Breaking News
Trending Tags

Kepala Desa Hanya Dipercaya Masyarakat Jika Terbuka

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 9 Agt 2021
  • visibility 162
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah desa, termasuk Kepala Desa (Pemdes) di Jabar, hanya bisa dipercaya masyarakat jika teguh menerapkan UU No 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Ijang Faisal, Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Barat mengatakan, keterbukaan informasi pemerintah desa adalah keniscayaan. Selain tercakup dalam pasal 19 hak asasi manusia tentang hak mengetahui yang diatur Perserikatan Bangsa-Bangsa, juga amanat orde Reformasi yang melahirkan UU KIP.

“Sekarang zamannya kalau (pemerintah desa, red) tak terbuka, ya dibuka-buka oleh orang orang lain. Kalau waktu orde baru, informasi pemerintah itu tertutup dengan dalih rahasia negara. Sekarang sudah tak mungkin begitu ke masyarakat,” katanya dalam sosialisasi “Keterbukaan Informasi Publik” di Bandung, Senin (9/8/2021) pagi.

Selain Ijang, acara dibuka oleh Kadiskominfo (Kepala Dinas Komunikasi Informatika) Kab. Bandung Yudi Abdurrahman, Kabid Pemberdayaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Rahmat Hidayat, 31 PPID di OPD Kab. Bandung, serta puluhan kades di Kabupaten Bandung.

Ijang menyatakan, sekalipun harus teguh terbuka, namun semuanya merujuk regulasi bukan persepsi. Jadi, kades dan atau badan publik desa lainnya tidak perlu gentar karena penegakan keterbukaan merujuk regulasi bukan kehendak sepihak segelintir orang.

“Bapak Ibu Kades ini kan juga hasil demokrasi langsung, dan demokrasi hanya bisa dijaga kalau masyarakat ada trust ke pemerintahan. Trust muncul karena kita terbuka, tapi bukan terbuka seenaknya namun terbuka sesuai regulasi,” katanya.

Dia menjelaskan badan publik desa terdiri dari Pemerintah Desa, Badan Permusyawarahan Desa, Badan Usaha Milik Desa, dan Badan Kerjasama Desa.

Mengacu regulasi, mereka memiliki kewajiban terkait KIP antara lain menetapkan Peraturan Desa mengenai KIP, mengikuti Alur Pelayanan Informasi Publik Desa, menganggarkan pembiayaan secara memadai bagi layanan Informasi Publik Desa.

Kemudian, menyediakan sarana dan prasarana layanan Informasi Publik Desa, termasuk papan pengumuman dan meja informasi di setiap kantor Badan Publik Desa serta menetapkan dan memutakhirkan secara berkala Daftar Informasi Publik Desa.

“Di Kabupaten Bandung sudah ada rujukan yakni Desa Cibiru Wetan yang tahun lalu juara se-Jabar untuk contoh desa pelayanan informasi publik. Tahun ini akan ikut ke kompetisi tingkat nasional dari KI Pusat, semoga memperoleh hasil terbaik, ” katanya.

Ijang mengatakan, dalam UU terkait desa pun, sedikitnya ada delapan kata transparansi yang diamanatkan negara kepada pejabat publik seperti Kades.

Kadiskominfo (Kepala Dinas Komunikasi Informatika) Kab. Bandung Yudi Abdurrahman mengatakan, keterbukaan informasi publik adalah salah satu bagian dari Visi BEDAS Bupati Bandung terbaru, Dadang Supriatna.

“Kita selalu coba tingkatkan KIP ini di lapangan, antara lain sudah disediakan aplikasi untuk pemerintah desa yakni Open Site Desa. Program Kabupaten Go Digital juga baru dirilis, dari ratusan desa tinggal 60-an desa yang belum punya akses internet yang kuat, ” sambungnya.

Menurut dia, Diskominfo juga sudah menyediakan aplikasi Simanis yakni Sistem Informasi Isu-Isu Strategis. Tak hanya aplikasi tapi juga pendampingnya agar KIP makin baik di kabupaten tersebut.

Rahmat Hidayat, Kabid Pemberdayaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bandung, menambahkan, selain UU KIP, keterbukaan desa juga ditekankan UU No 6/2014 tentang Desa.

“Di Pasal 68 disebutkan, masyarakat berhak meminta dan mendapat informasi serta mengawasi penyelenggaraan pemerintahan desa. Termasuk di dalamnya terkait anggaran, rencana kerja, rencana program jangka pendek, dan lainnya,” pungkasnya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi menandatangani langsung surat keputusan posisi jabatan baru untuk ASN di Lingkungan Pemerintahan Kota Sukabumi yang baru dilantik. Rabu (13/09)

    Walikota Sukabumi Kembali Melantik Puluhan Pejabat

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi melantik sebanyak 59 orang pejabat di lingkungan Pemerintahan Kota Sukabumi. Kegiatan pelantikan tersebut, berlangsung di Ruang Pertemuan Balaikota Sukabumi, Rabu (13/09). Puluhan pejabat yang dilantik tersebut, terdiri dari pejabat administrator eselon tiga, pejabat pengawas eselon empat dan pejabat fungsional. Dalam sambutannya, Fahmi menekankan tiga hal penting kepada para […]

  • Resmi Dilantik, Berikut Program Kerja Ketua Apersi Korwil Sukabumi-Cianjur

    Resmi Dilantik, Berikut Program Kerja Ketua Apersi Korwil Sukabumi-Cianjur

    • calendar_month Jumat, 20 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Resmi dilantik kembali sebagai Ketua Asosiasi Pengembang  Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Korwil Sukabumi-Cianjur, Asep Abdul Qodir siap menjalankan program kerja khususnya dalam penyediaan rumah bersubsidi, Jumat (20/10). “Ini periode kedua saya menjabat sebagai Ketua Apersi Korwil Sukabumi-Cianjur. Program kerja Apersi tentunya sejalan dengan program pemerintah untuk masyarakat, khususnya dalam penyediaan […]

  • PosIND Dukung Bea Cukai dan Polri Ungkap Kiriman Narkotika dan Obat Terlarang Masuk Indonesia

    PosIND Dukung Bea Cukai dan Polri Ungkap Kiriman Narkotika dan Obat Terlarang Masuk Indonesia

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – PosIND mendukung langkah Bea Cukai dan Bareskrim Polri mengungkap kiriman narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) masuk ke Indonesia. Kolaborasi antar pihak tersebut berhasil mengungkap kurang lebih 20.000 pil ekstasi dari jaringan internasional. Keberhasilan mengungkap jaringan Internasional dilakukan Bea Cukai dan Bareskrim Polri di Jakarta, Rabu 8 Mei 2024. Turut hadir I Gusti […]

  • Bantu UMKM Saat Pandemi, Toserba di Sukabumi Gratiskan Biaya Sewa Tempat

    Bantu UMKM Saat Pandemi, Toserba di Sukabumi Gratiskan Biaya Sewa Tempat

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Miris melihat kondisi pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini, yang membuat omset penjualan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merosot jauh, salah satu pusat perbelanjaan di Jalan RE Martadinata Kota Sukabumi, lakukan inovasi untuk membantu para pelaku UMKM saat masa pandemi Covid-19. “Niat kami adalah membantu para pelaku […]

  • Tingkat Swadaya Masyarakat  Kecamatan Cibeureum Sangat Tinggi Dalam Pemanfaatan P2RW

    Tingkat Swadaya Masyarakat Kecamatan Cibeureum Sangat Tinggi Dalam Pemanfaatan P2RW

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Masyarakat Kecamatan Cibuereum, Kota Sukabumi, mengoptimalkan anggaran program pemberdayaan rukun warga (P2RW), Anggaran yang di gelontorkan oleh Pemda Kota Sukabumi setiap tahunya tersebut, berhasil mendongkrak tingkat swadaya masyarakat. Bahkan, pembangunan nilainya melebihi dari bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah, hasil pembangunan yang dilakukan oleh masyarakat secara langsung melalui dana P2RW setiap tahunnya terus meningkat dari sisi […]

  • Satpol PP Kota Bandung Tertibkan 2.813 APK

    Satpol PP Kota Bandung Tertibkan 2.813 APK

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung telah menertibkan sebanyak 2.813 Alat Peraga Kampanye (APK) yang melanggar aturan sejak 1 Desember 2023 sampai 22 Januari 2024. Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kota Bandung, Yayan Ruyandi mengatakan, dalam penertiban APK tersebut, Satpol PP telah berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Lebih jauh […]

expand_less