Breaking News
Trending Tags

Kuasa Hukum, Supriyadi : Tindakan KPK Yang Tetapkan Toto Tersangka “Keliru” Tidak Sah Dan Batal Demi Hukum

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 13 Jan 2020
  • visibility 152
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id  – Mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang, Tbk yang menjadi tersangka kasus dugaan suap mega proyek Meikarta, Bartholomeus Toto, sebagaimana diketahui telah rmengajukan praperadilan melawan KPK dan sedang menunggu putusan dari Hakim Praperadilan PN Jakarta Sekatan Sujarwanto SH MH.

Praperadilan didaftarkan Toto melalui pengacaranya, Supriyadi, ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2019). Berkas praperadilan diterima PN Jaksel dengan nomor register: 151/Pid.Pra/2019/PN/Jkt Sel.

Menurut Supriyadi gugatan praperadilan ini merupakan upaya hukum dari Toto. Supriyadi dan juga kliennya menilai penetapan tersangka terhadap Toto oleh KPK keliru, karena  penetapan status tersangka oleh KPK tersebut hanya berdasarkan satu alat bukti yakni keterangan dari Edi Dwi Soesianto dalam persidangan kasus Meikarta di Bandung.

Dengan keterangan dari Edi Soes itu bahwa Toto mengetahui pemberian uang. Tapi Toto menyatakan tidak benar. Ini juga menurut dirinya (penetapan tersangka) hanya satu keterangan dari Edi Soes, sementara bukti surat atau uang nggak ada, hanya keterangan Edi Soes yang mana keterangan itu juga sedang diuji setelah kita melapor ke Polrestabes Bandung.

“Maka dengan pernyataan itu kita laporkan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik. Laporan Polisi No. STPL/2019/IX/2019/JBR/POLRESTABES Tgl 10 September 2019. Begitu juga, hasil laporan surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan No. B/3479/XI/2019/Reskrim Tanggal 12 November 2019, sudah kami ketahui,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (13/1/2020).

Dijelaskannya Dalam sidang pembuktian pihaknya menghadirkan Saksi Ahli Pidana Septa Chandra.

Dalam kesaksian, saksi dengan tegas mengatakan bahwa seseorang tidak bisa ditetapkan sebagai tersangka hanya dengan menggunakan satu alat bukti.”Penyidik KPK harus dapat menemukan 2 alat bukti permulaan yang cukup baru bisa menetapkan seseorang sebagai tersangka sesuai dengan aturan KUHAP,” ujarnya

Ditegaskan Supriyadi Saksi ahli yang kami hadirkan juga mengungkapkan, KPK tidak bisa menggunakan protap atau aturan internal tanpa mengindahkan ketentuan KUHAP.

“Walaupun KPK beralasan penetapan tersangka di KPK sudah ada aturannya atau ‘lex spesialis’ tapi aturan tersebut tidak boleh bertentangan dengan perundang undangan yang lebih tinggi yaitu KUHAP,” tegasnya.

Supriyadi menyebutkan Toto menyangkal seluruh sangkaan KPK terkait adanya uang Rp 10 Miliar dari dirinya dan Lippo Cikarang, Tbk untuk mengurus perizinan proyek Meikarta. Ia menilai penetapan tersangkanya oleh KPK tak cukup alat bukti.

“Kasus ini kan bukan OTT, tidak ada uang sama sekali yang diambil dari saya, tidak ada bukti sama sekali bahwa ada uang keluar Rp 10 miliar dari Lippo Cikarang,” katanya

Lebih lanjut Supriyadi menyatakan kliennya ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Nomor: Sprin. Dik/67/DIK.00/01/07/2019 tanggal 10 Juli 2019, atas Dasar Laporan Pengembangan Penyidikan Nomor: LPP/08/DIK.02.01/23/06/2019 tanggal 24 Juni 2019 dan untuk itu dalam petitum kami berharap hakim mengabulakan permohonan kami dan membebaskan Klien kami dari tahanan.

“Tindakan KPK yang menetapkan pak Toto sebagai tersangka tidak sah dan batal demi hukum oleh karenya kami berhatap besok Selasa (14/1./2020) hakim tunggal yang mulia bapak Sujarwqnto SH MH dapat mengabulkan permohonan kami serta memerintahkan KPK membebaskan Klien kami dari tahanan,” pungkasnya. (**).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yana Pastikan UASBN dan UNBK Kota Bandung Lancar

    Yana Pastikan UASBN dan UNBK Kota Bandung Lancar

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memastikan pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) tingkat Sekolah Dasar dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama di Kota Bandung secara umum berjalan lancar. Khusus jenjang SMP yang melaksanakan ujian berbasis komputer, Yana menjamin seluruh sekolah sudah memiliki fasilitas yang memadai. Sehingga […]

  • Walikota Sukabumi Umumkan Perpanjangan PPKM Darurat

    Walikota Sukabumi Umumkan Perpanjangan PPKM Darurat

    • calendar_month Rabu, 21 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi secara resmi mengumumkan perpanjangan PPKM Darurat, sesuai dengan intruksi dari pemerintah pusat. Informasi perpajnagn tersebut, di umukan langsung oleh Fahmi, dalam unggahan videonya melalui IG dokpimkotasukabumi. Senin, (21/7/2021). Fahmi mengungkpkan, PPKM Darurat diperpanjang selama 4 hari hingga tanggal 25 Juli 2021. Untuk itu, pihaknya bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah […]

  • Malam Idulfitri di Kota Bandung Kondusif, Ema: Seluruh Elemen Berkolaborasi

    Malam Idulfitri di Kota Bandung Kondusif, Ema: Seluruh Elemen Berkolaborasi

    • calendar_month Sabtu, 22 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Mbinews, BANDUNG – Malam hari jelang perayaan Idulfitri di Kota Bandung berlangsung meriah dan tertib. Hal itu disampaikan Pelaksana Harian Wali Kota Bandung Ema Sumarna usai memantau sejumlah titik, Jumat 21 April 2023 malam. Ema bersyukur, seluruh elemen di Kota Bandung sama-sama menjaga ketertiban menjelang Hari Raya Idulfitri 1444 H. “Sejak pagi kami lakukan monitoring […]

  • Selama Dua Bulan ini, Ada 12 Aduan Masyarakat Yang Masuk Ke Pemkot Sukabumi

    Selama Dua Bulan ini, Ada 12 Aduan Masyarakat Yang Masuk Ke Pemkot Sukabumi

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 194
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Sedikitnya 12 aduan dari masyarakat masuk ke Pemerintah kota (Pemkot) Sukabumi sepanjang Januari-Februari 2024. Aduan yang masuk melalui aplikasi E-Lapor tersebut, masih seputar fasilitas umum. Diantaranya, perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU), dan air minum. “Berdasarkan data yang ada, aduan yang masuk dari masyarakat masih seputar fasilitas umum. Seperti, perbaikan PJU, air minum, dan […]

  • bank bjb Semakin Ekspansif Salurkan Dana PEN

    bank bjb Semakin Ekspansif Salurkan Dana PEN

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id- bank bjb terus mengakselerasi penyaluran dana stimulus percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diberikan pemerintah untuk mendorong laju perekonomian di berbagai daerah. Dalam kurun waktu kurang dari 1 (satu) bulan sejak dana PEN ditempatkan, bank bjb telah menyalurkan porsi pendanaan sebesar 32% dari total leverage dana PEN sebesar Rp5 triliun atau 2 (dua) […]

  • Puluhan Ojol Kota Sukabumi Galang Dana Untuk Korban Semeru

    Puluhan Ojol Kota Sukabumi Galang Dana Untuk Korban Semeru

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Puluhan pengemudi ojek online (ojol) di Kota Sukabumi, melakukan penggalangan dana terkait aksi solidaritas terhadap bencana erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur. Penggalangan dana yang dilakukan kali ini, bertempat di beberapa titik yang ada di Kota Sukabumi, Jumat (10/12/2021). Hendra Mulyadi yang merupakan salah satu pengemudi ojol Kota Sukabumi mengatakan, penggalangan dana yang […]

expand_less