Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Isu Masa Jabatan Presiden 3 Periode, Anggota DPRD Kota Sukabumi F-Demokrat Angkat Bicara

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Maraknya isu penundaan waktu pemilihan umum (pemilu) tahun 2024, membuat banyaknya kecaman berbagai pihak dari berbagai daerah di Indonesia. Termasuk juga aksi unjuk rasa yang dilakukan di Kota Sukabumi, sempat mewarnai panasnya isu politik saat ini. Menyikapi hal tersebut, Maming Surita yang merupakan anggota legislatif DPRD Kota Sukabumi dari Partai Demokrat, turut angkat bicara. Menurutnya, isu terkait penundaan penyelenggaraan pemilu tahun 2024 mendatang, selain membuat gaduh situasi politik di Indonesia, juga sangat berdampak sekali ke daerah-daerah.

“Tentunya dengan adanya isu penundaan penyelenggaraan pemilu tersebut, sudah otomatis menjadi asumsi masyarakt bahwa akan adanya perpanjangan masa jabatan presiden. Karena hal tersbut juga, akhirnya banyak timbul aksi-aksi unjuk rasa di berbagai pelosok daerah di Indonesia, termasuk juga di Kota Sukabumi yang sempat diwarnai aksi unjuk rasa beberapa hari kebelakang,” ujarnya saat dihubungi Mbinews.id melalui telepon genggamnya.

Masih menurut anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi tersebut, dirinya juga mengatakan bahwa, jika memang terjadi adanya penundaan penyelenggaraan pemilu, sehingga memperpanjang masa jabatan presiden, itu tentunya sudah bertentangan dengan konstitusi.

“Dalam konstitusi sudah jelas, masa jabatan presiden diatur 2 periode. Jadi jika ada wacana pengunduran pemilu dengan alasan apapun, pastinya telah menciderai demokrasi di Indonesia,” ungkapnya.

Lanjutnya, seharusnya saat ini pemerintah sebagai lembaga eksekutif, lebih memikirkan terkait pemulihan pertumbuhan ekonomi yang ada pasca pandemi Covid-19 yang telah melanda Indonesia beberapa tahun ini.

“Banyak isu-isu krusial yang saat ini bisa dibahas pemerintah pusat, tentunya yang akan berimbas kepada pemerintah daerah, karena daerah hanya mengekor keputusan atau ketetapan pemerintah pusat. Seperti contohnya, saat ditetapkan dan dicabutnya harga eceran tertunggi (HET) minyak goreng. Sangat jelas sekali dampaknya untuk daerah, padahal pusat yang menetapkan,” bebernya.

Tambahnya, selain isu kelangkaan minyak goreng curah dan tingginya harga minyak goreng kemasan yang dicabut HET nya, saat ini diwarnai kembali dengan penetapan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax, yang tidak diimbangi dengan ketrsediaan stok BBM jenis pertalte.

“Belum lagi usai masalah kelangkaan minyak goreng, saat ini diramaikan kemabali dengan kenaikan harga pertamax. Pastinya akan berdampak kepada stabilitas harga-harga dipasaran. Meskipun Pertamina berdalih telah mencukupkan ketersediaan pertalite di SPBU, namun kepanikan masyarakat disini terjadi. Akibatnya, masyarakat secara bersamaan melakukan pembelian pertalite, sehingga menyebabkan seoalh pertalite itu kosong,” jelasnya.

Karena masyarakat sudah trauma terhadap kejadian sebelumnya, disaat BBM pertalite dinaikan harganya lalu BBM premium dikurangi stoknya.

“Kan sudah pernah terjadi, saat itu harga pertalite naik, stok premium dikurangi, bahkan hingga saat ini sudah tidak tersedia lagi di SPBU. Atas dasar tersebut, pastinya masyarakat menilai, adanya bentuk pemaksaan yang dilakukan pemerintah agar masyarakat membeli pertamax,” paparnya.

Saat disinggung pandangan serta solusi terkait hal tersebut, politikus yang berdarah minang tersebut mengatakan, sudah saatnya pemerintah sekarang ini mengambil langkah konkrit dan tegas untuk menyelsaikan persoalan yang terjadi. Jangan biarkan bola panas ini semakin melebar, sehingga membuat chaos di berbagai daerah-daerah.

“Saya yakin masyarakat tidak butuh jawaban yang dilayangkan presiden terkait isu 3 periode. Karena sudah terlanjur dikeluarkan statement oleh para Menterinya terkait rencana penundaan pemilu. Saat ini justru yang dibutuhkan solusi nyata, mulai dari pengendalian stok maupun harga komoditas, termasuk juga minyak goreng. Serta jaminan ketersediaan stok BBM pertalite di SPBU dan juga kejelasan tentang BBM premium. Jika memang dihapuskan keberadaan BBM premium, kenapa tidak diumumkan ke masyarakat. Jangan hanya petugas SPBU yang dikedepankan untuk memberikan informasi BBM premium kosong, tapi tidak ada kejelasan dari pemerintah terkait penghapusan BBM jenis premium,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SatSetSatSet, Layanan 112 Pertahankan Kecepatan Penanganan Aduan Masyarakat

    SatSetSatSet, Layanan 112 Pertahankan Kecepatan Penanganan Aduan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Layanan 112 terus mempertahankan waktu respons (respond time) kejadian darurat di Kota Bandung. Variasi waktu penanganan aduan ini mulai dari 5 menit. Melansir data Bandung Command Center (BCC) dan Call Center 112, terdapat 3.411 panggilan yang masuk ke Call Center di pekan kedua Mei 2022 mulai tanggal 6 hingga 11 Mei. Meski […]

  • Siap Dukung Petani Milenial, bank bjb dan Pemprov Jabar Gelar Forum Offtaker

    Siap Dukung Petani Milenial, bank bjb dan Pemprov Jabar Gelar Forum Offtaker

    • calendar_month Sabtu, 9 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – bank bjb bersama Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat terus menunjukan komitmennya mendukung para Petani Milenial melalui Forum Offtaker. Forum yang berlangsung pada Senin 4 Juli 2022 di Aula Timur Gedung Sate tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat M. Taufiq B Santoso, PLT Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi […]

  • Vaksin Covid-19 Tahap Kedua, Progress vaksinasi Di Kota Bandung sudah Sebesar 46.60 persen

    Vaksin Covid-19 Tahap Kedua, Progress vaksinasi Di Kota Bandung sudah Sebesar 46.60 persen

    • calendar_month Kamis, 28 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Vaksin Covid-19 dosis kedua mulai disuntikan kepada para penerima yang telah melewati rentang 2 minggu dari penyuntikan pertama pada 14 Januari 2021 silam. Sesuai dengan target awal penerima vaksin Covid-19 tahap I bagi Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan di Kota Bandung adalah sekitar 23.000 penerima. Saat ini, progres penyuntikan vaksin di Kota […]

  • Ini Akses Tol Kota Bandung Yang Bisa Digunakan Selama Mudik Lebaran 1443 Hijriah

    Ini Akses Tol Kota Bandung Yang Bisa Digunakan Selama Mudik Lebaran 1443 Hijriah

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sepekan ini menjadi momentum kembalinya arus mudik setelah Pemerintah RI memperbolehkan masyarkat untuk mudik. Bagi anda yang hendak keluar atau masuk ke Kota Bandung saat mudik lebaran, ada beberapa akses tol yang bisa anda gunakan. Kepala Bidang Keselamatan dan Ketertiban Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Asep Kuswara menjelaskan, ada enam gerbang tol […]

  • Muscab IMM Sukabumi Harapkan Kader Idealis Bukan Pragmatis

    Muscab IMM Sukabumi Harapkan Kader Idealis Bukan Pragmatis

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Musyawarah Cabang Ikatan Mahasiswi Muhammadiyah Sukabumi Raya ke-13 di isi dengan diskusi refleksi arah gerak masa ke masa, Sabtu 1 Mei 2021 di gedung KNPI Kabupaten Sukabumi. Sejumlah demisioner ketua Umum IMM Cabang Sukabumi atau demisioner menyampaikan materi gagasan-gagasan dan harapan IMM Sukabumi Raya ke depan. “Alhamdulillah dalam diskusi ini ada 12 […]

  • Bi Eha Dan Mang Udin Masuk TOP 45 Inovasi Jabar Tahun 2021

    Bi Eha Dan Mang Udin Masuk TOP 45 Inovasi Jabar Tahun 2021

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung kembali menorehkan prestasi dalam pemberian pelayanan publik kepada masyarakat melalui salah satu program inovasinya yaitu layanan Bi eha (Bisa Euy Hebat) dan Mang Udin (mangga Urus Dokumen Identitas Kependudukanna). Berdasarkan surat Sekda Provinsi Jawa Barat nomor 5588/HM.06/Org tanggal 28 September 2021 hal Finalis TOP […]

expand_less