Breaking News
Trending Tags

KI Jabar: Pandemi Tak Halangi Monitoring Evaluasi Badan Publik di Jawa Barat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 8 Jul 2021
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pandemi Corona jangan menjadi penghalang dalam mempertahankan dan meningkatkatkan keterbukaan informasi publik di Jawa Barat.

Demikian dikatakan Ijang Faisal, Ketua Komisi Informasi Jawa Barat, saat memberi sambutan dalam Bimbingan Teknik (Bimtek) Pengisian e-Monev di Bandung, Kamis (8/7/2021) pagi.

“Pandemi mendorong transformasi segala bidang, termasuk pelaksanaan acara tahunan monitoring evaluasi atau monev yang tahun ini akan dilaksanakan secara daring. Ini keniscayaan karena tak ada satupun peserta Bimtek yang tahu kapan dan bagaimana pandemi corona ini selesai,” katanya.

Menurut dia, amanah UU Keterbukaan Informasi No 14 tahun 2008 tentang monev harus tetap dilaksanakan dengan penyesuaian yang aman tapi tidak mengurangi kualitas pelaksanaannya. Artinya, e-monev ini adalah implementasi regulasi, tuntutan zaman, dan kebutuhan kondisi yang harus dilaksanakan sebaik mungkin sekalipun aneka tantangan kesehatan terus menghadang.

“Kita harus ingat pepatah lama tapi sangat aktual saat ini, bahwa seorang nelayan handal tidak dilihat saat berhasil mengarungi lautan tenang tetapi ketika bisa mengendalikan kapal saat badai memuncak dan saat ombak lagi ganas-ganasnya,” sambungnya.

Turut hadir dalam acara tersebut selain Ijang adalah Kepala Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Jawa Barat Setiaji, Ketua KI Pusat Gede Narayana, Komisioner KI Pusat Cecep Suryadi, Komisioner KI Jawa Barat yakni Dedi Dharmawan, Dadan Saputra, dan Husni Farhan Mubarok. Juga turut hadir Kabid IKP Kominfo Faiz Rahman, lebih dari 46 PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) di lingkungan Pemprov Jabar, serta staff KI Jawa Barat.

Ketua Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Jawa Barat Setiaji mengatakan, agenda tahunan monev harus tetap optimal di masa pandemi. Terlebih, keterbukaan informasi termasuk salah satu IKU (Indikator Kinerja Utama) Pemprov Jabar.

“Kami meminta arahan dan rekomendasi dari KI Pusat dan KI Jabar agar targetan keterbukaan informasi ini tercapai dan bisa lebih baik lagi. Kami berkomitmen dengan keterbukaan informasi berkualitas ini, sehingga jangan sampai kendor ke depannya,” katanya.

Ketua KI Pusat Gede Narayana mengungkapkan, pemanfaatan teknologi informasi komunikasi (TIK) bisa terus menfasilitasi keterbukaan informasi termasuk Monev. Akan tetapi, jangan dimaknai kompetisi atau juara-juara-an saja namun informasinya tidak berkualitas.

“Provinsi Jabar, Jateng, Jatim itu tiga serangkai yang provinsi informatif tapi jangan puas sampai sana. Publik harus menerima manfaat dari keterbukaan informasi provinsi, bukan sekedar status. Contohnya dari sekian banyak kementerian, yang paling banyak melamar CPNS hanya dua kementerian,” katanya.

Menurut dia, e-Monev prinsipnya sama secara keseluruhan hanya beda caranya saja. Namun yang pasti,
seluruh proses penilaian tetap dilakukan secara obyektif, terukur, ilmiah, dan berkelanjutan, sehingga tidak ada kaitan dengan unsur kedekatan personal.

Cecep Suryadi, Komisioner KI Pusat menjelaskan, proses e-Monev dilakukan dengan diawali sosialisasi 15 Juni-15 Juli. Kemudian 23 Juni-23 Juli (pengisian kuisioner), Verifikasi Tim (28 Juli-24 Agustus), serta 29-30 Sept dan 1,4,5,6 Oktober (presentasi video).

“Mengacu Pasal 7 UU 14/2008, Monev ini prosesnya tdk pernah selesai, hrs terus dimonitor, sejauh mana karena tidak pernah berhenti. Apalagi data yang kami miliki, website pemerintah ini belum jadi pilihan utama dalam akses informasi,” katanya.

Menurut dia, rujukan informasi masyarakat itu 76% dari medsos, televisi 59,5%, portal online 25,2%, baru website pemerintah 14%. Kemudian untuk verifikasi informasi, rujukan dari keluarga saudara 58,7%, dari internet 52,4%, warga lingkungan 28%, dan situs pemerintah 25%.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Kalsel Dan Pwi Pusat Resmi Tandatangani Perjanjian Kerjasama Perayaan Puncak HPN 2020

    Gubernur Kalsel Dan Pwi Pusat Resmi Tandatangani Perjanjian Kerjasama Perayaan Puncak HPN 2020

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan Pemerintah  Provinsi Kalimantan Selatan Sepakat  Tanda Tangani Perjanjian Kerja Sama HPN 2020, Perayaan puncak Hari Pers Nasional (HPN) pada 9 Februari 2020 yang akan dipusatkan di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah menjadi pembicaraan hangat. Perjanjian kerja sama pelaksanaan HPN 2020 sudah ditandatangani pada Jumat (29/11/2019) di […]

  • Bantu UMKM Saat Pandemi, Toserba di Sukabumi Gratiskan Biaya Sewa Tempat

    Bantu UMKM Saat Pandemi, Toserba di Sukabumi Gratiskan Biaya Sewa Tempat

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Miris melihat kondisi pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini, yang membuat omset penjualan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merosot jauh, salah satu pusat perbelanjaan di Jalan RE Martadinata Kota Sukabumi, lakukan inovasi untuk membantu para pelaku UMKM saat masa pandemi Covid-19. “Niat kami adalah membantu para pelaku […]

  • Tingkatkan Pengunjung,  Pemkot Bandung Bakal Promosikan Dan Melatih PKL Cicadas

    Tingkatkan Pengunjung, Pemkot Bandung Bakal Promosikan Dan Melatih PKL Cicadas

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – Setelah penataan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal terus mendampingi para Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Cicadas. Pemkot Bandung akan membantu promosi kawasan tersebut agar dapat meningkatkan pengunjung. “Tentu akan kita bantu promosikan kawasan ini. Karena ini bisa menjadi destinasi wisata baru Kota Bandung,” ujar Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Yana Mulyana […]

  • Badan Kehormatan DPRD Kota Bandung Sebagai Pengawas Bila Anggota Dewan Melakukan Pelanggaran

    Badan Kehormatan DPRD Kota Bandung Sebagai Pengawas Bila Anggota Dewan Melakukan Pelanggaran

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Badan Kehormatan DPRD Kota Bandung memiliki tugas, pokok dan fungsi sebagai pengawasan internal anggota DPRD Kota Bandung. Terutama berkaitan dengan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota DPRD Kota Bandung terkait peraturan tata tertib dan kode etik DPRD. Hal ini disampaikan oleh Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Bandung, H. Andri Rusmana, S.Pd.I., saat […]

  • Cegah Penularan Covid-19, Kapolres Sukabumi Kota Larang Perayaan Tahun Baru

    Cegah Penularan Covid-19, Kapolres Sukabumi Kota Larang Perayaan Tahun Baru

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbibnews.id – Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terbaru, Kota Sukabumi ditetapkan pada status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1. Namun meskipun demikian, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi, hingga saat ini masih belum mengubah berbagai kebijakan terkait kenaikan status PPKM Level 1 tersebut, Jumat (17/12/2021). Penetapan status PPKM Level 1 bagi […]

  • Banyak Yang Terjangkit, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Tekan Angka Kasus DBD

    Banyak Yang Terjangkit, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Tekan Angka Kasus DBD

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, terus berupaya menurunkan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Apalagi, berdasarkan data yang ada, warga yang terjangkin kasus tersebut mencapai 639. “Kasus DBD di Kota Sukabumi tergolong masih tinggi. Hingga April 2024, tercatat ada 369 warga yang terjangkit,”kata, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, […]

expand_less