Breaking News
Trending Tags

Isu Masa Jabatan Presiden 3 Periode, Anggota DPRD Kota Sukabumi F-Demokrat Angkat Bicara

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Maraknya isu penundaan waktu pemilihan umum (pemilu) tahun 2024, membuat banyaknya kecaman berbagai pihak dari berbagai daerah di Indonesia. Termasuk juga aksi unjuk rasa yang dilakukan di Kota Sukabumi, sempat mewarnai panasnya isu politik saat ini. Menyikapi hal tersebut, Maming Surita yang merupakan anggota legislatif DPRD Kota Sukabumi dari Partai Demokrat, turut angkat bicara. Menurutnya, isu terkait penundaan penyelenggaraan pemilu tahun 2024 mendatang, selain membuat gaduh situasi politik di Indonesia, juga sangat berdampak sekali ke daerah-daerah.

“Tentunya dengan adanya isu penundaan penyelenggaraan pemilu tersebut, sudah otomatis menjadi asumsi masyarakt bahwa akan adanya perpanjangan masa jabatan presiden. Karena hal tersbut juga, akhirnya banyak timbul aksi-aksi unjuk rasa di berbagai pelosok daerah di Indonesia, termasuk juga di Kota Sukabumi yang sempat diwarnai aksi unjuk rasa beberapa hari kebelakang,” ujarnya saat dihubungi Mbinews.id melalui telepon genggamnya.

Masih menurut anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi tersebut, dirinya juga mengatakan bahwa, jika memang terjadi adanya penundaan penyelenggaraan pemilu, sehingga memperpanjang masa jabatan presiden, itu tentunya sudah bertentangan dengan konstitusi.

“Dalam konstitusi sudah jelas, masa jabatan presiden diatur 2 periode. Jadi jika ada wacana pengunduran pemilu dengan alasan apapun, pastinya telah menciderai demokrasi di Indonesia,” ungkapnya.

Lanjutnya, seharusnya saat ini pemerintah sebagai lembaga eksekutif, lebih memikirkan terkait pemulihan pertumbuhan ekonomi yang ada pasca pandemi Covid-19 yang telah melanda Indonesia beberapa tahun ini.

“Banyak isu-isu krusial yang saat ini bisa dibahas pemerintah pusat, tentunya yang akan berimbas kepada pemerintah daerah, karena daerah hanya mengekor keputusan atau ketetapan pemerintah pusat. Seperti contohnya, saat ditetapkan dan dicabutnya harga eceran tertunggi (HET) minyak goreng. Sangat jelas sekali dampaknya untuk daerah, padahal pusat yang menetapkan,” bebernya.

Tambahnya, selain isu kelangkaan minyak goreng curah dan tingginya harga minyak goreng kemasan yang dicabut HET nya, saat ini diwarnai kembali dengan penetapan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax, yang tidak diimbangi dengan ketrsediaan stok BBM jenis pertalte.

“Belum lagi usai masalah kelangkaan minyak goreng, saat ini diramaikan kemabali dengan kenaikan harga pertamax. Pastinya akan berdampak kepada stabilitas harga-harga dipasaran. Meskipun Pertamina berdalih telah mencukupkan ketersediaan pertalite di SPBU, namun kepanikan masyarakat disini terjadi. Akibatnya, masyarakat secara bersamaan melakukan pembelian pertalite, sehingga menyebabkan seoalh pertalite itu kosong,” jelasnya.

Karena masyarakat sudah trauma terhadap kejadian sebelumnya, disaat BBM pertalite dinaikan harganya lalu BBM premium dikurangi stoknya.

“Kan sudah pernah terjadi, saat itu harga pertalite naik, stok premium dikurangi, bahkan hingga saat ini sudah tidak tersedia lagi di SPBU. Atas dasar tersebut, pastinya masyarakat menilai, adanya bentuk pemaksaan yang dilakukan pemerintah agar masyarakat membeli pertamax,” paparnya.

Saat disinggung pandangan serta solusi terkait hal tersebut, politikus yang berdarah minang tersebut mengatakan, sudah saatnya pemerintah sekarang ini mengambil langkah konkrit dan tegas untuk menyelsaikan persoalan yang terjadi. Jangan biarkan bola panas ini semakin melebar, sehingga membuat chaos di berbagai daerah-daerah.

“Saya yakin masyarakat tidak butuh jawaban yang dilayangkan presiden terkait isu 3 periode. Karena sudah terlanjur dikeluarkan statement oleh para Menterinya terkait rencana penundaan pemilu. Saat ini justru yang dibutuhkan solusi nyata, mulai dari pengendalian stok maupun harga komoditas, termasuk juga minyak goreng. Serta jaminan ketersediaan stok BBM pertalite di SPBU dan juga kejelasan tentang BBM premium. Jika memang dihapuskan keberadaan BBM premium, kenapa tidak diumumkan ke masyarakat. Jangan hanya petugas SPBU yang dikedepankan untuk memberikan informasi BBM premium kosong, tapi tidak ada kejelasan dari pemerintah terkait penghapusan BBM jenis premium,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tempat Biasa dan Kopi Trotoar Gelar Event Garut Ekpo Competition, Catat Tanggalnya

    Tempat Biasa dan Kopi Trotoar Gelar Event Garut Ekpo Competition, Catat Tanggalnya

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    GARUT, MBInews.id -Tempat Biasa dan Kopi Trotoar Gelar Event Garut Expo, Competition V60 & Cup TesterKopi tak hanya menjadi minuman wajib bagi para orang tua. Ketua pelaksana, Okky Caressa Ginanjar, mengatakan Saat ini penikmatnya pun bertambah dari berbagai macam Profesi, Seiring dengan perkembangannya kedai kopi juga berlomba untuk menawarkan cita rasa kopi khasnya masing masing […]

  • Pemkot Bandung Kembali Raih Penghargaan Tingkat  Nasional Bidang Kesehatan

    Pemkot Bandung Kembali Raih Penghargaan Tingkat Nasional Bidang Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menambah koleksi penghargaan di tingkat nasional. Kali ini, penghargaan bidang kesehatan dalam Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF) Innovation Award III-2019. Pemkot Bandung mendapatkan penghargaan Platinum Award dalam kategori Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT). Yaitu atas inovasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung yakni Bandung Emergency Service Quality […]

  • Rawan Bencana, Warga Kota Bandung Harus Tingkatkan Kesiapsiagaan

    Rawan Bencana, Warga Kota Bandung Harus Tingkatkan Kesiapsiagaan

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Warga Kota Bandung harus memiliki kesiapsiagaan terhadap bencana. Karena secara geografis, Kota Bandung memliki potensi bencana yang cukup besar. “Kita tentu harus siap, karena Kota Bandung memiliki kerawanan terhadap bencana. Tetapi mudah-mudahan bencana tidak terjadi,” ujar Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat menghadiri peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2022 di Plaza Balai […]

  • Selain Peningkatan Pelayanan Publik, Pj Wali Kota Sukabumi Juga Bahas Netralitas ASN, Saat Kunjunganya Ke Kecamatan Warudoyong

    Selain Peningkatan Pelayanan Publik, Pj Wali Kota Sukabumi Juga Bahas Netralitas ASN, Saat Kunjunganya Ke Kecamatan Warudoyong

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pwenjabat (PJ) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menegaskan, pentingnya netralitas Aparatuir Sipil Negara (ASN) menjelang Pilkada yang akan berlangsung pada 27 November 2024 mendatang. “Saya mengingatkan, seluruh ASN dan Tenaga Harian Lepas (THL) untuk menjaga profesionalisme mereka, tidak terlibat dalam politik praktis, dan tetap fokus pada pelayanan publik,”ujar Kusmana saat melakukan kunjungan kerja ke […]

  • Lewat Program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah, Ayep Zaki Janji Bangunkan Rumah Warga Dayeuhluhur Tahun 2026

    Lewat Program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah, Ayep Zaki Janji Bangunkan Rumah Warga Dayeuhluhur Tahun 2026

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, kembali menyalurkan manfaat program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah kepada lima keluarga penerima manfaat di wilayah Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Minggu (19/10/2025). Penyerahan bantuan sosial tersebut, turut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Een Rukmini, Camat Citamiang, dan Lurah Dayeuhluhur. […]

  • Oded Apresiasi Laznas DDII Bantu Anak Yatim Karena Covid-19

    Oded Apresiasi Laznas DDII Bantu Anak Yatim Karena Covid-19

    • calendar_month Rabu, 13 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengapresiasi setiap lembaga kemasyarakatan yang membantu warga Kota Bandung meringankan beban saat pandemi Covid-19 ini. Termasuk yang dilaksanakan oleh Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) yang memberikan bantuan kepada anak yatim yang ayahnya meninggal karena Covid-19. Perhatian tersebut berupa bantuan dari Program […]

expand_less