Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Kota Sukabumi Satu – Satunya Zona Hijau Pertama Di Jawa Barat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2020
  • visibility 103
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id  — Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar)Ridwan Kamil melaporkan, Kota Sukabumi masuk dan menjadi satu-satunya Zona Hijau (Level 1) dalam leveling kewaspadaan COVID-19 oleh Gugus Tugas Jabar.

“Terima kasih untuk Wali Kota, Gugus Tugas, Forkopimda, dan masyarakat Kota Sukabumi yang berhasil meningkatkan semua indeks sehingga menjadi wilayah pertama (di Jabar) yang menjadi Zona Hijau versi penilaian Gugus Tugas kami (Jabar),” kata Ridwan Kamil saat konferensi pers di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (29/6/20).

Adapun Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar menentukan level kewaspadaan masing-masing daerah melalui kajian ilmiah berdasarkan sembilan indeks, di antaranya laju ODP, PDP, risiko geografis, dan angka reproduksi efektif (Rt) COVID-19.

Di Zona Hijau, seluruh kegiatan perekonomian boleh dibuka 100 persen, termasuk kegiatan di sekolah secara fisik.

Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– pun mengizinkan Pemerintah Daerah Kota Sukabumi untuk menyiapkan protokol kesehatan di sekolah dan menyimulasikan bersama gugus tugas.

“Kami izinkan Kota Sukabumi untuk persiapan protokol sekolah karena sesuai aturan kalau sudah Zona Hijau diperbolehkan melakukan persiapan untuk sekolah fisik dengan protokol yang sangat ketat,” ujar Kang Emil.

Meski begitu, Kang Emil mengingatkan bahwa anak-anak merupakan aset paling berharga dalam kehidupan, terutama saat pandemi COVID-19. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah Kota Sukabumi betul-betul harus menyiapkan protokol ketat demi melindungi anak ketika sekolah.

“Momen penting di pandemi COVID-19, yaitu kita menyadari ternyata aset penting kemanusiaan adalah keluarga dan anak-anak,” kata Kang Emil.

Dalam menyiapkan protokol itu, Kang Emil pun meminta Gugus Tugas untuk mengawal dan berpesan agar Pemerintah Daerah Kota Sukabumi mempelajari kebijakan negara lain yang berhasil maupun gagal saat membuka sekolah.

Kang Emil optimistis jika protokol dilakukan dengan ketat dan mencontoh metode negara yang berhasil membuka sekolah, maka pembukaan sekokah fisik di Kota Sukabumi akan berjalan maksimal.

“Belajarlah dari kegagalan negara lain yang sempat membuka sekolah namun ternyata menemukan klaster sekolah dan belajarlah dari negara yang sudah berhasil membuka sekolah fisik,” tuturnya.

Selain itu, Kang Emil melaporkan bahwa terdapat beberapa daerah yang turun dari Zona Biru menjadi Zona Kuning. Namun, Gugus Tugas Jabar Kang Emil akan lebih dulu rapat bersama Bupati/Wali Kota terkait sebelum mengumumkan ke publik.

Kang Emil berujar, turunnya status tersebut menjadi cermin bahwa kedisiplinan dan kewaspadaan harus tetap tinggi dan tidak boleh lengah meski memasuki kegiatan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Ini menjadikan contoh bahwa (daerah) tidak boleh main-main, kewaspadaan tidak boleh lengah,” kata Kang Emil.

Sementara terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Bogor-Depok-Bekasi (Bodebek), Kang Emil menjelaskan, PSBB di lima daerah tersebut mengikuti DKI Jakarta dan masih tetap berlaku hingga 2 Juli 2020.

“PSBB Jabar saya tegaskan masih ada yaitu Bodebek hingga 2 Juli. Setelah itu akan kita evaluasi karena laporan per minggu ini virus masih berputar di wilayah tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Gugus Tugas Jabar terus mengejar target 100 persen pengetesan masif di pasar, objek wisata, dan terminal/ stasiun sebagai tiga titik paling rawan selama AKB.

Saat ini, Kang Emil mengatakan bahwa kapasitas tes di Jabar sudah mencapai 2.000 per hari sehingga dalam seminggu ini pengetesan usap metode Polymerase Chain Reaction (PCR) menyentuh angka 14 ribu. Totalnya, sudah ada 78.108 tes metode PCR yang dilakukan di Jabar. (mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Komidti Alami Penurunan Harga Pekan Ini

    Dua Komidti Alami Penurunan Harga Pekan Ini

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    SUKABUMI.Mbinews.id- Perkembangan Bahan Pokok Penting (Bapokting) disejumlah pasar di Kota Sukabumi tergolong stabil Meskipun, ada beberapa komoditi yang alami penurunan harga. Seperti daging ayam broiler saat ini dibandrol Rp31 ribu/kg, kemudian cabai rawit merah dijual dikisaran Rp28 ribu/kg.Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi,UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diksopdagrin) Kota Sukabumi Heri Sihombing mengungkapkan, hasil monitoring yang dilakukan, […]

  • TPS di BTM Mall Adalah TPS Resmi

    TPS di BTM Mall Adalah TPS Resmi

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung memastikan, keberadaan tempat penampungan sampah di kawasan Bandung Trade Mall (BTM) merupakan tempat pembuangan sampah (TPS) resmi. Kepala DLH Kota Bandung, Darto, menjelaskan, kawasan tersebut sebelumnya telah memiliki pengelola yang ditunjuk untuk menangani pengelolaan sampah. “BTM itu sudah kita tunjuk pengelolanya. Artinya pengelolaannya ada dan berada dalam […]

  • Terima Kunjungan Kerja Dewan Pengawas BPJS dan DJSN ke UOBK RSUD Syamsudin, S.H Ini Yang Dipaparkan Oleh Pj Wali Kota Sukabumi

    Terima Kunjungan Kerja Dewan Pengawas BPJS dan DJSN ke UOBK RSUD Syamsudin, S.H Ini Yang Dipaparkan Oleh Pj Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji, menerima kunjungan kerja Dewan Pengawas BPJS dan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN). Di ruang Gedung Central Diagnostik UOBK RSUD Syamsudin, S.H, pada Kamis (3/10/2024). Kusmana mengungkapkan, sejak tahun 2014 UOBK RSUD R Syamsudin, SH sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dalam melayani pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), […]

  • Relaksasi Kegiatan Ekonomi Kota Bandung Akan Naik Jadi 50 Persen

    Relaksasi Kegiatan Ekonomi Kota Bandung Akan Naik Jadi 50 Persen

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung akan menaikkan relaksasi atau pembukaan pembatasan kegiatan ekonomi dari 25 persen menjadi 50 persen. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan, keputusan ini akan diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) terbaru. “Dalam waktu dekat, kita akan terbitkan perwal baru sebagai turunan dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor […]

  • Manjakan Konsumen, PT Kobe Boga Utama Luncurkan Produk Baru

    Manjakan Konsumen, PT Kobe Boga Utama Luncurkan Produk Baru

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    JAKARTA,Mbinews.id – PT Kobe Boga Utama terus berinovasi dengan mengeluarkan berbagai produk baru, yang rencananya kedepan juga akan dipasarkan keberbagai negara. Saat ini perusahaan yang terkenal dengan produk Bon Cabe itu sudah mengekspor berbagai produknya di 16 negara. Diantarannya, Brunei Darussalam, Belanda, Australia, Norway, Singapura, Malaysia, Hongkong, China hingga Amerika. Produk terbaru yang dikeluarkan tersebut, […]

  • Hadiri HUT PSM ke 48, Wali Kota Sukabumi Terus Berkolaborasi Tangani  Masalah Kesejahteraan Sosial

    Hadiri HUT PSM ke 48, Wali Kota Sukabumi Terus Berkolaborasi Tangani Masalah Kesejahteraan Sosial

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Keberadaan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), sejatinya membantu pemerintah menangani permasalahan sosial di tengah masyarakat. Pasalnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menangani permasalahan tersebut. Sehingga, membutuhkan kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. “PSM itu masyarakat yang memiliki jiwa sosial, yang membantu pemerintah dalam permasalahan sosial di tengah masyarakat,”ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, […]

expand_less