuk saling sharing best practices di bidang pangan perkotaan. Kota Bandung merupakan Steering Committee bersama dengan Kota Seoul untuk MUFPP regional Asia Pasifik. *red

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Bulan Deflasi, TPID Kota Sukabumi Lakukan Pengawasan

    Dua Bulan Deflasi, TPID Kota Sukabumi Lakukan Pengawasan

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    SUKABUMI- Kota Sukabumi alami deflasi di bulan Agustus sebesar 0,22 persen. Deflasi juga terjadi di bulan sebelumnya (Juli) dengan nilai 0,06 persen. Melihat kondisi tersebut, membuat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) setempat mewaspadai. Sebab, adanya deflasi bisa saja akan menyebabkan terjadinya resesi ekonomi.”Ya, kita tetap mewaspadai, adanya deflasi di dua bulan secara berturut-turut,”ungkap Sekretaris TPID […]

  • Waspadai Seperti OTG, Yana : Jangan Terlena Dan Tetap Waspada Penularan Covid-19

    Waspadai Seperti OTG, Yana : Jangan Terlena Dan Tetap Waspada Penularan Covid-19

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap penularan virus corona. Terlebih setiap orang bisa terpapar tanpa gejala. “Waspadai seperti OTG (Orang Tanpa Gejala), karena merasa sehat tetapi terpapar virus,” ujar Yana saat meresmikan Lembur Tohaga Lodaya di RW 06 Perumahan Bumi Adipura Kelurahan Rancabolang Kecamatan Gedebage, Sabtu […]

  • Aliansi Aktivis Soroti Nominal Infak Milangkala, Pemkab Pangandaran Diminta Transparan

    Aliansi Aktivis Soroti Nominal Infak Milangkala, Pemkab Pangandaran Diminta Transparan

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 963
    • 0Komentar

      PANGANDARAN, Mbinews — Surat Edaran (SE) penggalangan dana infak dalam rangka Milangkala Kabupaten Pangandaran ke-14 mendapat sorotan dari Aliansi Aktivis Jawa Barat. Aliansi mempertanyakan pencantuman nominal infak mulai Rp14 ribu hingga Rp1,4 juta bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat dalam surat edaran tersebut. Koordinator Aliansi Aktivis Jawa Barat, Agus Satria, menilai pencantuman nominal dalam […]

  • Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil:  Banyak Salah Paham Soal Sertifikat Tanah Elektronik

    Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil: Banyak Salah Paham Soal Sertifikat Tanah Elektronik

    • calendar_month Jumat, 5 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id –  Terkait kabar Sertifikat tanah masyarakat yang akan ditarik kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan digantikan dengan sertifikat elektronik ramai menjadi perbincangan warganet. Hal itu menyusul terbitnya Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang (Permen ATR) Nomor 1/2021 tentang Sertifikat Elektronik yang akan mulai berlaku pada 2021. Webinar ATR/BPN yang diselenggarakan dalam rangka peringatan […]

  • Hari Raya Iedul Adha, Kota Bandung Kondusif

    Hari Raya Iedul Adha, Kota Bandung Kondusif

    • calendar_month Kamis, 29 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews – Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Ema Sumarna memastikan Kota Bandung sangat kondusif saat Hari Raya Iduladha 1444 Hijriah ini. Meski terjadi perbedaan soal waktu salat Iduladha, tetapi penyembelihan dilaksanakan serentak hari ini. “Di Kota Bandung ini kondusif. Kemarin (Rabu, 28 Juni) ada 30 lokasi yang melaksanakan salat Iduladha, tapi untuk penyembelihannya digabungkan […]

  • Sambut Kedatangan 10 Hari Pertama Zulhijah, Global Qurban Gelar Liga 10

    Sambut Kedatangan 10 Hari Pertama Zulhijah, Global Qurban Gelar Liga 10

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Selain Dzulqa’dah, Muharram, Rajab, dan Ramadan, bulan Zulhijah adalah salah satu bulan mulia bagi umat Islam. Banyak ibadah yang hanya dapat dilakukan di bulan Zulhijah, seperti haji, puasa arafah dan tarwiyah, serta menyembelih kurban. Para ulama berpendapat, 10 hari pertama di bulan Zulhijah adalah waktu yang dimaksud oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an […]

expand_less