Breaking News
Trending Tags

Isu Masa Jabatan Presiden 3 Periode, Anggota DPRD Kota Sukabumi F-Demokrat Angkat Bicara

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
  • visibility 174
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Maraknya isu penundaan waktu pemilihan umum (pemilu) tahun 2024, membuat banyaknya kecaman berbagai pihak dari berbagai daerah di Indonesia. Termasuk juga aksi unjuk rasa yang dilakukan di Kota Sukabumi, sempat mewarnai panasnya isu politik saat ini. Menyikapi hal tersebut, Maming Surita yang merupakan anggota legislatif DPRD Kota Sukabumi dari Partai Demokrat, turut angkat bicara. Menurutnya, isu terkait penundaan penyelenggaraan pemilu tahun 2024 mendatang, selain membuat gaduh situasi politik di Indonesia, juga sangat berdampak sekali ke daerah-daerah.

“Tentunya dengan adanya isu penundaan penyelenggaraan pemilu tersebut, sudah otomatis menjadi asumsi masyarakt bahwa akan adanya perpanjangan masa jabatan presiden. Karena hal tersbut juga, akhirnya banyak timbul aksi-aksi unjuk rasa di berbagai pelosok daerah di Indonesia, termasuk juga di Kota Sukabumi yang sempat diwarnai aksi unjuk rasa beberapa hari kebelakang,” ujarnya saat dihubungi Mbinews.id melalui telepon genggamnya.

Masih menurut anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi tersebut, dirinya juga mengatakan bahwa, jika memang terjadi adanya penundaan penyelenggaraan pemilu, sehingga memperpanjang masa jabatan presiden, itu tentunya sudah bertentangan dengan konstitusi.

“Dalam konstitusi sudah jelas, masa jabatan presiden diatur 2 periode. Jadi jika ada wacana pengunduran pemilu dengan alasan apapun, pastinya telah menciderai demokrasi di Indonesia,” ungkapnya.

Lanjutnya, seharusnya saat ini pemerintah sebagai lembaga eksekutif, lebih memikirkan terkait pemulihan pertumbuhan ekonomi yang ada pasca pandemi Covid-19 yang telah melanda Indonesia beberapa tahun ini.

“Banyak isu-isu krusial yang saat ini bisa dibahas pemerintah pusat, tentunya yang akan berimbas kepada pemerintah daerah, karena daerah hanya mengekor keputusan atau ketetapan pemerintah pusat. Seperti contohnya, saat ditetapkan dan dicabutnya harga eceran tertunggi (HET) minyak goreng. Sangat jelas sekali dampaknya untuk daerah, padahal pusat yang menetapkan,” bebernya.

Tambahnya, selain isu kelangkaan minyak goreng curah dan tingginya harga minyak goreng kemasan yang dicabut HET nya, saat ini diwarnai kembali dengan penetapan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax, yang tidak diimbangi dengan ketrsediaan stok BBM jenis pertalte.

“Belum lagi usai masalah kelangkaan minyak goreng, saat ini diramaikan kemabali dengan kenaikan harga pertamax. Pastinya akan berdampak kepada stabilitas harga-harga dipasaran. Meskipun Pertamina berdalih telah mencukupkan ketersediaan pertalite di SPBU, namun kepanikan masyarakat disini terjadi. Akibatnya, masyarakat secara bersamaan melakukan pembelian pertalite, sehingga menyebabkan seoalh pertalite itu kosong,” jelasnya.

Karena masyarakat sudah trauma terhadap kejadian sebelumnya, disaat BBM pertalite dinaikan harganya lalu BBM premium dikurangi stoknya.

“Kan sudah pernah terjadi, saat itu harga pertalite naik, stok premium dikurangi, bahkan hingga saat ini sudah tidak tersedia lagi di SPBU. Atas dasar tersebut, pastinya masyarakat menilai, adanya bentuk pemaksaan yang dilakukan pemerintah agar masyarakat membeli pertamax,” paparnya.

Saat disinggung pandangan serta solusi terkait hal tersebut, politikus yang berdarah minang tersebut mengatakan, sudah saatnya pemerintah sekarang ini mengambil langkah konkrit dan tegas untuk menyelsaikan persoalan yang terjadi. Jangan biarkan bola panas ini semakin melebar, sehingga membuat chaos di berbagai daerah-daerah.

“Saya yakin masyarakat tidak butuh jawaban yang dilayangkan presiden terkait isu 3 periode. Karena sudah terlanjur dikeluarkan statement oleh para Menterinya terkait rencana penundaan pemilu. Saat ini justru yang dibutuhkan solusi nyata, mulai dari pengendalian stok maupun harga komoditas, termasuk juga minyak goreng. Serta jaminan ketersediaan stok BBM pertalite di SPBU dan juga kejelasan tentang BBM premium. Jika memang dihapuskan keberadaan BBM premium, kenapa tidak diumumkan ke masyarakat. Jangan hanya petugas SPBU yang dikedepankan untuk memberikan informasi BBM premium kosong, tapi tidak ada kejelasan dari pemerintah terkait penghapusan BBM jenis premium,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sukabumi Apresiasi Pencapaian Atlet Pada PON ke-20

    Wali Kota Sukabumi Apresiasi Pencapaian Atlet Pada PON ke-20

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pekan Olahraga Nasioanal (PON) ke-20 yang berlangsung di Papua telah usai. Pada ajang olahraga bergengsi tersebut, Jawa Barat resmi menyabet juara umum, atas capaian medali pada PON ke-20 kemarin. Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi sangat mengapresiasi atas capaian yang dihasilkan para atlet yang berlaga pada PON ke-20. “Kita bersyukur, pada PON tahun […]

  • PTM Berjalan, Yana Sapa Dan Sosialisasikan Virus Covid-19 Kepada Siswa

    PTM Berjalan, Yana Sapa Dan Sosialisasikan Virus Covid-19 Kepada Siswa

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Berjalan 2 hari pelaksaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meninjau sejumlah sekolah. Diawali SD Babakan Tarogong, Yana menyapa para siswa siswi di sekolah tersebut. Ia pun membeberkan mengenai virus Covid-19. Yana pun melanjutkan monitoring di SD Asmi dan SD As Salam. Mulai dari pengendalian sampai […]

  • Setukpa Lemdiklat Rencanakan Bangun Tugu Polisi Di Kota Sukabumi

    Setukpa Lemdiklat Rencanakan Bangun Tugu Polisi Di Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Setukpa Lemdiklat Polri berencana akan membangun tugu polisi di Kota Sukabumi. Bahkan bentuk keseriusan rencana itu sudah dilontarkan oleh pimpinan daerah setempat.” Benar kita akan membangun sebuah tugu polisi di Kota Sukabumi ini, dan kita sudah berbicang-bincang dengan Pak Walikota,” terang Kepala Setukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, SIk, MHum […]

  • DPRD Bandung Ingin Pendampingan Hukum bagi Warga Miskin Lebih Tepat Sasaran

    DPRD Bandung Ingin Pendampingan Hukum bagi Warga Miskin Lebih Tepat Sasaran

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    BANDUNG ,Mbinews – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD tentang Lembaga Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin, di Ruang Rapat Bapemperda, Rabu (6/5/2026). Rapat dipimpin Ketua Bapemperda Dudy Himawan, S.H., didampingi Wakil Ketua Bapemperda Asep Robin, S.H., M.H., serta dihadiri sejumlah anggota Bapemperda, di […]

  • Pers Bersatu! Jurnalis Jabar Desak Pengusutan Dugaan Pelecehan Profesi Wartawan

    Pers Bersatu! Jurnalis Jabar Desak Pengusutan Dugaan Pelecehan Profesi Wartawan

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 1.171
    • 0Komentar

    Bandung,Mbinews  – Puluhan jurnalis dari berbagai organisasi profesi dan kelompok kerja di Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Jawa Barat, Jumat (24/7/2026). Mereka mendesak kepolisian mengusut tuntas dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan yang diduga dilakukan oleh pengacara Hotman Paris Hutapea. Aksi tersebut diikuti perwakilan dari Pokja PWI Kota Bandung, Jurnalis Hukum […]

  • Magazine Cover Template

    Magazine Cover Template

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Intro text we refine our methods of responsive web design, we’ve increasingly focused on measure and its relationship to how people read. A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind […]

expand_less