Breaking News
Trending Tags

Kota Sukabumi Satu – Satunya Zona Hijau Pertama Di Jawa Barat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2020
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id  — Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar)Ridwan Kamil melaporkan, Kota Sukabumi masuk dan menjadi satu-satunya Zona Hijau (Level 1) dalam leveling kewaspadaan COVID-19 oleh Gugus Tugas Jabar.

“Terima kasih untuk Wali Kota, Gugus Tugas, Forkopimda, dan masyarakat Kota Sukabumi yang berhasil meningkatkan semua indeks sehingga menjadi wilayah pertama (di Jabar) yang menjadi Zona Hijau versi penilaian Gugus Tugas kami (Jabar),” kata Ridwan Kamil saat konferensi pers di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (29/6/20).

Adapun Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar menentukan level kewaspadaan masing-masing daerah melalui kajian ilmiah berdasarkan sembilan indeks, di antaranya laju ODP, PDP, risiko geografis, dan angka reproduksi efektif (Rt) COVID-19.

Di Zona Hijau, seluruh kegiatan perekonomian boleh dibuka 100 persen, termasuk kegiatan di sekolah secara fisik.

Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– pun mengizinkan Pemerintah Daerah Kota Sukabumi untuk menyiapkan protokol kesehatan di sekolah dan menyimulasikan bersama gugus tugas.

“Kami izinkan Kota Sukabumi untuk persiapan protokol sekolah karena sesuai aturan kalau sudah Zona Hijau diperbolehkan melakukan persiapan untuk sekolah fisik dengan protokol yang sangat ketat,” ujar Kang Emil.

Meski begitu, Kang Emil mengingatkan bahwa anak-anak merupakan aset paling berharga dalam kehidupan, terutama saat pandemi COVID-19. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah Kota Sukabumi betul-betul harus menyiapkan protokol ketat demi melindungi anak ketika sekolah.

“Momen penting di pandemi COVID-19, yaitu kita menyadari ternyata aset penting kemanusiaan adalah keluarga dan anak-anak,” kata Kang Emil.

Dalam menyiapkan protokol itu, Kang Emil pun meminta Gugus Tugas untuk mengawal dan berpesan agar Pemerintah Daerah Kota Sukabumi mempelajari kebijakan negara lain yang berhasil maupun gagal saat membuka sekolah.

Kang Emil optimistis jika protokol dilakukan dengan ketat dan mencontoh metode negara yang berhasil membuka sekolah, maka pembukaan sekokah fisik di Kota Sukabumi akan berjalan maksimal.

“Belajarlah dari kegagalan negara lain yang sempat membuka sekolah namun ternyata menemukan klaster sekolah dan belajarlah dari negara yang sudah berhasil membuka sekolah fisik,” tuturnya.

Selain itu, Kang Emil melaporkan bahwa terdapat beberapa daerah yang turun dari Zona Biru menjadi Zona Kuning. Namun, Gugus Tugas Jabar Kang Emil akan lebih dulu rapat bersama Bupati/Wali Kota terkait sebelum mengumumkan ke publik.

Kang Emil berujar, turunnya status tersebut menjadi cermin bahwa kedisiplinan dan kewaspadaan harus tetap tinggi dan tidak boleh lengah meski memasuki kegiatan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Ini menjadikan contoh bahwa (daerah) tidak boleh main-main, kewaspadaan tidak boleh lengah,” kata Kang Emil.

Sementara terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Bogor-Depok-Bekasi (Bodebek), Kang Emil menjelaskan, PSBB di lima daerah tersebut mengikuti DKI Jakarta dan masih tetap berlaku hingga 2 Juli 2020.

“PSBB Jabar saya tegaskan masih ada yaitu Bodebek hingga 2 Juli. Setelah itu akan kita evaluasi karena laporan per minggu ini virus masih berputar di wilayah tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Gugus Tugas Jabar terus mengejar target 100 persen pengetesan masif di pasar, objek wisata, dan terminal/ stasiun sebagai tiga titik paling rawan selama AKB.

Saat ini, Kang Emil mengatakan bahwa kapasitas tes di Jabar sudah mencapai 2.000 per hari sehingga dalam seminggu ini pengetesan usap metode Polymerase Chain Reaction (PCR) menyentuh angka 14 ribu. Totalnya, sudah ada 78.108 tes metode PCR yang dilakukan di Jabar. (mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pedagang Harapkan Pembangunan Pasar Pelita Tuntas Sesuai Jadwal

    Pedagang Harapkan Pembangunan Pasar Pelita Tuntas Sesuai Jadwal

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Perkumpulan Pedagang pasar Pelita Kota Sukabumi (P4-KS) berharap, proses pembangunan pasar pelita yang tinggal beberapa persen lagi, bisa segera rampung sesuai dengan waktu yang di tetapkan, yaitu pada tanggal 10 September 2021 mendatang. Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua P4KS Zamaludin kepada awak media, Rabu (1/9/2021) siang. Zamaludian mengungkapkan, sejauh ini para […]

  • Survei Kepuasan Naik Jadi 66 Persen, Wali Kota Bandung Ingatkan Masih Banyak PR

    Survei Kepuasan Naik Jadi 66 Persen, Wali Kota Bandung Ingatkan Masih Banyak PR

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengalami peningkatan. Berdasarkan survei Badan Litbang Kompas pada 2–5 Juli 2025, kepuasan warga naik dari 44 persen pada awal masa pemerintahan menjadi 66 persen. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan rasa syukur sekaligus mengingatkan bahwa tantangan Pemkot Bandung masih berat. Peningkatan kepuasan ini, […]

  • 51 Mahasiswa Terima Paparkan Fungsi DPRD Kota Bandung Sebagai Alat Tranformasi

    51 Mahasiswa Terima Paparkan Fungsi DPRD Kota Bandung Sebagai Alat Tranformasi

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung Andri Rusmana, S.Pd.I., menerima kunjungan mahasiswa Fakultas Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Bandung ke Kantor DPRD Kota Bandung, Jumat (16/6/2023). Mahasiswa Fakultas Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Bandung ke Kantor DPRD Kota Bandung, diterima oleh Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung Andri Rusmana, S.Pd.I. di terima di Ruang […]

  • Konser Merah Putih di Plaza Balai Kota Bandung Hadirkan Big Band Jazz, Dihadiri Kepala Daerah dan Delegasi Jepang

    Konser Merah Putih di Plaza Balai Kota Bandung Hadirkan Big Band Jazz, Dihadiri Kepala Daerah dan Delegasi Jepang

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Hanya dalam hitungan jam, Plaza Balai Kota Bandung akan menjadi pusat perhatian lewat gelaran Konser Merah Putih pada Senin, 18 Agustus 2025 pukul 19.00 WIB. Konser ini menghadirkan 24 lagu perjuangan dan lagu daerah yang dibawakan dengan format Big Band Jazz Orchestra, sebuah format unik yang didominasi instrumen tiup. Selain masyarakat umum […]

  • Kurangi Tumpukan Sampah Lebaran, Yuk Terapkan Kang Pisman

    Kurangi Tumpukan Sampah Lebaran, Yuk Terapkan Kang Pisman

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Produksi sampah saat hari Raya Idulfitri diprediksi akan meningkat. Untuk itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, Dudy Prayudi mengajak masyarakat untuk menerapkan Kang Pisman (Kurangi Pisahkan Manfaatkan sampah). Dudy menyampaikan terlebih pada hari H lebaran, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti ditutup. Sehingga sampah akan menumpuk bila tidak diolah dengan baik. “Kami […]

  • Hati-Hati!! Pandemi Belum Berakhir Segera Vaksin dan Jaga Protokol Kesehatan

    Hati-Hati!! Pandemi Belum Berakhir Segera Vaksin dan Jaga Protokol Kesehatan

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Masa Pandemi Covid-19 belumlah usai. Tentunya, masyarakat harus selalu meningkatkan kewaspadaan unuk menghindari adanya penularan virus berbahaya tersebut di bumi tercinta ini. Seperti halnya, Kota Sukabumi meski berangsur jumlah penularan Covid 19 cenderung menurun berada di level 3. Namun pengetatan protokol kesehatan, tetap dilakukan dengan memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di […]

expand_less