Breaking News
Trending Tags

Jelang Disahkan, GMNI Bogor Kaji RUU Pertanahan Bersama Mahasiswa

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 5 Sep 2019
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, MBInews.id — Rabu malam (04/09/2019) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Dewan Pimpinan Cabang Bogor melakukan kajian serius terkait RUU Pertanahan bersama koalisi Mahasiswa Bogor.
Sebagaimana diketahui bahwa RUUP direncanakan akan disahkan pada tanggal 24 September 2019 yang bertepatan dengan hari tani. 24 September dipilih menjadi hari tani karena bertepatan dengan lahirnya UUPA 1960.
“Hari tani nanti akan disambut dengan musibah yang amat luar biasa yaitu pengesahan RUUP yang akan jauh dari kepentingan rakyat,” kata Eko Cahyono selaku pemantik Diskusi.
Hari tani tahun ini di anggap akan menjauhkan masyarakat dan negara dari para petani dan pertanian Indonesia. Dan berupaya mengabaikan falsafah pertanian.
“Hari tani seharusnya diperingati untuk bagaimana negara dan masyarakat kembali kepada falsafah hidup petani dan pertaniannya. Namun untuk tahun ini kita harus waspada karena hari tani akan disambut oleh pengesahan RUUP yang menjauhkan petani dan pertanian dari masyarakat dan Negara,” ujar Syamsudin dari KPA.
GMNI Bogor menilai bahwa RUUP sebenarnya telah melanggengkan sistem kekuasaan kolonial dan pemodal besar. Hal itu terlihat dari pasal per pasalnya yang tidak ada batasan maksimum penguasaan lahan dan menguatkan kekuasaan para pemodal untuk mengakumulasi lahan di Indonesia.
“RUUP sebenarnya memuat kepentingan para pemodal besar agar dan menggelar karpet merah kepada investor dengan menjadi legitimator proyek-proyek besar,” ujar Fera sebagai Ketua Cabang GMNI Bogor.
GMNI Cabang Bogor menganggap RUUP berusaha menjauhi UUPA. Karena pasal per pasalnya dirasa tidak menjawab persoalan agraria di Indonesia.
“RUU Pertanahan seharusnya menjawab 5 pokok krisis agraria, yakni: (1) Ketimpangan struktur agraria yang tajam; (2) Maraknya konflik agraria struktural; (3) Kerusakan ekologis yang meluas; (4) Laju cepat alih fungsi tanah pertanian ke non-pertanian; dan (5) Kemiskinan akibat struktur agraria yang menindas. Namun nyatanya tidak sama sekali menjawab itu, bahkan melanggengkan masalah itu,” ujar Ramdani Sekretaris GMNI Bogor.
Diskusi pembahasan RUUP yang diselenggarakan GMNI Bogor ini memunculkan sebuah thesis bahwa RUUP sama sekali tidak mengatur keadilan agraria.
“RUUP tidak membahas batas maksimum penguasaan lahan, hal ini tentu akan menjadi angin segar untuk para pemodal menguasai lahan Indonesia dan akan berakibat ketimpangan Penguasaan lahan di Indonesia semakin tajam,” ujar Fiki Aktivis Kampus IPB University.
Dengan demikian, hasil dari pembedahan RUUP ini memunculkan sebuah sikap GMNI Cabang Bogor bersama Koalisi Mahasiswa Bogor untuk menolak RUUP. Berikut wujud sikap Penolakan GMNI Bogor terhadap RUU Pertanahan:

  1. Mendesak DPR RI untuk tidak mengesahkan RUUP
  2. Mendesak Pemerintah untuk melaksanakan mandat UUPA 1960, khususnya batas minimum dan maksimum penguasaan tanah.
  3. Mendesak Pemerintah untuk menyelesaikan konflik agraria struktural secara serius dengan mengoreksi proyek-priloyek pembangunan penyebab konflik.
  4. Mendesak DPR untuk serius melayani kepentingan rakyat sebagai basis konstituennya di atas kepentingan partai, pengusaha dan pemodal besar.
  5. Mendesak Pemerintah mengevaluasi kebijakan RA sekarang yg menjauh dari mandat UUPA 1960 utk RA Sejati
  6. Mengajak para akademisi, Organisasi Mahasiswa, Kepemudaan, NGO untuk terlibat aktif dalam kampanye penolakan RUUP.
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Provinsi JawaBarat Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Gubernur atas 3 Ranperda

    DPRD Provinsi JawaBarat Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Gubernur atas 3 Ranperda

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews.id – DPRD Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Paripurna penyampaian nota pengantar gubernur atas tiga (3) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Penyampaian nota pengantar tersebut dibagi dalam 2 agenda. Tiga Ranperda yang dimaksud diantaranya, Ranperda tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran (TA) 2025, Ranperda tentang Investasi dan Kemudahan Berusaha, […]

  • Raperda Penyusunan Propemperda Tentukan Masa Kerja Pansus

    Raperda Penyusunan Propemperda Tentukan Masa Kerja Pansus

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, — Pansus 6 DPRD Kota Bandung melakukan rapat membahas Raperda tentang Tata Cara Penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah, di Ruang Rapat Bapemperda, Kamis, (16/2/2023). Rapat digelar secara langsung juga melalui teleconference. Rapat dipimpin langsung Ketua Pansus 6 DPRD Kota Bandung, Dudy Himawan, S.H., dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Hadir Anggota Pansus 6 DPRD Kota […]

  • Raih Peringkat Top Digital Command Center Kabupaten Cirebon Dapatkan Apresiasi dari Komisi I DPRD Jabar

    Raih Peringkat Top Digital Command Center Kabupaten Cirebon Dapatkan Apresiasi dari Komisi I DPRD Jabar

    • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KAB.CIREBON, MBInews.id – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mengapresiasi, keberadaan Command Center di bawah naungan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Cirebon yang telah mendapatkan predikat Top Digital dengan kategori empat bintang. Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Sidkon Djampi mengungkapkan, bahwa penghargaan tersebut merupakan prestasi yang cukup memuaskan […]

  • Dukung Pojok Musik Lapas Ciamis, Yayasan Bakti Anak Negeri Merasa Dikesampingkan

    Dukung Pojok Musik Lapas Ciamis, Yayasan Bakti Anak Negeri Merasa Dikesampingkan

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    CIAMIS,MBINEWS — Gemuruh tepuk tangan dan meriahnya penampilan musisi nasional pada acara Harmoni Tanpa Batas di Ciamis belum sepenuhnya meredakan kekecewaan sejumlah pihak. Di balik suksesnya perhelatan tersebut, Yayasan Bakti Anak Negeri menilai kontribusinya sebagai pendukung utama acara seolah tenggelam dan tidak mendapat pengakuan yang semestinya. Acara yang merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Ciamis, Polres […]

  • KPU Kab. Bandung Gelar Sosialisasi Pencalonan Jalur Perseorangan Cabup/Cawabup

    KPU Kab. Bandung Gelar Sosialisasi Pencalonan Jalur Perseorangan Cabup/Cawabup

    • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung menggelar acara sosialisasi pencalonan untuk jalur perseorangan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung – di bale Pinter KPU, Sabtu (4/5/24). Hal itu diungkapkan Ketua KPU Kabupaten Bandung Syam Jami’at kepada wartawan disela acara sosialisasi tersebut. Berdasarkan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua […]

  • Pelantikan Anggota DPRD Kota Bandung Periode 2019-2024, Diwarnai Aksi Unjuk Rasa

    Pelantikan Anggota DPRD Kota Bandung Periode 2019-2024, Diwarnai Aksi Unjuk Rasa

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    MBInews.id , BANDUNG – Pelantikan anggota DPRD Kota Bandung periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, di warnai aksi Puluhan mahasiswa dari sejumlah organisasi memprotes pelantikan Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Senin (5/8/2019) Massa sempat tertahan di depan Kantor Dishub Jabar yang berjarak 200 meter dari depan Kantor DPRD Kota Bandung. Para mahasiswa dari […]

expand_less